Transmigrasi Tania

Transmigrasi Tania

BAB 1

" hiks... hiks... kalian jahat, kenapa kalian seperti ini padaku. apa salah ku kepada kalian ha? " kata klara setelah mendapati pacar dan sahabatnya selingku di belakanya.

" kalian benar - benar gilah yah, selama ini aku tak penah berbuat jahat ke kalian dan balasanya apa untuk ku ini ha? " klara kembali bicara sambil sesegukan karna menagis dan menaikkan sedikit intonasi suaranya untuk bertanya kepada kedua orang yang ada di depanya yang sekarang ini mereka memandang sinis kepada klara.

" kamu ingin tahu kenapa kami begini? yah itu karna kamu tidak pernah memberikan apa yang di inginkan putra selama ini. dan juga selama ini gue udah terlalu jijik untuk berteman sama eloh yah, sokbaik lagi cih malas banget ngeladenin lo yang setiap saat selalu sok baik kepada orang lain. " kata dinda yang menjelaskan secara panjang lebar itu dan tentunya dengan suara yang cukup keras agar semua orang yang ada di restoran itu mendengarnya, tentunya dia melakukan semua itu dengan niat untuk mempermalukan klara di depan umum.

Setelah mendengar apa yang di katakan dinda kini klara paham sekarang bahwa orang yang mengaku menjadi sahabatnya adalah orang yang munafik. Klara maju ingin menampar dinda tapi tangannya di cekal oleh putra yang dari tadi hanya diam di samping dinda dan làngsung mendorong klara hingga terjatuh ke lantai.

" jangan coba -coba kamu menyakiti dinda dasar sampah."  Kata putra yang memandang jijik kepada klara yang masi menangis tersedu sedu di lantai.

" hiks sayang akau takut." Kata dinda dengan memeluk putra dari samping dan melihat klara dengan mata mengejeknya karna sudah berhasil merebut putra dari klara.

" kalian.... jahat...." Kata klara yang meninggikan suaranya dan setelah itu dia berdiri dan pergi dari cafe tersebut sambil berlari dan menagis sesegukan

Setelah semua kekacauan itu klara kembali ke rumah dan langsung masuk ke kamarnya karna kebetulan rumahnya kosong. Sesampainya di kamar klara langsung mengunci dirinya di dalam kamar tampa menghidupkan lampu kamarnya dan hanya ada penerangan dari lampu tidurnya.

" Kalian jahat, aku benci kalian. " kata klara sambil menagis dan melempar semua barang yang ada di sekitarnya

"hiks aku tak mau lagi ketemu dengan kalian hiks.... aaaaaa... kalian jahat." kata klara yang mengahiri dengan berteriak.

Setelah itu klara berrdiri dan menuju ke meja yang ada di samping tempat tidurnya dan mengambil gunting yang ada di laji meja tersebut.

 " hiks hiks aku tak mau bertemu dengan kalian lagi." teriak klara sambil mengarahkan gunting tersebut ke tangan kirinya dan menyayat nadi yang terletak di tanggang kirinya saat itu juga dara mengalir deras di tangganya sampai klara jatuh dan tidak sadarkan diri.

...****************...

Sedangkan di suatu tempat yang jauh ada seorang perempuan yang sedang melakukan misi rahasia yang dia dapat setelah kuliahnya selesai.

" hmm sepertinya ini akan  menyenagkan " kata perempuan tersebut sambil menampilan senyum yang bisa membuat orang takut jika ada yang melihatnya. perempuan tersebut bernama TANIA ANASTASYA.

" ok mari kita mulai awalnya dengan melumpuhkan semua anak buahnya dulu " tania pun langsung melakukan aksinya dengan melumpuhkan semua anak buah dari musuh yang akan dia kalahkan saat itu.

Setelah melumpuhkan semuanya kini tania bersembunyi sementara di belakan pohon yang besar untuk me-non aktifkan semua bom yang ada di gudang tersebut mengunakan HP-nya. setelah me-non aktifkan bom kini tania lanjut mematikan semua listrik yang ada di gudang di tenga hutang itu.

" ok beres, mari kita langsung ke intinya saja untuk mempersingkat wakktu. " setelah mengatakan itu tania langusng menuju ke lantai palian atas gudang tersebut untuk menyelinap memasuki ruangan bos mafia yang akan dia bunuh dan mengambil beberapa data dan informasi yang ada di ruangan itu.

"hmm ternyata kamu sedang menunggu malaikat mautmu yah. " kata tania setelah berada di balkon ruanggan bos mafia itu.

" heh yang menghapiri malaikat maut itu eloh, dasar bodoh. " kata bosa mafia yang sedang duduk di kursibkebesaranya dengan membelakani tania yang ada di balkon ruangan itu.

" hmm tapi sayangnya semua anak buahmu sudah aku habiskan dan semua sistem keamanan mu sudah ku lumpuhkan, so sekarang tinggal giliran kamu menyusul anak buahmu itu. " kata tania yang masi santai berdiri dan melipat tangganya di depan dada.

