NovelToon NovelToon
SALAH SERVER! MAFIA BERDARAH Di Kamar Mandi Nyonya CEO.

SALAH SERVER! MAFIA BERDARAH Di Kamar Mandi Nyonya CEO.

Status: sedang berlangsung
Genre:Transmigrasi / Pengganti / CEO / Mafia / Mengubah Takdir
Popularitas:9.8k
Nilai: 5
Nama Author: Ariska Kamisa

"Aku cuma mau jadi beban keluarga CEO, kenapa malah dikasih beban nyawa Mafia?!"
Velin mengira transmigrasi ke tubuh istri pengganti dalam drama CEO klise adalah tiket liburannya dari dunia korporat. Tugasnya mudah: diabaikan suami, dihina pelakor, lalu mati konyol.
Tapi Velin menolak alur! Saat ia sedang asyik berendam mawar untuk merayakan kebebasannya, plafon kamar mandinya jebol.
Bukannya suami yang datang minta maaf, justru seorang pria asing bersimbah darah jatuh tepat di hadapannya. Kieran Marva D’Arcy—Ketua Mafia kejam yang seharusnya tidak ada dalam naskah ini.
Satu pria ingin membuangnya, satu pria lagi mengancam akan menembaknya.
Saat alur drama sudah "Salah Server", apakah Velin akan tetap mengikuti naskah, atau justru menulis takdir baru bersama sang Mafia?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ariska Kamisa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 33: Suap untuk Sang Penulis

Adriano duduk di sebuah kafe remang-remang, menatap ponselnya yang berisi foto-foto Velin yang kini tampak jauh lebih bahagia. Wajahnya yang dulu kuyu kini terlihat ambisius kembali. Ia tidak sudi kalah dari seorang Mafia, meskipun hartanya sempat dibekukan.

"Aku pasti bisa mendapatkannya kembali. Velin itu lembut, dia pasti hanya sedang terpesona oleh aura bahaya Kieran," gumam Adriano.

Tiba-tiba, ia melihat seorang pria paruh baya yang tampak sangat stres sedang duduk di meja seberang. Pria itu—Pak Bambang—sedang mengetik di laptopnya sambil bicara sendiri. "Kenapa jariku nggak mau ngetik kata 'cerai'? Kenapa setiap aku mau bikin mereka pisah, tiba-tiba muncul adegan mereka pelukan? Ini keyboard kesurupan apa gimana?!"

Adriano mengernyit. Ia merasa pria ini adalah kunci. Ia mendekat dan mengintip layar laptop Pak Bambang.

"Cinta Berdarah Sang Naga? Itu... itu kisah hidupku!" seru Adriano kaget.

Pak Bambang menoleh dengan mata sembab. "Eh? Mas Adriano? Wah, aslinya lebih ganteng ya daripada yang saya bayangkan di bab 1. Tapi sayang, Mas, di bab terbaru Mas ini cuma jadi remahan biskuit yang nggak dianggap."

Adriano tidak peduli soal remahan biskuit. Ia langsung duduk di depan Pak Bambang. "Kau... kau yang mengatur semua ini? Kau yang membuat Velin pergi dariku?"

"Bukan saya, Mas! Itu si Velin yang jiwanya 'salah server' masuk ke naskah saya! Dia itu glitch dalam sistem!" keluh Pak Bambang.

Adriano melihat peluang emas. Ia mengeluarkan selembar cek kosong dari saku jasnya—salah satu aset yang berhasil ia sembunyikan dari Jaxon. Ia meletakkannya di atas meja dengan gaya CEO sombongnya yang dulu.

"Tulis ulang naskahnya. Buat Velin kembali padaku. Buat Kieran menjadi jahat atau buat dia menghilang dari cerita ini. Isi angka berapa pun yang kau mau di cek ini," bisik Adriano penuh tekanan.

Pak Bambang melihat cek itu, lalu melihat Adriano. Air liurnya hampir menetes. "Waduh... ini nilainya bisa buat beli rumah di puncak sama koleksi action figure terbatas nih."

"Lakukan sekarang," perintah Adriano.

Pak Bambang dengan gemetar mulai mengetik. "Oke, oke! Bab 34: Velin tiba-tiba merasa rindu pada Adriano dan menyadari bahwa Kieran adalah seorang pembunuh yang menakutkan. Dia berlari keluar dari istana dan—"

TAK! TAK! TAK!

Tiba-tiba, huruf-huruf di layar laptop Pak Bambang berubah sendiri.

"Lho? Lho?! Kok tulisannya berubah?!" seru Pak Bambang panik.

Di layar itu, kalimatnya berubah menjadi: "Velin justru merasa ngidam ingin melihat Adriano memakai baju pelayan prancis dan menari balet di depan istana D'Arcy."

"Eh?! Saya nggak ngetik itu!" Pak Bambang mencoba menghapus, tapi tombol backspace-nya tidak berfungsi. "Mas Adriano, maaf... sepertinya ini gawat. Alurnya... alurnya sudah tidak ada di tangan saya lagi!"

Adriano membelalak. "Maksudmu?!"

"Cincin di jari Velin itu!" Pak Bambang menunjuk ke udara dengan dramatis. "Itu adalah Segel Darah D'Arcy. Semalam, saat Velin memutuskan untuk menetap dan mencintai Kieran, cincin itu menyerap keinginan terdalam Velin. Sekarang, alur cerita ini mengikuti apa pun yang Velin mau secara tidak sadar! Dia bukan lagi karakter... dia sudah jadi Penulis sekaligus Pemeran Utama!"

