NovelToon NovelToon
Obsesi Sang Wali : Jatuh Dalam Jerat Gairah

Obsesi Sang Wali : Jatuh Dalam Jerat Gairah

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Cinta Terlarang / Anak Yatim Piatu / Beda Usia / Cinta Seiring Waktu / Pengasuh
Popularitas:12.6k
Nilai: 5
Nama Author: Mul_yaa

Dia amanah yang harus dijaga, sekaligus godaan neraka!.

12 tahun yang lalu sebuah insiden kecelakaan yang merenggut nyawa sepasang suami istri , namun sebelum kepergian nya presiden direktur menitipkan putrinya sekaligus semua harta warisan untuk nya pada Hans yang berstatus sebagai asisten pribadi .

Sebagai balas budi Hans menerima tanggungjawab itu mengingat jasa Pak Bobby yang sudah membesarkan dan menyekolahkan nya hingga bisa seperti sekarang.

" Iya Pak, Saya akan menjaga dan Melindungi Ayra seperti bapak menjaga nya " ucap Hans ketika Pak Bobby menggenggam tangan nya dengan nafas tersengal.

" Sa, sayangi , dia , " pesan terakhirnya presiden direktur mengelus kepala putri kecilnya yang sudah menangis sesenggukan memeluk nya sementara sang ibu sudah pergi lebih dulu .

" Papa" teriak Ayra ketika Papa nya juga pergi meninggalkan nya .

" Tenang kamu masih punya Om " ucap Hans memeluk gadis kecil itu.

Tapi bagaimana jika gairah Hans muncul disaat gadis itu menginjak dewasa.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mul_yaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 15 Ayra adalah Milikku

" Ada lah pokoknya" ucap Hans tidak mau memberitahu.

" Katakan Om , aku penasaran " rengek Ayra memegang tangan Hans .

" Suatu hari nanti kamu akan tau , tapi Om nggak bisa ngasih tau sekarang " ucap Hans .

" Mmmh, Om nggak asik main rahasia-rahasiaan " cemberut Ayra .

" Udah , karoke kalian berdua jika tidak pulang kita lagi " ucap Hans menyandarkan tubuhnya ke sofa .

" Ayo karoke Om" ajak Ayra memegang tangan Dave dan berjalan .

Sedari dulu setiap kali mereka ke club' bersama, Ayra dan Dave adalah orang yang paling aktif untuk bergerak di club sementara Hans hanya duduk menikmati saja .

" Om sekali-kali ikut goyang napa" Ayra mengajak Hans bahkan menarik tangan nya .

" Kalian berdua saja Om nggak mau" ucap Hans yang lebih memilih menikmati minuman nya .

" Om ikut joget atau kami joget diluar ?" pertanyaan Ayra yang membuat Hans menarik nafas berat.

" Ayo Om " rengek Ayra yang membuat Hans tidak akan pernah bisa menolaknya .

2 jam kemudian.

Ayra yang sudah kelelahan duduk disofa dan bersandar pada Hans " Om mau bobok " kata Ayra merebahkan tubuhnya dan meletakkan kepalanya diatas paha Hans .

" Tidurlah, Om masih ada beberapa hal yang harus dibicarakan dengan Dave " ucap Hans .

Dave melepas jaket nya dan menyelimuti kaki Ayra yang benar-benar langsung tidur begitu berbaring.

" Hans sekarang aku ingin kamu jujur dengan perasaan kamu sendiri " ucap Dave melihat Hans yang sedang mengelus-elus kepala Ayra yang sedang tidur .

" Aku bingung harus bagaimana Dave, disatu sisi aku memang tidak ada hubungan apa-apa dengan Ayra secara garis darah namun disisi lain aku sudah menerima tanggung jawab sebagai wali nya " ucap Hans sebab itulah dia mencoba menahan perasaan nya .

" Hans , didalam surat itu tertulis kalau kamu hanya menjadi wali Ayra sampai dia berumur 23 tahun , jadi setelah itu kamu bisa melakukan apapun karena tidak lagi terikat dengan nya " ucap Dave yang merasa tidak ada halangan yang terlalu serius .

Poin penting nya Ayra menyayangi Hans kalaupun sekarang dia belum mencintai bukan tidak mungkin suatu saat rasa sayang Ayra akan berubah menjadi cinta .

" Hufttt" Hans bersandar ke sofa dengan nafas berat seolah ada beban yang paling berat terpikir olehnya .

" Hans katakan , apakah masih ada beban atau sesuatu yang sedang kamu rahasiakan" pertanyaan Dave .

" Dave , sebenarnya setahun sebelum papa Ayra meninggal beliau telah merencanakan perjodohan Ayra dengan anak temannya yang menetap diluar negeri " ucap Hans mengakui satu hal .