" hahahaha tidak ada yang tahu siapa yang akan menyusul dan siapa yang akan tertawa nanti di akhir. Dan...... "Kata bos mafia itu dengan akhir kalimatnya yang dia jedah.

" Duaar...... "  ledakan yang begitu besar terjadi di ruangan bos mafia itu ketika perkataan dari bos mafia itu di jeda yang ternyata hanyalah rekaman suara.

Ledakan besar itu mengakibatkan tania yang sedang berjalan menuju ke kursi singasana bos mafia itu, terkena dari ledakan itu yang membuat tania mati dengan secara tragis dan penuh dendam.

" sial gue terjebak dengan permainkan mereka, pantas saja tadi pas gue masuk ke sini gampang. Ternyata mereka menjebak gue. " kata hati tania sebelum kesadaran yang benar - benar hilang

Setelah kejadian itu tania tergangung karna merasa ada yang sedang menangis sambil memegang tangannya. " huh siapa sih berisik amat dah " kata hati tania sambil berusaha untuk membuka matanya yang terasa berat itu.

Ketika tania telah berhasil membuka matanya hal pertama kali yang dia lihat adalah kamar yang begitu asing baginya. " lah kamar siapa ini?, dan lagi gue ini dimana?Perasaan tadi gue udah meningoi deh terus kenapa sekarang gue di sini? Apa jangan - jangan ini di surga kali yah, Tapi kok kayak di kamar seseorang. " kata tania yang bertanya - tanya dengan pikiranya sendiri.

Merasa ada pergerakan dari tangan yang di gengamnya membuat seseorang yang tidur itu terbangun. " kamu sudah sadar sayang? " katanya setelah melihat kedua mata itu terbuka. " dad... dady cepat pangil dokter keluarga kita, klara sudah sadar" katanya sambil berteriak memanggil orang - orang yang di luar kamar itu.

Setelah mendengarkan teriakan itu semua orang yang ada di luar segera masuk ke kamar klara. Pintu kamarpun di buka dari luar dan menampakkan dua laki - laki yang berbeda generasi dan satu perempuan yang umurnya sekitaran 10 tahun itupun masuk dan mendekati ranjang yang tania tempati.

" Kalian siapa? Dan ini dimana? " tanya tania kepada empat orang yang ada di ruangan itu.

Mendengar pertanyaan itu semua orang di sana terkejut dengan apa yang di katakan tania yang ada di tubuh klara. " sayang ini momy dan... " belum sempat perempuan itu menyelesaikan ucapanya, dokter pun masuk dan langsung memeriksa tania.

" apakah kamu merasakan sakit di bagian tubuhmu yang lain? " Tanya dokter tersebut setelah memeriksa tania.

" kepalaku rasanya sakit sekali, dan ini juga dimana! Kalian juga siapa? " jawab tania dan mengulangi pertanyaan yang tadi.

Setelah mendengarkan apa yang di katakan tania, dokter itu lantas menatap ke arah laki laki yang di sebut sebagai dady itu. Merasa di tatap laki laki itupun menunjuk ke arah pintu dan laki - laki tersebut keluar beserta dokter yang mengikuti di belakang.

" pak sepertinya anak anda mengalami amnesia tapi setahu saya tidak ada benturan di kepalnya. " kata dokter itu setelah mereka berada di luar.

" lalu kenapa bisa anak saya amnesia dok kalau memang tidak ada benturan di kepalanya? " tanya dadyna klara pada dokter tersebut.

" kemungkinan karna anak anda mengalami hal yang membuat dia stres berat sehingga dia ingin melupakan semua ingatan masa lalunya. Ini memang tidak berakibat fatal tapi kemungkinan mendapatkan ingatan kembali itu lima pulu banding lima puluh persen pak. " kata dokter itu yang menjelaskan panjang kali lebar.

" baiklah kalo memang itu tidak akan mempengaruhi kesehatannya tidak apa - apa yang penting dia sudah sadar. " kata dadynya klara setelah mendengar penjelasan dari dokter tersebut.

" baik Pak, dan ini resep obat agar nanti bisa cepat pulih dan merendahkan nyeri di kepalanya. " kata dokter itu sambil menyerahkan selembar kertas.

" baik dok terimakasi. " kata dadynya klara sambil menerima kertas itu.

" kalau begitu saya permisi pak. " kata dokter itu yang berpamitan untuk pulang dan setelah mendapatkan anggukan dari dadynyaa klara dokter itupun lekas melangkah ke arah pintu depan.

Bersambung

Terpopuler

Comments

Osie

Osie

penyakit anak jaman now..putus cinta langsung nekat bundur..satu kata "BEGO"

2024-02-13

4

Wanda Wanda i

Wanda Wanda i

hmm jd baca ulang lagi dah jgan lama" dong up nya thor

2023-03-07

0

Wanda Wanda i

Wanda Wanda i

mampir thor

2023-03-02

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!