NovelToon NovelToon
Salahkah Aku Selingkuh?

Salahkah Aku Selingkuh?

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Selingkuh / Cinta Terlarang / Romansa / Fantasi Wanita / Balas Dendam
Popularitas:3k
Nilai: 5
Nama Author: Clarissa19

" kakak ipar, kamu baik baik saja?"
" menurut mu apa aku masih bisa baik-baik saja setelah melihat suami ku tidur dengan wanita lain?"
~~~~~
" jika kakak berselingkuh kenapa kakak ipar juga tidak melakukan hal yang sama biar adil?"
" apa kamu mau menjadi selingkuhan ku?"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Clarissa19, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

episode 13

Ponsel Haruka Bergetar saat mereka sedang menikmati makan malam. Haruka mengambil ponselnya dari dalam tas dan diam diam melihat siapa yang menghubungi nya.

entah kenapa, bibirnya tertarik sedikit saat melihat siapa yang menelponnya. Tanpa dia sadari, perasaan nya tadi tidak baik baik saja kini malah membaik begitu saja.

" aku ke kamar mandi dulu" bisik Haruka pada daiky.

" hmm"

yaa, hanya itu respon daiky sambil mengangguk. Jangan harap ada pertanyaan " perlu aku temani?" atau perintah " jangan lama ya?"

Haruka pun tidak ingin ambil pusing. Dia lelah dengan sikap daiky yang tidak ada perubahan. Haruka segera pergi dari sana menunju ke kamar mandi.

" tuan daiky, saya tidak menyangka jika istri anda adalah putri dari keluarga Nakagawa" ujar naski

" yaa, kami memang belum mengumumkan nya secara resmi " ujar daiky.

pernikahan mereka di adakan secara privasi. hanya keluarga dekat yang di undang, selain itu tidak. Jadi tidak banyak orang yang tahu tentang status mereka.

" anda sangat beruntung tuan daiky" ujar naski lagi.

Haru memutar bola mata muak. apa beruntung nya? Memang nya siapa keluarga Nakagawa itu? Haru saja tidak pernah mendengar nya.

" Honey, aku ke kamar mandi dulu ya?" pamit haru pada pria yang duduk di samping nya. Pria yang tadi Haruka kita ayahnya haru.

" mau aku temani?" tanya pria itu.

" tidak perlu, aku pergi sendiri saja" ujar Haru lalu dia segera pergi.

Sedangkan Haruka, dia berdiri di depan kaca wastafel. Menatap pantulan dirinya di cermin dan di tangan nya ada ponsel yang dia tempelkan pada telinga nya.

" kamu senang bisa dinner sama kak daiky hmm? Sampai mengabaikan pesan ku?"

Haruka tersenyum tipis mendengar pertanyaan Naoki. Padahal mereka berpacaran pun bukan karena suka sama suka. tapi Naoki malah bersikap seperti pacar yang posesif.

" yaa tentu saja, siapa yang tidak bahagia dinner bersama suaminya?" ujar Haruka semakin memanasi Naoki.

Ibaratnya itu Naoki apinya sedangkan Haruka adalah bensin nya. bukanya memadamkan tapi malah semakin memperbesarkan.

" biasanya orang kalo selingkuh pasti lebih menyukai selingkuhan nya dari pada suaminya" ujar Naoki.

" senang di ajak sama daiky? Jangan berfikir daiky mengajak mu karena dia ingin. tapi itu karena permintaan ku!" ujar Haru yang baru tiba di kamar mandi.

Haruka refleks menoleh dan menurunkan ponsel nya yang berada di telinga nya. Dia menatap heran pada haru, lalu senyuman miring terbit dari bibirnya.

" oh ya? Terus kenapa kamu terlihat panas?" tanya Haruka menantang.

" siapa yang panas? Aku hanya ingin memperingatkan mu agar tidak ke geeran" balas haru tidak mau mengakui kebenarannya.

Haruka terkekeh sinis, dia menutup mulutnya dengan tangan nya " hahaha, tidak panas tapi terlihat kesal. merasa tersaingi ya?" tanya Haruka.

" kamu jangan kurang ajar ya sama aku! Posisi mu sebentar lagi juga akan ku ganti!" sentak haru.

" jangan banyak bacot! Tapi buktikan lah" ujar Haruka lalu pergi dengan langkah yang anggun dan elegan.

Haruka dan daiky tiba di rumah. begitu tiba di rumah Haruka segera melepaskan gaun nya dan menghapus make upnya. Sedari tadi dia sudah tidak nyaman dengan gaunnya.

ponsel milik daiky berdering menandakan ada panggilan masuk. daiky mengambil ponselnya dengan gerakan cepat seolah olah takut jika Haruka akan melihat siapa yang menghubungi nya.

Daiky menatap Haruka sekilas untuk memastikan jika Haruka tidak melihat ponselnya. Setelah itu dia segera menjauh menuju balkon agar Haruka tidak mendengar percakapan nya.

" *CK! masih berniat bersembunyi? Padahal aku sudah tahu semuanya" batin Haruka*

