Lin Yexue adalah pembunuh terbaik dari zaman modern, karena di khianati oleh wakil pimpinan organisasi dia tewas dan bereinkarnasi ke tubuh seorang gadis yang dipaksa menyamar menjadi pria . Akibatnya dia terkenal sebagai Tuan Muda ke Enam yang Gay karena kegemarannya mengejar pria-pria tampan.
Sayang sekali pria yang dikejarnya malah memukulinya hingga tewas. Ia meminta Lin Yexue dari zaman modern menggantikannya membalas dendam.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Widisiera, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab. 13
Setelah Lu Tianhao dibawa pergi oleh Kepala Urusan Akademik, guru pengawas ujian kemudian memanggil satu persatu peserta lainnya. Setelah sekian lama memperhatikan, Lin Yexui akhirnya menyadari ternyata ujian masuknya hanyalah menyalurkan kekuatan spiritual ke bola kristal itu untuk mengetahui atribut mereka. Semakin gelap warna bola kristal maka berarti makin tinggi bakatnya.
Lin Yexue merasa itu tidak menarik, saat ia berbalik pergi tiba-tiba terdengar teriakan.
" Astaga , seorang master roh tiga elemen ?? Luar biasa...!!
" Apa benarkah ? "
" Benarkah dia seorang master roh tiga elemen? "
Kehebihan pecah diantara kerumunan, bahkan lebih menghebohkan. Dimana-mana terdengar teriakan penuh kekaguman dan keterkejutan .
Selama ratusan tahun di Akademi belum pernah ada seorang master roh tiga elemen . Biasanya hanya ada master roh dua elemen, itupun cukup langka. Sekarang tiba-tiba ada seorang master roh tiga elemen tentu saja semua orang menjadi heboh. Bahkan guru pengawas ujian masuk hampir menggila. Ia mencubit tangannya sendiri untuk memastikan bahwa ia benar-benar tidak bermimpi.
Mendengar kehebohan Lin Yexue pun menghentikan langkahnya dan kembali membalikkan tubuhnya. Dia melihat seorang pemuda tampan di depan batu kristal. Wajahnya tenang dan dingin , dia diam saja seolah bukan dia yang membuat semua orang takjub. Tak ada kebanggaan di wajahnya , hanya kesepian tak berujung dan kesepian yang tersembunyi.
Seolah merasakan tatapan Lin Yexue , pemuda itu menoleh ke arahnya. Pemuda itu mengira ia akan menemukan tatapan dengan kegilaan yang sama dengan dirinya , namun ia malah bertemu dengan sepasang mata yang jernih dan cerah milik Lin Yexue.
Mereka saling bertatapan untuk beberapa lama, sebelum akhirnya pemuda itu mengalihkan pandangannya pada guru pengawas dan bertanya " Apakah saya lulus ?"
"Tentu ... Tentu saja kami lulus , tunggulah sebentar . Untuk orang istimewa sepertimu nanti seorang guru akan menjemputmu ."
" Oh...." jawab pemuda itu acuh tak acuh sambil menoleh lagi ke arah Lin Yexue , namun sayang ia hanya bisa melihat punggungnya yang menjauh.
Lin Yexue pulang ke rumah ,namun sayang pelayan memberitahunya bahwa kakeknya sedang pergi ke istana . Karena tidak bisa menemui kakeknya , Lin Yexue memutuskan untuk mengunci diri untuk membaca dan berkultivasi di dalam kamarnya.
Tadi malam ia merasa telah ada kemajuan ,Lin Yexue yakin sebentar lagi ia akan bisa menjadi master roh sejati dan bisa melakukan kontrak dengan cincin spasial yang ditinggalkan untuknya.
Saat berkultivasi , kotak di sampingnya mengeluarkan cahaya membantunya berkultivasi lebih cepat.
Setelah Jenderal Lin kembali ia diberitahu pelayan bahwa Lin Yexue ingin menemuinya jadi dia segera pergi ke halaman kediaman Lin Yexue. Namun ia merasakan energi spiritual dari arah kamar Lin Yexue. Jenderal Lin tak ingin mengganggu Lin Yexue berkultivasi jadi dia kembali ke kediamannya.
