NovelToon NovelToon
Story Of 1095 Days

Story Of 1095 Days

Status: sedang berlangsung
Genre:Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Selingkuh / Cinta Seiring Waktu / Obsesi / Cinta pada Pandangan Pertama / Enemy to Lovers
Popularitas:2k
Nilai: 5
Nama Author: Rahmawati18

Sebuah kisah cinta yang berakhir sia-sia, dimana ketulusan cinta Reina yang awalnya begitu penuh kebahagiaan bersama dengan Kevin yang diawali dari kisah LDR hingga pada tahun ketiga, tiba-tiba Kevin lost contact yang membuat Reina begitu kecewa dan sakit hati sehingga tak lagi bisa membuka hati untuk siapapun. Cinta Reina serasa habis dikisah cinta yang dia anggap akan berakhir bahagia. Apakah Reina bisa melupakan Kevin? Apakah Reina bisa membuka hati lagi? atau cintanya benar-benar habis dikisah 3 tahun yang sia-sia itu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rahmawati18, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pasar Malam

Keesokan harinya Reina bersama Ketiga sahabatnya itupun sedang bersiap-siap ingin melakukan olahraga pagi. Kebetulan hari ini adalah hari libur. Jadi mereka memilih untuk berolahraga sembari melihat-lihat kota ini.

Mereka memilih untuk melakukan olahraga di taman dekat dari kediaman Bara. Keempat wanita itu pun berlari-lari kecil menuju kearah taman.

Terlihat dari kejauhan sudah banyak orang yang berolahraga disana. Reina dan teman-temannya dengan penuh semangat pun memilih untuk melakukan pemanasan terlebih dahulu untuk meregangkan otot-otot tubuhnya yang sudah lama tidak melakukan olahraga, dikarenakan mereka sibuk dengan tugas-tugas kuliahnya.

Mereka berlari mengelilingi taman yang luas itu. Belum saja beberapa menit mereka berlari tapi Reina sudah merasa lelah.

"Aduhh, tunggu bentar aku capek" ucap Reina sambil mengatur nafasnya.

Ketiga sahabatnya itu pun berhenti dari kegiatan larinya.

"Ya ampun Reina, baru juga beberapa menit tapi udah ngos-ngosan gitu" Ucap Dea sambil melap keringat di lehernya dengan handuk kecil yang ia bawah.

"Aku capek, istirahat dulu deh" sambil meneguk air botol yang diberikan Wiwi.

"Reina,,, Reina, tadi kamu yang antusias banget buat jogging eee baru lari sebentar saja sudah capek" decak Lala sambil geleng-geleng melihat Reina yang sudah merebahkan tubuhnya diatas rerumputan.

Melihat itu, Dea, Wiwi dan Lala pun ikut merebahkan tubuhnya sambil menatap langit dengan cuacanya yang begitu mendukung pagi ini, sedikit mendung tapi belum ada tanda-tanda akan hujan.

"Gaess,,katanya nanti malam ada pasar malam loh, kesana yuk" Ajak Reina.

"Emangnya Abang kamu ngizinin kita buat keluar malam, Reina?" Tanya Wiwi.

"Nanti aku coba bujuk dia" Ucap Reina.

-

-

-

Bara turun dari kamarnya, ia tidak mendapati Adik dan ketiga temannya itu. Biasanya kalau jam segini mereka sudah pada ribut di ruang tamu.

"Bu Siti, Reina dan teman-temannya kemana?" tanya Bara.

"OOO mereka sedang keluar Tuan, katanya mau olahraga di taman". Jawab Bu Siti yang sedang memegang sapunya.

"Oiya Bu, nanti siapin sarapan buat mereka" perintah Bara dengan mukanya yang datar itu.

"Baik Tuan" balas Bu Siti sambil melanjutkan pekerjaannya.

