Corneige Scott Carlyle-,
Kehidupan gadis itu seolah terhenti! ayahnya dibunuh, kakaknya di siksa hidup-hidup didepan matanya sendiri! gadis itu hanya mampu bersembunyi, tapi sayang-, pihak dari pembenci sang ayah justru berhasil menangkapnya dan menjadikan Cornei sebagai seorang tawanan!!
Perlakuan kasar serta tindakan semena-mena dari pihak bawahan keluarga Hutcheson membuat gadis itu hampir menyerah, namun Cornei mencoba untuk terus merajut asa!!!
Adakah seseorang yang akan menyelamatkan nya???
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon JackRow, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Aku Memiliki Pilihan Sendiri!!!
💜'Jangan gegabah!! dan ikuti langkah kakiku, Tuan!!! demi keselamatan mu sendiri!! apa kau mengerti??!!'
'Gegabah?? kenapa kau berbicara seperti ini?? akan lebih mudah jika kita melalui pintu-,'
💜'Ssssttt!!!!'
'A-apa??!!'
💜'Diamlah-, ada pengawal yang melintas!!'
Pertama ia menyentuh lenganku, dan kedua, ia menyentuh bibirku ..., aaaah!!! hatiku rasanya terbakar karena mu, sweetie!!!
Coinneach terkekeh seorang diri!! pria itu terus mengguncang pelan gelas wine sembari duduk serta menikmati irama musik yang mengiringi beberapa pasangan dari kalangan manusia terhormat untuk berdansa.
Gadis lusuh yang tak sengaja ku temui-, kenapa ia jadi semakin lancang menari di dalam pikiran ku sekarang?? dia keras kepala!! tapi-, ia juga bersikap sangat lembut saat mendapati seseorang dalam kesulitan!! aaaah!! Coinneach!!! kau benar-benar bisa gila!!!
"Hai, Tuan Muda Heutcheson!! bolehkah aku duduk bersamamu??!"
"Mmmm??!! kau-, nona Mairi?? ya!! tentu!! silahkan!" Coinneach seketika membenahi posisi duduk!! ia kembali mengenakan topeng dinginnya setiap kali harus berkomunikasi dengan orang yang ia anggap asing.
"Apa kau tengah menikmati anggur merah sendirian, Dave?!!"
"Ini-, ya!! aku menikmatinya!!"
"Bukankah ini masih terlalu awal untuk menuangkan cairan beralkohol semacam itu?? atau-, kau memang menyukai permainan yang panjang, Tuan Dave Heutcheson??" Mairi menyunggingkan senyum nakal, wanita itu bahkan dengan sengaja meletakkan kaki jenjang nya pada pangkuan Coinneach.
"Astaga!!! apa seperti ini sikap dari seorang putri bangsawan??!!"
"Oh!! c'mon Dave!!! permainan semacam ini bukanlah hal yang aneh bagi kita, benar kan??!! di usia kita yang sekarang, kita memang diizinkan untuk meng_eksplore berbagai jenis zona kenyamanan juga kenikmatan!! orang tuamu pasti juga telah memberikan kebebasan padamu!! aku yakin itu!!"
Sialan!!! apa sebenarnya yang ingin ia sampaikan??!! dasar wanita jalang!!!
Coinneach mendengus kesal, netranya terpejam!! pria itu bahkan menghindar dari sentuhan Mairi yang kini telah berani berpindah untuk duduk diatas pangkuannya.
"Jujur kau membuat ku risih!!"
"Dave, kita sudah lama berteman!! meski tak begitu dekat!! aku tahu semua perihal dirimu, bagaimana watak dan juga hasrat seksual yang diam-diam kau salurkan pada para penghuni Bagnio!!! aku-, sungguh tak masalah dengan semua itu, Dave!!!" Mairi yang dengan lantang mengutarakan isi hati agaknya tak mampu mendobrak sikap beku dari sang pria, Coinneach masih menatap sang wanita dengan wajah datar tanpa ekspresi. "Dave-,"
"Aku tak menyukai wanita seperti dirimu, Mairi!! apa ini masih kurang jelas??!"
"A-apa??!!"
"Menyingkir lah sekarang!! kau membuat ku mual!!"
"Dave??!!" Mairi meninggikan suara! wanita dengan tampilan make-up bold serta tatanan rambut rapi mempesona itu akhirnya beranjak sembari memegangi gaun berwarna pastel yang sedikit menganggu pergerakan tubuh.
"Aku tak ingin mengenal wanita manapun!! tidak dirimu atau Alesha, dan siapapun itu!!"
"Apa maksud mu, Dave?!!"
"Kalian tengah berkompetisi untuk mendekati ku!! entah karena lelucon!! atau perihal politik!! benar kan??!"
"Dave!!, tolong dengarkan dulu!!! Dave Heutcheson!!!" Mairi seketika meremas jemari!! Coinneach yang memilih untuk beranjak dan meninggalkan nya seorang diri agaknya membuat harga diri Mairi bak diinjak seperti sampah.
Kenapa sulit sekali untuk bisa berbincang lebih lama dengan putra tunggal dari keluarga Heutcheson??!! aaaah!!! berantakan semuanya!!
