Riana... ia sempat berpikir Apakah ada dirinya di dunia lain tapi ia tidak tahu? Pertanyaan itu terus melanda di pikiran Riana. namun...
Brakk! ia tertabrak oleh mobil laju karena Ada seseorang yang mendorongnya.. dan...
Apa yang terjadi dengan riana? selamat? mati? atau semacamnya? Ayo lihatt!
.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon penulis tapi ending sesuai mood, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Pemuja iblis
"Tapi .."
"Hey, lisa" Riana pun berjalan mendekati mereka berdua dengan wajah yang sudah lelah serta pisau yang ia bawa dengan bercak darah
Lisa terkejut akan Riana membawa pisau "Kak?! Kenapa kakak.. Membawa Pisau? Apa kakak Ingin Menyakiti Tangan kakak lagi!?"
"bukan urusanmu, tapi bisakah Kau tidak usah bertengkar akan Hal kecil?" Ucapnya dengan wajah Lelah
Lisa terdiam, wajahnya sedikit panik akan riana sudah Mendengar semuanya "Kakak... kakak mendengar semuanya?"
Riana menghela nafas "Kau pikir aku tuli? Lisa, lebih baik jangan lah bolos kelas" Riana pun langsung menarik zane pergi
BEBERAPA SAAT KEMUDIAN
"Terima kasih Karna menolongku Menjauh dari Gadis murahan itu" ucap zane sambil duduk di Kursi kamarnya
Riana Mengangguk sambil melepaskan Jubah hitamnya "Ya"
"Apa kau berhasil menemukan ibumu?" Tanya zane
Riana menggelengkan kepalanya "Tidak, aku gagal karena ada yang Menghalangiku"
"menghalangi mu? Siapa yang menghalangmu?" Tanya zane dengan mulai serius
Riana menghela nafas "Kau tahu? Aku sudah membunuh 34 Perajurit di bawah sana, Tapi ketika aku mendapatkan ruangan terakhir. Orang yang memiliki kekuatan aneh muncul" Ucapnya
Zane semakin terkejut "Apa kau bilang? Membunuh.."
"Jangan kaget, Aku tidak bisa menjelaskan seseorang dengan santai jika Reaksinya begini" Ucap riana sambil membiarkan irina mengobati lukanya
Zane terdiam lalu akhirnya menghela nafas "Aku tidak pernah mendengar seorang wanita bangsawan Bisa bertarung"
Riana Pun menyeringai "Kalian memang Kuno, tapi kalian memang kuno sih..."
"Maksud nya?"
Riana pun terdiam Lalu Menggelengkan kepalanya "Tidak ada"
"Baiklah, tentang kekuatan aneh. Dia ada lambang apa?" tanya zane dengan mata serius
"Lambang? Apa Setiap Kekuatan memiliki lambang?" Tanya riana dengan penasaran
Zane mengangguk sambil memperhatikan luka Riana "Ya, Jadi sebutkan Lambang yang kau lihat"
"Aku tahu arti lambang yang aku lihat, Pemuja iblis. bergambar 1 mata kan?" Ucap riana
Zane pun terkejut "Apa? Pemuja iblis? Di kekaisaran ini... Belum ada yang memakai kekuatan terkutuk itu"
Riana pun semakin penasaran "Loh? belum ada yang tahu?" Tanya riana
Zane mengangguk "Tentu saja, tapi coba Menciri cirikan orang yang memakai kekuatan itu"
"hm... Dia berjubah putih, jadi aku tidak tahu Wujudnya. Tapi warna matanya sih.. Biru" Jawab riana sambil meringis sedikit akibat di obati
Zane pun terdiam, berpikir keras "Sial.. Di kekaisaran ini Banyak yang bermata biru"
Riana pun menghela nafas "Ya, dan itulah yang membuatnya sulit untuk di cari"
"Sudahlah, Penyelidikan nya sampai disini saja" Ucap riana
Zane sedikit terkejut dengan Pemberhentian penyelidikan ini "Loh? Kenapa tiba tiba?"
