NovelToon NovelToon
Istri Pengganti Untuk Tuan Muda Zico

Istri Pengganti Untuk Tuan Muda Zico

Status: tamat
Genre:Pengganti / Tamat
Popularitas:836.6k
Nilai: 4.9
Nama Author: Na_Les

"Siapa kamu? Kenapa kamu masih virgin?" teriak Zico saat malam pertamanya dengan Nirmala yang ia sangka adalah Viola, istrinya. Jika kebanyakan laki-laki akan marah jika mengetahui istrinya sudah tidak virgin lagi, tapi Zico malah marah saat mengetahui istrinya masih virgin.

Bagaimana tidak marah kalau sebelum dirinya menikah dengan Viola, mereka sudah sering melakukan hubungan suami istri.

Lalu kenapa bisa Viola berganti menjadi Nirmala? Mari kita ikuti cerita Istri Pengganti Untuk Tuan Muda Zico.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Na_Les, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 13

Keesokan Harinya.

Sel tahanan pria.

Kini Emerald sedang berada di lapas pria untuk menjenguk Paman Dru.

Tampilan Emerald di buat se-culun mungkin agar tidak ada orang yang menyadari kalau dirinya adalah seorang mata-mata dan hacker.

Setelah menunggu kurang lebih sepuluh menit diruang besuk, akhirnya Paman Dru pun datang dengan tangan yang terborgol.

Paman Dru terlihat lebih gemuk dengan jenggot dan kumis yang sudah mulai panjang.

Setelah Paman Dru duduk di kursi, Emerald dan Paman Dru sama-sama mengangkat gagang telepon untuk mereka pakai berkomunikasi.

"Bagiamana kabar mu Paman? Kau terlihat lebih gemuk." Ucap Emerald.

"Bagaimana tidak gemuk kalau kerja ku makan-tidur-BAB-makan-tidur-BAB!!" Jawab Paman Dru sedikit mengomel.

Emerald tertawa tipis mendengar Paman-nya itu mengomel.

"Keponakan kurang ajar, melihat Paman mu susah begini malah kau tertawakan!" Omel Paman Dru.

"Anggap saja kau sedang cuti sekarang Paman." Balas Emerald.

Paman Dru memutar bola mata-nya malas mendengar kata-kata Emerald.

"Apa Below sudah berhasil membuat Nona Viola memegang pena-nya?" Tanya Paman Dru yang merasa sudah cukup berbasa-basi dengan Emerald.

Emerald menganggukkan kepalanya.

"Cih.. lama sekali dia bergerak! Apa karena umurnya yang sudah tua membuat dia jadi lamban!!" Dumel Paman Dru.

"Jangan salahkan Bibi, Paman. Istri Tuan Muda saja yang tidak pernah ada di Mansion, jadi bagaimana Bibi bisa membuat Nona Viola memegang pena itu." Bela Emerald.

"Jadi apa yang kau dapat?"

"Banyak. Dan sangat mencengangkan." Jawab Emerald.

"Apa?" Tanya Paman Dru penasaran.

"Aku harap Paman tidak terkena stroke setelah mengetahui informasi ini." Jawab Emerald sebelum memberitahu informasi yang ia dapatkan.

"Jadi Paman, ternyata kecelakaan helikopter itu adalah ulah Nona Viola dan pria bernama Sam Brown. Mereka melakukan konspirasi itu untuk mengalihkan perhatian Paman, karena mereka telah meretas akun rekening Tuan Muda dan menguras banyak sekali uang Tuan Muda." Lanjut Emerald.

"Brengsek!! Tapi kenapa kau tidak bisa mendeteksi itu semua waktu diawal-awal kejadian?" Paman Dru menggeram.

"Sepertinya Nona Viola dan pria itu tidak hanya berdua. Banyak orang yang membantunya, karena rekam jejak mereka hanya sampai di hari jatuh-nya helikopter."

"Lalu kemana Nona Viola selama ini?"

"Mereka pergi ke Las Vegas dan bersenang-senang dengan menggunakan identitas palsu."

"Cari siapa-siapa saja orang-orang yang sudah membantu mereka berdua, kumpulkan bukti sebanyak-banyak'nya. Setelah itu baru berikan bukti itu pada Tuan Muda secara diam-diam. Ingat, jangan mengirim bukti itu lewat email atau ponsel karena bisa saja saat email dan ponsel Tuan Muda sudah diretas. Kau paham?!"

Emerald menganggukkan kepala-nya.

