NovelToon NovelToon
MENIKAHI PRIA ASING BERKURSI RODA

MENIKAHI PRIA ASING BERKURSI RODA

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Balas Dendam / Komedi
Popularitas:10.4k
Nilai: 5
Nama Author: Ramanda

Di usianya yang baru 25 tahun, Inayah Putri adalah gabungan sempurna antara kecerobohan, ketomboyan, dan kejeniusan. Ide-ide cemerlangnya sukses mengguncang perusahaan papan atas, melejitkan karier dan gajinya secara instan.

Sayang, sukses di dunia kerja tak sebanding dengan percintaannya. Bertahun-tahun berkorban demi Pasya, Inayah justru menerima kenyataan pahit saat tak sengaja mendengar percakapan Pasya dan ibunya, yang menganggapnya "ATM berjalan". Janji pertunangan dan pernikahan yang diimpikan hanyalah kebohongan belaka.

Dalam keputusasaan di tepi pantai, matanya tertuju pada Abiyan Zimraan, pria misterius berkursi roda yang dikiranya hendak bunuh diri. Tepat ketika ibunya mendesak untuk segera menikah dan Inayah menolak untuk kembali pada Pasya, ia membuat keputusan ternekat dalam hidupnya.

Menatap Abiyan, meski lumpuh tapi memiliki ketampanan memikat, Inayah berpikir: "pria ini seribu kali lebih berharga dibanding pengkhianat seperti Pasya." Tanpa ragu, Inayah melamarnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ramanda, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

TIDUR BERSAMA KEBO.

Dinding marmer berwarna krem, aroma terapi lavender yang menenangkan, serta sebuah bathtub porselen putih berukuran raksasa langsung menyambut pandangan Inayah begitu ia melangkah memasuki kamar mandi utama.

Mata bulatnya berbinar lebar. Tanpa membuang waktu, Inayah memutar kran air panas dan menuangkan sabun mandi cair berbusa melimpah ke dalamnya.

"Uwahhh! Beneran ada bathtub kaya di drama-drama Cina!" pekik Inayah girang.

Begitu air terisi penuh, Inayah langsung melompat masuk dan berendam di dalam gundukan busa putih yang tebal. Ia memungut segenggam busa, melemparnya ke udara, lalu mengoceh sendiri bagaikan anak kecil yang baru menemukan mainan baru.

"Ini gua beneran lagi hidup di dunia nyata, atau jangan-jangan gua mati ketabrak truk terus masuk ke dalam novel CEO kaya di aplikasi bacaan nggak sih?" gumam Inayah sambil menempelkan busa ke dagunya hingga menyerupai jenggot putih. "Seumur-umur, mimpi jadi orang kaya aja gua nggak pernah! Bagi gua, hidup sederhana, punya Ayah sama Ibu yang sayang, itu udah lebih dari cukup."

Lamunan Inayah perlahan berputar ke belakang, membawa ingatannya pada sosok Pasya, mantan kekasih yang telah mengkhianatinya.

"Makanya waktu Pasya nembak gua, gua nggak pernah mempermasalahkan dia miskin atau melarat. Gua terima semua kekurangannya, tulus bantu keluarganya... Eh, tahu-bahunya gua cuma dimanfaatin doang!" Inayah mendengus keras, menepuk air hingga busanya terciprat ke mana-mana. "Tapi emang dasar Allah itu Maha Baik ya. Sebelum gua terlanjur nikah sama siluman ular kaya Pasya, Allah kasih lihat boroknya."

Inayah menyandarkan kepalanya di tepi bathtub, menatap langit-langit kamar mandi yang megah.

"Dipikir-pikir... walaupun si Es Batu alias Mas Biyan ini udah bohongin gua soal kakinya, tapi takdir malah bikin gua terikat duluan sebelum rahasianya terbongkar. Berarti... si Es Batu emang jodoh yang dikirim Allah buat gua?"

Baru saja Inayah hendak merenungi suratan takdirnya lebih dalam, sebuah ketukan keras di pintu kamar mandi mendadak membuyarkan seluruh lamunan indahnya!

TOK! TOK! TOK!

"Inayah! Kamu masih hidup kan di dalam?!" panggil suara berat dari luar.

Inayah seketika melotot jengkel. Pak president gila! Rusak suasana bae!

"Masih hidup, Pak president yang terhormat!" teriak Inayah kencang dari dalam bathtub. "Kenapa?! Anda kecewa saya belum mati tenggelam di busa?!"

