NovelToon NovelToon
Bukan Kamu Tapi Aku Yang Membuangmu

Bukan Kamu Tapi Aku Yang Membuangmu

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Putri asli/palsu / Identitas Tersembunyi / Fantasi Wanita / Aliansi Pernikahan / Mengubah Takdir
Popularitas:49.9k
Nilai: 4.9
Nama Author: KOHAPU

"Meiji....!" Teriaknya memeluk jenazah putranya.

Pada akhir hidupnya Lily menyadari, semua orang yang ada di sekitarnya adalah pengkhianat. Cinta mereka palsu!

Berakhir dengan kematian tragis.

Karena itu kala mengulangi waktu, dendam seorang ibu yang kehilangan putranya, membuatnya tertawa arogan dan berucap...

"Bukan kamu, tapi aku yang membuangmu."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon KOHAPU, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Restu

"Satu langkah lagi?" Tanya Feno menatap ke arah adiknya penuh rasa penasaran.

"Rini adalah anak yang diadopsi karena permintaanku. Selain itu, dia juga sudah menyelamatkan nyawa ibu. Ibu dan ayah bilang kita harus menganggapnya sebagai saudara. Menurutmu bagaimana caranya agar ibu dan ayah setuju?" Wanita yang dengan sengaja menggantungkan kata-katanya.

"Bagaimana!?" Feno menunggu jawabannya pura-pura tidak penasaran.

Tapi pemikiran datar harus diucapkan olehnya. Tidak ingin si bodoh terlalu curiga dengan niat baiknya untuk menghasut."Kalian bisa memohon kepada ibu dan ayah, berlutut seharian mungkin mereka akan luluh." Sebuah saran yang tidak masuk akal. Bagaimana dapat memberikan saran sedatar itu?

Plak

Kepala Lily dipukul oleh sang kakak, kemudian berucap sengit."Sudah kuduga kamu hanya ingin membuatku dan Rini dihukum!"

"Sakit! Kalau begitu kamu pikirkan sendiri caranya! Tapi... sebenarnya ada satu cara lagi...." Wanita yang dengan sengaja menggantungkan kata-katanya, membuat Feno penasaran adalah tujuannya. Bagaikan dirinya tidak terlibat, untuk membimbing hanya berbisik memberikan saran sesat. Bukankah itulah iblis sesungguhnya? Tidak turun tangan sendiri, tapi manusia lah yang harus berbuat dosa mendengarkan apa yang diucapkannya.

"Bagaimana caranya!?" Tanya sang kakak penasaran setengah mati.

"Buat bayi dengannya, jika kedua orang tua kita memiliki cucu yang dikandung oleh Rini. maka mereka tidak akan mungkin menjodohkan Rini, tidak mungkin mereka membuang cucu mereka sendiri. Tapi aku tidak begitu setuju dengan jalan ini...tapi kalau Rini hamil...cie...." Kalimat bagaikan bercanda penuh senyuman dari Lily.

"Kamu memberikan saran sesat. Rini tidak akan menyetujuinya. Dia tidak ingin mengecewakan kedua orang tua kita, tidak sepertimu yang urakan." Sang kakak melangkah meninggalkan adiknya.

Bukankah rencana Lily gagal? Tapi tidak, senyuman menjunjung di wajah wanita itu. Tidak sekarang, untuk melakukannya harus menghasut pelan-pelan.

"Mereka akan tahu bagaimana jika putri yang mereka banggakan dan putra harapan mereka hancur bersamaan." Lily tersenyum simpul.

Wanita yang benar-benar mengingat bagaimana keluarga ini menghancurkan dirinya dan Meiji.

***

Sementara itu di tempat lain, lebih tepatnya di dalam kamar Rini. Wanita itu menatap ke arah cermin mengagumi kecantikannya sendiri."Bahkan Reno pun jatuh cinta padaku." Gumamnya, mengatur senyumannya.

Wajahnya memang secantik bidadari, tubuhnya begitu indah, senyumannya semanis madu, walaupun kelakuannya bak kuntilanak. Tapi tetap saja merupakan wanita paling mempesona sejagat raya. Mungkin...

