NovelToon NovelToon
MAMAKU RATU MAFIA

MAMAKU RATU MAFIA

Status: tamat
Genre:Mafia / Single Mom / Identitas Tersembunyi / Tamat
Popularitas:123.8k
Nilai: 5
Nama Author: less22

Alya adalah Ratu mafia yang memimpin sebuah organisasi Order Tabir Hitam dengan nama First Order.

Tapi sayangnya ia mencintai pria kantor biasa saat ia sering menjelajahi tempat yang akan menjadi misinya.

Dan saat itulah ia memutuskan untuk keluar dari dunia hitam dan membuang mahkotanya ke dalam lumpur demi bisa menjalani hidup bahagia bersama sang suami.

Sayangnya pernikahan itu tidak berlangsung lama, mertua tidak menyukainya, dan suaminya menikah dengan manager di tempat kerjanya.

Pembalasan di mulai, Alya kembali mengambil mahkotanya dan menjadi Ratu Mafia kembali dan membawa putri kecilnya menjadi orang ternama.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon less22, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

14

"Kurang ajar kamu ya!" seru salah satu preman berbadan tambun seraya merogoh pisau lipat dari saku celananya dan melompat maju untuk memukul Alya dari samping. "Serang dia!"

Alya bahkan tidak membalikkan seluruh tubuhnya. Dengan refleks terlatih yang sangat tepat sasaran, tangan kirinya menangkap pisau yang terayun, lalu dalam satu gerakan cepat memuntir tangan lawan hingga pisaunya terlepas.

BUK!

Alya menyikut dada preman tambun itu hingga sang preman tersungkur ke belakang, menabrak tumpukan kayu bekas dan pingsan seketika.

Preman ketiga yang melihat temannya tumbang dalam hitungan detik mendadak mematung.

Kakinya gemetar hebat, pisau di tangannya terlepas jatuh ke tanah.

Alya kembali menatap pemimpin preman yang masih berlutut di bawah cengkeramannya, terengah-engah dan mandi keringat dingin.

"A-ampun... ampun, Mbak..." ratap pemimpin preman itu terbata-bata, ketakutan setengah mati melihat betapa mudahnya dua anak buahnya dilumpuhkan oleh satu wanita biasa. "K-kami cuma... cuma nyari makan..."

Alya memiringkan kepalanya sedikit, menatap preman itu dari atas ke bawah.

"Mencari makan dengan mengancam ibu dan anak?" bisik Alya dingin. "Dunia hitam sekalipun punya aturan untuk tidak menyentuh wanita dan anak-anak. Kalian bahkan lebih rendah dari sampah."

Alya menghempaskan tangan pria itu hingga ia tersungkur menghantam tanah.

"Ta-tapi... "

Buk!

Pukula ln hebat menghantam wajah bos tersebut hingga keluar darah dari mulutnya, darah segar itu berceceran di aspal.

"Ughhh!"

Bos itu terbaring, belum sempat pria itu bangkit, Alya telah menghajarnya lagi dan lagi membuat pria itu tersungkur.

"Pergi dari sini," kata Alya datar. "Dan jika aku melihat kalian bertiga berada di sekitar area pasar ini lagi... aku pastikan tangan kalian tidak akan pernah bisa digunakan untuk memegang pisau atau uang lagi. Paham?"

"P-paham! Paham, Mbak!" jawab anak buah preman itu histeris karena melihat bosnya babak belur.

Ia bergegas bangun, membangunkan rekannya yang setengah sadar, dan berlari terbirit-birit meninggalkan tempat itu tanpa menoleh lagi.

Ibu penjual kue dan anak perempuannya terduduk di tanah dengan mata terbelalak, menatap Alya seolah-olah melihat malaikat pelindung yang turun dari langit.

Alya merapikan kembali lengan bajunya, lalu berlutut di hadapan sang ibu.

"Ibu tidak apa-apa? Ada yang terluka?" tanya Alya lembut seraya membantu memunguti dagangan yang jatuh.