"Kalau masih hidup, cepat keluar! Aku juga mau mandi!" balas Abiyan dingin dari balik pintu.

"Iya, iya! Sabar napa! Nggak bisa lihat orang bersenang-senang dikit!" ngedumel Inayah sambil buru-buru membilas tubuhnya dan meraih handuk.

Saat melangkah ke ruang ganti, Inayah menyisir deretan piyama sutra yang disiapkan oleh Pak Darman. Namun, matanya melotot heran. Hampir seluruh piyama wanita yang tersedia bermodel gaun malam tipis dengan tali spageti yang memperlihatkan bahu dan dada.

"Idih! Baju kurang bahan begini disuruh pakai? Ogah banget!" celetuk Inayah.

Secara tidak sengaja, matanya menangkap satu setel piyama pria berbahan katun lembut berwarna biru tua milik Abiyan di rak sebelah. Tanpa pusing-pusing berpikir, Inayah langsung mengambil dan mengenakannya.

Tentu saja piyama itu sangat kebesaran! Lengan bajunya menutupi seluruh jemari tangannya, dan celananya sangat panjang hingga harus ia gulung berulang kali di bagian kaki. Tapi bagi Inayah, ini jauh lebih aman dan nyaman.

Inayah pun melangkah keluar dari kamar mandi dengan gaya seruntulannya. Begitu pintu terbuka, Abiyan yang sedang berdiri menunggunya langsung berkerut kening, menatap penampilan aneh istrinya dari ujung kepala sampai ujung kaki.

"Mengapa kamu memakai baju piyamaku?" tanya Abiyan heran.

Inayah berkacak pinggang, walaupun tangannya tenggelam di balik lengan baju yang kedodoran. "Habisnya piyama wanita yang disediakan Pak Darman kurang bahan semua! Kelihatan dong aurat saya!"

Abiyan menatap Inayah kaku, lalu menghela napas pelan. "Inayah, kita ini sudah sah menjadi suami istri. Kalau hanya berdua di dalam kamar seperti ini, tidak masalah membuka aurat. Jangankan cuma kelihatan bahu, sekalipun kamu telanjang bulat juga halal untukku."

Mendengar kata-kata yang menurutnya sangat horor dan vulgar itu, mata Inayah langsung membelalak lebar! Dengan refleks cepat, ia melipat kedua tangannya di depan dada, menatap Abiyan dengan raut wajah jijik dan panik luar biasa.

"Ih! Mas Biyan mesum banget sih pikirannya! Kotor sekali perkataannya! Hiiiy... amit-amit jabang bayi! Gua ogah banget!" jerit Inayah histeris.

Tanpa membuang waktu, Inayah langsung berlari kencang menuju ranjang King Size, melompat naik, lalu menarik selimut tebal hingga menutupi seluruh tubuh dan kepalanya rapat-rapat bagaikan pocong.

Abiyan berdiri mematung di tempatnya. Ia menggeleng-gelengkan kepala melihat tingkah ajaib istrinya.

"Dasar gadis aneh... Berani mendadak mengajak orang menikah, tapi sok polos tidak tahu apa-apa," gumam Abiyan geleng-geleng kepala sebelum akhirnya melangkah masuk ke kamar mandi.

Tak berapa lama kemudian, Abiyan keluar dari kamar mandi dengan rambut yang masih basah dan tubuh yang terasa lebih segar. Namun, begitu pandangannya mengarah ke atas ranjang mewah, langkah kakinya mendadak terhenti.

Satu alis Abiyan terangkat tinggi.

Perasaan, tadi gadis itu melompat ke atas ranjang dan menyelimuti seluruh tubuhnya dengan rapi. Namun sekarang? Pemandangan di depan matanya benar-benar berantakan luar biasa!

Selimut tebal entah bagaimana sudah terlempar mengenaskan ke ujung bawah ranjang. Sementara itu, posisi tidur Inayah sudah berputar sembilan puluh derajat! Satu kakinya yang terbungkus celana piyama kedodoran terangkat melintang tepat ke area tempat tidur Abiyan, sementara mulutnya terbuka sedikit dengan hembusan napas yang terdengar kasar.

"Huh... Anak perempuan kok tidurnya kaya kebo gini sih?" gumam Abiyan tak habis pikir.