Membaringkan tubuhnya di atas tempat tidur. Tentu saja dengan rupa cantiknya semua orang akan jatuh cinta padanya. Dunia ini akan berpusat padanya. Hanya memuja dirinya.

Menghela nafas meraih handphonenya. Matanya menatap ke arah beberapa nomor kontak pria. Dilan salah satunya, pria ini juga tergila-gila padanya. Sebaiknya kirim pesan ke yang mana dulu...

Perlahan Rini mulai mengirim pesan pada salah satu kekasihnya.

'Dilan aku merindukanmu, di sini aku hanya anak angkat. Seperti biasanya Lily selalu bertindak sewenang-wenang padaku. Mungkin karena Lily cemburu dengan kedekatan kita. Cemburu pada hubungan kita. Apa cinta ini salah?'

Sebuah pesan yang menyiratkan cinta sejati tidak kekang oleh waktu. Tidak pudar walaupun diterjang badai Katrina.

Dengan cepat balasan pesan didapatkannya oleh kekasihnya yang memiliki perasaan sama bohongnya.

'Bersabarlah! Aku akan mencari cara agar kita dapat bersama.'

Senyuman ceria menjunjung di wajah Rini. Dirinya kembali membalas pesan dari Dilan yang konon paling tampan sejagat raya.

'Hari ini kamu ke mana saja bersama pacarmu? Apa kamu begitu mencintainya? Apa rasa cintanya lebih besar dariku? Tidak apa-apa, aku masih disini menunggumu. Aku rela jadi yang kedua. Karena rasa cintaku melebihi rasa cintanya padamu.'

Dilan membalas pesannya, sebuah balasan yang begitu intim.

Sebuah foto vulgar yang mempertunjukkan alat perkembangbiakan pria. Disertai dengan tulisan.

'Hanya dihadapanmu aku dapat seperti ini. Dia merindukanmu.'

Rini menghela napas kasar tersenyum kemudian bergumam."Hanya sekali saja sudah ingin lagi. Dasar..." Ucapnya tersenyum-senyum sendiri. Kembali mengagumi rupanya di cermin. Wanita yang begitu pandai memainkan pria.

Menghela napas kasar. Saat ini Dilan adalah tujuan utamanya. Calon suami paling ideal, dirinya kemudian membuka pakaiannya. Mengirim foto tidak kalah ekstrim pada Dilan.

Mengapa? Tentu saja... Silvia... maupun Lily keduanya bukanlah saingannya. Dirinya lebih cantik diantara mereka dengan sedikit saja agresif, semua pria akan jatuh cinta padanya.

Sebuah foto vulgar dengan pesan yang menyertai.

'Aku lebih mencintaimu darinya...'

Wanita yang dengan segera mengirimkannya pada Dilan. Dilan adalah tujuan utamanya, bukan kekasihnya saat ini, atau Feno. Kedua orang itu, hanya orang yang kebetulan singgah di hidupnya.

Rini mungkin tidak menyadari Lily tengah berjalan di lorong depan kamarnya. Wajahnya tersenyum, mengetuk pintu di hadapannya...

"Rini..." Panggil Lily dari luar sana mengetuk pintu.

"Sebentar!" Teriak Rini dari dalam sana, segera merapikan kembali pakaiannya yang sempat terbuka sebagian. Kenapa wanita ini begitu menganggu?

Wanita yang membuka pintu dengan cepat. Matanya menatap ke arah Lily yang tiba-tiba terlihat menangis menitikkan air matanya.

"Ada apa!? Pergi sana! Kamu menggangu waktu istirahatku." Geramnya tidak berpura-pura lagi. Pasalnya tidak ada satupun orang di tempat ini selain mereka.

"Sil... Silvia...dia membullyku di depan orang banyak!" Teriak Lily menitikan air matanya.

Rini mengernyitkan keningnya. Silvia adalah musuh bebuyutannya. Begitu juga dengan Lily. Tapi kenapa Lily...

"Kenapa kamu bicara padaku!?" Tanyanya to the point.

"A...aku aku membencinya. Aku membenci Silvia! Padahal sudah aku bilang, aku juga sudah tidak mau dengan Dilan!" Teriak Lily menangis lebih kencang.

