NovelToon NovelToon
Between Kook & V

Between Kook & V

Status: sedang berlangsung
Genre:BTS / BXB / Teen School/College / Diam-Diam Cinta
Popularitas:946
Nilai: 5
Nama Author: Axeira

Berisi kumpulan cerita KookV dari berbagai semesta. Romantis, komedi, gelap, hangat, sampai kisah yang tak pernah berjalan sesuai rencana.

Karena di antara Kook dan V,
selalu ada cerita yang layak diceritakan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Axeira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 14 CALM MEET CHAOS ( END )

Kalau ada yang bilang

pacaran itu harus diumumin—

Taehyung gak setuju.

Jungkook… setengah-setengah.

Pagi itu.

Taehyung dan Jungkook jalan bareng ke kampus.

Bukan sembunyi.

Bukan pamer.

Cuma… berdampingan.

Jungkook bawa tas Taehyung.

“Gue bisa bawa sendiri,” Taehyung bilang.

“Sekarang lo pacar gue,” Jungkook jawab santai.

“Biar gue aja.”

Taehyung nyengir.

“Chaos.”

“Tapi eksklusif.”

Di gerbang kampus—

Mingyu teriak,

“WOOOIIIIII.”

Semua nengok.

Chaos + Calm lagi nongkrong.

Dan mereka… kompak senyum.

“Oh enggak,” Taehyung gumam.

Terlambat.

Mingyu naik ke bangku.

“PERHATIAN.”

Jungkook nutup muka.

“Gue bunuh dia.”

“Tenang,” Taehyung bisik.

“Tarik napas.”

Mingyu lanjut,

“SESUAI GOSIP, KAMI MAU KONFIRMASI.”

Jungkook melangkah maju.

“GUE YANG NGOMONG.”

Mingyu langsung minggir.

Jungkook menoleh ke Taehyung.

Tatapannya lembut.

“Gue pacaran sama Kim Taehyung,” katanya.

“Dan ini pilihan gue.”

Sunyi.

Sepersekian detik.

Lalu—

“AKHIRNYAAAAAA,” Hoseok teriak.

Seokjin ngelap muka.

“Malunya setengah mati.”

Yoongi senyum kecil.

“Legit.”

Taehyung menghela napas.

Tapi…

dia tersenyum.

Jungkook nengok ke dia.

“Lo oke?”

Taehyung mengangguk.

“Iya.”

Jungkook menggenggam tangannya.

Di depan semua orang.

Sejak hari itu…

Orang-orang berhenti nebak.

Sekarang mereka cuma bisa ngeliat.

Taehyung yang tenang

jalan berdampingan sama Jungkook yang berisik.

Kadang Chaos ngerusuh.

Tapi sekarang—

ada Calm yang narik lengan dan bilang..

“Jangan,” Dan Jungkook nurut.

___

Siang hari.

Kantin.

Mereka duduk bareng.

Satu meja panjang.

Mingyu nyeletuk,

“Jadi ini pacaran paling sopan se-kampus?”

Jungkook nyengir.

“Gue lagi adaptasi.”

Taehyung nimpalin,

“Dan gue lagi belajar ribut.”

Jimin ngakak.

“Bahayaaa.”

Sore nya, Taehyung dan Jungkook duduk di tangga kampus.

Matahari turun.

“Lo nyesel gak?” Jungkook tanya.

“Kenapa harus nyesel?”

“Karena pacaran sama orang Chaos.”

Taehyung mikir sebentar.

“…enggak.”

Jungkook senyum lebar.

“Gue janji,” katanya pelan,

“gue gak bakal ngerusak tenang lo.”

Taehyung nengok.

“Gue gak minta lo berubah,” katanya.

“Gue cuma minta lo pulang.”

Jungkook menggenggam tangan Taehyung lebih erat.

Dan sejak hari itu—

Si Chaos gak sendirian lagi

Dan si Calm gak sendirian lagi juga.

