Ini adalah kelanjutan cerita si wanita miskin dan sistem,didalam cerita masih banyak kerandoman Dinda yang selalu menjalankan misi dari sistemnya,meski percintaan nya penuh dengan tantangan dan masalah,dia akhirnya menemukan kebahagiaan yang sesungguhnya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Marwiyah Ningsih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
jiwa Dinda yang meronta-ronta
MANSION BLACKWOOD
didalam kamar Dinda melakukan perawatan pada wajahnya,dia mencampurkan air ajaibnya, setelah memakai masker wajah, dia melihat keriput di wajahnya menghilang.
Dinda merasa puas dan melihat tangan serta badannya yang berkeriput,dia menggunakan sihirnya,dan melihat kulitnya yang kecang dia terlihat wanita yang berumur 37 tahun.
" wawww ini baru aku suka, aku akan menjadi nenek cantik mulai sekarang," ucapnya merasa senang.
dia juga mengeluarkan semua pakaiannya dari ruang dan duduk dengan tenang di gazebo.
" sistem menurutku putriku sudah cukup menderita selama ini, aku ingin menjemputnya bagaimana menurut mu ?? "tanyanya dengan serius.
( tidak apa-apa nona,tapi jika anda membawanya ke mansion Blackwood putra anda akan marah,karna dia sangat membenci adiknya,dia menyalahkan adiknya atas kematian ayah nya )
mendengar itu Dinda terdiam dan meminum jus nya dengan santai.
" aku tidak peduli dengan putraku yang durhaka itu !!,aku akan menghajarnya jika dia berani padaku,dan aku bukan Dinda Maharani Blackwood !!! tapi aku Dinda Kirana Erlangga"desis nya dengan tajam, dia akan memberikan pelajaran untuk putranya Antoni yang menurutnya sudah keterlaluan.
( lakukan saja apa yang ingin anda lakukan nona )
Dinda hanya mengangguk dan tersenyum menyeringai jahat.
" dan aku tidak menginginkan cucu durhaka, aku tidak akan pernah menerima nya "dia tersenyum remeh karna dia sudah tau segalanya.
dia melihat jam dan mendengar suara deru mobil,sontak Dinda tersenyum bahagia dia yakin cucu nya pasti sudah pulang,Dinda berjalan menuju ruang tamu.
sedangkan dihalaman mansion terlihat Jasper keluar dari dalam mobilnya dengan wajah kelelahan,dia merasa semakin banyak masalah yang harus dia selesaikan.
sesampainya di sana dia tidak melihat jika neneknya sedang menatapnya dengan tersenyum manis.
" apa yang sedang kamu fikirkan ,hingga tidak melihat nenek mu disini sayang ??? "tanyanya dengan tersenyum lembut.
Jasper yang mendengar suara itu tersentak dia tersenyum lembut dan mendongak, tapi tiba-tiba matanya melotot dia terkejut melihat disana neneknya yang sudah berwajah muda.
melihat keterdiaman jasper dia berjalan menghampiriku cucu nya dan memeluknya dengan erat.
" sayang kenapa kamu terdiam hmmm...?? apa kamu tidak suka nenekmu menyambut kedatangan mu ?? "dia menguraikan pelukannya dengan wajah cemberutnya.
sontak jasper tersadar dan menatap wajah neneknya dengan lekat,semua keriput di wajah neneknya sudah menghilang dan wajahnya kembali mulus.
"bukan begitu nek, aku hanya terkejut' dengan penampilan nenek, kenapa nenek bisa berubah drastis seperti ini ??? "tanyanya dengan amat penasaran,dia melihat gaya rambut neneknya seperti gaya rambut para gadis yang kekinian.
Dinda menarik tangan cucunya dan membawanya duduk di sofa.
" sekarang nenek mengerti mengapa kamu terdiam kamu terkejut dengan penampilan nenek ?? "tanyanya dengan terkekeh.
Jasper melihat wajah neneknya bertambah cantik saat tertawa dia mengangguk dengan ucapan neneknya.
