NovelToon NovelToon
Wanita Yang Kubuat Cacat

Wanita Yang Kubuat Cacat

Status: sedang berlangsung
Genre:Orang Disabilitas / Cinta Seiring Waktu / Pernikahan Kilat
Popularitas:274.5k
Nilai: 5
Nama Author: Yutantia 10

"Salah satu kakinya diamputasi setelah ditabrak sebuah mobil 8 tahun silam. Sayangnya, mobil itu kabur, CCTV rusak." Kenan tersenyum getir, seolah hal itu sudah biasa terjadi jika pelakunya orang-orang berduit. "Ada saksi yang mengatakan jika yang menabrak Ilona adalah mobil sport warna merah, tapi..." Ia kembali terkekeh. "Beberapa hari kemudian, kesaksiannya berubah. Entahlah."

Mendengar itu, tubuh Elang seketika mengalami tremor. Jantungnya berdebar kencang, dan keringat dingin mulai membasahi tubuhnya.

Semoga saja ini hanya kebetulan. 8 tahun yang lalu, Elang menabrak seseorang saat dini hari, sepulang dari party kelulusan SMA bersama teman-temannya. Kondisinya setengah mabuk saat itu. Karena takut, di tambah kondisi jalanan yang sepi, ia langsung kabur.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yutantia 10, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 17

"Ka, kamu bertemu dengannya?" Aida terkejut, tangannya yang sedang mengompres lebam di wajah Elang, turun begitu saja.

"Dia cacat, Mah. Salah satu kakinya diamputasi."

Aida gelisah, membuang pandangan ke sembarang arah, tak mau menatap Elang. Sebenarnya ia sudah tahu soal itu.

"Jangan-jangan, Mama sudah tahu soal itu?"

Aida mencoba mengalihkan pembahasan, ia mengambil obat, mengoleskan di luka memar putranya pelan-pelan. "Sakit gak?"

"Kenapa Mama gak bilang sama aku, Mah? Dia cacat. Cacat seumur hidup. Masa depannya hancur gara-gara aku." Mata Elang berkaca-kaca.

Aida menghela nafas panjang, meletakkan kembali obat kembali ke atas meja. "Mama cuma tidak mau kamu kepikiran terus, dan nantinya mengganggu kuliah kamu."

Elang tertunduk, tersenyum kecut.

"Apa maksud kamu tadi, dengan mengatakan ingin mengakhiri hubungan dengan Alisya?"

Elang mengangkat wajah, menatap Mamanya dan menggenggam tangannya. "Maafin Elang, Mah. Keputusan Elang mungkin akan membuat Mama kecewa atau malu. Tapi... Elang sungguh tidak bisa melanjutkan hubungan dengan Alisya. Elang tidak sanggup jika seumur hidup, dihantui rasa bersalah."

"Tapi apa hubungannya dengan Alisya?" Aida belum faham. "Kenapa harus mengakhiri hubungannya. Kamu tidak akan menyerahkan diri kan, Nak?" Wajahnya pias, tubuhnya gemetar membayangkan putranya mendekam di balik jeruji besi. "Jangan gegabah, fikirkan dulu." Ia menggeleng pelan. "8 tahun lalu, kita mati-matian berusaha menutup kasus ini. Jangan bodoh kamu! Mama gak sanggup lihat kamu di penjara. Enggak, Mama gak mau." Ia mulai menangis.

Elang menggeleng. "Elang tidak akan menyerahkan diri atau mengungkapkan kasus ini? Elang..." Ia menarik nafas dalam lalu membuangnya perlahan. "Elang ingin menikahi gadis itu."

Aida menutup mulutnya yang menganga lebar, syok.

"Elang ingin menebus kesalahan Elang, Mah. Gadis itu cacat gara-gara Elang. Elang ingin menjaganya seumur hidup."

"TIDAK!"

Suara bariton yang menggelegar, membuat Elang dan Aida menoleh.

"Papa tidak setuju!" Dengan tatapan penuh intimidasi, Hasan berjalan ke arah anak dan istrinya. "Jangan gila kamu! Jangan buat keluarga kita malu."

Elang ketawa kecil. Sakit. "Apa bertanggung jawab, itu perbuatan yang memalukan?"

"Bertanggung jawab?" Hasan menyeringai. "Gak usah sok baik, sok paling bertanggung jawab. Kenyataannya, 8 tahun yang lalu, kamu yang kabur. Kamu yang menangis, memohon pada Papa untuk membantu lepas dari kasus ini. Dan sekarang, kamu tiba-tiba mau sok jadi pahlawan, jadi orang bertanggung jawab. Apa ini Elang? Jangan bikin masalah sekali lagi!" tekannya.

"Tapi aku terus dihantui rasa bersalah, Pah! Aku gak bisa hidup seperti ini."

