NovelToon NovelToon
Pesona Istri Orang

Pesona Istri Orang

Status: tamat
Genre:Tamat / Romansa
Popularitas:7.9M
Nilai: 4.7
Nama Author: Kim.nana

Nadia melihat secara langsung perselingkuhan sang suami. Dan di antara keterpurukannya, dia tetap coba untuk berpikir waras.

Sebelum mengajukan gugatan cerai, Nadia mengambil semua haknya, harta dan anak semata wayangnya, Zayn.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kim.nana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 14

Bab 14

"Astaga, apa ini mimpi?" guman Nadia, Butuh waktu lama sekali dia untuk tersadar dari lamunannya sendiri. sudah hampir 10 menit waktu terlewat dan dia masih berdiri di tempat yang sama. Tangannya gemerar memegang dompet sang Tuan.

Benda ini jelas bukan benda biasa, banyak menyimpan hal penting selain uang.

Dan Steve memberikan padanya begitu saja. sebuah jaminan yang menjadi beban sangat berat bagi Nadia.

"Jangan sampai hilang." Nadia mendekap dompet itu dengan sangat erat. bahkan dompetnya saja memiliki aroma yang wangi.

Sementara itu di dalam mobil Steve, ternyata sudah banyak mainan di mobil belakang.

Zayn sampai menjerit kesenangan saat melihatnya.

"Astaga uncle, mainannya bayak sekali!!"

"Tentu saja, semua mainan itu untuk Zayn, tapi ada 1 syaratnya."

"Apa?"

"Panggil uncle dengan sebutan daddy."

"Siap!!" balas Zayn tanpa pikir panjang, dia bahkan mengangkat tangan kanannya membuat tands hormat.

Steve tertawa pelan. Seumur-umur dia tidak pernah menghabiskan waktu bersama seorang anak kecil seperti ini.

Ternyata sangat menyenangkan ketika melihat bocah itu tertawa bahagia, karena bahagianya pun seperti menular kepada dia.

Bukan tanpa sebab kenapa dia begitu tertarik dengan Nadia, wanita itu membuatnya teringat akan sang istri. Kegigihan Nadia sama seperti mendiang istrinya.

Cara Nadia bertahan dan menutupi semua kesedihan itu sama seperti mendiang istrinya. Yang hanya diam meski mengidap penyakit parah. Tak ingin membuatnya selalu cemas, tiba-tiba dia meninggal.

Hari itu Steve mengajak Zayn pergi ke taman bermain. Saat Zayn berlari dia juga ikut berlari, saat Zayn melempar bola dia juga melempar bola.

Jam 3 sore mereka baru memutuskan pulang, Zayn yanh terlalu lelah bermain tertidur di kursinya.

Saat tiba di runah Nadia, Steve menggendong Zayn untuk dibawa masuk.

Mengetuk pintu rumah itu dan tak berselang lama Nadia membukanya.

"Ya Tuhan! Zayn tidur, maafkan saya Tuan, dia pasti merepotkan anda." Nadia ingin mengambil Zayn dari gendongan Steve. Tapi pria itu menolak,

"Tunjukkan di mana kamarnya."

Percayalah, itu hanya cara Steve untuk bisa masuk ke dalam rumah ini.

Dan Nadia tidak bisa melarangnya.

"Silahkan masuk Tuan."

Mereka berjalan beriringan, Jika dilihat kasat mata mereka sudah seperti sebuah keluarga. Bahkan terlihat lebih bahagia daripada keluarga Nadia yang sesungguhnya.

Tiba di kamar Zayn, Steve membaringkan. Kemudian masuk beberapa mainan milik Zayn pemberian Steve, pelayan yang membawanya masuk.

"Tuan, kenapa anda repot-repot membelikan mainan Zayn, itu banyak sekali dan terlihat mahal."

"Dimana dompet ku."

"Oh iya, tunggu sebentar."

Nadia berlari keluar, menuju kamarnya dan mengambil dompet itu.

Masuk lagi ke kamar Zayn dan menyerahkan dompet tersebut pada pemiliknya.

"Ini Tuan."

Steve menerima itu. Mengambil sebuah kartu debit dan menyerahkannya pada Nadia.