" Tapi mengapa sepeninggal Papa Ayra tidak ada teman nya itu datang atau dia pernah membicarakan soal itu padamu sebelumnya?" pertanyaan Dave .

" Dave sebenarnya, mereka , mereka ," Hans tergagap bahkan takut mengatakan kebenaran.

" Katakan padaku Hans apa yang telah kamu lakukan, jujur padaku " ucap Dave .

" Sebenarnya aku menyembunyikan identitas Ayra dari publik " ucapan Hans yang membuat Dave terkejut mendengar nya .

" La, lalu yang di tampilkan selama ini?" tanya Dave yang jadi ragu akan kebenaran itu.

" Semua itu adalah identitas palsu , walaupun beberapa kali Ayra tampil di publik dan aku memperkenalkan nya beberapa data dipalsukan sehingga orang tidak akan bisa menemukan Ayra yang asli " pengakuan Hans sampai Dave tidak percaya pada nya .

" Lalu atas dasar apa kau melakukannya itu Hans, itu tidak kejahatan , Ayra akan membencimu jika dia tau , jadi berarti sampai sekarang kau masih memegang seluruh aset dari keluarga Ayra ?" pertanyaan Dave yang diangguki Hans .

" Dave aku tidak melakukan semuanya demi harta " pernyataan Hans yang tau akan apa yang Dave pikirkan sekarang.

" Lalu apa?" tanya Dave dengan nada sedikit meninggi , tidak menyangka sahabatnya yang dia anggap begitu sempurna bisa melakukan tindakan seperti itu.

" Karena aku menyayangi Ayra, aku tidak ingin siapapun mengambilnya dariku " pernyataan Hans mengangkat Ayra kepangkuan nya dan memeluk Ayra dengan erat .

" Hans , sadarlah jangan memaksakan diri atas apa yang memang tidak seharusnya kau miliki " ucap Dave sebagai seorang sahabat yang tidak ingin terjadi sesuatu pada Hans .

" Jika teman Papa Ayra sampai tau kebenaran maka bukan hanya Ayra yang akan diambil darimu tapi semuanya bahkan Ayra juga akan membencimu karena dia salah paham berpikir kau ingin mengambil semua warisan nya " ucap Dave .

" Tapi Dave aku sangat menyayangi nya bahkan sejak dia kecil , aku tidak mau dia jauh dariku " ucap Hans yang benar-benar sangat menyayangi Ayra melebihi nyawa nya sendiri .

" Cobalah untuk jujur , barangkali jika kau tidak menyembunyikan identitas Ayra lagi , Om itu akan datang padamu dan berbicara secara baik-baik, lagian Papa Ayra juga menitipkan Ayra padamu " ucap Dave memberikan solusi .

" Iya aku tau, Masalah ini bisa dibicarakan baik-baik bahkan tanpa melibatkan konflik namun akhir dari semua masalah ini adalah Ayra pasti akan menikah dengan anak teman papa nya sesuai perjodohan yang dilakukan sebelumnya " ucap Hans , karena alasan itulah dia menyembunyikan identitas Ayra.

" Pokoknya aku tidak mau kehilangan Ayra , Dia milikku" ketika pernyataan kepemilikan keluar dari mulut Hans membuat Dave bernafas kasar .

" Hans jangan biarkan Obsesi menguasai dirimu , mengalah lah dan biarkan semuanya terjadi atas rencana awal keluarga Ayra , ingat bagaimanapun mereka telah membantumu " ucap Dave .

" Aku sudah mengalah untuk semua hal dalam hidupku, tapi kali ini aku tidak akan mengalah apapun yang terjadi dia akan tetap menjadi milikku " pernyataan Hans .

Muachhh.

" Sayang, kamu adalah milikku " ucap Hans mengecup kening Ayra .

" Hans aku tidak bisa berkata-kata lagi " ucap Dave menggeleng kehabisan kata untuk di sampaikan sementara Ayra dia tidak tau apa-apa selama ini .

...........

Setelah nya mereka pulang kerumah " Hans , aku mohon tolong jangan lakukan apapun yang akan merusak kepercayaan Ayra padamu " ucap Dave begitu menghentikan mobilnya di halaman rumah .

Dave tau kalau Hans akan gila jika Ayra membenci nya !.

" Aku tidak akan melakukan nya " jawab Hans yang duduk menggendong Ayra lalu keluar dari mobil Dave .

" Dave , aku mohon jangan pernah katakan hal yang kita bicarakan pada siapapun ya " ucap Hans yang diangguki Dave .