___

Pacaran mereka itu…

aneh.

Hari pertama resmi.

Jungkook nunggu Taehyung di depan kelas.

Bukan sambil teriak.

Bukan sambil bercanda.

Cuma berdiri, bawa dua kopi.

“Susu oat,” Jungkook nyodorin.

“Tanpa gula.”

Taehyung nerima.

“Lo inget?”

“Gue selalu inget hal penting,” Jungkook jawab santai.

Taehyung senyum kecil.

Hari ketiga.

Chaos nongkrong ramean

Taehyung dateng.

Chaos otomatis ribut.

“PACAR JUNGKOOK DATENG.”

Taehyung berhenti.

Narik napas.

Jungkook langsung berdiri.

“STOP.”

Chaos langsung diem.

“Dia pacar gue,” Jungkook lanjut.

“Bukan bahan hiburan.”

Taehyung kaget.

Dan… tersenyum.

Hari kelima.

Mereka belajar bareng di perpustakaan.

Taehyung baca.

Jungkook gambar di buku catatan.

“Lo ganggu,” Taehyung komentar.

“Gue diem,” Jungkook protes.

“…lo gambar gue.”

Jungkook nyengir.

“Referensi visual.”

Taehyung nutup bukunya.

“Nanti gue bales.”

Hari ketujuh.

Mereka pulang bareng.

Jalan kaki.

Hening.

“Lo bosen?” Jungkook nanya.

“Enggak,” Taehyung jawab.

“Gue nyaman.”

Jungkook senyum kecil.

___

“Gue kangen Jungkook yang rusuh,” Mingyu ngeluh.

“Gue enggak,” Taehyung jawab datar.

Mingyu milih nutup mulut.

__

Suatu sore.

Taehyung lagi latihan piano.

Jungkook duduk di lantai, nyender.

“Lo capek?” Jungkook nanya.

“Sedikit.”

Jungkook berdiri.

Pijat pundak Taehyung pelan.

Taehyung kaget.

“Lo bisa pijat?”

“Youtube,” Jungkook jawab bangga.

Taehyung ketawa kecil.

Malamnya..

Chat.

JUNGKOOK:

Lo udah nyampe?

TAEHYUNG:

Aman.

JUNGKOOK:

Kalau gue kangen?

Tiga titik.

TAEHYUNG:

Tahan.

JUNGKOOK:

Sadis.

Taehyung senyum sendiri.

Pacaran mereka gak penuh drama.

Gak lebay.

Tapi penuh kebiasaan kecil.

Dan itu…

yang bikin susah lepas.

___

Suatu hari—

Taehyung berdiri di depan Jungkook.

“Jungkook.”

“Hmm?”

“Kalau suatu saat lo balik rusuh…”

Jungkook nahan napas.

“Gue gak akan pergi, gue bakal narik lo balik,” Taehyung lanjut.

Jungkook senyum.

“Deal.”

Chaos tetap Chaos.

Calm tetap Calm.

Tapi sekarang—

mereka pulang ke tempat yang sama.

___

Cemburu itu datang…

dari hal paling sepele.

Hari itu Taehyung lagi duduk di taman kampus.

Sendirian.

Tenang.

Damai.

Sampai…

“Hyung.”

Taehyung nengok.

Anak tingkat.

Senyum manis ke arah nya.

“Boleh duduk?”

Taehyung mikir sebentar.

“Boleh.”

Dan dari kejauhan—

Jungkook melihat itu.

Lengkap.

Jelas.

Tanpa sensor.

Lima menit kemudian…

“Sayang”

Taehyung kaget.

Jungkook berdiri di depan mereka.

Senyumnya tipis.

Matanya dingin.

“Lo ngapain di sini?” tanya Taehyung.

“Jemput pacar lah” Jungkook jawab sambil narik kursi.

Duduk.

Terlalu dekat.

Anak tingkat itu langsung ngerasa salah tempat.

