NovelToon NovelToon
AJIAN PEMIKAT NYAI RONGGENG

AJIAN PEMIKAT NYAI RONGGENG

Status: sedang berlangsung
Genre:Misteri / Balas Dendam / Roh Supernatural / Pelakor jahat / Saling selingkuh / Romansa pedesaan
Popularitas:34.2k
Nilai: 5
Nama Author: Siti H

Kisah sebuah balas dendam dari seorang wanita bernama Kiara yang dikhianati oleh kekasihnya sendiri, membawanya bertemu dengan sosok NYAI RONGGENG yang dapat menjanjikan kecantikan, dan digemari banyak pria.

Kisah mistis ini berasal dari daerah Dusun 16, Desa Kolam, Kecamatan Percut Sei Tuan-Deli Serdang-Sumutera Utara (Sekitaran Medan).

Bagaimana kisah Kiara selanjutnya? ikuti kisahnya dalam novel ini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Siti H, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Balas

Reva menatap Kiara penuh amarah. Ia merasa terhina dan dirugikan akan hal ini. Dimana motornya sudah tergadai demi janji palsu Rama yang katanya akan membuka usaha.

"Dasar kau wanita jalang! Kembalikan motorku!" Reva hendak menjambak Kiara.

Tetapi Rama dengan cepat menendang istrinya. Ia sudah buta hati, sebab cintanya pada Kiara tak dapat lagi ia kendalikan.

Semua hal dalam hidupnya hanya ada Kiara, dan hatinya sudah tertanam nama sang gadis seorang.

Reva terdorong mundur dan sempoyongan. Hampir saja ia terjatuh, dan berhasil berpegangan pada dinding.

Ia masih tidak menduga, jika Rama tega melakukan hal itu padanya. "Bang! Kau tega sekali! Bukankah dulu kau sangat mencintaiku? Tetapi mengapa sekarang kau memilih, Dia?!" amarah sudah tersulut dihati Reva, kebencian terlalu dalam.

"Itu dulu. Aku baru tau, kalau apemnya rasa vanila, sedangkan apem Kiara ada rasa manggo-manggonya, serta creamy, bahkan gurih," sahut Rama keceplosan.

Kiara mengacak pinggang. Lalu menatap Rama dengan tatapan yang penuh rasa penasaran. "Kau jujur saja, mana enak punyaku dibanding dengan punyanya," gadis itu semakin membuat suasana terasa kacau.

Rama yang mendapati pertanyaan tersebut, menoleh ke arah Kiara. "Tentu saja lebih enak milikmu!" jawab Rama dengan wajah yang sangat sumringah.

Mendengar pernyataan dari pria tersebut, Reva tak lagi dapat menahan rasa kesalnya.

Melihat sapu didekatnya, lalu dengan tenaga penuh menggetok kepala Rama hingga kliyengan.

Buuuugh

Rama terdiam sejenak, meresapi rasa sakitnya, lalu menoleh ke arah Reva sembari meringis kesakitan.

Melihat Rama yang akan menyerangnya balik, Reva bergerak mundur, lalu berlari keluar dan mengemudikan motornya, kemudian kabur meninggalkan rumah Kiara.

Sedangkan Rama yang masih kesakitan ikut mengejar Reva dengan menggunakan motornya.

Kiara yang menonton kejadia itu berjalan menuju ke arah pintu, lalu menguncinya dengan rapat.

Sementara itu, Rama melajukan motornya, lalu mengebut untuk mengejar sang istri.

Tiiiiin

Suara klakson terdengar sangat kuat, dan dan dengan cepat memotong jalan Reva, hingga wanita itu tak sempat melakukan pengereman, dan akhirnya terjadi insiden tabrakan yang tak dapat dihindari.

Braaaak

Keduanya terlempar dari motor, dan masuk ke dalam parit drainase yang dipenuhi rerumputan.

"Aaaaarrgh" pekik Reva kesakitan, dan hal ini membuat kesulitan untuk bangkit.

Sedangkan Rama mengalami hal yang sama, dan mencoba merangkak keluar dari drainase setinggi lima puluh centi meter.

Keduanya terlihat sekarat, dan perlahan tak sadarkan diri.