" asal kamu tau nenek baru menyelesaikan perawatan mahal dan menyedot semua keriput nenek itu "ucapnya dengan serius.
" memang nya berapa perawatan kulit nenek ??? dan hasilnya sangat luar biasa "ucap Jasper dengan serius.
Dinda memasang wajah cemberutnya dan melihat wajah jasper dengan lesu.
" nenek menghabiskan semua uang tabungan nenek.. biaya perawatan nenek sekitar 33 milliar"bohongnya.
jasper terdiam dan mengangguk.
" pantas saja hasilnya sangat memuaskan rupanya harga nya juga lumayan mahal'dan nenek jangan khawatir jika uang tabungan nenek habis' minta saja pada jasper "ucapnya dengan lembut dia juga mempercayai ucapan neneknya, karna dia tidak tau soal perawatan.
Dinda merasa lega karna cucunya yang paling dingin mempercayai ucapannya.
" Yasudah sana kamu mandi dulu ,,, nenek tau pasti kamu merasa lelah"dia menepuk pundak jasper.
Jasper hanya mengangguk dia mencium kening neneknya dan akhirnya pergi dari sana.
********
malam hari nya Dinda memasak dan menyiapkan makan malam untuk semua cucunya,dia memasak dengan serius Sedangkan para pembantu yang melihat perubahan seorang nenek-nenek sekarang menjadi wanita muda.
mereka awalnya terkejut tapi setelah mendengar ucapan salah satu pelayan yang mendengar cerita Dinda dan jasper ,akhirnya mereka mengerti dan mereka sangat shock dengan harga perawatan nyonya besar mereka .
setelah melihat semua masakan sudah tertata rapi, dia tersenyum senang dan mencuci tangannya.
sedangkan Felix dan Jaxon mereka bercerita sembari berjalan, jaxton menceritakan soal kejadian tentang penjahat yang dia ringkus siang tadi.
" Kakak memang hebat, aku selalu yakin dengan kehebatan kakak bisa menangkap perampok yang semena-mena itu dan selalu menyusahkan masyarakat."ucap Felix merasa senang.
Jaxon hanya tersenyum dan mereka berjalan ke arah meja makan ,disana mereka melihat berbagai macam hidangan di atas meja.
" wahh sepertinya malam ini ada acara,apa nenek mengadakan acara makan-makan"ucap Felix langsung duduk di kursinya.
" aku juga merasa seperti itu tapi dalam rangka apa ? dari salah satu kita tidak ada yang berulang tahun "ucap Jaxon yang sudah duduk di kursinya.
sedangkan jasper yang baru saja turun melihat makanan yang tersaji tapi dia tidak banyak berkomentar.
" dimana Kenji ? "tanya jasper tidak melihat kehadiran adik bungsunya.
" sebentar lagi dia akan turun kak "jawab Jaxon dan diangguki jasper.
disisi Kenji dia baru turun dengan bersenandung bahagia karna besok motor baru nya akan datang.
besok dia akan tawuran dengan geng motor lawannya.
" kalian sudah ada disini ?? tapi dimana nenek ?? "tanya Kenji mencari neneknya tapi tidak melihatnya.
" mungkin sebentar lagi akan turun, duduklah jangan banyak bertanya"ucap jasper dia tidak suka dengan kebisingan.
Kenji hanya mendengus dan duduk dengan kesal, tiba-tiba mereka mendengar suara lembut neneknya.
Dinda yang Baru keluar dari dapur melihat semua cucunya sudah duduk menunggu nya.
" tenyata kalian sudah turun "ucap Dinda dia duduk dengan tenang di kursinya.
sedangkan Kenji hampir terjatuh dari kursinya, dia menatap wajah neneknya dengan seksama dan matanya melotot .
" nenek ??? apakah kamu nenekku "tanya Kenji berdiri dan menghampiri neneknya dengan serius.
sedangkan Felix dan Jaxon juga terkejut dan melihat ke arah jasper yang bersikap santai.
