" Hiks... hiks...hiks.... Kenapa?.... Kenapa kalian jahat sama aku?....... huaa...... kalian jahat tidak punya hati, lebih baik aku pergi dari dunia yang penuh dengan orang orang yang munafik di sini. Hiks.... Hiks... " karla menagis dan berkata sambil sesegukan di dalam kamarnya, setelah mengatakan itu karla langsung mengambil pisau yang ada di meja sampul tempat tidurnya. Setelah mendapatkan pisau tersebut karlapun langsung menyayat tangannya hingga tangganya mengeluarkan darah yang begitu banyak hingga karlapun tak sadarkan diri di dalam kamarnya.
Apakah karla akan di temukan dan di selamatkan ?
Ataukah dia akan mati di dalam kamarnya tampa ada yang mengetahuinya?
Yuk kita cari tahu
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon SORE KIM, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 15
" ok laras sama kak angga ke sekolah Yah, ayo sarapan sekang keburu telat. " merekapun sarapan seperti biasa tampa ada yang berbicara.
...****************...
Kini clara sudah berada di sekolah setelah drama sarapan dan laras yang tidak mau ke sekolah bareng clara. Tujuan clara sekarang adalah ke ruang guru untuk bertemu dengan Ibu tika karna semalam dia mendapatkan pesan dari ibu tika bahwa clara lulus tes seleksi akhir olimpiade matematika dan akan mengambil kusi - kisi untuk dia pelajari.
" permisi bu " kata clara yang sudah mendapatkan jawaban untuk di persilakan masuk setelah mengetuk pintu ruang guru.
" iya, ayo clara sini masuk. ibu mau kasi kamu kisi - kisi buat persiapan olimpiade matematikanya. " kata ibu tika yang melihat kedatangan clara sambil membereskan beberapa kertas di atas mejanya dan memisahkan beberapa kertas yang clara yakini adalah kisi - kisi.
" iya bu " jawab clara yang langsung berjalan mendekat ke arah meja ibu tika dan langsung duduk di kursi depan meja ibu tika.
" ini, clara harus pelajari ini semua dan apabila ada yang tidak di mengerti bisa tanyakan sama ibu dan jadwal olimpiade nya ada di sini yah " kata ibu tika setelah clara duduk di depanya sambil menyerahkan beberapa kertas yang bertuliskan berbagai macam soal tentang matematika dan jadwal olimpiade seperti yang di katakan ibu tika.
" apakah boleh saya kerjakan terlebih dahulu di kelas bu? karna sudah hampir bel pelajaran pertama berbunyi. " kata clara sambil memperhatikan jam tangan yang terletak di tangan kirinya.
" padahal kamu bisa izin karna akan melakukan persiapan ikut olimpiade clara " kata ibu tika yang tidak habis pikir dengan perkataan clara yang biasanya anak lain akan mengunakan kesempatan ini untuk bolos.
" tidak bu, saya tidak mau ketinggalan pelajaran dan ini juga bisa saya kerjakan di saat pergantian jam atau saat istirahat karna ini mungkin hanya memakan waktu sebentar. " kata clara sambil membolak - bali kan lebar kertas yang di serahkan ibu tika kepada clara.
" yah sudah kalau begitu kamu sudah boleh ke kelas kamu " kata ibu tika yang memperbolehkan clara kembali ke kelasnya.
" terimakasih bu, permisi. " kata clara setelah itu langsung berjalan meninggalkan ruang guru dan berjalan menuju ke kelasnya.
Di saat perjalanan menuju ke kelas semua siswa dan siswi yang masi berkeliaran di luar memandangi clara dan tidak berani untuk mendekatinya setelah insiden di kantin itu. Bahkan sasa and the geang pun susah beberapa hari ini tidak menganggu clara lagi sehingga kehidupan clara di sekolah agak lebih tenang dan damai.
Sesuai dengan perkataan clara kepada ibu tika tadi sebelum ibu tika meninggalkan ruang kelas tempat dia mengajar berpapasan dengan clara yang ingin mengembalikan kisi - kisi berserta jawaban yang telah dia jawab di sela - sela pembelajarannya.