****

Hari sudah terlihat gelap, dan Kiara berbaring diranjangnya. Ia baru saja menjual motornya, dan menggantinya dengan perhiasan berupa gelang emas.

[Hai, Kiara] sebuah pesan masuk ke dalam ponselnya, nomor tidak dikenal. Namun dari foto profilnya, itu adalah Tarman, seorang kepala desa yang sudah bersusah payah mendapatkan nomornya.

Kiara membuka ponselnya. Lalu membalas pesan tersebut. Ia tersenyum seringai. Ternyata Pak Kades juga mulai menggilainya.

[Eh, Pak Kades, apa kabarnya?]

[Baik. Kamu gimana? Bapak mau ajak kamu ketemuan, mau bahas tentang pembangunan proyek dengan dana tang akan dikucurkan untuk desa nantinya,]

[Baik, Pak. Kapan bisanya tinggal atur saja,] balas Kiara, dan ternyata hal itu membuat Pak Kades semakin berani untuk membicarakan hal-hal yang lebib intens.

Wuuuuusssh

Tiba-tiba saja Kiara merasa desiran angin yang berhawa cukup dingin menerpa wajahnya.

"Hah!" ia mengusapnya, dan aroma melati menyeruak dengan cepat. "Mengapa seperti aroma Nyai Punden Ronggeng?" gumamnya lirih. Mendadak bulu kuduknya meremang dan ia seolah sedang merasakan hal yang tak biasa.

Ada sesuatu yang sedang memperhatikannya, dan itu sangat terasa jelas.

Ia menoleh ke arah sudut kamar, dan ia dikejutkan oleh sosok wanita cantik dengan sanggul dikepala, dan rambut terjuntai ke depan dada.

"Nyai, ada apa?" tanyanya dengan bingung. Ia tidak tahu apa sebab kemunculan sang Nyai malam ini.

"Kau belum mengantarkan sesaji ayam cemani, kembang tiga rupa, dan pisang barangan satu sisir ke makam, kamu jangan sampai melupakan itu, sebab kau sudah mendapatkan satu korban yang dapat kau poroti dan aku ajak tidur," ucap sosok tersebut dengan wajah yang sangat dingin.

"Oh, iya. Maafkan aku, Nyai Ronggeng. Esok aku akan datang membawa sesaji ke makam, dan maafkan aku telah lupa akan hal itu," sahut Kiara dengan mengatupkan kedua tangannya. Memohon ampunan pada sosok ghaib tersebut.

"Baiklah, kali ini aku memafkanmu, tetapi jangan sampai melupakannya dikemudian hari, sebab aku akan menuntutnya," sosok itu mengingatkan.

Kiara menganggukkan kepalanya. Ia merasa sangat gelisah, entah apa, tetapi kalimat yang terakhir diucapkan oleh sosok Nyai Ronggeng tak dapat ia abaikan begitu saja. "Baik, Nyai,"

Sosok itu menghilang setelah memberikan peringatan kepada Kiara, dan meninggalkan aroma melati yang sangat kuat.

Setelah kepergIan sosok Nyai Ronggeng, panggilan masuk ke dalam ponselnya, dan itu adalah dari nomor milik Tarman.

Ia mengangkatnya. Sepertinya percintaannya siang tadi bersama dengan Rama tak membuatnya merasa puas, dan entah apa hatinya selalu saja tergelitik ingin membalas pesan dari pria masa saja yang mencoba menggodanya.

"Hallo, ada apa, Pak Kades? Saya takut jika nanti Bu Lastri marah kalau sampai tau bapak menghubungi saya,"

"Kiara, saya ada didepan rumah kamu. Tolong kamu keluar sebentar saja,"

Deeeegh

Jantungnya seolah berhenti berdetak, bagaimana mungkin pria itu dengan sangat cepat datang ke rumahnya.

Kiara mematikan ponselnya, lalu beranjak dari kamarnya, dan melihat ke luar rumahnya.

Saat pintu dibuka, ia tersentak kaget, saat melihat Tarman sudah berdiri didepan pintu.

"Pak Tarman?" ucapnya dengan nada bingung.

