NovelToon NovelToon
Bunga Untuk Keanu

Bunga Untuk Keanu

Status: sedang berlangsung
Genre:Misteri / Balas Dendam / Orang Disabilitas
Popularitas:67.3k
Nilai: 5
Nama Author: Eli Priwanti

Bunga gadis belia berusia 20 tahun, seorang pelukis tunawicara akibat trauma tragedi pembunuhan orang tuanya belasan tahun yang lalu, sempat merasakan kebahagiaan bersama Azka Alexander, pria tulus yang mencintainya apa adanya. Namun, kebahagiaan itu begitu singkat. Menjelang wafat akibat sakit keras, Azka berwasiat agar kakak kandungnya, Keanu Alexander, menikahi Bunga.
Keanu pria dingin yang menyimpan trauma mendalam terhadap wanita terpaksa menerima pernikahan itu demi memenuhi permintaan terakhir sang adik. Kini, Bunga dan Keanu terjebak dalam rumah tangga tanpa cinta. Di tengah dinginnya sikap Keanu, Bunga tetap berjuang mengungkap misteri di balik kematian orang tuanya demi menuntut keadilan.
Akankah pernikahan atas dasar keterpaksaan ini mampu menyembuhkan luka masa lalu mereka dan berubah menjadi cinta sejati?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Eli Priwanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 13

Keanu membeku di tempatnya. Jarak mereka yang begitu dekat membuat Keanu sempat memejamkan mata dan berdehem keras untuk mengusir rasa gugup yang mendadak menenggelamkan dadanya. Melihat raut cemas Bunga yang amat menantikan kabar tersebut, Keanu akhirnya memencet tombol loudspeaker di layar ponselnya agar Bunga bisa mendengar setiap perkataan dari seberang telepon.

"Katakan," perintah Keanu dengan suara yang diusahakan tetap tenang.

"Maaf Tuan, untuk identitas asli pria tersebut, saya dan tim mengalami kesulitan," ujar pria dari seberang telepon dengan suara berbisik dan hati-hati. "Identitas pria itu benar-benar ditutup rapat oleh orang yang berusaha melindunginya. Namun, kami berhasil mendapatkan nama samaran pria itu, dan nama ini cukup familiar di kalangan elit. Namanya Panca Wiguna. Itu adalah nama samaran yang sering ia gunakan saat sedang menjadi pengeksekusi korban."

Deg!

Keanu mengepalkan tangannya di atas meja hingga buku-buku jarinya memutih. Ia tak menyangka pelaku dilapisi perlindungan sebegitu ketatnya. Itu artinya, pembunuhan orang tuanya Bunga belasan tahun lalu bukanlah kasus kejahatan biasa, dan keluarga Bunga bukanlah orang sembarangan sampai harus dihabisi oleh dalang yang amat berkuasa di balik layar.

Rasa penasaran dan amarah Keanu kian membakar. Siapa sosok kuat dan berkuasa yang mengendalikan eksekutor bernama Panca Wiguna itu?

"Hentikan sementara waktu jika situasi mulai mengancam keselamatan kalian," perintah Keanu tegas dan penuh kewaspadaan. "Aku tidak mau ada yang mencurigai kalian yang diam-diam sedang mencari tahu tentang pria tersebut."

"Baik, Tuan Keanu. Kami akan bertindak lebih halus."

Di saat yang sama, Bunga yang mendengar nama 'Panca Wiguna' dan fakta betapa mengerikannya sosok tersebut seketika merasa kepalanya bertambah berat. Kilasan trauma masa kecil yang kelam mendadak menghantam ingatannya. Kakinya terasa lemas, dan tubuhnya yang mendadak hilang keseimbangan hampir saja jatuh oleng ke samping.

Brak!

"Bunga!" refleks Keanu dengan cepat merengkuh pinggang mungil itu.

Karena dorongan gravitasi dan kepanikan, Bunga jatuh tepat di atas pangkuan Keanu. Sambungan telepon terputus seketika saat ponsel Keanu terlepas dari genggamannya dan terlempar ke meja. Bunga memegang erat pundak Keanu dengan napas memburu dan mata terpejam ketakutan, sementara tangan Keanu melingkar protektif di pinggang istrinya untuk menahannya agar tidak jatuh ke lantai.

