NovelToon NovelToon
Liburan Berunjung Dapat Jodoh

Liburan Berunjung Dapat Jodoh

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta pada Pandangan Pertama
Popularitas:12.7k
Nilai: 5
Nama Author: Sayida

seorang wanita dari Negara Asia, memutuskan untuk berlibur ke Negara terpencil di bagian timur tengah, hanya untuk bisa melupakan Mantan pacarnya yang berselingkuh dengan sahabatnya sendiri.

Yang dia pikir hanya akan mendapatkan pengalaman baru, tapi ternyata malah menemukan pasangan hidupnya, seorang pria pemilik kafe.

Walau begitu, wanita dari Asia itu tidak mengetahui bahwa pria tersebut, merupakan seorang penerus atau Pangeran mahkota di negara itu.

bisa dikatakan, di buang batu jalanan, malah dapat pengganti batu zamrud di negara asing.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sayida, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 14

Malam pun tiba, Tiffany yang sudah mendapatkan ponselnya itu, langsung menghubungi ayah dan ibunya. Saat ini ia masih berada di istana Al-Khansa, tepatnya di dalam kamar mewahnya.

Saat itu ia langsung menghubungi kedua orang tuanya dengan cara video call.

Dan hanya memakan sepersekian detik, panggilan tersebut diangkat oleh Damon.

"Anakku, Tiffany! Akhirnya kamu menghubungi kami, nak... Sekarang kamu di mana? Kenapa kamu tega sekali membohongi ibu dan ayahmu?" langsung saja Zahra yang juga berada di sana mencerca banyak pertanyaan kepada Tiffany dengan wajah khawatir, karena Tiffany bisa melihat wajah ibu dan ayahnya dari layar ponselnya.

"Yah, Bu, maaf... Tiffany minta maaf, Tiffany sadar Tiffany salah... Ibu tahu Tiffany tidak berada di kota A, dari Alfero, yah? Maafkan Alfero juga, ia tidak bersalah, semuanya atas kemauan Tiffany sendiri..." ucap Tiffany merasa bersalah, ia mengaku dan memohon maaf sebesar-besarnya kepada Damon dan juga Zahra.

Melihat itu, Damon dan Zahra tidak bisa lagi marah terhadap Tiffany, mereka hanya bisa memaafkan dirinya, apalagi sekarang mereka masih khawatir dengan keberadaan putri mereka itu.

"Kamu sekarang di mana, Any? Ayah akan pergi menjemputmu langsung, beritahukan tempatnya? Di negara mana sekarang kamu berada?" tanya Damon dengan tegas.

"Ah... Ayah dan Ibu tidak usah khawatir, Tiffany di tempat aman dan baik-baik saja, Tiffany akan pulang besok, yah, Bu. Bagaimana kabar Ibu dan Ayah?" tutur Tiffany sambil menanyakan kabar kedua orang tuanya itu.

Mendengar itu, Damon dan Zahra merasa lega.

"Baik, Ibu mengetahui kabarmu saja, Ibu sudah sangat merasa senang, hati-hatilah, dan selalu kabari kami, kami sangat mengkhawatirkan mu, nak..." ujar Zahra merasa sedikit lega, saat ia mengetahui bahwa putrinya akan pulang besok.

Mereka pun mulai mengobrol panjang pada malam itu, menceritakan banyak hal.

Sementara di kamar Ashan, ia sedang duduk di kasur, menatap tangannya yang sudah dibaluti oleh kain, yang diobati oleh Tiffany tadi sore di atas singgasananya.

Ia baru merasakan kehangatan seseorang yang benar-benar tulus tanpa maksud hanya dari Tiffany, wanita muda yang bukan berasal dari negaranya memang sudah memikat hatinya dari awal melihat Tiffany.

Saat itu ia masih belum mengikhlaskan Tiffany kembali, ia ingin sekali Tiffany tinggal bersamanya untuk selamanya, tapi itu juga tidak mungkin.

Ashan bisa keras oleh semua orang, tapi entah mengapa hatinya langsung berubah lembut saat melihat Tiffany.

"Apa yang harus saya lakukan agar Nona Tiffany sendiri yang ingin tinggal di sini bersama saya? Kenapa harta dan perhatian saya belum bisa membuat Nona Tiffany ingin tinggal? Sebenarnya apa yang kurang dari saya?" gumam Ashan mulai mengintrospeksi dirinya sendiri.

