NovelToon NovelToon
Semakin Aku Membencimu Semakin Aku Mencintaimu

Semakin Aku Membencimu Semakin Aku Mencintaimu

Status: sedang berlangsung
Genre:One Night Stand
Popularitas:173
Nilai: 5
Nama Author: Mom IRSA83

Karena suatu kesalah pahaman Rangga sangat membenci Rastiaj, yang dulunya sangat ia sayang entah sebagai adik atau lebih dari sekedar adik, sampai menyiksanya hingga memasukkannya kedalam penjara

Hingga suatu malam karena di jebak oleh seseorang terjadilah cinta satu malam yang mana Rastia Melahirkan seorang putra di penjara.

Rangga menyangka kalau Rastialah yang menyebabkan tunangannya kecelakaan hingga koma bertahun-tahun.

ikuti kisahnya jangan lupa di vote ya 🤝🥰

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mom IRSA83, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB.14. Menerima Tawaran Rangga

"Setelah Rangga pergi, Tia masuk ke kamar kecil untuk membersihkan diri, bagian bawahnya masih sakit dia berjalan terseok-seok,"" Kamu sunggu keterlaluan Rangga, saat melewati meja dekat tempat tidur dia melirik cek yang di tinggalkan Rangga tadi kemudian masuk kedalam, ia membuka jubah mandinya, banyak bekas jejak percintaan mereka tadi malam, bukan bercinta melainkan paksaan untuk melayani Rangga, Tia terduduk di bawa shower meratapi kembali nasibnya yang malang, tapi dia teringat kembali dengan sang Ayah yang butuh perhatian. "Tidak mulai hari ini aku harus kuat, aku harus bangkit, Ayah maafkan aku, kuatkan anakmu jangan pernah tinggalkan aku' ia lalu membasuh badannya dengan sabun dan bergegas membersihkan diri, dia juga baru ingat tidak mengabari Nia, takutnya nanti dia mencarinya, karena tiba-tiba menghilang tanpa ada informasi, ia keluar dari kamar mandi lalu meraih paper bag yang di kasi tadi Rangga. Kemeja dengan rok selutut pas banget dengan ukurannya, Setelah itu dia meraih Cek itu, bermaksud mengembalikannya pada Rangga, hatinya berdenyut nyeri, kalau Rangga memperlakukannya seperti seorang pelacur dengan memberikannya bayaran dengan nominal seratus juta, " Brengsek kamu Rangga kamu. Akan menyesali semua perbuatanmu, sekali lagi Tia mengulangi sumpah serapahnya.

Ia segera mengambil Handphonenya dan menghubungi Nia, kalau dia baik-baik saja, ia pulang tanpa pamit karena buru-buru ke Rumah sakit, itulah alasannya ke Nia, dari seberang sana terdengar suara Nia yang mencemaskan temannya takut-takut terjadi sesuatu ke Tia.

****************

Sementara di Kantor Rangga tidak bisa berkonsentrasi dia masih memikirkan, peristiwa tadi malam, bagaimana dengan teganya memperlakukan Tia, dia menyesal tapi itupun percuma karena sudah terjadi, entahlah ia mengingkari kalau ia tidak suka setiap Tia dekat dengan laki-laki, dia mengingkari isi hatinya kalau ada rasa cemburu yang timbul. ketika melihat dia bersama pria lain, dia menganggap itu adalah kebencian dan cara membalas perbuatan Tia.

Di luar Sion mengetuk pintu, setelah di persilahkan masuk oleh Rangga, terlihat Sion membawa beberapa dokumen yang ingin di tandatangani, dia memperhatikan mood Bos nya kayaknya lagi kurang bagus seperti awan hitam yang suram, tak ada gairah.

" Sion menurutmu apa aku sudah keterlaluan, semalam telah memperlakukan Tia, sementara Sion tidak mengerti karena tidak tau apa yang terjadi antara bosnya dengan Tia semalam karena setelah itu dia pulang kerumahnya tanpa kembali lagi.

