Novel baru lagi ....semoga pada suka ya
Mencintai wanita yang merupakan istri dari teman kerja ,membuat nya tidak pernah lagi berhasrat pada wanita mana pun sehingga dia memilih untuk tetap sendiri di usia nya yang sudah cukup matang untuk menikah
Di suatu kesempatan ,mereka bisa bersama tapi malah di halang oleh restu . Akan kah mereka bisa bersama selama nya ?
Yuk....langsung di simak cerita ku ,tinggalkan komentar nya ya. Makasih
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yuliati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bertemu calon mertua
🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳
Seto dan Hanna merasa bahagia ,kedua nya masih menikmati kebersamaan berdua tanpa ada yang mengganggu tapi disisi lain Ciara mengamati moment itu dengan wajah yang cemberut . Dia mengambil foto kedua nya dan mengirimkan nya pada ayah nya, dia yakin kalau Ciara akan habis di tangan teman teman ayah nya .
Ciara berasal dari pinggiran kota ,dia bekerja di kota ini karena bantuan teman ayah nya yang tinggal di kota yang menjadi preman pasar. Awal nya Ciara bekerja di pasar, kemudian bertemu dengan anak dari teman ayah nya hingga akhir nya dia bisa bekerja satu perusahaan dengan anak teman ayah nya itu.
"Aku ngak akan membiarkan kalian senang di atas penderitaan ku ,lihat saja . Akan aku singkirkan wanita itu, akan aku buat dia menyesal mengenal mas Seto " gumam Ciara dengan tatapan mata tajam nya ,dia pun tersenyum sinis ke arah Hanna.
Hari sudah menjelang sore ,seto pun mengajak Hanna untuk berangkat kerumah kedua orang tua nya. Dia akan memperkenalkan Hanna secara resmi dan memberitahukan pada kedua orang tua nya kalau dia ingin menikahi Hanna dalam waktu dekat, karena dia sudah mengambil kesucian Hanna semalam .
Seto akan berkata jujur, dia ngak ingin kedua orang tua nya bingung dengan keputusan nya . Dia akan memberikan pernikahan yang terbaik untuk Hanna,walaupun harus menguras hasil jerih payah nya selama bertahun tahun .
"Mas.....kita ke toko buah dulu ,aku mau bawa buah untuk calon mertua ku " ucap Hanna dan Seto pun mengangguk sambil tersenyum, dia senang mendengar panggilan Hanna untuk kedua orang tua nya .
Hanya sebentar saja Hanna dan Seto berada di toko buah ,Hanna membeli buket buah yang berisi beberapa macam buah. Kini mereka mulai berjalan lagi menuju rumah kedua orang tua nya Seto ,Ciara tersenyum puas melihat nya . Dia mengikuti seto ke rumah kedua orang tua nya ,tapi dia tak masuk sama sekali karena dia sudah mendatangi rumah kedua orang tua seto lebih dulu .
"Ibu .....ayah ...." panggil seto saat dia baru saja masuk dari depan pintu, terlihat wajah kedua orang tua nya tersenyum lebar karena sedari semalam mereka menunggu kedatangan seto
"Sudah datang nak? Ayo masuk, ibu buatkan makanan kesukaan mu " ucap ibu nya Seto dengan senang tapi kemudian dia terdiam saat melihat wanita yang dibawa oleh Seto bukan Ciara.
"Siapa ini nak ? " tanya ibu nya Seto sambil tersenyum tipis ke arah Hanna ,walaupun wanita di samping Seto bukan Ciara tapi dia sebagai ibu nya Seto. Dia ingin bersikap ramah dan sopan pada setiap teman nya Seto, meskipun ada rasa penasaran karena seto tak pernah membawa teman wanita selain Ciara yang merupakan kekasih nya.