"Apa saya tanyakan saja kepada Nona Tiffany? Benar, sebelum saya mati karena kerinduan kepadanya, lebih baik saya tanyakan saja semua yang membuatku bingung," ucap Ashan, langsung berdiri dari sana dan bergegas menuju kamar Tiffany.

Dan pada saat itu, Tiffany masih mengobrol dengan keluarganya. Di saat itu, Tiffany menceritakan semua tentang Ashan kepada kedua orang tuanya, dan tepat sekali Ashan sampai di kamarnya. Tiffany yang belum menyadari keberadaan Ashan, ia masih saja mengobrol tentang Ashan kepada kedua orang tuanya.

"Dan, Ibu, Ashan merupakan pria yang sangat tampan yang pernah ku temui selama Tiffany hidup!!! Dia juga sangat baik!... Jika suatu saat nanti Tiffany menikah, Tiffany berharap bisa mendapatkan pria seperti Ashan," ucap Tiffany dengan girang kepada kedua orang tuanya.

"Heh? Kenapa pria lain? Kenapa tidak dengan pria yang kamu kagumi itu saja?" tanya Zahra yang mulai nimbrung dalam gosip anak gadisnya itu.

"Tidak bisa, Ibu, Ashan bukan orang sembarangan, dia merupakan seorang Pangeran dari kerajaan Timur Tengah, Tiffany merasa tidak setara dengannya," ujar Tiffany, merasa minder dengan dirinya sendiri.

"Apa!? PANGERAN?" kaget Damon dan Zahra serentak.

"Salam, Paman dan Bibi," seru Ashan dari samping kasur Tiffany.

"ASHAN!? Kenapa bisa? Eh, tunggu dulu? Sejak kapan kamu berada di sini? Apa kamu mendengar semuanya?" kaget Tiffany bukan main saat menyadari kedatangan Ashan.

Sementara Tiffany sedang bertanya dengan wajah panik, Damon dan Zahra yang masih aktif dalam panggilan video itu juga berteriak memanggil nama Tiffany, mereka berdua benar-benar penasaran dengan hubungan putri mereka itu.

"Tiffany, nak? Apa yang terjadi di sana?" panggil Zahra.

"a..? Itu ibu, ini dia Ashan, Pangeran Ashan?" jawab Tiffany merasa takut.

"loh? Bagaimana bisa?, kalian berdua tinggal bersama? Sejak kapan putriku mendapatkan seorang pria bangsawan!!??" tanya Zahra dengan wajah sumringah.

"Ibuuuu..." lirih Tiffany merasa malu.

"Maaf paman dan bibi, perkenalkan, nama saya Ashan, saya bersalah dalam ketidak adanya kabar dari putri paman dan bibi, saya terlanjur mencintai Nona Tiffany, itu membuat saya nekat untuk membawa nona Tiffany ke istana sana dan mengurungnya, tapi saya sudah sadar, paman dan bibi tidak usah khawatir, putri kalian akan saya kembalikan besok" tutur Ashan dengan sopan meminta maaf kepada kedua orang tua Tiffany.

"Oh jadi begitu, Any? Pangeran Ashan memang bersalah dalam hal ini, ayah akui, tapi kamu harus tahu, dia seperti itu karena ia menyukaimu, kamu tidak usah minder, kamu juga merupakan seorang putri, Putri Damon. Ayah hanya ingin kamu bahagia dengan pria yang benar-benar kamu sukai, pilihan di tanganmu sayang" saran Damon, ia berbicara seperti itu, karena ia sepemikiran dengan Zahra.

Mereka sangat berantusias jika menantunya adalah seorang bangsawan, itu terasa seperti di jatuhkan emas sekarung di hadapan mereka. Di tambah umur putrinya yang tidak bisa menunda lagi untuk menikah, tapi mereka berdua menyerahkan semua keputusan tersebut kepada putrinya Tiffany.

Mendengar itu Tiffany terdiam, dan Ashan yang melihat ada kesempatan, semakin mencoba mendekatkan dirinya kepada Damon dan Zahra. Ia seperti melihat jawaban dari pertanyaannya tadi.

"Paman? Maaf jika saya lancang bertanya? Apa paman merestui saya dengan Tiffany?" tanya Ashan yang secara terbuka itu sontak membuat Tiffany dan Zahra langsung berteriak di dalam hati mereka.

Zahra di luar kamera, ia meminta Damon untuk setuju, ia tidak ingin anaknya melepaskan seorang bangsawan yang tampan seperti Ashan. Namun Damon tidak langsung menjawab.

