NovelToon NovelToon
Hei Ying Tun Tian (Bayangan Hitam Yang Menelan Langit)

Hei Ying Tun Tian (Bayangan Hitam Yang Menelan Langit)

Status: sedang berlangsung
Genre:Kelahiran kembali menjadi kuat / Budidaya dan Peningkatan / Transmigrasi
Popularitas:1.9k
Nilai: 5
Nama Author: DavidTri

🩸 HEI YING TUN TIAN(Bayangan Hitam Yang Menelan Langit)⚠️ Han Xuan Sang Penelan Takdir Itu Sendiri

Sinopsis:
Di kehidupan sebelumnya, ia adalah monster yang ditakuti dunia dan Dao itu sendiri.

Ia mencapai Law Devouring Realm, melahap Dao para genius, menghancurkan sekte besar, dan hampir menantang Langit itu sendiri.

Namun Langit tidak membunuhnya.
Langit menghukumnya.

Jiwanya dipecah dan dilempar kembali ke masa lalu, terlahir sebagai anak klan kecil dengan meridian retak dan akar spiritual cacat. Di mata dunia, ia hanyalah sampah kultivasi yang tak akan pernah melangkah jauh.

Mereka salah.

Tubuh barunya menyimpan Void Devouring Constitution, konstitusi terkutuk yang hanya bangkit setelah kehancuran total. Dengan ingatan penuh dari kehidupan sebelumnya, ia memilih jalan yang lebih sunyi dan lebih kejam.

Ia tidak lagi membantai secara terang terangan.
Ia membangun bayangan nya sendiri.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DavidTri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 11 - Topeng di Balik Badai

...Bab 11: Topeng di Balik Badai...

Angin di lapangan utama klan Han mendadak berhenti berhembus. Udara menjadi begitu kering hingga debu-debu halus terasa mencekik tenggorokan siapapun yang masih berani berdiri di sana.

Di tengah lapangan yang retak, sosok pria dengan zirah emas berdiri tegak bagaikan monumen kekuasaan yang tak tergoyahkan. Ia adalah Utusan Kekaisaran, seorang ahli yang dikirim langsung oleh Heavenly Overseers untuk memadamkan percikan api sebelum menjadi kebakaran besar

Han Xuan melangkah keluar dari bayangan paviliunnya dengan gerakan yang sangat lambat. Di mata dunia, ia hanyalah seorang pemuda malang yang rambutnya memutih karena syok, dengan nafas yang tersengal-sengal dan tatapan yang kosong.

Tidak ada warna di dunianya, hanya gradasi abu-abu yang memperlihatkan betapa kuatnya energi keemasan yang memancar dari tubuh sang utusan. Energi itu seperti matahari kecil yang mencoba membakar segala kegelapan

"Henti!" suara utusan itu menggelegar, menciptakan gelombang kejut yang merontokkan sisa-sisa genteng paviliun di belakang Han Xuan

Han Xuan terjatuh berlutut, tepat di batas jangkauan aura sang utusan. Ia memuntahkan sedikit darah sebagian karena tekanan nyata dari aura tingkat Core Condensation, sebagian lagi karena ia sengaja menggigit lidahnya sendiri untuk memperkuat sandiwaranya.

Di tangannya, ia memegang gulungan kulit palsu yang telah ia lumuri dengan residu energi makam yang busuk

"Siapa kau, serangga rendahan?" tanya sang utusan dengan nada jijik. Matanya yang berkilat keemasan memindai tubuh Han Xuan, mencari jejak kultivasi yang mencurigakan.

Namun, berkat teknik isolasi dari Record of the Vanished Sovereigns, Han Xuan terlihat tidak lebih dari seorang mortal yang meridiannya hancur berantakan karena terpapar radiasi energi kuno

"Nama saya... Han Xuan... Tuan..." bisik Han Xuan dengan suara yang gemetar. "Saya hanyalah... penjaga perpustakaan klan yang tersisa. Semuanya sudah mati, Tuan. Penatua Pertama, Tuan Muda Han Feng... mereka semua tertelan oleh lubang itu!"

Han Xuan menyodorkan gulungan palsu itu dengan tangan yang gemetar hebat. Sang utusan melambaikan tangannya, membuat gulungan itu terbang ke genggamannya.

Saat ia membukanya, sebuah jebakan mental yang telah disiapkan Han Xuan mulai bekerja. Gulungan itu mengandung sedikit fragmen memori palsu tentang sebuah "iblis kuno" yang bangkit dan melahap segalanya sebelum kembali tertidur ke dalam inti bumi

Sang utusan terdiam sejenak, alisnya berkerut. Ia merasakan sisa-sisa energi di gulungan itu memang mirip dengan laporan tentang makam leluhur klan Han.

Namun, sebagai seorang veteran, ia tidak mudah percaya. Ia berjalan mendekat dan mengangkat dagu Han Xuan dengan ujung sepatu emasnya

"Jika semua orang mati, mengapa kau masih hidup?" desis sang utusan. "Mengapa seorang sampah tanpa Qi sepertimu bisa selamat dari bencana yang membunuh seorang ahli Meridian Forging?"