"8 tahun kamu bisa, kamu baik-baik saja. Kenapa sekarang seperti ini?" bentak Hasan.

"Karena aku baru tahu kalau gadis yang aku tabrak cacat. Dia kehilangan kakinya."

"Terus, kamu akan menikahinya karena kasihan?" Hasan tersenyum simpul. "Atau menikahi karena rasa bersalah?"

"Aku akan belajar untuk mencintainya."

"TIDAK!" Hasan mendelik tajam. "Jangan jadi cengeng kamu! Jangan jadi orang lemah hanya karena melihat dia cacat. Alisya itu anak kontraktor besar. Perusahaan akan lebih berkembang dengan kamu menikah dengannya. Selain itu, pikirkan juga nama baik keluarga. Apa kata orang jika pertunangan kalian sampai batal? Dan jika orang tahu kamu meninggalkan Alisya demi menikahi gadis cacat, apa itu tidak akan membuat orang curiga. Keputusan kamu ini, justru akan jadi boomerang. Dengan kamu masih bersinggungan dengan korban, cepat atau lambat, peristiwa 8 tahun silam, akan terkuak kebenarannya."

"Yang dikatakan Papa benar, Lang." Aida menarik bahu Elang agar menghadapnya. "Jangan ambil resiko. Menikah dengan Alisya, hidup tenang. Lupakan soal gadis cacat itu, jangan pernah bertemu dengannya lagi."

Kata "cacat" itu menusuk tepat ke jantung Elang. Rasanya sakit sekali seseorang dilabeli cacat karenanya. Mana mungkin ia bisa hidup tenang dengan Alisya, sementara ada gadis yang cacat karenanya. "Jangan panggil di cacat, Mah. Dia seperti itu karena ku."

"Semua sudah berlalu, terlambat untuk bertanggung jawab sekarang. Kakinya tidak akan kembali dengan kamu menikahinya. Justru kasus ini bisa terungkap jika kamu melakukan itu," ujar Hasan. "Kamu tidak lupakan, kamu dalam kondisi mabuk saat itu. Tabrak lari hingga menyebabkan korban cacat seumur hidup, itu bukan kasus kecil. Kamu bisa mendekam bertahun-tahun di penjara."

"Elang." Aida menatap kedua mata Elang. "Lupakan kejadia 8 tahun lalu. Jangan sampai yang kita lakukan, berujung sia-sia. Meski menikahinya, belum tentu gadis itu mau memaafkanmu jika tahu soal ini. Kamu bisa di penjara!"

Elang membuang nafas kasar. Ini memang berat, taruhannya penjara. Tapi ia tak akan bisa hidup tenang, akan terus dibayang-bayangi Ilona. Ia berdiri, menatap kedua orang tuanya bergantian. "Keputusanku sudah bulat. Aku akan menikahi gadis itu."

"Elang!" Aida menarik lengan Elang yang hendak melangkah. "Jangan bodoh! Jangan mengambil resiko. Menikah dengan Alisya, pergi ke Malaysia. Urus bisnis Papa yang ada disana sampai kamu bisa benar-benar melupakan gadis itu."

Elang menggeleng, menarik tangannya dari cekalan sang Mama. "Elang gak bisa, Mah." Melangkah pergi meninggalkan ruang keluarga.

"Jangan bilang kami jahat!" teriak Hasan. "Masalah ini, bermula dari dirimu sendiri, kamu yang memilih kabur waktu itu."

"Ya, aku memang salah. Dan aku ingin menebus kesalahan itu," gumam Elang. Hatinya sudah bulat, ia ingin menjaga Ilona selamanya.

"Jika sampai pernikahan kamu dan Alisya batal, keluar dari perusahaan, juga rumah ini."

Elang menjatuhkan diri di atas ranjang kamarnya. Matanya menatap nanar langit-langit.

Aku tidak akan berharap dicintai lagi. Aku yang akan mencintai diriku sendiri.

Ucapan Ilona waktu itu, terngiang di benak Elang. Ia masih ingat, bagaimana wajah putus asa gadis itu.

Setelah beberapa saat berbaring dan tak kunjung merasakan kantuk, Elang bangun, mengambil ponsel yang ada di atas nakas. Ada pesan masuk dari Ilona.

