NovelToon NovelToon
Gawat! Aku Punya Anak Dari Musuh Sendiri!

Gawat! Aku Punya Anak Dari Musuh Sendiri!

Status: sedang berlangsung
Genre:Time Travel / Diam-Diam Cinta / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:10.5k
Nilai: 5
Nama Author: riri-can

Karena terlalu lelah dengan urusan skripsi, Ayara pingsan dan saat terbangun Ayara mendapati dirinya berada dikehidupan dimasa depan.

Dimasa depan Ayara menikah dan bahkan sudah memiliki seorang anak laki-laki tampan, tetapi yang membuat Aya ingin pingsan kembali adalah Ayara menikah dengan musuhnya saat di bangku kuliah, pria tampan bernama Guzelar adalah suaminya dimasa depan.

Guzelar pria tampan yang suka menghinanya dan mengatainya wanita tidak benar karena saat di bangku kuliah Ayara suka gonta-ganti pacar hampir setiap hari, bagaimana bisa dimasa depan Guzelar menjadi pria yang lembut dan manja serta bucin padanya?.

Bagaimana Ayara bisa mengatasi semuanya dimasa depan? Menghadapi Guzelar versi bucin dan menerima fakta jika mereka sudah memiliki anak? Ikuti terus perjalanan Ayara dimasa depan! Selamat membaca.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon riri-can, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Atasan Dan Sekretaris

Pintu ruangan kerja utama terbuka lebar secara mendadak. Guzelar yang sedang duduk di balik meja kerjanya sontak mengangkat kepala, seketika dibuat terkejut bukan main begitu melihat siapa yang baru saja masuk.

​Di hadapannya, Pak Jaki kepala bagian humas dan pengawasan yang dikenal sangat kaku dan disiplin tengah menyeret lengan Ayara masuk ke dalam ruangan. Yang membuat Guzelar nyaris tertawa adalah raut wajah istrinya sendiri, Ayara tampak berdiri di samping Pak Jaki sambil menutup rapat mulutnya dengan sebelah tangan, berusaha mati-matian menahan tawa agar tidak meledak.

​Melihat pemandangan itu, Guzelar langsung paham. Istrinya yang usil ini pasti sedang kambuh dan sengaja berbuat onar lagi untuk mencari hiburan.

Baiklah, kalau begitu mari ikuti saja alur drama konyol buatan sang istri. Kasihan sekali Pak Jaki yang malang, dijadikan korban keusilan wanita itu tanpa tahu apa-apa.

​"Selamat siang, Tuan Jonathan!" lapor Pak Jaki dengan suara menggelegar penuh semangat membara.

"Saya datang untuk melaporkan sebuah temuan penting. Saya mencurigai wanita yang mengaku-ngaku dari ruangan Anda ini adalah seorang mata-mata berbahaya yang dikirim dari perusahaan sebelah! Dia sangat mencurigakan!"

​Guzelar memasang ekspresi seserius mungkin, melirik sekilas ke arah Ayara yang kini bahunya bergetar hebat menahan tawa.

​"Wahhh... Hebat sekali Pak Jaki bisa bernisiatif menangkap mata-mata yang menyusup ke perusahaan ini! Kerja bagus, Pak Jaki!" puji Guzelar dengan nada setinggi langit, sengaja memanasi suasana.

"Kira-kira, enaknya mata-mata seperti ini kita berikan hukuman apa ya, Pak Jaki?"

​Pak Jaki mendadak pasang muka sangar, melotot tajam ke arah Ayara. "Seperti prosedur standar penumpasan mata-mata korporat saja, Tuan! Mata-mata licik seperti ini hanya perlu kita eksekusi dan bunuh secara diam-diam, lalu mayatnya dibuang langsung ke tempat penangkaran buaya peliharaan di pinggir kota!" tegas Pak Jaki tanpa ragu sedikit pun.

​Mendengar hukuman ekstrem yang meluncur begitu saja dari mulut Pak Jaki, mata Ayara sontak membelalak ngeri. Warna wajahnya mendadak pucat pasi.

​"Ihhh... Lepasin nggak tangan aku?!" pekik Ayara kaget, reflek meronta saat Pak Jaki justru mengeratkan cengkeramannya di pergelangan tangannya.

​Di dalam hatinya, Ayara menjerit histeris. "Ya ampun! Mana pernah aku menyangka kalau hukuman ketahuan menjadi mata-mata perusahaan zaman sekarang akan sesadis ini?! Apa iya, gara-gara iseng pura-pura jadi mata-mata, nyawanya bakal melayang di perut buaya kelaparan?"

​Belum sempat Ayara memprotes lebih jauh, Guzelar beranjak dari kursinya dengan gerakan kilat. Pria itu melangkah lebar, menarik tubuh Ayara ke dalam dekapan hangatnya, lalu tanpa aba-aba mengecup mesra bibir istrinya tepat di hadapan Pak Jaki yang berdiri mematung.