" Sion memberanikan diri berbicara karena keliatannya Bos nya butuh seseorang untuk bertukar pikiran kalau istilah anak muda butuh teman curhat😀 Kalau saya boleh memberi saran sama Bos, sebaiknya jangan terlalu buruk memperlakukan seorang wanita apalagi kita juga lahir dari seorang wanita, sebesar apapun kesalahan Non Tia tetap saja dulu dia pernah dekat dengan Bos seperti Adik Bos sendiri, ingat satu kata kalau benci dan cinta itu beda tipis, dan soal Nona Regina semuanya yang terjadi masih kamuflase karena selama ini kita tidak pernah melakukan penyelidikan cuman melihat satu bukti, itu saran saya Bos,, Saya permisi dulu masih ada yang mau saya kerjakan' ' Sion keluar sambil menutup kembali pintu, dan setelah kepergian Sion Rangga memikirkan kata-kata Sion, Ia menarik dasinya karena lehernya terasa tercekik kepalanya terasa pusing memikirkan semuanya.

Tia membersihkan Ayahnya, Ia menangis memeluk sang Ayah, mencurahkan semua kesakitannya. Tanpa Tia sadari air mata pak Anggara menetes, karena menurut Dokter orang yang koma pada saat di ajak bicara bisa mendengarnya, dia bisa merespon lewat suara.

Dokter Arka masuk, melihat mata merah Tia, dia tau pasti pasti dia habis menangis, dia kasian sekali melihat hidup Tia, sebenarnya dia juga punya perasaan ke Tia.

Bagaimana pembicaraan kita tempo hari mengenai biaya Ayahmu Tia, apa sudah ada. Pihak administrasi mengirimkan ini, kalau kamu belum ada biar saya bantu selesaikan dulu, bagaimana? Secara tidak langsung Arka ingin membantu kesulitan Tia,tapi Tia menolak tawaran Dokter Arka karena dia Tahu selama ini sudah banyak membantu dia selama di penjara menjaga Ayahnya, dia tidak mau terlalu banyak berhutang Budi." Biar nanti saya saja Dok ke bagian Administrasi, dia teringat tawaran Rangga tempo hari, tentang pekerjaan yang di tawarkannya. Setelah Tia menjelaskan ke Dokter Arka dan mengucapkan terimakasih atas tawaran dokter itu, ia lantas pamit dan Arka memeriksa kembali keadaan Pak Anggara, ternyata selama ada Tia, beliau mengalami kemajuan kesehatan, mungkin sebentar lagi dia akan sadar dari komanya.

Tia mencoba mencari nomor handphone Rangga, karena dia hafal nomor itu kalau belum pernah dia ganti, dan akhirnya terhubung, di sebrang sana Rangga mendengar hp nya berbunyi dan ada nomor yang tak di kenal, jadi dia mengabaikannya hingga sampai tiga kali berdering baru dia mengangkatnya, Halo dengan siapa, sementara penelpon berbicara dengan suara bergetar mendengar suara Rangga, tapi Rangga langsung mengenali suara itu, ia tersenyum penuh arti"" Katakan apa keperluanmu aku sibuk,, tanpa basa basi Tia mengutarakan maksud hatinya.

"Apa tawaran pekerjaan waktu itu masih ada, dari seberang Rangga tertawa puas,,, Kenapa apa kamu sudah menyerah, kamu pikir kamu akan mendapat pekerjaan bekas narapidana sepertimu pasti sulit kan cari kerjaan,, Sambil memejamkan mata Tia mengabaikan perkataan Rangga"" Tolong berikan pekerjaan itu, aku memohon demi Ayahku Rangga.

"Baiklah kamu tunggu saja di Rumah sakit aku akan ke sana setelah pulang dari kantor karena aku ingin menjenguk Regina. Setelah itu tanpa permisi Rangga menutup telponnya, sekarang kamu dalam genggamanku Tia kamu akan jadi boneka hidupku.

Jangan terlalu membenci seseorang mungkin di suatu hari justru orang yangkita benci jadi penolong di saat kita susah.👍👍👍👌👌👌

1
Dian Fitriana
up LG
Dian Fitriana
update
Sweety
jangan lupa ya tinggalkan jejak jempolnya👍 Makasih 🙏
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!