"Tidak mau dengan Dilan?" Rini mengangkat sebelah alisnya. Ini berita bagus untuknya, benar-benar luar biasa. Dirinya dapat mengambil alih perjodohan kalau seperti ini.

"Sebaiknya kita bicara di dalam." Lanjut Rini memberikan jalan baginya untuk masuk.

Mata Lily mengamati kamar orang ini. Mengepalkan tangannya perangkat elektronik baru. Semua perabotan baru diganti dengan yang lebih baik setiap tahun.

Sedangkan dirinya? Menggunakan lemari tua yang telah dimilikinya dari sekolah menengah atas. Semenjak kematian neneknya semuanya memang berubah. Sebelum mengulangi waktu dirinya tidak begitu peduli. Tidak begitu sadar...

Tapi sekarang? Tidak ada seorang nenek yang menginginkan kematian cucunya sendiri, lebih tepatnya kematian Meiji. Semuanya harus diketahuinya satu persatu. Apa dan bagaimana.

"Duduklah!" Rini duduk di sofa yang berhadapan dengannya."Sebenarnya apa yang terjadi?" Tanyanya.

Jantungnya berdegup cepat setiap berhadapan dengan orang ini. Darahnya bagaikan terasa mendidih. Bagaimana seorang ibu yang kehilangan anaknya. Mungkin pembunuh...ya... dirinya ingin membunuhnya.

Rasa haus akan darah ini nyata setiap berhadapan dengan pembunuh putranya.

Tapi...

"Se... sebenarnya aku tau, dan sadar diri, betapa Dilan tidak mencintaiku. Aku sudah menganggapmu sebagai saudara, karena itu...

1
Miss Typo
jangan berharap kali ini Neiji akan menurut untuk membujuk Lily, Neiji gak bakalan bercerai dgn Lily, dia begitu mencintai Lily dan ini juga keinginan Lily kok.
dasar Lisa bikin geram aja, setelah semua terbongkar bahwa Neiji bukan anak kandung gmn ya
yesi yuniar
setelah ini mungkin tidak akan ada lagi neiji yg begitu penurut pada ibunya
Fa'iqoh Siti Elok
t-rex bangkit ingin menghancurkan si bulus
ari sachio
wuuuidihhh ketemu ipar bakpaooo...😅😅😅😅keren....keren...sama2 waooowww.....coba bela ikut y...pasti ad sesuatu dechhh...kira2 kpn terungkap y....


ervan ati2 mulutmu kelak bakal kena slepet kembaran istrimu....
tp masa sihhh si raja iblis g ngerasa tu muka jelek anakny
yula
💪💪💪💪💪
mimief
ahh....dibilang Lisa
masa baktinya udah selesai saat kau melukai Lily
selamat menikmati hari hari sedih mu yaa
mimief
wkwkwkkwkk 😜
mimief
wkwkwkwkwkwk
jadi bayangin lagi muka nelangsa nya

kasiaaan 😜🤣🤣
mimief
dah lan Rio,kita kan pecinta kedamaian
lepaskan lah...yg harus dilepaskan 😜🤣🤣
Rahma Intan
lanjutkan lagi Thor semakin seru 💪😘😘😘😘😘😘
Nureliya Yajid
semangat thor
Indar
benar2 perlu diselidiki ibu Lisa karena banyak misteri yang dia sembunyikan
Nur Wahyuni
disini tokoh jahat utamanya adalah lisa... padahal kedudukannya dia cuma menantu di keluarga itu...
M M Athalla
Lily sama Ervan sama saja menyembunyikan wajah rupawan pasangannya 😊
Senjaa💞
rio asal km tau..biarpun tidak sah tp aku yakin km satu2nya darah daging faro...makanya lisa berusaha menyingkirkanmu...
RahaYulia
yg pnonton itu aac rio y sbnrnya, bnr2 mnikmati sajian🤣🤣🤣
RahaYulia
waduh🤭🤭🤭
RahaYulia
aku rasa dimasa sblm wkt trulang c neiji dg ksadaran pnuh bikin anknya😁😁😁
RahaYulia
🤣🤣🤣🤣ah dsr neiji pdhal klo kmu yg g tau malu jg lily g bkal nolak
RahaYulia
didlmnya psti byk tersimpan roti sobek atau batu bata 🤣🤣🤣😁
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!