​Seketika itu juga, rahang Pak Jaki nyaris copot jatuh ke lantai. Bola mata pria paruh baya itu melotot selebar-lebarnya. Apa ia tidak salah lihat?! Kenapa Tuan CEO yang terkenal dingin dan berwibawa tiba-tiba mencium seorang wanita asing yang baru saja ia tuduh sebagai mata-mata?!

​"Sudah cukup puas main dramanya, Hah, Sayang?" tanya Guzelar dengan nada suara paling lembut dan manja yang pernah ia keluarkan, mengusap pipi istrinya penuh kasih.

​Ayara mendengus kesal, memukul pelan dada suaminya. "Apaan sih, Guzelar! Aku kan cuma gabut doang mau liat-liat kantor!" gerutu Ayara cemberut.

"Mana kutahu kalau aku bakal tertangkap basah terus dikira karyawan mangkir!"

​Mendengar panggilan mesra itu, darah Pak Jaki mendadak berdesir turun ke kaki. Pria paruh baya itu terdorong ke belakang, wajahnya berubah pucat pasi menyaingi tembok putih di belakangnya.

​"A-apa... Apa ini?!" gagap Pak Jaki menunjuk Ayara dengan jari bergetar hebat.

"Jangan-jangan... wanita ini adalah... istri Tuan CEO?!" teriaknya histeris pelan.

​"Kamu benar seratus persen, Pak Jaki. Aku adalah Ayara, istrinya Guzelar," ucap Ayara sambil tertawa kecil, merasa tidak enak sekaligus geli melihat ekspresi ajudan suaminya itu.

​Bruugh!

​Tanpa butuh waktu lama untuk mencerna keadaan, Pak Jaki langsung menjatuhkan diri, berlutut di atas lantai marmer ruangan kerja tersebut dengan tubuh gemetar ketakutan.

"Maafkan saya, Nyonya Besar! Sumpah demi Tuhan, saya benar-benar tidak tahu kalau Anda adalah istri Tuan CEO!" ratap Pak Jaki panik setengah mati.

​Ayara seketika merasa bersalah. Wanita itu buru-buru melepaskan diri dari Guzelar dan membungkuk panik.

"Ehh... Jangan begitu, Pak Jaki! Jangan berlutut! Ayo cepat berdiri lagi, Pak!" bujuk Ayara salah tingkah.

​"Tidak, Nyonya! Ampuni kelancangan saya! Saya pantas dihukum karena sudah menyeret dan menuduh istri atasan saya sendiri!" ucap Pak Jaki semakin ketakutan, membayangkan kariernya tamat hari itu juga.

​"Duh, jangan ngomong begitu dong! Harusnya kan aku yang minta maaf karena sudah sengaja mengerjai bapak dari tadi. Ayo dong, Pak, berdiri dulu..." mohon Ayara merasa tidak enak hati melihat pegawai tua itu gemetar ketakutan.

​Karena didesak terus oleh Ayara, Pak Jaki dengan kaki gemetar akhirnya memberanikan diri bangkit berdiri, menunduk dalam-dalam tanpa berani menatap bosnya.

​Guzelar melipat tangan di dada, menatap sang istri dengan tatapan setengah menegur namun sarat akan kelembutan.

"Lain kali jangan suka membuat keusilan tidak jelas seperti ini lagi, Sayang. Kamu hampir membuat Pak Jaki terkena serangan jantung, padahal dia adalah salah satu kepala divisi dengan kinerja terbaik di perusahaan ini," tegur Guzelar tegas namun bernada lembut.

​"Iya, iyaa... Aku ngaku salah. Sekali lagi aku minta maaf ya, Pak Jaki," ucap Ayara tulus dengan wajah memelas menyesal.

​"T-tidak apa-apa, Nyonya... Justru saya yang salah besar karena tidak mengenali wajah istri pemilik perusahaan ini," jawab Pak Jaki masih dengan sisa-sisa rasa syok di wajahnya.

​Guzelar melirik kepala humasnya. "Sudahlah, Pak Jaki. Istri saya memang hobi menjahili orang sejak lahir. Tolong dimaafkan ya. Sekarang Pak Jaki boleh kembali melanjutkan pekerjaan di lantai bawah," titah Guzelar memberi kelonggaran.

​Mendengar titah itu, Pak Jaki mengangguk cepat berulang kali. "Baik, Tuan! Terima kasih banyak, Nyonya, Tuan!" pamit Pak Jaki tergesa-gesa, melangkah mundur kaku keluar ruangan sebelum nyawanya benar-benar melayang karena serangan jantung.

​Begitu daun pintu kembali tertutup rapat, Guzelar menoleh menatap istrinya yang kini nyengir tanpa dosa.

​"Apa adegan drama tadi cukup seru untukmu, hmm?" tanya Guzelar dengan nada suara rendah menggoda.