Karena terlalu asik berkultivasin, Lin Yexue baru terbangun dari meditasinya dua hari kemudian.
" Booommm" Lin Yexue merasa seolah ada penghalang yang telah dihancurkan dari tubuhnya. Ia merasakan sensasi menyegarkan dan arus hangat mengalir melalui meridiannya, menyebar ke seluruh tubuh dan tulangnya kemudian bersirkulasi sebelum kembali ke perut.
Lin Yexue sangat gembira , ia kemudian membuka matanya dan melihat tubuhnya diselimuti cahaya dengan bintang kecil berkelap-kelip di dalamnya.
" Aku sekarang telah berhasil menjadi Pelayan Roh haha . " Lin Yexue berseru girang, kemudian matanya tertuju pada cahaya berwarna-warni yang keluar dari kotak warisannya dan mengelilingi cahaya kemajuan kultivasinya.
" Hah , apa ini ? " Lin Yexue memandanginya terkejut lalu mengulurkan tangan mengambil kotak itu. Saat cahaya kemajuan dari tubuhnya menghilang , cahaya dari kotak itu juga ikut menghilang.
Lin Yexue membuka kotak itu dan melihat benda-benda di dalamnya untuk mencari sumber cahaya , tapi benda didalamnya tak ada yang bersinar sama sekali.
" Tidak ada yang aneh, darimana cahaya itu ya ? " gumamnya sendiri.
Lin Yexue kemudian memeriksa satu persatu benda didalamnya tapi tetap tidak menemukan keanehan. Jadi ia memutuskan mengabaikannya. Ia lalu mencoba membuat kontrak dengan cincin spasialnya. Lin Yexue menusuk jari tangannya dan meneteskan darahnya ke cincin spasial. Perlahan darah itu meresap ke dalam cincin dan ia merasakan telah terhubung dengan cincin itu . Tiba-tiba ia merasakan kesadarannya tersedot ke dalam ruang cincin itu.
" Wah ternyata seperti ini ruang cincin itu.." seru Lin Yexue gembira. " Aku bisa memasukkan apa saja keruang cincin ini ,Wak praktis sekali membawa barang apapun kemana-mana.." Lin Yexue berbinar-binar senang.
Setelah puas menjelajah ruang cincin itu, Lin Yexue menarik kesadarannya keluar dari cincin itu. Tepat ketika ia mendengar sebuah suara.
" Hahaha , akhirnya aku bangun..."
Lin Yexue terkejut dan tanpa sadar langsung bertanya " Siapa ? "
" Hah ? Kau tidak ingat padaku ? Suara itu terdengar terkejut.
Lin Yexue melihat ke sekeliling ruangan tapi tidak menemukan siapapun .
" Wah keterlaluan, kau benar-benar melupakanku.." Suara itu terdengar sangat sedih.
" Eh siapa kau ? " Tanya Lin Yexue makin bingung.
" Aku Pi Hou , apa kau tidak ingat padaku ?. " Suara itu terdengar semakin sedih.
" Monyet nakal ? Apakah kau monyet ?" tanya Lin Yexue bingung.
" Kau yang monyet, kau yang memberiku nama ."
Lin Yexue masih kebingungan ketika tiba-tiba sesosok tubuh melayang dan muncul dihadapannya.
" oh ternyata rubah,bukan monyet .." ujar Lin Yexue setelah melihat penampilannya.
" Enak aja rubah, aku binatang suci kuno Harimau kecil " . Binatang kecil itu mengaum .
" Harimau ? Harimau kecil ? " Lin Yexue mengernyitkan dahinya. Binatang didepannya sama sekali tak mirip Harimau, lebih seperti kelinci.
" Kau mengingatku? " tanya binatang itu bersemangat.
" Tidak..."
" Lalu bagaimana kau tahu aku Harimau kecil ?
" Hadeuh, bukankah tadi kamu yang bilang namamu Harimau Kecil?." Lin Yexue menatap binatang itu dengan malas..Dasar kecerdasan binatang tentu saja masih kalah dari manusia.
" Hah ! Benarkah ? "
Lin Yexue menatap rubah kecil itu , ia ingat binatang ini keluar dari dalam tubuhnya.
