NovelToon NovelToon
Sang Penjaga (The Guardian)

Sang Penjaga (The Guardian)

Status: sedang berlangsung
Genre:Perperangan / Fantasi Timur / Penyelamat / Romansa Fantasi / Action / Budidaya dan Peningkatan
Popularitas:1.8k
Nilai: 5
Nama Author: Abdullah Perwira Ginting

100.000 tahun yang lalu, dunia ini telah ditaklukkan oleh sebuah sekte bernama Sekte Sang Raja! Pemimpinnya dijuluki Huang atau Sang Penjaga. Huang telah menjelajahi dunia dan menciptakan legendanya sendiri.

Hingga suatu saat ia pergi dari dunia untuk menjelajahi dunia lain. Sebelum kepergiannya, ia mewariskan posisinya kepada para muridnya yang ia pilih. Selama 10.000 setelah kepergiannya, dunia masih baik-baik saja.

Hingga pada tahun 10.001 setelah kepergiannya, portal raksasa terbuka diberbagai penjuru dunia, makhluk-makhluk aneh dan menyeramkan keluar dari portal itu, membunuh dan membantai apapun yang mereka lihat. Orang-orang menyebutnya, RAS IBLIS!

Sejak saat itu, dunia yang dulunya damai dan tentram, kini kembali kedalam kekacauan, demi melindungi dunia sekte Sang Raja jatuh hingga titik terendah dan memaksanya untuk menutup diri. Kini 90.000 tahun lagi telah berlalu, dunia hampir sepenuhnya dikuasai oleh ras iblis.

Huang kembali, tapi orang sudah hampir lupa dengannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Abdullah Perwira Ginting, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 13 Hangatnya Keluarga

"Selanjutnya adalah pemilihan pemimpin aliansi. Selama ini, sekte Sang Raja adalah penguasa satu-satunya dari dunia ini. Namun kali ini, sekte Sang Raja ingin memberikan kesempatan pada pemimpin lainnya."

Seketika pandangan semua orang menjadi serius. Siapa yang tidak mau diberikan kesempatan untuk membuktikan diri?

"Satu Minggu dari sekarang, semua orang yang hadir harap untuk menunjuk seorang murid kalian untuk mewakili sebuah pertarungan. Murid siapa yang menang, maka dialah yang akan menjadi pemimpin Aliansi, dan setiap seratus tahun sekali akan diadakan pertandingan serupa untuk memberikan kesempatan pada pemimpin lainnya."

Ucap Huang menjelaskan, dia melakukan ini agar semua orang merasa adil, meskipun Huang yakin tidak ada yang akan bisa mengalahkannya. Karena dalam membimbing seorang murid, dia adalah ahlinya.

"Pemimpin Xu, anda adalah yang terkuat dari kita semua disini. Kenapa tidak anda saja yang memimpin?"

Tanya kaisar Zhang penasaran.

"Mungkin aku kuat, tapi jika ada seseorang yang bisa melatih seorang murid melebihi diriku dan yang lainnya, maka dia lebih pantas menjabat. Generasi tua akan digantikan generasi muda, sang pemimpin pun pasti akan berganti. Juga, ini demi keadilan dan menghindari kekuatan lain menekan kekuatan lainnya."

Selama satu jam kedepan, Huang dan para pemimpin itu berdiskusi cukup banyak. Seperti peraturan, syarat, atau hukuman bagi siapa saja yang berkhianat. Setelah itu, barulah semua para pemimpin itu pulang ke sekte dan kekaisaran mereka. Dalam waktu seminggu, mereka harus mempersiapkan murid-murid mereka. Waktu ini terlalu singkat memang, namun mereka ingin rencana mereka berlangsung dengan cepat.

Dalam waktu lima tahun kedepan, mereka akan menghimpun kekuatan dan melakukan serangan balasan, tentu saja mereka juga harus sanggup melalui hal-hal mendesak secepat mungkin. Ini juga akan melatih seberapa baik mereka dalam memimpin.

Kini Huang berdiri dan bertanya pada Han Li, "Bagaimana dengan para murid baru, apakah semuanya sudah berkumpul?"

"Sudah leluhur." Jawabnya tenang, karena memang sebelum pertemuan, Han Li dan semua orang sudah kembali satu persatu membawa para murid baru.

"Bawa aku menemui mereka."

Beberapa saat kemudian, Huang memandang ribuan orang dibawahnya. Semuanya adalah pemuda dan pemudi. Ribuan orang itu sedang memandangi sekte Sang Raja dengan kagum. Inikah Sekte Sang Raja yang pernah menjadi penguasa dunia itu?

Merasakan kehadiran Huang, seratus orang yang di panggil Huang dari portal langsung berkumpul dan menghadap, diikuti oleh murid-murid baru itu.

"Bagus sekali, ini tidak mengecewakanku." Ucap Huang, lalu setelah itu ia menyampaikan sebuah pidato untuk menyemangati mereka dan memberi dukungan. Salah satu hal yang harus mereka ingat adalah, semua orang disekte Sang Raja adalah saudara. Tidak ada penindasan, ataupun hal-hal yang akan merugikan orang lainnya. Jika seorang murid memiliki masalah dengan murid lainnya, maka selesaikanlah diatas arena resmi hidup dan mati.