"Ada alasan lain"
Zane pun terdiam lalu menghela nafas, berdiri dari tempat duduknya "Baiklah jika itu mau Anda, nona. Saya akan pamit"
Riana mengangguk "Pergilah, aku butuh istirahat"
Zane pun memberi hormat pada riana yang membuat irina sedikit terkejut, Zane pun pergi meninggalkan kamar riana
Irina pun Selesai mengerjakannya "nona, Kenapa Tuan zane Sangat baik pada anda?"
Riana terdiam, lalu mengangkat kedua bahunya dengan tidak peduli "Entah, apa ada masalah?"
Irina menggelengkan kepala "Tidak seharusnya tuan zane memberi anda salam hormat karena tuan zane yang paling tinggi dari kita.."
Riana sedikit kebingungan "Emang dia siapa? Dia hanya seorang bangsawan biasa, kan?"
Irina terkejut "Loh.. Anda terkurung dalam kamar sampai tidak tahu identitas Tuan zane ya.." Senyum canggungnya mulai datang
Riana melihat senyuman canggung itu lalu menggelengkan kepalanya lagi "Tidak, Identitas apa emang?"
"Dia adalah seorang panglima perang sekaligus grand duke, Anak dari raja. Anak pertamanya" Ucap irina
Riana terkejut, lalu memegang Tangan Irina "Apa?? Kau yakin?"
Irin mengangguk "Ya, nona"
"Pantasi saja Lisa Sering menargetkan zane, Tapi.. Katamu... Dia anak pertama menjadi Panglima peperangan, Dan bukan putra mahkota. Apa ada lagi selain zane?" Tanya riana
"Ya, Dia adalah pangeran kedua atau bisa di bilang dia adalah putra mahkota nya. Salvatore, Pangeran ke dua... Dia sangat dekat dengan nona lisa" Ucap irina
Riana hanya mengangguk "Wah, beruntung juga dia. Tapi kenapa dia masih mau Ingin zane..?" Gumam riana
"Ah.. Irina, makasih ya. Pergilah dulu, aku ingin Beristirahat" Ucap riana
Irina pun mengangguk lalu pergi
Ruangan itu mulai sepi, ketika riana berbaring di Ranjangnya. Ia masih berpikir akan Lambang pemuja iblis itu, Akhirnya Ia berlari ke rak-rak bukunya siapa tahu ada Buku yang menjelaskannya
Ia terus mencari cari-cari dan akhirnya mendapatkan nya 'Element World'
Riana membukanya lalu yap! Buku itu menjelaskan lambang kekuatan kekuatan
Riaan terus melewati sampai ia mendapatkan lembar dimana lembar iu menjelaskan Lambang 'Pemuja Iblis'
Riana membacanya
Kekuatan Pemuja iblis sering di dapatkan oleh orang yang taat pada iblis dan menyembah nya, Kekuatan ini Adalah kekuatan yang dikenal kekuatan terkutuk tapi bisa Awet muda dan hidup abadi. Tapi disisi gelapnya Kekuatan ini butuh tumbal Sebuah hewan atau Jiwa manusia
Kekuatan Ini dulunya di Segel, tapi di lepas oleh seorang Merpati Terkutuk yaitu Jubah Putih itu
Riana terdiam ketika membacanya, pertanyaan nya mulai terjawab. Tapi tidak dengan "Kenapa Jubah Putih itu ada di Ruang bawah tanah ayah ku?"
Riana pun menutup Buku itu lalu menyimpan buku itu ke raknya lalu berbaring di Ranjang sambil menghela nafas
"apa... Apa Ayah bekerja sama dengan iblis dan merpati Terkutuk itu?" gumamnya sambil berpikir
Namun perlahan akhirnya riana tertidur