Brak!

Pintu ruangan kerja Keanu mendadak terdorong kasar dari luar tanpa ketukan sama sekali.

Clarissa melangkah masuk dengan senyum sinis yang siap meledak, berniat memamerkan berkas kerja sama baru dari ayahnya. Namun, langkah kakinya seketika terhenti kaku di ambang pintu. Matanya membelalak lebar menatap pemandangan intim di hadapannya, Bunga yang terduduk di pangkuan Keanu dengan kedua tangan yang melingkar di pundak pria itu, serta Keanu yang memeluk pinggang Bunga dengan erat.

Wajah Clarissa memerah padam, tangannya meremas berkas di genggamannya hingga remuk. Amarah yang memuncak membakar dadanya melihat pemandangan yang amat menyulut emosinya tersebut.

"Keanu! Apa-apaan semua ini?!" jerit Clarissa murka dengan suara melengking yang menggema di seluruh sudut ruangan.

Saat Bunga terkejut dan hendak beranjak berdiri dari pangkuannya, jemari Keanu justru semakin memperketat cengkeramannya di pinggang wanita itu. Keanu menundukkan kepalanya, mendekatkan bibirnya ke telinga Bunga lalu berbisik amat pelan.

"Tetaplah seperti ini dulu, Bunga. Aku ingin wanita di hadapanku ini berhenti mengejar ku," bisik Keanu dengan napas hangat yang menyapu lehernya Bunga.

Bunga tersentak sejenak, namun mengerti situasi. Ia mengangguk pelan tanda setuju. Tanpa ragu, Bunga menaikkan kedua tangannya, melingkarkan lengannya di leher Keanu, lalu menyandarkan kepalanya dengan erat di bahu tegap pria itu.

Pemandangan itu sukses membuat dada Clarissa seolah meledak karena amarah yang tak tertahankan.

"Keanu... Kau jangan gila! Perempuan bisu seperti dia tidak pantas untukmu, kau pasti sudah diguna-guna olehnya!" jerit Clarissa dengan suara melengking, menunjuk Bunga dengan jari gemetar.

Keanu menyunggingkan senyum sinis yang teramat dingin. Ia mengusap punggungnya Bunga dengan lembut di hadapan Clarissa, mempertegas posisinya.

"Cih, guna-guna apa? Aku mencintai istriku, apa hakmu melarang ku, hah?" cetus Keanu tajam. "Kau mengganggu kesenanganku! Apakah kau tidak bisa mengetuk pintu terlebih dahulu, hah?!"

Deg!

Mendengar kalimat 'Aku mencintai istriku' keluar dari bibir Keanu, desiran aneh yang begitu hangat tiba-tiba merayap halus di relung dadanya Bunga. Meski akal sehatnya membisikkan bahwa kata-kata itu hanyalah sandiwara untuk mengusir Clarissa, jantungnya Bunga tetap saja berdebar tak beraturan di dalam dada Keanu.

"Tapi Keanu...!" seru Clarissa, air mata mulai menggenang di sudut matanya karena rasa malu dan patah hati yang mendalam.

"Pergi! Jangan pernah menginjakkan kakimu di perusahaan ini lagi! Aku tidak sudi melihatmu, Clarissa... Enyahlah dari hidupku!" usir Keanu tegas tanpa ada sedikit pun keraguan di matanya.

Dengan tangisan yang pecah dalam kemarahan dan rasa kekalahan yang telak, Clarissa menghentakkan kakinya dan berbalik lari meninggalkan ruangan kerjanya Keanu.

Setelah langkah kaki Clarissa menghilang, Bunga perlahan melonggarkan pelukannya. Ia mendongakkan kepala, menatap wajah Keanu yang kini berada begitu dekat darinya. Tatapan mata pria itu tidak lagi dingin atau penuh penolakan seperti biasanya, ada binar pendar hangat dan berbeda yang terkunci rapat pada bola matanya Bunga.