Dengan perlahan dan penuh kesabaran, Abiyan mendekati ranjang. Ia memindahkan kaki Inayah yang melintang, membetulkan posisi tidur istrinya agar kembali lurus, lalu menarik selimut untuk membungkus tubuh gadis itu sampai ke dada.

Setelah mematikan lampu utama dan menyalakan lampu tidur yang temaram, Abiyan merebahkan tubuhnya di sisi ranjang yang kosong.

Sebagai pria yang menderita insomnia parah akibat trauma dan tekanan keluarga bertahun-tahun, Abiyan sudah terbiasa meminum obat tidur dosis tinggi agar bisa memejamkan mata. Malam ini, ia pasrah jika harus kembali terbangun hingga subuh.

Namun, baru saja Abiyan memejamkan mata selama beberapa detik..

SREET!

Secara mengejutkan, kaki Inayah kembali melayang dan mendarat mulus di atas paha Abiyan! Tak berhenti sampai di situ, tangan Inayah yang tertutup lengan piyama kebesaran melayang bebas dan bertengger mantap di atas dada bidang Abiyan!

Abiyan tersentak kaget. Ia membuka matanya dan memutar bola mata ke atas.

"Bagaimana aku bisa tidur kalau harus berdampingan dengan kebo seperti ini?" bisik Abiyan pasrah.

Abiyan berniat menyingkirkan tangan Inayah dari dadanya. Namun, saat wajah Inayah terkulai makin dekat ke arah lehernya, sebuah aroma lembut mendadak terhirup oleh indra penciuman Abiyan.

Bukan wangi parfum mewah atau aroma terapi mahal. Itu adalah aroma alami tubuh Inayah, campuran antara wangi sabun bayi yang manis, aroma vanila yang hangat, serta wangi menenangkan yang tidak bisa dijelaskan dengan kata-kata.

Anehnya, begitu aroma itu memenuhi rongga dadanya, rasa lelah yang amat sangat langsung menyergap kepala Abiyan. Kelopak matanya yang biasanya terasa berat dan tegang mendadak menjadi sangat rileks. Rasa kantuk yang luar biasa berat datang menyerang tanpa ampun, sesuatu yang bahkan tak mampu dilakukan oleh obat tidur dosis tingginya.

"Aroma apa yang dipakai gadis ini...?" gumam Abiyan dengan suara yang kian memelan dan serak.

Tanpa sadar, Abiyan membiarkan tangan dan kaki Inayah tetap mengunci tubuhnya. Pria kaku yang selalu diselimuti kegelapan itu akhirnya memejamkan mata, dan dalam hitungan detik, Abiyan tertidur sangat lelap untuk pertama kalinya dalam bertahun-tahun.

1
Baek chanhun
nenek sm kakek tempat inayah sj,.agar awet muda
Sribundanya Gifran
lanjut
falea sezi
lanjuttt🤭 q kirim hadiah
Naftali Hanania
keren nayah...🤩 biarpun tetep aja ada kejadian lucu nya 🤭✌️
Baek chanhun
next thourt💪💪
Sribundanya Gifran
lanjut
mama
top mar kotop abiyan gk ad duany pokok ny,sat set gk bakal ngasih celah buat musuh 😄
Teh Fufah
keren nayah nih... udah punya pengawal
Sribundanya Gifran
thor up yg bnyak thor💪💪💪💪💪
Mutiara Nisak
mimpi apa dirimu nay semalam,dpt cincin seharga milyaran,klo hilang belinya kyk beli kerupuk pasir....😄😄😄
Naftali Hanania
wadaw...ini sultan di atas sultan ya...10m klk ilqng tinggal beli lg.....mantabbbb👍👍👍👍
Naftali Hanania
gak dpt mangsa baru..mangsa lama diudak - udak 😎
Naftali Hanania
begitu kalok jodoh kali ya....saling ngelengkapin 😍👍
Naftali Hanania
🤣🤣🤣 kaget kali sm.interaksinya nayah sm nrnek nya....gak pernah gitu ya byan sm nenek nya 😁✌️
Naftali Hanania
kasihtau gak ya....😁✌️🤭
Naftali Hanania
👍👍👍👍
Naftali Hanania
no jaim2 ya inna 🤭
Naftali Hanania
🤣🤣🤣 inna tidurnya sorah...parah 🤣🤣🤣🤣
Naftali Hanania
mendadak jd orang ssuper duper have ya In 🤭👍
Naftali Hanania
inayah.....👏👏👏👏👏👏😁👍👍👍👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!