Han Xuan menatap mata sang utusan dengan tatapan yang paling rapuh yang bisa ia buat. Di dalam batinnya, ia sedang memobilisasi Hukum Devour secara pasif. Ia tidak berniat menyerang.

Ia sedang melakukan sesuatu yang jauh lebih berbahaya: ia sedang "membaca" struktur jiwa sang utusan melalui kontak aura yang terjadi

"Saya tidak tahu... Tuan..." isak Han Xuan. "Saya terjatuh ke dalam lubang pembuangan saat ledakan terjadi. Saya merangkak keluar... dan menemukan benda ini di dekat reruntuhan. Saya pikir... mungkin ini bisa menukar nyawa saya agar Tuan tidak membunuh saya."

Kesunyian yang mematikan menyelimuti lapangan itu selama beberapa menit. Di kejauhan, Lin Xi dan para pengawal Sekte Pedang Awan menahan nafas.

Mereka tahu bahwa satu kesalahan kecil dari bibir Han Xuan akan membuat seluruh klan Han diratakan dengan tanah dalam sekejap

Sang utusan akhirnya menurunkan kakinya. Ia mendengus, merasa bahwa membuang waktu dengan seorang cacat seperti Han Xuan adalah penghinaan bagi statusnya.

Di matanya, Han Xuan terlalu lemah untuk menjadi pemegang warisan sejati. Seorang Devourer seharusnya memiliki aura yang mendominasi, bukan aura kematian yang membusuk seperti pemuda di depannya ini

"Bawa serangga ini ke penjara kota untuk diinterogasi lebih lanjut oleh tim pembersih" perintah sang utusan kepada pengawal kota yang gemetar di pinggir lapangan. "Aku akan memeriksa pusat retakan itu sendiri. Jika aku menemukan jejak bahwa kau berbohong, Han Xuan, jiwamu akan dibakar dalam api matahari selama seratus tahun."

Han Xuan membungkuk dalam-dalam hingga dahinya menyentuh tanah yang dingin. "Terima kasih... terima kasih atas kemurahan hati Tuan."

Saat ia diseret oleh pengawal kota, Han Xuan menutup matanya. Di balik kelopak matanya, ia tersenyum. Ia telah berhasil memasukkan sebutir "benih" Hukum Bayangan ke dalam jubah sang utusan tanpa pria itu sadari.

Benih itu akan menjadi mata dan telinganya di dalam hirarki Kekaisaran. Ia tidak lagi membutuhkan klan Han. Tempat ini sudah habis diperas

Malam harinya, di dalam sel penjara yang lembap, Han Xuan duduk menyendiri di sudut yang paling gelap. Para pengawal tidak memberinya rantai karena menganggapnya tidak berdaya.

Di dunia hitam-putihnya, Han Xuan melihat tikus-tikus yang berlarian memiliki aura kehidupan yang lebih terang daripada dirinya sendiri

Ia membuka telapak tangannya. Pusaran hitam itu muncul kembali, namun kali ini ia menyerap kegelapan dari bayang-bayang penjara tersebut untuk memulihkan meridiannya yang retak akibat tekanan utusan tadi pagi.

Setiap helai energi yang ia serap membawa rasa dingin yang membekukan, namun ia menerimanya dengan ketenangan seorang algojo

Kekaisaran Pusat... batin Han Xuan. Tempat di mana Hukum Langit paling kuat, namun juga tempat di mana Hukum Devour akan menemukan mangsa paling gemuk.

Tiba-tiba, bayangan di dinding selnya bergerak. Sesosok wanita muncul dari kegelapan. Itu adalah Lin Xi. Ia menggunakan jubah hitam penyamaran dan berhasil menyuap penjaga untuk masuk

"Kau benar-benar gila, Han Xuan" bisik Lin Xi. "Kau mempermainkan utusan tingkat Core Condensation seolah-olah dia adalah anak kecil. Apa kau tidak takut dia menyadari gulungan itu palsu?"

Han Xuan tidak menoleh. "Dia akan menyadarinya dalam tiga hari. Tapi dalam tiga hari, aku sudah tidak akan ada di penjara ini. Dan kau, Lin Xi, kau punya tugas baru."

Han Xuan melemparkan sebuah cincin kecil kepada Lin Xi. Cincin itu terbuat dari tulang manusia yang ia ambil dari makam, yang telah ia modifikasi dengan sedikit energi jiwanya

"Pergilah ke Ibukota" perintah Han Xuan. "Gunakan identitasmu sebagai murid jenius Sekte Pedang Awan untuk masuk ke Akademi Langit. Cari seorang pria bernama Tuan Besar Mo. Berikan cincin ini padanya. Dia adalah orang yang berhutang budi pada 'identitas lamaku' dari... sudahlah ikuti saja apa kataku ."

Lin Xi tertegun. "Identitas lamamu? Apa yang kau bicarakan? Dan siapa Tuan Besar Mo ini?"