Bara kembali ke kamarnya untuk melanjutkan pekerjaannya yang tertunda semalam. Sementara itu Bu Siti yang sudah selesai membersihkan pun bergegas untuk menyiapkan sarapan pagi untuk Reina dan teman-temannya.

Pagi ini Bara memilih untuk sarapan sendiri di kamarnya ia tidak bisa serapan dengan cewek-cewek yang terlalu ribut itu. Mereka hanya membuat Bara semakin pusing. Bara adalah orang yang tidak suka keributan. Ia senang dengan suasana yang tentram dan damai tanpa suara bising.

Akhirnya suara bising itupun tiba. Reina, Dea, Wiwi dan Lala pun tiba di rumah. Mereka mencium aroma harum masakan Bu Siti yang membuat cacing-cacing diperutnya mulai kelaparan.

"Waawww enak banget Bu, Ini namanya apa?" Tanya Dea sambil menunjuk salah satu menu makanan yang baru pertama kali ia lihat.

"OOO ini namanya semur jengkol neng, enak loh" Ucap Bu Siti.

Mereka pun menarik kursi dan duduk untuk menikmati sarapan paginya.

"Abang Bara kemana Bu, kok nggak sarapan bareng?" tanya Reina diselah sarapan mereka.

"Tuan Bara sarapan di kamar Neng" jawab Bu Siti.

Reina hanya mengangguk. "Tumben dia makannya di kamar" Batin Reina.

Setelah menyelesaikan sarapannya mereka kembali ketempat biasa mereka ngumpul yaitu di ruang tamu sambil menonton TV. Tak lupa cemilan yang tak pernah absen.

Reina berjalan naik kek kamar Abangnya, ia ingin memastikan apa yang Abangnya lakukan knapa ia memilih mkan di kamar dan tidak makan bersama mereka tadi.

CEKLEKK,,,

Pintu kamar Bara terbuka, sontak Bara langsung memutar kursinya dan berbalik melihat siapa yang masuk.

"Abang,,," sapa Reina dengan muka yang penuh maksud tersembunyi.

"Kamu tuh ya kebiasaan banget masuk kamar orang langsung-langsung tanpa permisi. Dasar Bocah tengil" Ketus Bara dengan muka kesel melihat tingkah adiknya itu.

Reina melangkah masuk mendekati kursi dimana Abangnya itu duduk. Reina duduk di atas meja kerja Bara.

"Kenapa Abang nggak sarapan sama kita-kita tadi?" tanya Reina.

*Abang lagi banyak kerjaan, lagian kamu dan teman-teman mu itu, nggak di mana-mana pasti bising terus. Bikin telinga sakit aja" Ucap Bara yang kembali sibuk dengan layar laptopnya.

"Bang menurut aku, kak Viona itu cantik dan baik" ucap Reina yang membuat abangnya itu mengalihkan pandangan ke arah Reina.

"Kamu suka?" tanya Bara

"Hhhmmm,,,,!" Reina berpikir sejenak sambil menepuk-nepuk dagunya dengan jari telunjuk.

"Reina setuju kalau kak Viona jadi kakak iparnya Reina" ucap Reina sambil berjalan ke belakang Bara dan mengalungkan tangannya di leher Abangnya itu.

Kali ini kakak beradik itu tak lagi seperti Tom dan Jerry. Bara pun tak lagi ngejahilin adiknya itu.

"Memangnya kamu udah siap punya kakak ipar? Kamu nggak takut kasih sayangnya Abang ke kamu terbagi?" ucap Bara menaikkan alisnya sebelah.

"Elleeee, memangnya selama ini Abang selalu memberikan kasih sayang kepada Reina? Yang ada Abang cuman jailin Reina Mulu" ucap Reina dengan bibir yang mengerucut.

"Bang boleh nggak nanti malam aku sama teman-teman aku ke pasar malam?" Ucap Reina dengan manja agar diberikan izin oleh Abangnya itu.