*****
Kenapa area pantry masih terlihat sibuk sekali?? haruskah aku acuh dan langsung menuju kamar saja?? tapi-, Runa, Mozi, dan juga Zeca ..., mereka bahkan membereskan pekerjaan di gedung perpustakaan!!! aaaah!! aku sungguh akan merasa sangat bersalah jika sampai diriku memilih untuk masuk kamar dan tidur lebih dulu!!
Langkah kaki Cornei akhirnya terpaksa menghampiri area pantry.
"Cornei??!!"
"Nyonya Hawkins-, apa ada yang bisa saya bantu??!"
"Apa kau yakin??!! bukankah seharusnya kau telah memasuki waktu istirahat mu, Cornei??!"
"Tak apa!! saya akan membantu yang lain untuk beberapa saat lagi Nyonya!!"
"Oh terima kasih sayang!! tolong!! antarkan handuk beserta bejana perunggu air hangat ini menuju ruang utama dari kamar pribadi Madam Heutcheson!!"
"A-apa??!! ruang pribadi-, Madam Heutcheson??!!"
"Benar Cornei??! Madam Heutcheson-, beliau tiba-tiba jatuh tak sadarkan diri!! selain pihak medis beberapa pelayan senior juga tengah mencoba untuk memberikan pertolongan pertama pada beliau!! jadi lekas kau antarkan air hangat juga handuk ini!!" Nyonya Hawkins berucap tegas saat memberikan arahan pada Cornei.
"Baik!! baik Nyonya Hawkins!! saya mengerti!!"
Kenapa tiba-tiba Madam Heutcheson pingsan tak sadarkan diri?? ia terlihat berada dalam kondisi terbaiknya tatkala kami berbincang di area perpustakaan tadi siang!! apa-, dia tersinggung karena penolakan dariku??
"Astaga Cornei!! kau pikir dirimu ini siapa?? bisa-bisanya kau memiliki pikiran bahwa rakyat jelata seperti mu menghantui sosok Madam Heutcheson!!! terkadang otak ini berkhayal dengan tak semestinya!!" Cornei melangkah antusias, ia terus memperlebar ayunan kaki demi bisa tiba secepatnya pada ruang utama dari sang pemilik Lew's House.
******
Paras tampan Coinneach sama sekali tak berubah!! meski tampil dingin-, putra tunggal dari keluarga Heutcheson itu tetap menyita perhatian dari beberapa orang putri bangsawan yang hadir di castil Lew's Heutcheson.
Apa-apaan ini??? kapan aku bisa kabur dari acara ini?? aaaah!! daddy sungguh keterlaluan!! bisa-bisanya ia menggelar pertemuan makan malam tanpa persetujuan dariku!!
"Coinneach!!! tetaplah disini!!"
Langkah kaki Coinneach tampak terhenti!! pria itu akhirnya kembali duduk di samping kursi kebesaran Tuan Franklin.
"Sepertinya putramu tak menginginkan untuk duduk bersama kita, Tuan Heutcheson!? apa dia sudah mabuk??!!"
"Maaf!! aku tidak ingin terlalu ikut campur dengan pembahasan serta urusan para orang tua!!"
"Coinneach!!! jaga bicara mu, Nak!!"
"Tapi dad-,"
"Masih banyak tamu undangan yang menginginkan untuk menatap wajahmu, wahai putraku!! jadi tetaplah disini!!"
"Astaga!! apa kau sengaja ingin memamerkan diriku pada mereka daddy??" Coinneach berbisik dengan tatapan sinis tatkala Tuan Franklin terus menahan dirinya.
"Nak!! beberapa dari putri bangsawan yang kita undang, sedikit banyak mereka memang ingin berkenalan dengan mu, Coinneach!!"
"Tidak daddy!! aku tak ingin menjalin hubungan asmara dengan salah satu dari gadis-gadis itu!! aku-, memiliki pilihan sendiri!!" Coinneach membuang muka tatkala Alesha melempar senyum ke arahnya.
"Kau??!! memiliki pilihan sendiri?? apa kau yakin??!! bukankah selama ini dirimu hanya terus bermain-main dengan beberapa koleksi wanita di Bagnio??!!" bisikan dari lisan Tuan Franklin tak kalah lirih, saat sang putra terus memberikan alibi.
"Tidak dad!!!"
"Lalu??!!"
"Aku-,"
"Kau hanya mengada-ada!! benar kan??!"
"Untuk apa aku mengada-ada!?? aku hanya-, butuh waktu untuk bisa meyakinkan hatiku dan juga hatinya!!!"
"Astaga, Dave Heutcheson??!! apa kau memiliki sebuah hubungan diatas perasaan sepihak??!!"
"I-itu??!! sebenarnya-,"
"Oh putraku??!! gadis dari wilayah mana yang berani menolak dirimu??!! katakan!! daddy yang akan mengurus nya untuk mu, Dave!!"
"Tidak daddy!!! tolong jangan ikut campur terlebih dahulu!! aku ini sudah dewasa!!! aku akan lebih menghargai daddy, jika daddy bersedia untuk memberikan space pada urusan pribadi ku!!" Coinneach menggertak sang daddy dengan tatapan sinis.
"Astaga, Coinneach-,"
"Maaf!! aku harus pergi sekarang!! mom pasti membutuhkan diriku!!" Coinneach terperanjat!! ia melenggang pergi serta mengacuhkan segala tatapan dari berbagai pasang mata yang tertuju tepat ke arah dirinya.