" Kenapa kau bisa ada di dalam tubuhku ?" tanya Lin Yexue heran.
" Kita punya kontrak, tentu saja aku ada di dalam tubuhmu."
" Kontrak?" Lin Yexue terkejut
" Ya , aku punya kontrak jiwa denganmu. Meski kau sudah mati sebelumnya, karena jiwamu ada disini jadi aku mengikutimu kesini." Jawab Harimau kecil itu.
" Lalu kenapa kau tidak keluar sebelumnya? "
" Kan aku tadi sudah bilang , aku tertidur. Saat kau terluka aku juga terluka. Aku tidur untuk menyembuhkan diri. Tapi aku tidak menyangka, saat aku bangun lagi kau tidak mengingatku wuaaaaa . " Harimau kecil itu menangis sedih dan butiran airmatanya mengenai Lin Yexue. Anehnya tiba-tiba Lin Yexue merasa nyaman.
" Airmatamu benar-benar ajaib." Ujar Lin Yexue terpukau.
" Aku ini binatang pembawa keberuntungan, jadi tentu saja kau akan merasa nyaman." sahut harimau kecil itu bangga.
" oh begitu?. Ceritakan padaku mengenai luka yang kau sebutkan tadi, juga bagaimana kita bisa terikat kontrak?. Rasanya kita belum pernah bertemu sebelumnya."
" Wuaaaa, Lin Yexue kau sangat jahat!!..Aku tidak menyukaimu lagi !!..Bagaimana kau bisa melupakan harimau kecil yang menggemaskan ini. Untung saja aku punya kontrak jiwa denganmu, kalau tidak, mungkin aku tidak bisa menemukanmu. Bagaimana bisa kau melupakanku Lin Yexueee?" Teriak rubah atau harimau kecil itu sedih.
Entah mengapa Lin Yexue ikut merasakan kesedihan mendalam dihatinya melihat sikecil itu menangis. Ia mengangkat tubuh mungil harimau kecil itu dan berkata " Maafkan aku Pi Hou , aku benar-benar tidak ingat. Tapi sepertinya aku merasakan ikatan batin antara kita. Aku juga merasa sedih saat melihatmu sedih."
Pi Hou mengulurkan kakinya yang mungil dan pendek ke wajah Lin Yexue dan menggosokkannya pelan. " Mungkinkah jiwamu rusak sehingga kau melupakan kehidupan masa lalumu ?. Aku akan memeriksanya."
Selesai berbicara, Pi Hou menghilang dari pelukan Lin Yexue tapi tak lama kemudian dia muncul lagi dengan wajah sedih dan lesu.
" Ada apa ? " tanya Lin Yexue heran.
" Pantas saja , ternyata ingatanmu hilang."
" Ingatan? Ingatan apa ? " Lin Yexue mengangkat tubuh mungil Pi Hou dan mendekatkannya ke wajahnya.
" Percuma saja memberitahumu, kau harus menemukan sendiri ingatanmu." Pi Hou menggeleng sedih.
" Beberapa hari terakhir aku memang merasa sebagian ingatanku hilang. Terkadang aku merasa hampa dan seolah-olah telah melupakan sesuatu yang amat penting . Tapi jika memang penting kenapa aku tidak mengingatnya sama sekali?". Lin Yexue melepaskan Pi Hou lalu memegang kepalanya dengan kedua tangannya . Ekspresinya tampak sangat sedih
" Yexue, jangan khawatir, kau pasti akan mendapatkan kembali ingatanmu ." Hibur Pi Hao.
Lin Yexue menatap Pi Hao penuh harap " Apakah kau punya cara ?"
Pi Hao menggaruk kepalanya dengan kaki mungilnya. " Kurasa itu karena jiwamu yang rusak sehingga ingatanmu hilang. Jika jiwamu diperbaiki seharusnya ingatanmu juga akan kembali."
" Memperbaiki jiwa? Bagaimana caranya ?
" Makanlah beberapa makanan yang baik untuk jiwamu lalu berkultivasilah. Setelah kau mencapai level tertentu maka kau akan bisa memperbaiki jiwamu." jelas Pi Hao