" ini bu, clara sudah kelar mengerjakannya dan apa bila ada kesalahan ibu bisa hubungi saya agar saya bisa memahami kesalahan saya. " kata clara sambil menyerahkan tumpukan kertas yang di bawa nya dari kelas.
" wah ini serius semuanya sudah selesai kamu jawab clara? " tanya ibu tika yang tidak percaya clara sudah menyelesaikan kisi - kisi tang dia berikan tadi pagi.
" iya bu, saya permisi ke kantin dulu bu " kata clara yang menghiraukan rasa keterkejutan ibu tika dan meninggalkannya karna clara sudah merasa sangat lapar.
...****************...
" permisi.. , ga gue duduk sini yah " kata clara sambil meletakkan makanan dan minuman di meja tempat angga dan tema - temanya duduk di kantin. Karna berhubung semua bangku sudah terisi penuh kecuali meja angga yang tersisa satu bangku jadi clara lansung menghampirinya dan duduk di samping angga tampa mendengarkan jawaban dari angga terlebih dahulu.
" hmm " jawab angga setelah clara duduk di sebelahnya.
" loh tumben ga! kok dia tidak marah - marah lagi kayak dulu kalau lo sama dia dekat - dekat. " kata salah satu teman angga yang satu meja itu.
" iya ga padahal biasanya dia tidak mau dekat - dekat sama lo kayak gitu " kata salah satu teman angga lagi.
" jangankan dekat, bicara sama lo ajah dia tidak pernah mau. Lah ini malah langsung duduk di samping lo aja. " kata salah satu teman angga lagi.
Angga yang mendengar perkataan teman - temanya hanya menatap clara yang sedang asik dengan makanannya tampa merasa terganggu dengan sekitarnya. Yah mereka adalah anak tim basket angga sehingga mereka tidak tahu dengan perubahan clara yang drastis saat ini jadi membuat mereka semua heran denga perilaku clara saat ini.
Merasa di tatap clara pun mengangkat kepalanya dan melihat ke arah angga yang memperhatikannya sejak tadi.
" kenapa ga! angga Mau? " tanya clara sambil menunjuk ke arah makannya.
" tidak, kamu lanjutkan. Atau mau tambah yang lain? " kata angga yang di akhiri dengan pertanyaan.
" oh... clara ini aja sih tidak mau tambah, ini aja clara bingung habisnya gimana. " jawab clara jujur sambil melihat ke arah makanannya.
" bingung kenapa! kebanyakan? " tanya angga lagi.
" bukan sih hanya saja binggun cara pindahin ini semua ke perut clara, bagaimana yah? " kata clara yang sukses membuat angga tambah bingung.
" yah tinggal di masukin ke mulut, kunyah terus telan. gampang kan " kata angga yang bingung dengan apa yang di katakan oleh clara yang jelas - jelas semua orang tahu jawabannya.
" ih bukan gitu ga, kalau itu mah clara tau. " kata clara yang kesal dengan perkataan angga.
" terus gimana? " tanya angga lagi.
" clara itu bingung cara habisnya gimana karna tiba - tiba mood malas clara untuk mengunyah makanan itu saat ini datang tampa di undang jadinya clara bingung deh, padahal kan kasihan ini makanan clara di buang. " kata clara yang mendapatkan tawa laras dari teman - teman angga yang sedari tadi memperhatikan pembicaraan mereka berdua yang absrut itu.
Pfff huahahaha
Angga yang juga mendengarkan apa yang di katakan clara menjadi tercengang denga perkataan clara yang menurutnya lucu dan menggemaskan.
" itu namanya malas makan clara " kata angga setelah berhasil menahan tawanya.
" bukan angga, itu namanya malas kunyah " kata clara yang menyalahkan apa yang di katakan angga barusan.
" Yah sudah terserah kamu mau apakan makanan kamu itu bagaimana, lebih baik kamu makan sekarang karna jam istirahat tinggal sedikit lagi" kata angga sambil memperhatikan jam tangganya yang ada di tangan sebelah kirinya.