Kisah seorang dokter tentara berpangkat mayor yang jatuh hati kepada seorang apoteker di rumah sakit tempat mereka bekerja waktu pertama kali sang gadis datang wawancara. Mayor Jonathan Benjamin nama sang dokter, dia memiliki seorang anak perempuan usia enam tahun. Bertemu dengan Sophia Abigail seorang apoteker yang sudah memiliki seorang pacar yang adalah CEO David Alexander. Bagaimana kisah mereka???
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wisye Titiheru, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Pernikahan David
Berita akbar, pernikahan CEO Xander Company, tersiar sampai kemana - mana. Tentu saja mantan David ada yang tidak suka dan mau mensabotase dia adalah mamanya Briel, aktris terkenal yang sudah seperti orang putus asa.
Pagi - pagi dia sudah menunggu kehadiran pemimpin - pemimpin Xander Company di lobi perusahaan. Satpam bahkan resepsionis yang bertugas di depan sudah menghalangi namun tidak bisa melawan kerasnya seorang Chyntia.
"Selamat pagi pak, kami sudah berusaha namun nona Chynthia sangat keras kemauannya."
"Biarkan saja dia." Max yang dilaporkan hanya cuek.
"Max, kamu pasti tahu dimana acaranya??"
"Kalau aku pun menyebut nama tempatnya, kamu tidak diterima dalam daftar tamu yang di undang. Jangan buang - buang tenaga dan menyakiti perasaanmu."
"Aku tidak perduli dengan tenaga dan perasaanku."
"Dasar bodoh."
Acara yang seharusnya hari ini, lamaran malah diganti dengan pernikahan. Karena kedua keluarga sepakat untuk di percepat pernikahannya. Begitu juga dengan David dan Grace.
Pulau Bali menjadi tempat bersejarah bagi David dan Grace. Keluarga Grace sudah berkumpul, dan juga keluarga David bahkan orangtua Nathan juga hadir disana. Acara hanya dihadiri keluarga. Mereka mau, kedua mempelai hanya acara kekeluargaan. Padahal orangtua David mau acara yang megah, namun berdasarkan keingin kedua anak mereka, dan disetujui.
Tanggal yang manis duabelas bulan duabelas dilangsungkan pernikahan tersebut, disebuah gereja di bukit yang memiliki pemandangan yang bagus didekorasi dengan warna nuansa putih dan keluarga yang hadir juga mengunakan baju berwarna putuh menambah kesucian dan sakralnya pernikahan ini.
David dan Grace mengikrarkan janjinya di hadapan Tuhan dan mereka berdua diberkati. Grace begitu cantik. Dia juga menjadi kesayangan kedua keluarga kolega ini. Alexander dan Stevanus. Kemudian dilanjutkan dengan pencatatan sipil. Dan pernikahan mereka sah secara agama dan negara.
Tamu undangan disuguhkan dengan pesta kebun yang sudah di dekorasi oleh WO terpercaya menambah suasana kekeluargaan.
"Sebenarnya ini dream pernikahanku mas."
"Kenapa kamu ngak ngomong sayang."
"Gimana mau ngomong, dua keluarga dominan itu yang mengatur."
Nathan tersenyum dan tertawa melihat istrinya yang manja ini. Dia memeluk dan mencium istrinya. Sedangkan ketiga anaknya ada bersama orangtua mereka.
"I love you Sophia Abigail Stevanus"
"I love you more mas Jonathan Benjamin."
"Terima kasih sudah jadi istri dan mami yang hebat buat ketiga anakku."
Sofi langsung memeluk suami tercintanya. Ternyata ditengah kebahagiaan mereka. Ada hadir tamu yang tidak di undang dia adalah Chynthia. Semua keluarga yang ada, kaget dengan kehadirannya. Max tidak menyangka bahwa, perempuan itu bisa mengikutinya.
Sementara itu asisten setianya kesusahan menenangkannya. Semua mata memandang. Grace tahu siapa itu Chynthia karena dia yang membantu pak Gidion dalam perkara penyidangan Briel Abigail Benjamin anak dari Nathan.
Pengawal yang menjaga acara ini, mengamankan Chynthia. Dan membawa dia keluar dari tempat acara.
"Maafkan aku sayang. Atas kekacauan ini."
Grace menatap David suaminya dengan senyum, membelai muka suaminya. Hal yang tidak diperoleh David dari gadis - gadis yang perna dia kencani.
"Its oke honey." David langsung memeluk istrinya.
Besok paginya David mengajak istrinya pergi berbulan madu ketempat yang Grace sukai. Ini hadiah dari orangtua serta Sofi dan Nathan. Ada tiga negara yang akan mereka kunjungi. Dan dinegara terakhir yaitu di Turki, semua keluarga akan berkumpul disana untuk merayakan natal bersama.