NovelToon NovelToon
Suamiku Bossku

Suamiku Bossku

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Tamat
Popularitas:59.5M
Nilai: 4.8
Nama Author: Elvani Rosita Dewi

Clara seorang gadis cantik yang terpupuler dikampusnya, hidupnya bagaikan seorang pemeran sinetron yang mempunyai lika-liku dan masalah kehidupan yang tidak ada habisnya, pacarnya menghiantinya dan akhirnya dia harus rela menikahi orang yang tidak dia cintai demi bertahan hidup. Bagaimana kisah selanjutnya..? Selamat membaca.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Elvani Rosita Dewi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 13 Suamiku Bossku

Cakra dan Clara sudah berada didalam mobil. Cakra yang dari tadi hanya berdiam sesekali melihat jam ditangannya dan makin melajukan mobilnya ditengah jalan dengan suasana indah lampu-lampu ibu kota.

"Mas? Boleh Clara bertanya."

"Hmm.."

Kok hemm sih, membuatku takut saja. "Apa mas udah punya pacar?"

"Hmm.." Cakra kembali menjawab singkat dan masih fokus mengendarai mobil.

"Baiklah kalau nggak mau jawab nggak apa-apa, nanti kalau aku udah baikan sama Willi aku akan pergi dari apartemennya mas Cakra dan aku akan mengganti semua biaya hidup selama menumpang diapartemennya mas."

Cakra yang melaju langsung menghentikan mobilnya dipinggir jalan dengan spontan.

"Mas kok berhenti sih? Apa kita sudah sampai?" Clara merasa heran mengapa Cakra tiba-tiba menghentikan mobilnya.

"Clara... mas bisa minta tolong sama kamu nggak? Cakra memandang Clara dengan wajah yang serius dan tangannya memegang erat tangan Clara.

"Minta tolong apa mas?"

"Jawab dulu iya!" Ucap Cakra.

"Ngak mau ah.., bilang dulu Clara mau tolong mas apa? kalau masnya minta tolong yang aneh-aneh seperti minta wik..wik..wik Clara nggak mau ah." Clara berbicara sangat polos.

"Otakmu itu mesum." Cakra menyentil jidat Clara dengan sedikit keras.

"Awww mas sakit tahu., kalau masnya kasar Clara ngak mau tolong mas Cakra." Clara mengelus jidatnya yang terasa perih dengan muka yang cemberut.

"Baiklah maafkan mas yah..,tapi Clara maukan tolong mas kali ini saja?" Cakra mengelus lembut jidat Clara yang sudah kemerahan karena ulahnya.

"Tolong apa mas?" Clara sangat serius mendengar perkataan Cakra.

"Kita menikah bulan depan."

"Apa? menikah? kalau yang itu Clara nggak mau mas, lagian Clarakan udah punya pacar." Clara sangat terkejut mendengar perkataan Cakra sampai lupa dengan jidatnya yang sakit.

"Clara.. mas mohon ini cuma bohongan, setelah pacar mas kembali dari luar negeri kita akan bercerai dan kamu bisa pergi bebas dengan pacarmu. Mas akan membiayai semua kebutuhannmu dan akan memberikan kamu uang belanja setiap bulan dan kamu akan tinggal di apartemen sampai waktunya tiba." Cakra masih memegang tangan Clara dengan wajah yang sangat putus asa.

"Tapi mengapa mas tidak mau menunggu pacarnya mas pulang dari luar negeri baru nikah? kan kalau begitu gampang mas nggak usah repot ngeluarin uang banyak untuk membayarku."

"Dia belum mau menikah untuk saat ini, dia masih menyelesaikan kuliah S3 nya. Orang tua mas udah memaksa mas menikah sekarang dan kalau sampai bulan depan mas nggak dapat calon mas akan dijodohin dengan temannya mami." Cakra melepaskan genggamannya dari tangan Clara dan menyandarkan kepalanya dijok mobil.

"Baiklah mas, aku mau. Tapi aku nggak mau kita ada hubungan fisik.. !" Clara mempertegas perkataannya.

Clara apa yang kamu lakukan? hanya untuk demi sesuap nasi dan uang kamu rela menikahi mas Cakra? ah bodoh amat, aku tidak punya siapa-siapa lagi selain dia. Batin clara.

"Oke, mas janji." Cakra kembali menghidupkan mobilnya dan melajukan mobilnya saat melihat jam ditangannya.

Mobil Cakra sudah berada didepan rumah yang sangat besar terlihat seorang yang satpam membukakan pintu gerbang dan menundukkan kepalanya kepada Cakra.

"Mas Cakra kok lama baru pulang?" Seru seorang satpam yang berdiri disamping mobilnya dan membukakan Cakra pintu mobil.

"Hmm.. lagi sibuk bekerja Mang, Mami dan Papi ada dirumah?" Cakra sudah turun dari mobil dan membukakan Clara pintu.

"Iya mas, mereka berdua udah lama menunggu kedatangan mas Cakra."

"Baiklah, aku masuk dulu Mang." Cakra menggandeng tangan Clara masuk kedalam rumah.

Mang Asep satpam yang bekerja dirumah Cakra hanya bisa mengeleng-gelengkan kepalanya melihat Cakra mengandeng tangan Clara masuk kedalam rumah. "Elee.. Elee..Elee.. pacarannya dengan siapa? menikahnya dengan siapa? orang kaya mah bebas. Andai Mang Asep bisa dapat perempuan cantik begitu ah...."

1
Arnoldina Caet
Kecewa
Sarah Yuniani
Clara sama Cakra kok gak negur anak nya sih .. Calvin udah keterlaluan
Sarah Yuniani
sip Clara jangan mau ditindas
Sarah Yuniani
ceritanya seru
Sarah Yuniani
hahahah keriput dan tuwirr
Sarah Yuniani
gemess
Sarah Yuniani
kok saya sih
Sarah Yuniani
sudah baik dikasih tumpangan tempat tinggal .. dasar clara
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻ❀∂я🤎AnitaPraditaM⃟3💋
orang tua ribut melulu, pasti rumah bagai neraka bagi Clara
Ida S
Luar biasa
tris tanto
dia yg mutusin dia yg stress
tris tanto
knp jd diputer yak siapa yg salah siapa yg disalahin
tris tanto
emng gk nungguin dirs yak,kok liat diph ft hananya
tris tanto
knp kd gugu claranya yg tegas dong bgmnpun kamu yg sah lho
tris tanto
lha ktny nunggu siap kirain akna ada sdkt drma mslh ninaninu ee tau2 udh ninaninu
tris tanto
ditanyain bpknya gk bisa jwb soa perasaan cakra ke clara,,tp ada bb dimn cakra takut kehilngn clara,disini adeknya bilng msh mencintai fely,,
tris tanto
lha ngapain jg nemuin claraaa,,jd dipermalukan kan
tris tanto
malem masing galauuuuuooo kok pagi2 udh mau nyatain perasaan,,lha cpt ment to
Tami Satra
sabar cakra nunggu halal dulu
antha mom
thor kamu ya jangan sampai Clara kenapa napa sama kehamilan nya,
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!