Sebelum salah satu dari mereka sempat bersuara, langkah tergesa-gesa bergaung dari arah koridor. Adrian muncul di ambang pintu yang posisinya memang terbuka lebar akibat ulah Clarissa tadi.

"Tuan! Maaf atas ke..."

Ucapan Adrian terhenti seketika. Kalimatnya tertahan di tenggorokan saat matanya menangkap adegan amat romantis di hadapannya, dimana Bunga yang masih duduk manis di pangkuan atasannya dengan posisi saling tatap yang teramat intim.

Menyadari keberadaan sang asisten, Bunga tersentak kaget. Wajahnya seketika memerah padam sempurna karena rasa malu. Dengan terburu-buru, Bunga beranjak bangkit dari pangkuannya Keanu, membetulkan pakaiannya yang agak kusut, lalu setengah berlari bergegas kembali menuju meja kerjanya di sudut ruangan tanpa berani mendongak sedikit pun.

Keanu berdehem keras menutupi rasa canggung yang mendadak menyergap dirinya, lalu menatap Adrian dengan pandangan tajam seraya merapikan jasnya.

Bersambung...

1
Nar Sih
seneng nya bca cerita kak eli yg bagus dan ngk bnyk konflik juga gk panjang bab jadi yg bca ngk bosen👍🥰🥰
💕£LI P®iwanti ✍️⃞⃟𝑹𝑨: wah... terima kasih kak🙏😊
total 1 replies
Nar Sih
samawa buat dr bima dan irma 🙏
vania larasati
lanjut kak
Nadja 🎀
makanya mira harus menyelidiki lho.. Febby kn di besarkan oleh ortu dengan duit makanya bisa bebas orangnya makanya udah terbiasa pergaulan bebas jg terkesan sombong mentingin jd inginkan istri kaya lagi. klu Irma tahu agamanya jg mengerti jaga kehormatan demi suami dilarang gak boleh pacaran di didik oleh ortunya tp insiden gara² orang gak bertanggung jawab... irama korban.
Nar Sih
semagat dr bima dan irma ,seperti nya restu mama mu sgra kmu dpt bima💪
Asmawati Wati
semoga bima dg irma cepat menikah, bahagia selamnya, mamanya bima lambat laun bisa menerima irma, endingnya semuanya bahagia😍😍
Nar Sih
good job bima ,pilihan yg tepat demi cinta rela lps semua nya
Nar Sih
sabar irma ,cinta sejati mu sgra dtg pada mu🥰
Nadja 🎀
thor, tolong terbongkar Febby itu kyknya udah terbiasa gk v**n kn sering klub makanya sombong. terlihat gak ketakutan di banding irama kn ketakutan traumatis
Muft Smoker
Mak ny si bima kayak ny matany ketutup eyeshadow makany liat Kunti bogel macam Febby berasa liat Dewi turun dr khayalan🤭🤭🤭🤭🤣🤣🤣🤣
Muft Smoker: 🤭🤭🤭🤣🤣🤣🤣🤣
total 2 replies
vania larasati
lanjut kak
Nadja 🎀
aku yakin Febby gk vir*n kn terkesan sombong kn kyknya pernah ke club deh setiap kali ke sana kn org kaya manja
Asmawati Wati
bunga hamil lagi dong anak kedua, biar cintanya makin lengket dg keanu😍😍😍😍😍
vania larasati
lanjut kak
Asmawati Wati
anton, dkk serta farah sangat kejam, semoga nantik anton dapat karmanya
Patrick Khan
nangis boleh😭😭😭kasian irma
Asmawati Wati
semoga bunga bisa bicara kembali😍😍😍
Teh Euis Tea
sampe nyesek aku baca part ini😭
💕£LI P®iwanti ✍️⃞⃟𝑹𝑨: /Sob//Sob/
total 1 replies
Teh Euis Tea
sabar ya Irma, duh jd sedih itu mulut jahat amat ya ngerendahin segitu sm Irma, Bima jgn diam aj km bela Irma bim
Muft Smoker
semangat trus bima ,, berusaha laa sungguh2 biar Irma bisa liat kesungguhan mu ,, buang semua keraguan Irma dg cara mu ,,
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!