Hans menggendong Ayra masuk dan meletakkan nya diatas ranjang .

" Tuan ini minum nya " ucap seorang pelayan yang diangguki Hans .

Hans menyelimuti Ayra dan juga menaruh boneka yang biasa Ayra peluk didekat nya .

Hans duduk disofa menatap Ayra yang sedang tertidur tanpa mengalihkan tatapan nya dengan banyak sekali pikiran dan perasaan was-was.

Ting

Hans langsung mengepal tangannya setelah menerima beberapa informasi dari bodyguard nya .

" Tidak, aku harus membuat Ayra mencintai ku lebih dulu sebelum dia mengetahui kebenaran" ucap Hans .

" Tapi sebelum itu aku juga harus memperbesar pengaruh dan kekuasaan diri sendiri agar tidak bergantung apa siapapun termasuk perusahaan keluarga Ayra .

" Om janji jika kamu hidup dengan Om kamu tidak akan kekurangan sedikitpun, semuanya akan Om berikan untuk kamu sayang " ucap Hans duduk ditepi ranjang mengelus-elus kepala Ayra .

" Semuanya" ucap Hans mengecup kening Ayra dan dalam gerakan cepat mengecup bibir nya .

" Pokoknya kamu milik Om, sampai kapanpun Ay " pernyataan Hans karena Ayra adalah dunia nya .

" Aku tau ini salah , tapi hatiku menang melawan logika , hatiku berkata aku mencintai Ayra "

1
D_wiwied
hmmm mau modusin Ay pasti, ya kan om 😁🤭
Widia Aldiev
sepolos tisu kamu Ayra 🤣🤣🤣
Widia Aldiev
ajak Ayra ke tempat yg indah Hans,piknik misalnya di pinggir danau dan ungkapkan semua perasaan kamu yg sebenarnya biar dia merasakan cintamu yg sesungguhnya sebagian seorang pria bukan om yg merawatnya sedari kecil
Widia Aldiev
harusnya Hans jujur apa adanya sama Ayra soal perasaanya dan juga soal perjodohan itu,biarkan Ayra memilih siapa yg akan dia jadikan pendamping hidup,daripada di kemudian hari Ayra tahu jika Hans sudah membohonginya dia pasti akan sangat kecewa meski tak dipungkiri jika Ayra sangat menyayangi Hans 😌 dan jika Hans memang sangat mencintai Ayra dia akan menghargai dan menerima semua keputusan Ayra terhadapnya
Miss Typo
cemburu gpp Ayra 🫢
D_wiwied
senjata makan tuan ya Hans, makin cenut2 gak tuh 🤣🤣
Miss Typo
awas gak tahan bisa berabe Hans 🤣
Miss Typo
aku mlh takut obsesi mu itu suatu saat akan membuat mu dlm masalah besar Hans, selalu deg²an bacanya
D_wiwied
yakin om ga ada yg bakalan bangun tuh 🤭😆
Miss Typo
awas Hans tegang kebablasan bisa bahaya nanti 😁
yg dijodohkan dgn Ayra dah nongol, gmn tuh tindakan Hans selanjutnya ya
Nanik Nanik
thor ceritanya jangan d buat kayak sinetron ayra jgan d buat benci sama hans
Miss Typo
waduh, orang yg dijodohkan dgn Ayra dah nongol dan Hans blm bisa membuat Ayra jatuh cinta padanya. atau mungkin Ayra juga dah jatuh cinta dgn Hans tapi dia berusaha memendam perasaan itu, karna menganggap Hans walinya
Cristella Tella
tentu om hans gk marah ayra
D_wiwied
bener Hans ini salah, salah besar.. salah kenapa cm sebentar 😆🤭🤭
Miss Typo
harusnya Hans yg minta maaf sama kamu Ayra, karna dia dah berani mengecup bibir mu saat tidur 😁
Miss Typo
apa tidur disamping Hans, nyari guling pasti yg dipeluk Hans. Ayra biasa aja serang bisa Anas dingin 😁
Miss Typo
sabar Hans sabar, kamu harus lebih giat berusaha 😁
Ayra gak sengaja dengerin gak ya saat Hans ngomong mencintainya, mungkin dengerin dan sikapnya berubah 🤔
Widia Aldiev
PR BESAR buat kamu Hans gaman caranya kamu bisa ungkapin perasaan kamu yg sesungguhnya sama Ayra 😄 tetap semangat ya Hans 😘😘😘
Nanik Nanik
thor jangan buat ayra membenci Hans, ceritanya jangan d rumit
Widia Aldiev
apakah jalur yg tempuh olah Hans akan mulus tanpa hambatan dan apakah Ayra akan menerima cintanya Hans
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!