Wanita cantik dan pintar, bahkan dijuluki sebagai bunga kampus, namun saat malam dia berubah menjadi wanita panggilan.
Baru berusia 19 tahun namun menanggung beban berat untuk menghidupi dirinya dan menanggung biaya pengobatan sang ayah.
.
.
Bertemu seorang lelaki yang butuh pacar simpanan untuk menolak perjodohan
Namun sesuatu hal yang buruk terjadi, sang ayah membutukan oprasi segera dan dia harus menyiapkan 1 juta dolar.
Menawarkan keperawanannya pada pengusaha sukses seharga 1,5jt dolar
Namun sang Bos mengajaknya ke catatan sipil dan memberikan kontrak baru.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon KAY_21, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Ch. 14
✨
Rs Royal
Han Yu melihat Na Na yang baru keluar dari kamar inap ayahnya. Berjalan dengan tertunduk, pipinya terlihat sedikit bengkak saat itu. Han Yu berjalan mendekat dan memeluk Na Na dengan erat. Sebelumnya saat perjalanan ke rumah sakit Jordhan menelfon dan menjelaskan detail kejadian di kampus.
Han Yu melepaskan pelukannya itu, mengandeng tangan Na Na dan kembali masuk ke kamar pasien. Han Yu melihat seorang lelaki berumur 45-50 tahun terbaring lengkap dengan alat bantu pernafasan.
“Hallo ayah mertua” ucap Han Yu sambil membungkuk memperkenalkan diri.
Na Na menoleh dengan kaget, tak menyangka Han Yu memperkenalkan diri pada ayahnya.
“Mulai sekarang aku akan menjaga Na Na dengan baik, anda harus segera bangun dan melihat wajah cucu anda nanti” cetus Han Yu
< Na Na >
Air mataku menitik jatuh mendengar kata dari lelaki yang ada disamping ku.
Dia memberikan semangat untuk ayah.
Aku melihatnya dan memeluknya.
“Thanks for everything Han Yu”
Aku menjijitkan kakiku untuk dapat mendekap pipinya dengan kedua tanganku lalu menciumnya.
Bibirnya yang begitu tipis cukup terlihat gagah. Dia meresponku, memeluk pingangku dan sedikit membungkuk untuk melaraskan tinggi tubuhnya denganku. Aku mulai memainkan lidahku, belajar menyenangkan untuk rasa terimakasihku.
Entah pada Han Yu atau pada takdir aku harus berterimakasih.
Kehadirannya membuatku sedikit lega, setidaknya aku tidak perlu menjadi simpanan lelaki lain untuk menyembuhkan ayah.
Tidak peduli tentang wanita simpanan atau wanita kontrak. Pada kenyataannya aku sudah menjadi seorang istri. Sebuah status yang membantuku sedikit terhormat.
Rumah Han Yu
“Mau makan dimsum ngk” ucap Na Na begitu masuk rumah.
“Kamu yang buat??”
“Bukan, Max yang buat. Hahaha. Ganti bajumu lalu turun” kata Na Na yang langsung menuju dapur memasak dimsum.
Na Na sibuk didapur membuat dimsum, Han Yu yang baru selesai ganti baju melihat wanita yang memakai clemek itu berusaha mengelung rambutnya dari lantai atas.
< Han Yu >
Sangat mempesona, dia cukup cantik untuk diperebutkan memang. Aku mendatanginya dan memeluknya dari belakang.
Harum tubuhnya menyentil gairahku.
“Han Yu hentikan” begitu katanya saat aku mulai mencium lehernya.
Tamu yang begitu banyak, bagaimana mungkin ngak ada yang berani menyentuhnya?
Dia berbalik dan mendorongku lalu pergi membawa dua piring dimsum ke meja.
“Ngak mau coba” kata Na Na yang sudah duduk dimeja makan.
Aku menghampirinya, mengambil sumpit lalu menyuapinya. Dia mengigit setengah dan aku memakan sisanya.
Ciuman ngak langsung kah?
Aku ini udah jatuh cinta atau cuma kagum sih?
“Aku besok ada ujian dan harus berangkat pagi” kata Na Na yang sedang asik makan itu.
“Aku suruh supir untuk kesini pagi pagi”
Dia berdiri menghampiriku lalu mengecup kening.
“Kamu yang terbaik”
Dia pergi meninggalkanku dan berlari ke kamar.
Wanita kalo ada maunya memang seperti itu, tapi dia.... cukup imut.
✨see you in the next chapter
✨
Annyeong Readers👋🏻👋🏻
Terimakasih udah dukung “Wanita Simpanan”
Jangan lupa untuk terus tekan Jempol keatas dan beri komentar kalian💋💋
Kamsahamnida🙇🏻♀️🙇🏻♀️🙇🏻♀️💋💋
sambil munggu ani ani up 🤭