" apa kak jasper sudah tau lebih dulu "gumam mereka dalam hatinya.
Dinda langsung menarik cucu bungsunya.
" tentu saja masa kamu tidak mengenali nenek mu sendiri ? "ucapnya dengan menaikkan alisnya.
Kenji tercengang dan langsung memeluk neneknya dengan erat, setelah itu Kenji menguraikan pelukannya.
" kenapa nenek tiba-tiba berubah menjadi seorang janda kembang ? dan di mana semua keriput nenek ??? "tanya Kenji Dengan serius.
mereka semua melotot mendengar ucapan adik bungsunya.
pletakkkkk
Dinda merasa geram dengan ucapan cucunya yang blak-blakan.
" dasar anak nakal !! kamu mengatakan nenek janda kembang ?? "ucapnya dengan dingin.
Kenji meneguk salivnya dengan kasar dan kembali ke tempat duduknya,dia meringis akibat pukulan neneknya.
" nenek kenapa kamu memukulku ? kamu sudah tidak menyayangi ku lagi "cemberut Kenji .
" kamu yang lebih dulu membuat nenek merasa kesal, awas saja jika kamu mengatakan itu lagi "ancam neneknya.
Kenji hanya mengangguk takut, Sedangkan Felix dan Jaxon merasa senang Kenji di pukul oleh neneknya.
" nenek bagaimana bisa nenek tiba-tiba jadi muda ?? apa yang terjadi?? "tanya Felix dengan penasaran.
Kenji dan Jaxon mengangguk mereka juga merasa penasaran.
" nenek melakukan perawatan khusus untuk wanita tua seperti nenek "jawabnya dengan ketus, karna dia mengakui dirinya yang sudah tua.
" memang ya berapa harga perawatan kulit nenek ? "tanya Jaxon.
" 33 milliar "bukan Dinda yang menjawab tapi jasper dia merasa kasihan dengan neneknya karna selalu terpojok dengan pertanyaan semua adiknya.
mereka semua mengangguk ,pantas saja fikir mereka ternyata bukan perawatan biasa.
" baiklah mari kita makan "ucap Dinda,mereka memulai makan malam dengan tenang.
Tapi mereka yang sedang makan dengan tenang tiba-tiba mendengar ucapan nenek nya.
" bagaimana jika nenek menikah lagi ?? "tanyanya dengan jahil, sontak Felix dan Kenji terbatuk-batuk mendengar ucapan neneknya.
sedangkan Jaxon dan jasper tersedak tidak menyangka ucapan neneknya membuat mereka terkejut..
" kenapa nenek menanyakan itu ?? apa nenek berfikir untuk menikah lagi ?? "tanya jasper dengan serius.
" apa nenek sudah menemukan orang yang membuat nenek merasa nyaman ?? "tanya Jaxon dengan serius,jika iya dia akan menyelidiki laki-laki itu terlebih dahulu,dia takut neneknya memilih orang yang salah.
" dan berapa umur laki-laki yang nenek ingin nikahi ?? "tanya Felix dia menopang dagunya menatap serius neneknya.
" tapi nek umur nenek sudah tua, apa masih ada yang mau dengan nenek ?? "tanya Kenji dengan heran.
Dinda menatap tajam ke arah cucu bungsu nya.
" jika kamu berbicara lagi, nenek tidak akan memberikanmu motor lagi "ancamnya,sontak Kenji menutup mulutnya dengan takut, dia tidak mau jika motornya tidak jadi dibelikan neneknya.
Dinda melanjutkan makannya dan melirik ke arah mereka yang sedang menunggu jawabannya.
" nenek belum menemukan orang yang cocok dengan nenek, itulah kenapa nenek membicarakan ini pada kalian karna nenek ingin meminta bantuan pada semua cucu nenek. "ucapnya dengan serius,
Dinda membersihkan bagian bibirnya dengan tissu dan menyelesaikan makannya.