Ia terdiam sambil berpikir. Sementara Tiffany sudah menatap tajam ke arah Ashan dan juga Damon.

"Psst! Apa yang sedang kamu katakan...? Merestui dalam hal apa? Kita belum sedekat itu yah Ashan" bisik Tiffany.

"Saya tidak peduli Tiffany, sudah saya katakan, saya benar-benar menginginkan dirimu, terserah padamu, saya akan selalu menghormati semua keputusanmu" ucap Ashan sungguh-sungguh.

Dan saat ia mengucapkan hal yang sama dengan Damon. Damon langsung setuju, tapi dengan syarat yang sama, mereka berdua menghormati keputusan Tiffany.

"Nona? Saya akan berusaha membuat nona menyukai saya, maka dari itu beri saya kesempatan satu bulan? Bagaimana? Bertahanlah disini selama satu bulan? Berikan kesempatan kepada saya untuk bisa membuktikan bahwa apa yang saya katakan tidaklah bohong" pinta Ashan sambil berlutut.

Melihat seorang pangeran dari sebuah negeri bersujud kepada Tiffany, Zahra yang melihatnya juga langsung menjerit sambil menggoyang-goyangkan tubuh Damon.

"Eeeeh, apa yang kamu lakukan Ashan, aku tidak tau, ibu dan ayah menginginkan ku untuk kembali_"

"_Ehm? Iya kah sayang? Bukankah Tiffany sendiri yang ingin kembali? Sejak kapan kita memintanya untuk pulang" potong Zahra seketika melupakan apa yang telah ia ucapkan kepada Tiffany, saat ia melihat Ashan.

Ibu dan anak sama-sama pengagum pria tampan.

...*********BERSAMBUNG*******...

1
Nur Adam
lnjur
kalea rizuky
berarti ratu emank jahat
Nur Adam
lnjut
Duwi Aminah
ini daerah turki ya
Mrs.Riozelino Fernandez
pantesan ditunggu gak up up kk Thor... gpp kk,tetap semangat ya...💪💞
Mrs.Riozelino Fernandez
😅😅😅😅
kan memank begitu status kalian Fany...
Ashan sudah memintamu pada keluarga mu di telpon tempo hari...
Mrs.Riozelino Fernandez
kereeeen 👍👍👍👍👍👍👍
Mrs.Riozelino Fernandez
Bagus Ashan....
jangan kasi peluang untuk mereka mengganggu Tiffany...
apalagi Cindy untuk mendekati mu...
Mrs.Riozelino Fernandez
any nih panggilannya kk Thor???
jadi ingat pelakor aku kk 😆😆😆🙏🙏🙏
N.Sayida: mohon maaf sebelumnya, cerita ini hanya fiktif belaka, apabila ada kesemaan tempat maupun nama, itu hanya kebetulan sematan/Bye-Bye/
total 1 replies
Sribundanya Gifran
lanjut thor
Sribundanya Gifran
mungkinkah ashan bukan anak ratu yg sekarang......
lanjut up lagi thor
Mrs.Riozelino Fernandez
Ratu yang bodoh,klo menantu mu yang jadi raja otomatis dia yang pegang kekuasaan,mank gak takut bakalan diambil kerajaan nya??
Mrs.Riozelino Fernandez
rubah donk panggilan nya Ashan...
Tiffany aja manggil Ashan tanpa embel2 pangeran,masa kamu masih panggil Nona...panggil nama aja lebih akrab nya
Sribundanya Gifran
lanjut up lagi thor
Mrs.Riozelino Fernandez
kenapa seorang raja tega membuang pangeran mahkota nya sendiri 🤔🤔
Mrs.Riozelino Fernandez: berarti watak keras kepalanya terbentuk karena keras didikan ya kk Thor 😒
N.Sayida: hm sepertinya untuk melatih mental bertahan hidup dan kekuatannya dari kecil. tapi walau raja begitu keras, ia diam" memperhatikan Putranya di hutan Magda tanpa Pangeran Ashan tau.../Cry/
sengaja thor g kasih tau sih soalnya nnti gak ada lagi yang jadi kasihan sama Ashan hehehe/Chuckle/
total 2 replies
Mrs.Riozelino Fernandez
menang banyak kamu Tiffany...
udah pangeran,brondong pula 😍😍😍
Tiara Bella
lanjut.....
Sribundanya Gifran
lanjut
Tiara Bella
lanjut ...
Tiara Bella
lanjut Thor....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!