...****************...

Di Istana D'Arcy...

Suasana yang biasanya tegang karena urusan mafia, mendadak berubah menjadi haru biru. Dokter pribadi klan D'Arcy baru saja keluar dari kamar utama dengan senyum lebar.

"Selamat, Tuan Kieran. Nyonya Muda positif hamil enam minggu," lapor Dokter.

Kieran mematung di ambang pintu. Sang Naga yang biasanya dingin tanpa ekspresi itu tiba-tiba menjatuhkan tablet di tangannya. Matanya berkaca-kaca, sebuah pemandangan yang membuat Jaxon hampir pingsan karena kaget.

"Aku... aku akan jadi Ayah?" bisik Kieran pelan.

"YAYYY! AKU JADI BUYUT!" Kakek Evander muncul dari balik tembok sambil berjoget kecil. "Kieran! Kakek bangga padamu! Akhirnya... Kakek sempat takut kamu itu sebenarnya suka sama Jaxon karena kalian nempel terus kayak perangko!"

Bibi Amora menyeka air matanya dengan tisu sutra. "Betul, Kieran! Bibi juga sempat khawatir kamu itu 'workaholic' yang tidak tahu cara menghamili wanita. Ternyata bibit D'Arcy memang unggul!"

Kieran mendengus meski wajahnya memerah karena malu. "Kakek! Bibi! Jangan bicara yang aneh-aneh di depan Velin!"

Kieran langsung menghampiri Velin yang sedang bersandar di ranjang sambil ngunyah manisan mangga. Ia berlutut di samping istrinya, menggenggam tangannya dengan penuh pemujaan. "Terima kasih, Aveline. Terima kasih sudah memberiku malaikat kecil ini."

Velin mengusap rambut Kieran. "Tuan Kieran, jangan nangis dong. Masa bos Mafia cengeng? Tapi... ngomong-ngomong soal malaikat, aku tiba-tiba pengen lihat 'setan' jadi pelayan. Aku pengen Mas Adriano dateng ke sini pake baju pelayan seksi yang ada rendanya, terus dia balet di taman depan."

Kieran terdiam. Ia menatap Velin dengan heran. "Kau... ingin melihatnya seperti itu?"

"Iya! Pasti lucu banget! Kan dia dulu sombong banget, pengen lihat gimana mukanya kalau jadi pelayan cosplay," lanjut Velin sambil tertawa terbahak-bahak.

Tepat saat itu, Jaxon masuk dengan wajah yang sangat menahan tawa. "Tuan... Anda tidak akan percaya siapa yang ada di depan gerbang."

"Adriano?" tebak Kieran.

"Iya, Tuan. Dan... dia datang membawa sebuah kotak besar berisi baju pelayan prancis. Dia bilang hatinya tergerak untuk melakukan itu seolah-olah ada kekuatan gaib yang menariknya ke sini," lapor Jaxon sambil menutup mulutnya.

Velin melompat kegirangan. "YAY! Ngidamku terkabul! Tuan Kieran, ayo kita ke depan! Kita tonton pertunjukan balet CEO terlucu abad ini!"

Kieran hanya bisa menggelengkan kepala melihat istrinya. Ia berdiri dan menggandeng tangan Velin. "Apapun untukmu, Nyonya D'Arcy. Jika kau ingin dia jadi badut sekalipun, aku akan menyewakan panggungnya."

...****************...

Di Luar Gerbang...

Adriano berdiri dengan wajah merah padam, memegang rok frilly warna hitam putih di tangannya. Di sampingnya, Pak Bambang mengikuti sambil membawa laptop dengan wajah pucat.

"Kenapa kakiku melangkah ke sini sendiri?!" raung Adriano frustrasi. "Kenapa tanganku mau pakai baju ini?!"

Pak Bambang hanya bisa mengetik dengan pasrah: [Maaf Mas Adriano, Nyonya Besar sudah bersabda, Penulis naskah pun nggak bisa apa-apa...]

1
awesome moment
ti kn...hamidun yg super absurd
awesome moment
velin mmg super absurd
awesome moment
bikin genre kocak bgini lg dunk
Ariska Kamisa: baik, ditunggu aja ya kak,
terimakasih kak, 🙏🙏🙏
total 1 replies
awesome moment
kocak mmg tu aveline
awesome moment
cerita sekocak n koq minim pembaca😭😭😭syedih q tu
awesome moment
omelet penuh cinta
awesome moment
adriano rugi besar
awesome moment
ngabrut
awesome moment
whoah...jodoh velin n
awesome moment
😄😄😄👍😄😄👍
Ariska Kamisa: terimakasih banyak kak 🙏🙏🙏
total 1 replies
aditya rian
ngeluh mulu si velin ampun...
aditya rian
busett
aditya rian
telat Adriano kalah kaya habisnya/Applaud/
aditya rian
sumpah... kadang isi otak velin ini absurd ditambah bibi Amora nya yang sama /Scream/
Ariska Kamisa
siap kak..
terimakasih 🙏🙏🙏
Mifta Nurjanah
lanjut
Rin Jarin
lanjutkan
Lola Maulia
😊😊😊😊
Mifta Nurjanah
cieee ciuman
Mifta Nurjanah
wkwk cincin pindah ke lu ven
Ariska Kamisa: terimakasih banyak kak 🙏🙏🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!