"Pantesan aja dari tadi sikapnya begini, ternyata ada maunya" ucap bar sambil melepas kaitan tangan Reina dari lehernya.

"Boleh ya Bang,,, boleh ya" Reina memohon

"Iya tapi Abang ikut" Ucap Bara dan kembali ke laptopnya.

"Asikkk,,,makasih Abang" Reina mengecup pipih abangnya dan berlari keluar.

Bara yang merasa gelih pun langsung ngelap bekas ciuman adiknya itu.

"Dasar bocah tengil. Udah gede tapi kelakuannya masih kayah Bocil" Gumam Bara senyum-seyim melihat tingkah adik satu-satunya itu.

-

-

-

Malam pun tiba. Reina dan ketiga sahabatnya itu pun segerah bersiap-siap untuk ke pasar malam. Mereka dengan antusiasnya pun duduk di sofa ruang tamu menunggu Bara turun dari kamarnya.

"ABANG,,,,CEPETAN UDAH SIAP NIH" teriak Reina dari arah ruang tamu yang suaranya terdengar sampai ke kamar Bara.

Bara yang mendengarnya pun hanya abai. Ia sudah hafal gimana adiknya itu.

Bara berjalan menuju kearah mereka dengan pakaian santainya sambil memegang jacket dan kunci mobil di tangannya.

"Ayo" Ucap Bara singkat.

Mereka pun segera berlari dan masuk kedalam mobil dengan sangat antusias. selamat perjalanan suasana mobil tak pernah hening.

Hanya butuh waktu beberapa menit saja untuk mereka sampai ke pasar malam. sudah banyak pengunjung yang berdatangan. Ada banyak penjual dan wahana bermain disana.

Mereka segera bergegas turun dari mobil. Reina dan teman-temannya pun berjalan duluan dan Meninggalkan Bara yang sedang memarkirkan mobilnya.

"Gaesss,,,ada Kora-kora tuh, ayo coba main" Ajak Lala antusias.

-

-

-

1
Risa dan Yayang
Reina pasti senang karena bakal bertemu Kevin besok
Risa dan Yayang
Kevin buruan pulang kasihan Reina merindukan kamu
Risa dan Yayang
Kevin selalu mengingatkan Reina supaya ngga dekat dengan cowok
Risa dan Yayang
Reina walau kamu LDR dengan pacarmu suatu saat akan berbuah manis
Risa dan Yayang
Reina mungkin pria yang suka sama kamu yang minta nomor WhatsApp kamu
Risa dan Yayang
Kasihan Reina ngga kemana mana saat liburan
Risa Yayang Selamanya Bahagia
Reina Kevin mau bikin surprise ke kamu bukan karena Kevin ngga mencintai kamu
Risa Yayang Selamanya Bahagia
Ternyata Reina bakal LDR lagi dengan Kevin ya kasihan
Risa Yayang Selamanya Bahagia
Kevin jangan terlalu posesif ke Reina dong
Risa Yayang Selamanya Bahagia
Reina ternyata menikmati hubungan LDR ya
Risa Yayang Selamanya Bahagia
Reina penasaran siapa yang meminta kontak WhatsApp dia
Risa Yayang Selamanya Bahagia
Wah Reina ternyata liburan ngga kemana mana
hidagede1
kok kk nya percaya gitu aja sih sama laki" yg blm di kenal nya
hidagede1
itu belum jd suami banyak banget larangan nya, gmna udh jd suami🤔
Mil Mil
Sangat recommended untuk dibaca, keren banget ceritanya🤗
Mil Mil
Keren Banget, Lanjut lgi dong
Mil Mil
tidak sabar menunggu kelanjutnya😍
Mil Mil
nice👍
Mil Mil
keren banget ceritanya💪
Virgo♍
Cerita ini recommended banget buat dibaca apalagi untuk mereka yang sedang menjalani hubungan jarak jauh, dari cerita ini banyak mengajarkan kita tentang bagaimana itu hubungan Virtual.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!