"Di dalam kartu ini ada 45 juta, sebanyak hutang mu di perusahaan."

Nadia tercengang, tapi kartu itu kini sudah berpindah ke tangannya.

"Hari ini karena kamu sudah mengizinkan aku mengasuh Zayn jadi ku bayar 5 juta, besok ambil 5 juta dari Atm itu dan bayar ke asisten Jac."

Nadia makin bingung dengan permainan ini.

"Besok pagi-pagi datang ke rumahku dulu, kita pergi ke kantor sama-sama."

Steve mengambil uang tunai di dalam dompetnya.

"Ini untuk ongkos mu, alamatnya nanti akan aku kirim melalui pesan."

Nadia masih diam, dia tergugu.

"Makan malam nanti tidak usah masak, Zayn ingin makan sushi jadi aku sudah memesankannya untuk kalian. Datang di jam 6 sore."

Nadia makin kehabisan kata-kata.

Apalagi saat hatinya terenyuh, seperti ini dia seperti merasa jika Steve adalah suaminya.

1
£rvina
Luar biasa
Ning Suswati
hhhhhh
aslan mau bermain main dg steve, uang dan kekuasaan yg akan bicara, lanjut
Ning Suswati
hhhhhh cindy ada niatan mengulang kembali kemapuan seorang jalang, pikirnya steve sam a dg aslan, laki2 laknat yg baru merasakan sedikit hidup enak sdh belagu, me.elihara jalang dan zolim dg ank dan isteri, emangnya steve itu bodoh, cindy aja gk tau semua kelakuannya sdh ditangan direktur
Ning Suswati
🤭🤭🤭🤭🤣
Ning Suswati
hhhhhh
gimana rasana jalang, yg percaya diri, main rebut suami orang, niiiikmmmmaaaaat
Ning Suswati
uduh uduh kacian deh lho cindy
Ning Suswati
nah lho cindy, kini nadia sdh datang kekantor, silahkan mau diapakan, mau dijambak, mau di bejek2 hhhhh
belum tau cindy, siapa nadia sekarang
Ning Suswati
kok nadia kaya murahan aja, masa baru kenal dan di tlg sdh menyerahkan diri aja, selesaikan duku masalah nadianya tuan steve, main sosoar aja
Ning Suswati
gila tuh karangan aja steve biar sekamar dg nadia, masa nadia nurut aja, itukan sangat tdk pantas kaya wanita murahan, dan steve juga harusnya menghargai kondisi nadia
Ning Suswati
lanjut nadia jgn takut ada orang kuatdibelakangmu dan mengharapkanmu yg lebih segalanya
Ning Suswati
tuan steve sabar dong, nyosor aja, kasian nadia kaya perempuan murahan, jgn sampai aslan tau hubungan tuan dg nadia
Ning Suswati
gila tuan steve, masih belum sah woyyy
bantu urus dulu perceraian nadia,, jgn sampai nadia bermasah dan menjadi kendala yg akan dijadikan aslan alasan yg dibalik nadia yg selingkuh
Ning Suswati
semoga saja steve memang menginginkan nadia, tdk hanya untuk ber main2,
kasian nadia sdh diselingkuhi paksu, dan masih mengumpulkan bukti perselingkuhannya dh cindy
Ning Suswati
baguslah nasib baik selalu berpihak pada orang yg dizolimi dan dihianati, agar lebih sabar dlm menghadapi ujian taqdir, semua tdk akan ada yg sia2, bahkan bos besar malah ingin menyelidiki kehidupan nadia, akan indah pada waktunya, semua ada proses
Ning Suswati
lanjut, baru nyimak
Rafinsa
Luar biasa
butiran debu
nanti jatuh
Maryana Fiqa
ya Allah Nadia...belum di apa apin dah pingsan, bagaimana klu mobil a bayaran puluhan juta sm Dirut 🤣🤣🤣🤣🤣
Hari Saktiawan
/Good//Good//Good//Good//Good//Good//Good//Good/lope lope sekebon bunga 🥀🌷🥀🌺 aku sayang
Nofiyanti Hapsari
keren
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!