" beritahu kan saja pada kami nek,siapa tau kami bisa membantu nenek "ucap Felix dengan serius.
Jasper juga mengangguk demi kebahagian neneknya dia akan berusaha.
"sebenarnya nenek ingin meminta bantuan pada kalian berempat,carikan pemuda tampan untuk nenek,jika dia seorang polisi juga tidak apa-apa,bisa juga seorang anak kuliahan nenek tidak keberatan, apalagi dia seorang CEO perusahan nenek tentu saja bersedia,,dan nenek juga menerima anak SMA atau ada kawanmu di sekolah mu Kenji beritahu pada nenek ,,Jika ada pemuda tampan yang bersedia menikahi nenek,nenek akan menanggung biaya hidup nya,,,"ucapnya dan pergi meninggalkan meja makan dengan santai.
sedangkan mereka yang mendengar itu tercengang,ruang makan jadi sunyi sedangkan sendok yang ada ditangan jasper terjatuh,
dia tidak menyangka selera neneknya di luar prediksi nya., mereka mengira neneknya akan mencari pemuda yang seumuran dengannya.
tapi ini ?? mereka shock mendengar ucapan neneknya.
" apa efek perawatan kulit bisa membuat otak nenek amnesia ?? apa dia tidak mengingat berapa umurnya ???? 'suara Felix terdengar,
Kenji langsung tersadar dia mengacak-acak rambutnya dengan frustasi.
" apa kata nenek ?? dia ingin aku mencarikan pemuda tampan di sekolahku ?? hahahhaa... ingin rasanya aku menjadi gila mendengar ucapan nenek,jika satu sekolah ku tau aku mencarikan jodoh untuk nenek ku,,lebih baik aku berhenti sekolah saja,, mau di taruh dimana muka ku ?? seorang Kenji Blackwood ingin mencarikan jodoh untuk neneknya, satu sekolah akan menertawakan ku... sebenarnya apa yang terjadi dengan nenek "keluh nya dengan panjang lebar, memikirkan jika semua teman-teman nya tau dia merasa merinding.
jasper dan jaxton terdiam dalam fikiran masing-masing.
" dan juga nenek sudah memesan tipe laki-laki suami idamannya, pemuda tampan ?? haaaa aku tidak mengerti jalan fikiran nenek ku "ucap Jasper dan langsung bersandar di kursi.
" lebih baik Carikan saja yang sesuai dengan umur nenek,banyak di panti jompo ingin mencari seorang istri apalagi nenek orang kaya siapa yang tidak mau..!!! tapi jika nenek mencari pemuda tampan satu Minggu saja nyawa nenek akan melayang karna suami nya yang tampan hanya menginginkan hartanya saja "ucap Kenji ,dia langsung pergi dari sana dia takut kena Omelan semua kakaknya.
mereka yang mendengar itu ingin memarahi Kenji,tapi mereka melihat Kenji sudah pergi dengan tergesa-gesa meninggalkan ruang makan.
" anak itu, jika nenek mendengarnya dia pasti akan kena omel "ucap Felix dengan menggeleng.
" sudahlah lebih baik kita istirahat saja "ucap jasper dia langsung pergi meninggalkan kedua adiknya.
" bagaimana menurutmu dengan nenek kak..?? "tanya Felix dengan penasaran.
jaxton langsung duduk dengan tegak dan melihat apakah ada orang di ruang makan atau tidak,setelah melihat tidak ada orang dia langsung menatap adiknya dengan serius.
" menurut ku apa yang di ucapkan Kenji benar,sudahlah lebih baik kita bicarakan saja besok,aku ingin istirahat"ujarnya pergi dari sana.
Felix juga berdiri dengan tegak dan menghela nafasnya.
" aku tidak habis fikir ternyata selera nenek bukan kaleng-kaleng, bagaimana jika kakek tau kalau istrinya ingin menikahi pemuda tampan, pasti diatas sana kakek juga terkejut dengan ucapan nenek "gumamnya dan pergi berjalan menuju kamarnya .