Alkhano Putra Satria dan Kimora Laksmita menjalani kisah cinta mereka di sekolah, diselingi dengan cerita persahabatan diantara teman-temanya di sekolah.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Pena_Senja🧚♀️, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
14
Pagi yang sangat cerah..
"Gue nebeng lo ya Len?" pinta Ara.
"Oke." jawab Ellen yang juga siap siap berangkat ke sekolah.
"Bu berangkat dulu ya?" pamit Ara dan Ellen.
"Eh nggak sarapan dulu?" tanya ibu Ara.
"Ntar aja di sekolah bu." jawab Ara.
"Gue bareng Ellen jadi gak usah jemput ntar bareng pulang nya aja." chat Ara ke Alkha.
"Iya." balas Alkha.
Kedua remaja putri itu bergegas ke sekolah dengan berboncengan motor.Sesampainya di sekolah mereka udah di sambut Indah dan Fatma.
"Akila mana?" tanya Ara yang jalan menuju bangkunya dan memasukan tas nya ke laci.
"Tumben tumbenan jam segini doi belum nongol?" timpal Ellen.
"Bentar coba gue chat." sahut Fatma.
Setelah beberapa saat belum juga nongol tuh batang hidung Akila.
"Gimana?" tanya Ara.
"Belum di balas." jawab Fatma sambil nunjukin hape nya.
"Kemana sih tuh anak?" gumam Ara cemas.
Tak lama kemudian gadis itu terlihat turun dari motor bersama seorang cowok yang mereka kenal. 'PUTRA'.
"Eh Akila ma siapa tuh? "tanya Adi.
"Mana sih?" timpal Febri ikut penasaran.
"Oh ya itu ama siapa ya?" sahut Andri.
Yang lain pada desak desakan mau lihat Akila di anter siapa.Mereka saling dorong hingga bikin suasana gaduh.
"Nj*r siapa sih yang dorong gue?" omel Widi.
"Gue jatuh woi." teriak Tora.
"Aww kaki gue nj*r." Adi mengaduh karena kaki nya terinjak.
"Astaga kalian pada ngapain woiii?" bentak Ara.Membuat mereka pada kaget.
"Ra siapa tuh yang nganter Akila?" tanya Wawan
"Gebetannya." jawab Ara singkat.
"Pada balik ke tempat duduk gak lo pada ntar kalau Akila tahu lo pada ngintipin dia ntar lo mau kena omel?" Ara ngomel ngomel sambil mukulin pantat temen temen nya pakai penggaris.
"Sakit cokk." keluh Febri dan yang lain.
"Makanya duduk gak lo pada!" suruh Ara.
Mereka mencibir tapi tetap menurut juga dan kembali ke tempat duduk masing masing.
"Anak mana sih gebetannya Akila?" tanya Doni.
"Si Putra kakak kelas kita waktu SMP." jawab Ara.
"Putra yang satu genk ama Agus dan Alex itu?" tanya Doni lagi.Ara hanya mengangguk.
"Nggak heran waktu itu Akila di labrak ama Sasya kakak kelas ,pasti dia juga salah satu korban PHP nya si Putra." Ara berucap.
Begitu Akila sampai di kelas anak anak langsung pada nge cie cie in Akila.Yang bikin Akila jadi ngomel ngomel karena tahu mereka pada ngintip.
Bel berbunyi dan murid murid itu pada fokus mendengarkan pelajaran dengan seksama.Tapi begitu bel istirahat berbunyi mereka kembali membuat gaduh.
"kantin yuk!" ajak Ellen.
"Yuk!" Ara melangkah menuju kantin dan di ekori temen temen nya yang lain.
"Mau ke kantin?" tanya Alkha.
"Ehem." Ellen berdehem sambil senyum kecil.
"He em mau bareng?" ajak Ara.Alkha mengangguk dan berjalan bareng mereka.
"Ra Ra si Reska ama siapa tuh!" tunjuk Indah.
"Biarin aja sih hak dia juga." timpal Ara dengan malas.
"Lo gak cemburu?" tanya Akila.
"Nggaklah ngapain?" jawab Ara.
Alkha cuma diam dan bersenyum kecut.
"Kha lo gak usah dengerin omongan anak anak tadi ya!" mohon Ara.
"Iya gue percaya sama lo kok." jawab Alkha tersenyum.
"Makasih sayank." bisik Ara yang bikin Alkha nyengir.
"Kha kalau lo suka ama Ara bilang aja sih gak usah di lihatin terus kayak gitu." cetus Akila yang dari tadi lihat Alkha mandangin Ara terus.Alkha kaget yang hanya di senyumin Ara.
"Tapi ngomong ngomong kalian cocok lho." sahut Indah.
"He em betul." Fatma menyetujui.
"Lagian kan kalian udah kenal lama ya dari SMP dan udah deket banget juga Alkha sering nganterin Ara pulang apa gak ada benih benih cinta di antara kalian?" tanya Akila.
Alkha dan Ara hanya saling pandang dan tersenyum.
"Tuh kan kalian saling pandang dan senyum." kata Indah.
"Hallo cewek cewek" ucap Febri yang muncul barengan Lisna dan cowok cowok yang lain.
"Gue heran ini sekolah apa kebun binatang sih?" ketus Ara berpura-pura kesel.
"Emang kenapa Ra?" tanya Alkha.
"Kok ada BUAYA disini." jawab Ara melirik Febri.
"Itu BUAYA nya beda Ra." balas Alkha.
"Bedanya?" tanya Ara.
"Yang di sini kan BUAYA DARAT." cetus Alkha yang di sambut tawa semuanya.
"Lo kelamaan main sama si Ara noh jadi mulut lo sama ,sama sama pedes." ujar Febri sambil menjitak kepala Alkha.
"Kita kan sehati ya Ra?" timpal Alkha yang mengajak tos Ara.
"CIEEEEE" seru mereka.
"Tuh kan tuh kan." goda Akila membuat kantin jadi gaduh.Alkha dan Ara cuma senyum dan masih saling pandang.
dulu gak ada hp ..
adanya surat surat an ...
😂😂😂😂😂
tiap hari minggu sehabis kuliah subuh di sekolah ... langsung cabut ke bandungan Ungaran... konvoi bareng temen temen ... pulang sore deh ..
seru jaman SMA dulu ..
kelas 1 jadian ama cowok ...
eh sekarang jadi suamiku deh... 🤭🤭