​"Hehe... Cukup seru sih!" aku Ayara tertawa renyah.

"Tadi aku sempat mikir, beneran dikira karyawan magang saking santainya pakaianku. Menurutmu, aku kelihatan cocok jadi karyawan kantoran beneran nggak?" tanya Ayara usil.

​Guzelar menyipitkan mata. Pria itu menatap sang istri dari ujung rambut hingga ujung kaki dengan tatapan penuh arti. Sebuah senyuman misterius dan berbahaya terbit di sudut bibirnya.

​"Menjadi karyawan biasa di bawah komando ku tentu saja tidak cocok, Sayang," bisik Guzelar dengan suara serak yang mendadak berubah sensual, melangkah mendekat perlahan mengurung Ayara di sudut meja kerja.

"Tapi... bagaimana kalau kita perankan skenario atasan dan bawahan di atas ranjang? Sepertinya ide itu jauh lebih menarik untuk dicoba malam ini!" bisiknya tepat di dekat telinga Ayara.

​Seketika itu juga, bulu kuduk Ayara merinding seketika. Wajahnya memerah padam hingga ke telinga.

​"Dasar pria mesum!" pekik Ayara tertahan, mendorong dada suaminya kuat-kuat.

"Aku benar-benar tidak menyangka kamu bisa semesum ini, Guzelar! Dasar pria dengan otak di selangkangan!" protesnya marah bercampur malu.

​Guzelar justru tertawa terbahak-bahak lepas menikmati kepanikan istrinya. Pria itu sama sekali tidak merasa tersinggung.

"Memangnya kenapa kalau aku mesum pada istri sah sendiri, hm? Apa itu dilarang dalam undang-undang pernikahan?" tanya Guzelar dengan nada manja yang dibuat-buat.

​"Pokoknya tidak boleh! Titik!" ketus Ayara memalingkan wajah.

​"Jadi bagaimana, Sayang? Masih mau melanjutkan peran atasan dan sekretaris seksi ini, hm?" goda Guzelar jahil, sebelum dengan gerakan cepat mengangkat tubuh Ayara dan mendudukannya tepat di atas permukaan meja kerjanya.

​"Kyaaaaa! Guzelar, jangan macam-macam! Turunin aku sekarang!" pekik Ayara histeris ketakutan bercampur salah tingkah, memukul-mukul bahu suaminya yang malah tertawa semakin kencang di tengah suasana kantor yang sibuk di luar sana.

Bersambung...

1
Ita Putri
mike
Hadi Mulyono
biadab banget ayah ayara ..jadi kuat ayara balas dendam .aku kok pingin ayara bisa bela diri .hajar keluarganya yg jahat
mimief
ternyata yg bikin dia hancur bukan mike.
tapi dari orang yg paling dia cintai .
yg dikira jadi pelindung dia
😔🥹🥹🥹
Anbu Hasna
ketiduran di ruang laundry 🫣🫣
mimief
saudara tirinya ya?🥹🥹🥹
mimief
sering Thor...
sayang akal sehat selalu mengalah. Karena jajan nya aku banyak. kalau kabur susah ntar jajan nya🤣🤣🤣🫣
It's me Ri🥕
Wkwkwk... Ayara emang suka benget ngerjain orang, tapi ga boleh ditiru yaa🤭
It's me Ri🥕
Tania nya belom mau cuti kak😭
mimief
dasar Ayana...kasian bapak bapak dikerjain.
nanti suaminya marah besar itu istri kesayangan nya main ditarik ajaa🫣🫣🤣
Anbu Hasna
kirain beneran jadi sekertaris. kasihan Tania lagi hamil besar disuru kerja
Mia Camelia
banyak rahasia ingatan yg belum terungkap nih🤔
Hadi Mulyono
guziler perlu di bawa ke uya kiya biar di hipnotis tar kan jujur ngomongnya😄
mimief
iy kan,laki laki tuh aneh. buat nyari perhatian kita tuh ngelakuin segala cara🤣🤣🤣.
seenggaknya dia inget akyu
eh ..kok cyiin nya kebawa lagi thor🤣🤣
mimief
masa lalu adalah cerminan masa depan kita
mimief
kyk dihipnotis kl yaaa....🥹🥹🥹
biar trauma nya terputus
Mia Camelia
mungkin duanda nyiksa ayara pas lagi hamil muda 🤔🤔🤔
Hadi Mulyono
emang nanti Gabriel mati?
Hadi Mulyono
ayara ayo semangat balas lah dendammu
mimief
pantesan mereka sebegitu benci nya.
anak pertama mereka??🥹🥹🥹
mimief
kalau kata di didrakor fix me..
meminta pertolongan adalah langkah pertama kita mau sembuh
jadi ga usah takut dan malu...
ayo kita sembuh bersama
It's me Ri🥕: Benar kak, semakin bungkam maka akan semakin sulit untuk sembuh 🥺
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!