"Jangan bertanya" suara Han Xuan menjadi sangat dingin hingga Lin Xi merinding. "Cukup lakukan. Dia akan memberimu akses ke perpustakaan terlarang Kekaisaran.

Aku butuh peta koordinat dari tujuh fragmen hukum lainnya. Benua Cangyuan ini hanyalah permulaan. Aku tidak akan berhenti sampai aku memakan matahari yang menjadi sumber kekuatan para utusan itu."

Lin Xi menatap Han Xuan dengan rasa takut yang kini bercampur dengan pengabdian yang aneh. Ia merasa seolah-olah ia sedang melayani sebuah entitas kuno yang terjebak dalam tubuh pemuda. Ia mengangguk pelan, menyimpan cincin itu, dan kembali menghilang ke dalam kegelapan

Setelah Lin Xi pergi, Han Xuan berdiri. Tubuhnya mengeluarkan suara berderak saat tulang-tulangnya menyesuaikan diri dengan kenaikan tingkat kultivasi yang dipaksakan

[Realm: Meridian Forging - Level 2 Awal]

Ia tidak lagi memiliki rasa lapar akan makanan, hanya rasa lapar akan energi. Ia berjalan menuju jeruji besi penjara dan hanya dengan satu sentuhan, besi-besi itu hancur menjadi debu hitam, kehilangan seluruh struktur atomnya karena ditelan oleh Hukum Devour

Ia melangkah keluar dari selnya, berjalan melewati para penjaga yang mendadak jatuh tertidur karena tekanan mental yang ia lepaskan. Di gerbang penjara, ia melihat Xiao Mei dan Wei sudah menunggu dengan kereta kuda sederhana

"Tuan" Wei membungkuk. "Semua persiapan untuk perjalanan ke barat sudah siap. Tapi utusan itu masih ada di kota. Bagaimana kita bisa lewat?"

Han Xuan menatap ke arah pusat kota di mana cahaya emas sang utusan masih terlihat terang di matanya yang hitam-putih. "Dia tidak akan melihat kita. Bagi dia, kita hanyalah debu. Dan debu tidak pernah menarik perhatian matahari."

Han Xuan mengenakan topeng peraknya kembali. Seketika, keberadaannya menyatu dengan malam. Ia naik ke atas kereta, dan saat kereta itu mulai bergerak meninggalkan Kota Azure, Han Xuan menoleh ke belakang untuk terakhir kalinya ke arah gunung tempat klan Han berdiri

"Selamat tinggal, masa lalu" gumamnya. "Lain kali aku kembali ke tempat ini, aku akan menelan seluruh gunung ini untuk melengkapi fondasiku."

Perjalanan menuju Wilayah Barat baru saja dimulai. Itu adalah tempat yang dikenal sebagai "Tanah Para Pendosa", di mana Hukum Langit paling lemah dan Hukum Kekosongan serta Bayangan merajalela. Di sanalah Han Xuan berencana membangun pasukan bayangannya yang pertama

Namun, jauh di Ibukota Kekaisaran, di dalam sebuah menara tinggi yang dikelilingi oleh petir abadi, seorang pria tua membuka matanya. Ia menatap sebuah instrumen astronomi yang tiba-tiba berhenti berputar. Salah satu bintang di rasi bintang Devourer baru saja berkedip

"Dia kembali..." bisik pria tua itu dengan suara yang dipenuhi kengerian. "Setelah seribu tahun... sang penelan telah menemukan wadah baru."

Pencarian besar-besaran akan segera dimulai. Han Xuan bukan lagi hanya berhadapan dengan satu utusan, melainkan dengan seluruh mekanisme pertahanan dunia yang merasa terancam oleh eksistensinya

Apakah Han Xuan akan mampu mencapai Wilayah Barat sebelum para pemburu tingkat tinggi Kekaisaran mengepungnya, atau ia harus mengorbankan salah satu pengikutnya untuk mengalihkan perhatian mereka?

Dunia mulai berguncang, dan Han Xuan adalah pusat dari retakan tersebut. Sebuah entitas yang kehilangan warna, kehilangan emosi, namun mendapatkan kehendak untuk menghancurkan takdir itu sendiri

<>Cerita Bersambung

1
johanes ronald
idenya bagus sekali, dia ahli perang yg aesungguhnya
David ☚⍢⃝☚ Rajin Up Novel: makasihh 🔥😄
total 1 replies
johanes ronald
balonku ada 5 ya? 🤣🤣🤣
cimownim
waah bagus ka ceritanya😍
David ☚⍢⃝☚ Rajin Up Novel: makasih kak🔥 jadi semangat nih😄
total 1 replies
David ☚⍢⃝☚ Rajin Up Novel
btw bisa kali Like sama Koment🔥
David ☚⍢⃝☚ Rajin Up Novel
Inspirasi Novel Dari > Reverend Insanity (Fang Yuan), The Villain Of Destiny (Gu Change), Myst, Might, Mayhem / Legend Of Heavenly Chaos Demon (Cheon Ma), ada lagi tapi malas nulis
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!