NovelToon NovelToon
When Gods Grow Bored

When Gods Grow Bored

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Timur / Action / Epik Petualangan / Fantasi
Popularitas:1.3k
Nilai: 5
Nama Author: jhoven

When Gods Grow Bored berlatar di sebuah benua kuno "Nirenva" yang dilanda perang tanpa akhir, tempat kerajaan-kerajaan saling membantai atas nama para dewa yang pernah turun dan meminjamkan kekuatan mereka kepada umat manusia. Di dunia di mana nilai hidup diukur dari restu ilahi, Kai Jhoven: seorang anak tanpa berkah dan tanpa asal-usul tumbuh sebagai sosok terbuang, dipaksa bertahan di tengah kekacauan yang tidak pernah ia pilih. Ketika sebuah kekuatan asing akhirnya menjamah dirinya, Kai Jhoven terseret ke dalam pusaran konflik yang jauh lebih besar dari perang antar manusia: intrik ilahi, kekuasaan yang dipinjam, dan kebenaran kelam di balik mukjizat yang disembah dunia. Dalam perjalanan dari medan perang hingga jantung kekuasaan, takdir, kepercayaan, dan kemanusiaan diuji; sementara langit yang selama ini dipuja perlahan mulai retak.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon jhoven, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Vs Jörmungandr (5)

Sol Dominus: Final Arrow!!!

Anak panah cahaya beradu dengan pedang sang bencana!

*BOOOMMM!!

Ledakan cahaya merah bercampur petir dan angin, membuat dataran itu terguncang dengan dahsyatnya.

"SILAU SEKALI! AKU TIDAK BISA MELIHATNYA!"

Baik dari sisi Savior maupun kereta kuda party Given, tidak ada yang bisa melihat apa yang sedang terjadi.

Cahayanya mulai menghilang.

*tes.. tes..

Darah mengalir keluar dari mulut dan hidung Raamez, ia memaksakan dirinya untuk langsung menggunakan jurus pamungkas tanpa persiapan yang lebih matang.

Tapi disisi lain.. Pedang Typhon hancur dan anak panah yang Raamez lontarkan tepat menghancurkan wajahnya; Membuat sang raksasa itu berdiri tanpa kepala.

"Kita.. Menang??" Tanya Bella.

"Hei raksasa itu sudah tidak berkepala, ini berarti kemenangan kita bukan?" tanya salah seorang Savior dari sisi seberang.

"Ya.. Seharusnya begitu kan.. Kita menuju kemari karena ada laporan tentang badai aneh yang menghalangi jalur menuju kota. siapa sangka penyebab badai itu adalah raksasa ini."

"Bang Raamez! Kamu gapapa??" Tanya Kai khawatir.

"Y-ya.. Hanya sedikit memaksakan diri.. Namun.. Sepertinya ini belum berakhir.. Kalian mundurlah!"

Kepala Typhon mulai beregenerasi kembali.

Luar biasa, masih ada manusia kuat lainnya disini. Kenapa boss malah menyuruh membunuh anak kecil timbang pewaris berkah Apollo itu..

"Sial, energi spiritualku hampir habis, tubuhku juga kaku sekali akibat menggunakan Sol Dominus." ucap Raamez.

*Swoosh

Given maju didepan Raamez, "Kali ini giliranku bang. Aku akan hancurkan dia sebelum beregenerasi sepenuhnya."

"Tunggu, Given. Dia bukanlah monster sihir biasa, bahkan lebih kuat dari Hydra. Dia monster sihir kuno setingkat Jörmungandr! Mundurlah, aku masih bisa." balas Raamez.

"Tidak bang. Tolong simpan tenagamu. Kau akan sangat diperlukan untuk pertempuran melawan Jörmungandr nanti. Aku tidak tahu apakah bisa mengalahkannya seorang diri.. Yang pasti-"

"Bodoh! Apa yang kau katakan! Kita ini satu tim, aku tidak akan membiarkanmu bertarung sendirian!" Teriak Kai dari belakang.

"Kai.."

"Ingrid ikut aku, Bella tolong obati bang Raamez dibelakang sambil gunakan berkahmu juga untuk memperkuat aku, Ingrid dan Given. Kali ini, kita bertiga akan mengalahkannya! Jika Typhon memang mencariku dan Given, maka aku tantang dia untuk menangkapku sendiri jika bisa!" Kai memberi motivasi pada timnya.

Raamez tersenyum, "Maaf adik-adikku, mulai sekarang aku serahkan raksasa itu pada kalian. Pergi lah dan kalahkan dia!"

Mencoba menantangku? BWHAHAHA! Lelucon terburuk abad ini. Terima kasih kau sudah mempersingkat waktuku dengan datang sendiri.

"Kai.. Ingrid.. Ayo kita lakukan." ucap Given.

"Ya!"

"Bella!! sekarang!"

Divine woven light I

Divine woven light II

Divine woven light III

*Shine!

Cahaya hijau muncul, menyelimuti tubuh Ingrid, Kai, dan Given. DWL 1 memberi efek penguatan fisik. Cahaya Merah datang setelahnya, DWL 2 memberi efek penguatan regenerasi pada tubuh. Cahaya kuning muncul terakhir, DWL 3 memberi efek penguatan berkah Dewa.

"Woah! Tubuhku serasa ringan dan kuat!" ucap Kai.

"Ya ... Itu adalah jurus Bella yang bisa memperkuat atribut fisik hingga berkah dewa dalam jangka waktu tertentu." Balas Given.

"Hebat sekali.. Dengan begini aku bisa selalu mengaktifkan Zeno Distance bahkan saat bergerak menyerang! Berlati-hati lah Ingrid, tapi kalo kamu jatuh lagi, aku akan datang menolongmu kok! Hihi.." Lanjut Kai mengejek.

"T-terima kasih.." Ucapnya berbisik dengan wajahnya yang sempat memerah.

"Hah? Kamu bilang apa?" (Kai)

"TIDAK ADA!" (Ingrid)

Typhon mengepalkan tangannya dan petir hitam muncul; membawa gemuruh yang menakutkan.

"Kai, aku akan berfokus menghentikan pergerakannya. Kau dan Ingrid akan bergerak bersamaan untuk menyerang saat pergerakan Typhon terhenti." ucap Given memberi rencana.

Jadi rencananya adalah, Given akan menjadi orang yang bergerak sendirian untuk membuka celah sembari menghentikan pergerakan Typhon. Sedangkan Kai bersama dengan Ingrid akan melancarkan serangan penuh ketika celah itu terbuka.

"Bisa dipahami?" (Given)

"Mudah sekali. Ingrid, jangan jauh-jauh dariku ya!" ucap Kai serius.

"Iya Kai.." Balas Ingrid dengan pipinya yang masih memerah.

"Oke , bagus! Ayo kita lakukan !!" Teriak Given bersemangat.

"YAAAA!!"

Dengan begitu, mereka memulai serangan pada Typhon. Akan kah serangan ini berhasil?

1
ùrizen
/Smile/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!