"Ini Hanna bu ,calon istri aku " jawab seto sambil tersenyum ke arah Hanna, ada binar bahagia di kedua mata Seto yang membuat ibu nya merasa bingung
"Hallo bu....apa kabar ? Maaf menganggu ibu dan ayah " ucap Hanna dengan sopan ,dia menundukan sedikit tubuh nya sebagai rasa hormat nya pada kedua orang tua nya Seto
"Ba....baik ,ekhm....kamu duduk dulu ya . Ibu panggilkan ayah di kamar dan kamu seto,ikut ibu sebentar" jawab ibu seto dengan tatapan bingung nya ,dia tetap tersenyum ke arah Hanna yang mengangguk dan duduk di ruang tamu sederhana itu.
Hanna memperhatikan wajah ibu nya Seto yang bingung, sebagai wanita dewasa yang cantik dan cerdas. Dia jelas mengetahui kalau sudah terjadi sesuatu sebelum mereka kesini ,atau mungkin sebelum nya Seto sudah mengenalkan Ciara pada kedua orang tua nya .
Mengingat hubungan Ciara dan Seto sudah cukup lama ,apalagi yang di dengar nya kalau Seto sudah berkali kali mengajak Ciara menikah tapi Ciara jelas menolak nya karena memang Ciara mencoba mencari kesempatan untuk merayu Lucas teman nya Seto .
Diam diam Hanna mencari tau mengenai kehidupan seto selama ini ,bagi nya hanya butuh waktu beberapa jam untuk mendapatkan informasi mengenai seto karena dirinya yang bukan orang biasa.
Hanna tetap bersikap santai ,dia tau kalau dirinya pasti tetap akan menikah dengan Seto . Niat nya baik ,tidak seperti Ciara yang hanya ingin hidup enak dan saat ini pasti nya Ciara sudah menyesal karena mengkhianati Seto .
Di kamar kedua orang tua seto ,ibu nya memanggil ayah nya yang baru selesai mandi . Ayah nya terkejut melihat kedatangan seto di kamar nya ,karena selama ini Seto tidak pernah masuk ke kamar nya jika tidak ada keperluan yang cukup penting
"Kenapa pada kesini ? " tanya ayah nya Seto dengan tatapan bingung ,dia baru siap dari kamar mandi .
Seto sengaja membuat kamar mandi di dalam kamar ,agar kedua orang tua nya tidak repot untuk keluar keluar lagi . Walaupun rumah mereka kecil ,tapi seto ingin kedua orang tua nya nyaman menempati nya.
"Yah .....seto ingin menikah dengan wanita lain, bukan Ciara " jawab Ibu nya Seto dengan sedikit panik ,dia bingung harus bagaimana karena Ciara mengaku kalau dia hamil anak nya Seto dan Seto malah tidak ingin menikahi nya padahal selama ini Seto ngebet ingin menikah dengan Ciara.
Kedua orang tua nya pun tau kalau Seto selalu mengajak Ciara menikah tapi Ciara mengatakan belum siap ,dia masih memikirkan karir nya di perusahaan. Mereka berpikir kalau Ciara ingin menikah sekarang karena sudah terlanjur hamil, tapi seto malah mengatakan kalau dia akan menikahi wanita yang baru dia bawa saat ini.
Ayah nya masih diam ,dia menatap ke arah Seto tanpa banyak komentar . Dia tau seperti apa anak nya, dia yakin kalau ada yang akan di jelaskan oleh anak nya ini .
"Bu ....yah ,Aku akan menjelaskan nya didepan Hanna . Aku ngak ingin menutupi apa pun dari Hanna karena aku berniat menikahi nya minggu ini, aku akan minta bantuan lucas untuk mengurus pernikahan kami . Aku tunggu di luar " jelas Seto dan ayah nya pun mengangguk, sedangkan ibu nya ingin menarik tangan putra nya itu tapi di tangan oleh suaminya .
Tak lama ,seto sudah keluar dari kamar kedua orang tua nya dan duduk didekat Hanna. Hanna tau kalau mereka belum membicarakan apa pun karena seto sudah keluar dari sana ,belum ada beberapa menit.
Hanna masih memperhatikan foto keluarga Seto ,disana hanya ada mereka bertiga dan tak lama kedua orang tua seto keluar. Kedua nya tersenyum melihat Hanna, kemudian mereka duduk tepat di depan Hanna dan Seto dengan tatapan lembut nya.
Bersambung
Jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘😘😘😘
thor