"Kiara, ijinkan saya masuk. Saya gak tau kenapa tiba-tiba saja rindu sama kamu. Saya gak bisa menahannya," Tarman berusaha jujur dengan apa yang saat ini sedang dialaminya.

Ia mendorong tubuh Kiara agar masuk le dalam rumah, dan mengunci pintu dengan cepat.

"Maaf, Pak. Tapi saya tidak enak jika ada yang lihat," Kiara mencoba menolaknya.

"Itu kalau ada yang liat. Kalau gak ada ya dibuat enak saja," Tarman seperti orang yang kehilangan akal dalam memandang Kiara.

"Waduh, maaf, Pak. Saya tak bisa." Kiara menolak keinginan Tarman, dan itu adalah taktik tipu dayanya.

"Tolonglah Kiara. Saya tidak tahu bagaimana mengatakannya, sebab saya tak dapat tidur. Gelisah siang malam dan teringat kamu seorang," Tarman menatap Kiara dengan tatapan memelas.

"Maaf, Pak. Pulanglah, nanti Bu Lastri marah, saya yang disalahkan." Kiara mencoba membuka pintu, dan mempersilahkan untuk Tarman segera keluar.

Tetapi pria itu tak kehabisan akal. "Dengar Kiara. Kalau kamu mau melayani saya. Saya akan buat CV milik kamu terus mendapatkan proyek, dan saya akan beri kamu bonus sepuluh juta," pria itu mengeluarkan ponselnya, dan membuka akun bank-ingnya untuk mengirimkan sejumlah uang kepada sang gadis.

Jangan lupa singgah ke novel DYta Feyreza...

1
Desyi Alawiyah
Siapa wanita itu? Ada masalah apa sama Kiara... 😪😪😪
Nurr Tika
ki wage bukan lawanya
Arinda Fira
Dari selingkuh jadi pembunuh
Arinda Fira
astaga rama, dapat yang setia malah cari barang murah
🌹Widian,🧕🧕🌹
gimana buat menghindari dari peletnya Kiara, kan kasihan pak kades jadi begitu ?
FiaNasa
kau ini fitnah saja Lo tin,,kan jadi Ken tempeleng si Wegom alias Wewe gombel🤣🤣sabar ya wegom🤣
Titik wildan
belum ada yg bisa menghentikan nyi ronggeng,yg di kira akan bantuin kiara ternyata belum nongol lagi,malah jauh
Nurr Tika
lanjut thor
FiaNasa
pasti Reno nasibnya sama kek Rama,,itu dipanggil NYI ronggeng buat dibunuh lalu mayatnya ditaruh di bekas galian kubur itu
FiaNasa
itu rudalnya si Reno mau lepas landas beidah😄😄😄
ѕ⍣⃝✰y𝒂𝒚𝒖𝒌 𝒋ᷟ𝒖ⷽ𝒐ᷟ𝒔ⷽ𝒔๎
lhaha kadi kok g bisa lihat trus piye
ѕ⍣⃝✰y𝒂𝒚𝒖𝒌 𝒋ᷟ𝒖ⷽ𝒐ᷟ𝒔ⷽ𝒔๎
ahhh trus piye jal
ѕ⍣⃝✰y𝒂𝒚𝒖𝒌 𝒋ᷟ𝒖ⷽ𝒐ᷟ𝒔ⷽ𝒔๎
hahh reno meningal lagi knp malh smkin bnyk korbanya ini mah lrbih dr gila
ѕ⍣⃝✰y𝒂𝒚𝒖𝒌 𝒋ᷟ𝒖ⷽ𝒐ᷟ𝒔ⷽ𝒔๎
hahhhh pie sih mlh dadi kebalik
Tini Nurhenti
/Joyful//Joyful//Joyful//Facepalm/
Desyi Alawiyah
Hadeehhh Jhon-Jhon... ☺☺
Desyi Alawiyah
Sawan Kiara... 😮
neni nuraeni
jgn smpai ya si Jhony jdi korbanya lagi,,, jgn smpai deh ada korban lagi
kinoy
aaahhh..payah ah .lemah si jhony mah..g kuat iman eunk
Nurr Tika
kiara ntar tabur tuai loh
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!