Kemudian, Huang pun menyuruh seratus orang panggilannya itu dan dekan sekte Sang Raja melatih murid baru itu. Sementara Huang sendiri pergi menuju kediamannya. Baru saja Huang membuka rumahnya, dia melihat Xu Feng sedang dikejar-kejar oleh Mu Qingyue.

"Feng'er makan sayur itu bagus untuk tubuhmu, cepat kemari!" Teriak Mu Qingyue sambil mengejar Xu Feng.

"Tidak mau! Sayuran itu pahit sekali! Aku mau makan daging!"

Ini adalah pemandangan hangat bagi Huang. Selama ini, ia tidak pernah merasakan ini. Menjadi kuat dan tak terkalahkan itu bagus, tapi terlalu kuat juga membuat orang-orang takut padanya, perlahan kesepian menghampirinya

"Pokoknya makan sayur! Kau sudah berusia seratus ribu tahun, tapi masih seperti anak kecil!" Mu Qingyue jadi kesal.

"Tidak! Pokoknya tidak mau!"

"Dasar bocah nakal! Kemari kamu!.."

Mu Qingyue yang kesal, meletakkan piring yang dibawanya lalu mengejar Xu Feng, mau menarik telinganya. Tapi Xu Feng menyadari keberadaan ayahnya dan berlari ke arahnya dan bersembunyi dibalik punggungnya.

"Ayah, liat mama! "

"......."

Mu Qingyue kali ini terdiam. Dia tidak berani sama sekali, di satu sisi dia sangat menghormati Huang sebagai guru, dan Xu Feng adalah putra gurunya. Dia takut menyinggung perasaan Huang.

Tapi disisi lain, Huang juga seorang suami. Meskipun tanpa pernikahan resmi tetap saja Huang menyadari posisi dan statusnya.

"Feng'er, ayah tidak akan memberimu hewan tunggangan jika kau tidak mau makan sayur."

Mu Qingyue merasakan hangat dalam hatinya melihat pembelaan Huang padanya.

Dan ancaman itu sukses membuat Xu Feng menurut dengan ekspresi menyedihkan,

"Tapi ayah, aku tidak suka pahit!" Ucapnya dengan wajah merengut.

"Tidak ada tapi-tapi! Harus mau."

Sepuluh menit kemudian, Huang melihat Xu Feng sudah tidur karena kekenyangan. Huang menggeleng dan terkekeh.

"Dasar bocah, tadi katanya tidak suka. Tapi makan sampai kekenyangan."

Mu Qingyue hanya tersenyum sambil membelai rambut halus putranya.

"Sepertinya kau sangat kesulitan merawatnya ketika aku dulu tidak ada Qingyue."

"Tidak terlalu. Dulu dia pendiam, selalu berdiri di gerbang Sekte, katanya menunggu ayahnya pulang. Jadi, karena ayahnya sudah ada disini dia bertindak seperti itu untuk mencari perhatian ayahnya."

"Begitu?" Huang menaikkan alisnya.

"Tentu saja."

Huang menghela nafas, entah apa tapi dia merasa bersalah atas sesuatu.

"Maafkan aku.."

Tiba-tiba Huang menarik Mu Qingyue ke dalam pelukannya.

"T-tidak... itu..."

Mu Qingyue sangat gugup dan malu, wajahnya memerah dan jantungnya berdegup kencang. Mu Qingyue tidak menyangka kalau Huang tiba-tiba memeluknya.

"Ssssttt! Dengar, hubungan guru dan murid sudah berakhir. Selanjutnya, aku akan bertanggung jawab atas semuanya." Ucap Huang pelan, dan sangat lembut.

Mu Qingyue merasa hatinya menghangat, meskipun jantungnya berdegup kencang, tapi bibirnya tersenyum. Setetes air mata lolos dari sana. Bukan kesedihan, tapi merasa senang dan bahagia. Mu Qingyue membalas pelukan Huang dengan erat.

"Sudah sangat lama... Aku menunggu dimana orang yang aku kagumi dan cintai menerima perasaanku." Ucap Mu Qingyue dengan suara sedikit bergetar.

"Seberapa lama?" Tanya Huang.

"Sejak pertama kali kamu menyelamatkanku..."

Huang jadi ingat, dulu dia menemukan seorang gadis kecil ini di lembah yang disebut lembah kematian. Gadis kecil ini dulunya sekarat dan hampir mati lalu Huang menyelamatkan dirinya. Saat itu, Huang juga masih lemah dan hidup mengembara. Mu Qingyue mengikutinya kemanapun dia pergi. Dahulu Huang tidak mengerti apa itu cinta, atau bisa dibilang tidak mengenal apa itu cinta. Huang bar-bar dan sadis, dimatanya kekuatan adalah segalanya. Hingga suatu saat terjadi sesuatu yang membuat Mu Qingyue mengandung anaknya.

..................

1
Nanik S
Lanjutkan Tor
Nanik S
Lanjutkan
Nanik S
Uhuk... uhuk... sialan cacing kecil
Nanik S
Hadir
Haryati Tti
mantap 👍💪💪
Haryati Tti
gas💪
Haryati Tti
mantap 👍
Haryati Tti
👍
Haryati Tti
mantap
Haryati Tti
mantap 👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!