Haruka berdiri dari duduknya. Dia sudah selesai menghapus makeup nya. Haruka berjalan keluar kamar untuk mengambil minum. dia merasa haus.

*Cekleek*!

pintu kamarnya terbuka bersamaan dengan pintu kamar milik Naoki. Saat dia keluar dia dapat melihat Naoki yang hendak masuk ke kamar. Sepertinya Naoki juga baru pulang.

Haruka menutup kembali pintu kamarnya. Dia berniat untuk turun Tanpa mempedulikan Naoki. Namun Naoki tidak memberikan dia kesempatan untuk pergi begitu saja.

Naoki menarik tangan Haruka membawanya masuk ke Kamar miliknya. begitu mereka masuk Naoki segera menutup pintu dan tidak lupa mengunci nya.

" aku sangat merindukan mu kakak ipar, apa kau tidak merindukan ku?" tanya Naoki sambil memeluk Haruka dengan erat.

Jantung Haruka berdegup kencang, rasanya dia sangat bahagia sekaligus gugup saat ada pria yang memeluknya tanpa di minta sambil mengatakan rindu.

" kita baru tidak bertemu selama 2 jam, mana mungkin langsung rindu?" tanya Haruka.

Naoki melepaskan pelukannya, lalu mendorong Haruka hingga punggung Haruka menempel pada dinding yang dingin itu. Kedua tangan Naoki berada di sisi kanan dan kiri mengurung Haruka agar tidak bisa pergi kemanapun.

" tidak bisa kah kamu berpura pura merindukan ku baby? agar aku sedikit bahagia mendengar nya" ujar Naoki.

Haruka tersenyum merasa lucu dengan tingkah Naoki. Mengapa tuhan menciptakan pria selucu Naoki? pasti siapapun yang menjadi istri Naoki nanti mereka akan sangat bahagia.

" baiklah, aku merindukan mu" jawab Haruka.

Naoki tersenyum senang meskipun dia tahu itu sebuah kebohongan. " kalo begitu, apa kamu juga merindukan ciuman kita saat di danau?" tanya Naoki lagi.

Wajah Haruka menjadi panas mengingat kembali kejadian di danau waktu itu. Rasanya dia ingin mengulanginya lagi. Rasa manis dan lembut itu membuat nya candu.

Haruka wanita dewasa, usianya pun hampir berkepala 3. Wajar saja dia memiliki nafsu yang tinggi. Apa lagi selama menikah daiky tidak pernah memberikan dia nafkah batin.

" apa kamu juga menginginkan nya?" tanya Haruka malu malu.

Naoki tersenyum jahil, dia mengangguk pelan lalu mendekatkan wajahnya dengan wajah Haruka hingga bibir mereka saling bertemu.

Naoki menggenggam kedua tangan Haruka menguncinya di atas. Bibirnya melumat bibir haruka dengan lembut namun penuh nafsu.

Haruka tentu tidak tinggal diam. Dia juga membalas lumatan tersebut. sebelah tangan Naoki bergerak masuk ke dalam baju haruka. Mengusap punggung mulus Haruka lalu berpindah kedepan dan meremas salah satu gunung kembar itu.

*Mpphhh*

Lenguhan merdu itu keluar dari mulut Haruka di sela sela ciuman mereka. Ciuman itu perlahan turun ke bawah dan berhenti di leher milik haruka. bibir basah dan lembut milik Naoki persentuhan dengan kulit leher Haruka.

" ahhh.... Naoki jangan meninggalkan bekas" perintah Haruka tidak ingin nanti daiky melihat bekas itu.

Meskipun dia sangat ingin bercerai dengan daiky tapi dia tidak ingin melakukan nya dengan cara dia yang salah. Karena itu akan merusak nama baiknya.

*aahhh*

Haruka terus melenguh merasakan sensasi aneh akibat dari sentuhan Naoki. Lidah Naoki menjilat leher Haruka dengan lihai, belum lagi tangan Naoki yang bermain pada pucuk gunung nya.

" kamu suka sayang?" tanya Naoki menatap Haruka dengan tatapan berkabut. Sedangkan tangan nya masih sibuk memilit, mencubit dan menggaruk ujung gunung itu.

Haruka mengangguk pelan. Dia merasakan sensasi aneh yang sulit untuk di jelaskan. Rasanya ini sangat menyenangkan, andai Naoki adalah suaminya.

*tok tok*

pintu kamar di ketuk dari luar. Refleks Naoki segera menghentikan permainan nya serta menjauh satu langkah. Sedangkan Haruka sibuk merapikan pakaiannya nya.

" *ki, kamu ada di dalam*?" tanya daiky dari luar kamar.

" yaa, kenapa kak?" tanya Naoki balik.

" apa kau sudah tidur? Papa tadi mengirim pesan menanyakan mu"

" aku sudah sangat mengantuk, besok aku akan menelpon papa sendiri " ujar Naoki beralasan.

" baiklah "

1
euryzaa momeena
ceritanya bagus ka 😍
Clarissa19: terimakasih kk
total 1 replies
Heni Mulyani
lanjut
Clarissa19: Ok kk, terimakasih
total 1 replies
euryzaa momeena
😍
euryzaa momeena
🤭
Heni Mulyani
lanjut💪
Heni Mulyani
lanjut
Heni Mulyani: sama2👍
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!