Ibu itu bergetar hebat, air matanya menetes makin deras, namun kali ini adalah air mata rasa syukur. Ia menggenggam erat tangan Alya.

"N-nggak apa-apa, Mbak... Terima kasih banyak... Terima kasih..." tangis ibu itu menangkupkan kedua tangannya. "Kalau tidak ada Mbak... saya tidak tahu apa yang bakal terjadi sama anak saya..."

"Terima kasih banyak, Tante..." panggil anak gadis itu ikut membungkuk dalam-dalam.

"Sama-sama," Alya tersenyum tipis, merapikan beberapa kue yang masih bersih ke dalam tempatnya.

Ia merogoh saku jaketnya, mengeluarkannya beberapa lembar uang kertas ratusan ribu yang ia miliki, lalu menyelipkannya ke dalam genggaman tangan sang ibu.

"Ini... buat mengganti dagangan Ibu yang rusak, dan buat modal hari ini," kata Alya pelan.

"E-eh! Jangan, Mbak! Mbak sudah menolong kami, kami tidak bisa menerima ini!" tolak ibu itu cepat, merasa tidak enak.

"Terima saja, Bu," potong Alya penuh penegasan namun lembut. "Gunakan ini untuk anak Ibu. Jaga dia baik-baik."

Tanpa menunggu jawaban lebih lanjut, Alya berdiri dan melanjutkan langkah kakinya menuju restoran.

Ibu dan anak gadis itu menatap punggung Alya yang melangkah makin jauh dengan tatapan penuh rasa hormat dan haru.

Bagi mereka, wanita anggun dan misterius itu adalah pahlawan. Namun bagi Alya, ia hanya melakukan apa yang harus ia lakukan, apa lagi melihat seorang ibu yang menjaga putrinya.

1
Inisial M
next...di tunggu kelanjutannya...
Alra
anjay mafia
Maria Mariati
hehhhh bodoh masa quen macua anak nya ga di jaga malah jagain bodyguard labil itu 😁😁😁😁, kan kan di bawa pergi
Maria Mariati
kira kira di apain si bapak tua yakk
Maria Mariati
helleh anak siapa ituuuu, siap2 papa nya bangkrut😁😁😁
Maria Lina
msk vk ada 1 pyn sih thor jodoh klo kn mau nengok romantis nya hade
less22: besok lah, masih jauh perjalanannya🤣
total 1 replies
Maria Lina
msk vk ada 1 pyn sih thor jodoh klo kn mau nengok romantis nya hadeh
Maria Mariati
meskipun sakit hati dia tetep bapak nya anak kamu alya, ga mau bantu langusng liwat orang aja, mungkin itu bisa jdi jalan mereka bertobat di kemudian hari, kasihan amat yakk
Les Tary
Emang ga ada adab Julian waktu sekarat ditolong Alya eh malah ngacam lwt anaknya
Maria Mariati
iyuuuuu 1 queen mafia 3 jendral perang wouuuu
Maria Lina
klo blh tau siapa jodoh nya alya ya thor ksh. ocoran donk thor ya
less22: masih lama🤣🤣
total 1 replies
Maria Mariati
yang satu menjaga keselamatan bukan untuk. cari perhatian, yang satu terlihat jelas hanya untuk cari perhatian
Queen AL
masa meninggalkan dunia mafianya hartanya juga habis... gak ada gitu tabungannya. gak masuk akal banget
Les Tary
ed dah setelah jadi gembel baru inget Alya sama anaknya
Les Tary
lanjut thor
Les Tary
keren Alya😍😍
Ambu Rinddiany Thea
udahlah andi mening cari tambang aja buat gantung diri d poon toge
Ambu Rinddiany Thea
s julian mah nyari mati , orang mah nyari aman dia mah malah nyari mati , mampus aja kou lah Julian ga guna juga sekalian ma s Andi
Les Tary
dimana kesombonganmu Andi
Les Tary
Julian kyknya ga ada etikat baik pdhl pernah ditolong Alya pas saat sekarat
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!