“Oh… maaf,” katanya cepat.

“Gue pergi.”

Kabur.

Taehyung noleh ke Jungkook.

“Lo cemburu?”

Jungkook diem.

“JUNGKOOK.”

“Iya,” jawabnya akhirnya.

“Banget.”

Taehyung ketawa kecil.

__

Malamnya.

Mereka ribut kecil.

Bukan teriak.

Bukan drama.

Cuma… beda mood.

“Lo gak bisa ngelarang gue ngobrol sama orang,” Taehyung bilang.

“Gue tau,” Jungkook jawab.

“Tapi gue takut.”

Taehyung berhenti.

“Takut apa?”

“Takut kehilangan lo.”

Sunyi.

Taehyung maju satu langkah.

Pegang tangan Jungkook.

“Gue di sini.”

Jungkook nutup mata sebentar.

___

Besoknya..

Geng Chaos dan Geng Calm dikumpulin.

“ADA PENGUMUMAN,” Namjoon teriak.

Semua nengok.

Jungkook tarik napas.

“Gue sama Taehyung,” katanya,

“bakal bareng terus.”

Hening.

Lalu—

“YAELAH,” Mingyu tepuk tangan.

“ITU MAH KITA UDAH TAU.”

Jimin nyengir.

“ENDING YANG DAMAI.”

Seokjin senyum bangga.

“Akhirnya Chaos punya rem.”

Yoongi nyeletuk,

“Rem hidup.”

Taehyung ketawa.

___

Sore terakhir.

Mereka duduk di atap gedung kampus.

Berdua.

Langit oranye.

Angin pelan.

“Lo nyesel?” Jungkook nanya.

“Nyesel kenapa?”

“Pacaran sama gue.”

Taehyung mikir.

Lalu geleng.

“Lo bikin hidup gue berisik,” katanya jujur.

“Tapi juga… hangat.”

Jungkook senyum lebar.

“Berarti pas.”

Taehyung nyender.

“Iya.”

Dan sejak hari itu—

Chaos gak cuma soal ribut.

Calm gak cuma soal diam.

Mereka ketemu di tengah.

Saling narik.

Saling nahan.

Saling pulang.

"Kadang, yang paling berisik

adalah yang paling butuh tenang

dan yang paling tenang

adalah rumah terbaik untuk Chaos"

___

Beberapa bulan kemudian.

Chaos masih ribut.

Calm masih tenang.

Bedanya—

sekarang mereka nongkrong bareng.

Taehyung duduk di bangku taman, baca buku.

Jungkook rebahan di rumput, pakai jaket Taehyung.

“Balikin jaket gue,” Taehyung bilang.

“Enggak,” Jungkook jawab.

“Ini wilayah gue.”

Mingyu ribut sama Jimin soal cemilan.

Namjoon debat sama Seokjin soal siapa yang paling dewasa.

Yoongi tidur.

Joshua ketawa kecil.

Wonwoo ngelirik semuanya sambil nyengir.

Chaos dan Calm…

akhirnya satu lingkaran.

Taehyung nutup bukunya.

Nengok Jungkook.

“Lo tau gak?”

“Apa?”

“Dulu gue kira ketenangan itu sepi.”

Jungkook buka mata.

“Sekarang?”

“Sekarang… tenang itu punya suara.”

Jungkook senyum.

“Suara gue?”

“Berisik,” Taehyung jawab jujur.

Jungkook ketawa.

Langit sore pelan-pelan gelap.

Lampu taman nyala.

Jungkook bangun.

Narik tangan Taehyung.

“Pulang.”

Taehyung berdiri.

“Iya.”

Dan di antara tawa, ribut, dan diam—

mereka belajar satu hal:

Chaos gak harus pergi.

Calm gak harus sendiri.

Karena rumah…

kadang berbentuk seseorang.

SELESAI 🤍

1
elleaa_
kapan lanjut lagi kakkk? aku menunguuuu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!