[ Aku mau kerjasama denganmu ]

1
Patrick Khan
wes karepmu lang😁😁😁
Patrick Khan
akhirnya gini jg kan..klo ketauan smw pasti amburadul
Humaira
😭😭😭😭😭
reza indrayana
tetaplah di posisimu hingga ILona mau mbukakan pintu untukmu Lang.. buktikan kalau cintamu benar- benar tulus pada ILona.. dan yakinlah... Cinta kalian akan membukakan pintu hati ILona untuk memaafkan elang dan hidup berbahagialah... 💙💛💙😘😘😘😥😥😥
reza indrayana
mengharu biru nichh...
nangis bener-bener dengan ketulusan & cinta elang yang bukan sekedar mau bertanggung jawab...
beri kesempatan elang untuk menceritakan kejadian 8 Th lalu ILona.. apalagi silikonnya waktu dulu tidak sama dengan elang yang sekarang...
semoga Harimu Luluh dengan ketulusan Cintamu pad elang yang akan membawa kebahagiaan dalam hidupnya ILona...

Semua tidak lepas dari takdir.. begitupun pertemuanmu dengan elang... 😭😭😭💙💛💙😘😘😘
reza indrayana
ikutan sedih nichh..., bahkan takut baca kwatir hal birukmyerjadi dalam pernikahan elang & ILona..
prihatin dengan hubungan yang tulus tapai dinhancurkan hanya gara² masa lalu yang sebenarnya tidak mungkin akan bisa di ulang apalagi kembal... 😥😥😥
Azda Syafril
buktikan klo cinta dg illona.. dn buktikan klo qm TDK takut msuk penjara... jgn menyesali keputusanmu msuk pnjra Lang... LBH baik berpikir logis dg jalur damai illona mau memaafkan mu tp qm hrus menjauh itu LBH baik Lang...💪
Indra Reza Zulkifli
sedikit cerita dulu saudara saya juga ada yg ketabrak motor kakinya cedera,,dengan gentle tuh yg nabrak buat tanggung jawab biaya berobat dan mau nikahin saudara saya takut gak bisa jalan dngn normal,, saudara sayanya gak mau, Alhamdulillah kakinya gak cedera parah bisa normal... ternyata ada yg lebih gentel d dunia nyata daripada dunia pernovelan🤭😄
yutantia 10: kirain tawaran nikah, cuma ada di novel, ternyata di dunia nyata juga ada
total 1 replies
Rahmawati
skrg aja bilang mau nyerahin diri ke polisi, km mau bikin ilona merasa bersalah ya
BundaneAyaFitri
akankah Ilona bakalan luluh, setelah melihat elang semalaman berada diluar, ditemani derasnya hujan serta petir yg menggelegar hehe kayak di pilm India jadul deh 😁😁😁sok teu aku Thor..... hadeeehh kasian kamu Lang, nikahannya batal sayang duitnya,mana duit hasil jual mobil pula,... bakal beneran ngenes deh kamu kalo ditambah masuk bui pula😢😢😔😔😔 gimana endingnya ya Thor? masih panjangkah? terserah Thor dah gimana kelanjutannya 🙏🙏🙏
memei
mati saja kamu elang biar yg membencimu puas 🤣🤣🤣🤣🤣
Sari Kumala
maafin aja lah yg namanya manusia pasti punya kesalahan
Ummah Intan
semua org berhak mendapatkan kesempatan kedua dan jg semua org bs berubah lebih baik lg meski pernah berbuat kesalahan yg besar,Tuhan sj maha pengampun
enungdedy
gk bisa komen apa2lah...krn elang memang salah🥹
klo pun elang hrus dipenjara semoga hub elang dan ilona bisa membaik
Hani Ekawati
Mau kasian sama Elang tapi lebih kasihan lagi ke Ilona, kejadian yang menimpanya benar benar menghancurkan hidupnya dan disaat mulai menerima takdir tapi kenapa harus bertemu dengan pelaku tabrak lari itu bahkan Ilona jatuh cinta pada laki laki itu. 😭
Hani Ekawati
Sekarang aja kamu ngomong kaya gitu setelah tau keadaan Ilona. Lah dulu mana ada rasa itu 🙄
Hani Ekawati
Tapi sekarang Ilona sudah jatuh cinta sama kamu, mana mungkin tega melihat orang yang di cintainya mendekam dipenjara🙄
Pinter kamu Lang, ngedeketin Ilona biar dia jatuh cinta sama kamu padahal kamu sendiri entah mencintai Ilona secara tulus atau karena rasa iba, entahlah.🙄
Hani Ekawati
Jangankan Ilona, akupun sebagai reader sangsi akan pengakuanmu yang selalu bilang mencintai Ilona
Retno Wulan
nangis aku sedihhhh
Kustri
mirip karya sblh, awal'a anak" kecil yg main ditaman, tanpa sengaja anak laki" jatuh, menimpa anak perempuan, lalu jatuh br2...malah berlalu 15 th yg menyababkan kelumpuhan kaki 2-2nya pd siwanita✌
yutantia 10: Sekarang ada event lomba dengan tema orang disabilitas, jadi kemungkinan beberapa karya ngambil tema yang sama
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!