"Tapi Paman, apa Paman sudah tahu kalau gadis yang Paman minta untuk menggantikan Nona Viola itu kini tengah hamil?" Tanya Emerald.

Paman Dru membulatkan matanya lebar.

"Benarkah?" Kaget Paman Dru.

Emerald menganggukkan kepalanya.

"Memangnya Paman belum mendengar-nya?"

Paman Dru menggelengkan kepalanya.

"Darimana kau tahu berita itu?"

"Dari rekaman percakapan Nona Viola dengan seseorang di telepon. Dan aku yakin kalau orang itu adalah Sam." Jawab Emerald.

"Dan dari rekaman itu sepertinya Nona Viola dan Sam sedang merencanakan sesuatu pada si istri pengganti itu." Lanjut Emerald.

"Gawat!!!" Geram Paman Dru.

"Apa yang harus aku lakukan sekarang Paman?" Tanya Emerald.

Paman Dru diam dan nampak berpikir.

"Apa bukti yang ada ditangan mu sekarang sudah cukup membongkar kebusukan Nona Viola?" Tanya Paman Dru. Kerena nyawa Nirmala terancam, rasanya tidak perlu menunggu sampai Emerald mencari bukti sampai ke akar-akarnya untuk membeberkannya pada Zico.

"Menurut saya sudah cukup. Tapi tidak tahu bagaimana kalau menurut Paman." Jawab Emerald.

"Kalau menurut mu sudah cukup, berarti itu sudah cukup." Balas Paman Dru.

"Kalau begitu langsung saja kau temui Tuan Muda, dan tunjukkan bukti-bukti itu pada Tuan Muda. Agar Tuan Muda bisa langsung bergerak. Keselamatan Nirmala dan bayi-nya itu sangat penting." Perintah Paman Dru.

"Tapi Paman, masalahnya Tuan Muda tidak ada di negara ini sekarang. Dia sedang melakukan pengobatan di negara J." Jawab Emerald.

"Shiiiit!!!" Umpat Paman Dru.

Paman Dru pun diam dan kembali berpikir sambil menggigit jari-nya.

"Apa Tuan Muda membawa semua bodyguardnya?" Tanya Paman Dru.

Emerald menganggukkan kepalanya.

"Sial!!!" Umpat Paman Dru.

"Kalau begitu, langsung kau susul saja Tuan Muda ke negara J." Kata Paman Dru lagi yang sudah kehabisan akal dan tidak tahu lagi bagaimana caranya menyelamatkan Nirmala karena pergerakannya terbatas dan hanya bisa mengandalkan Emerald dan Bibi Below.

Ingin meminta Bibi Below menyelamatkan Nirmala tidak mungkin karena Bibi Below tidak bisa bela diri. Begitupun Emerald, Emerald hanya jago di bidang tekhnologi, tapi kalau soal bela diri, ia lemah.

"Baik Paman. Aku akan langsung terbang kesana sekarang." Jawab Emerald.

"Ingat, hati-hati, jangan sampai gerak-gerik mu terendus orang-orang'nya Nona Viola." Ucap Paman Dru mengingatkan dan di balas dengan anggukkan kepala oleh Emerald.

• • • • •

Sel tahanan wanita.

Sedangkan di sel tahanan wanita, pergerakan Emerald kalah cepat dengan pergerakan orang suruhan Brown.

Orang suruhan Brown sudah berhasil menyuap oknum polisi untuk membebaskan Nirmala.

"Nona Nirmala Azure." Panggil sipir penjara pada Nirmala yang ada di dalam sel tahanan dengan empat tahanan wanita lainnya.

"Iya, saya." Jawab Nirmala.

"Anda sudah di perbolehkan pulang." Kata sipir wanita itu.

"Benarkah?" Kaget Nirmala. Nirmala pikir, pasti Zico yang sudah membebaskannya setelah membaca surat yang ia kirim.

Nirmala pun bangkit dari duduknya lalu berpamitan pada tahanan wanita yang ada di sel itu, kemudian keluar dari dalam sel tahanan.

Nirmala mengganti baju tahanan dengan baju yang dia pakai saat pertama kali masuk penjara. Setelah itu sipir wanita itu mengantar Nirmala sampai ke pintu gerbang penjara.

"Selamat atas kebebasan Anda Nona." Ucap sipir penjara sebelum membuka pintu gerbang.

"Terimakasih petugas." Balas Nirmala.

Petugas pun membuka pintu gerbang itu dan Nirmala pun melangkahkan kaki-nya keluar dari penjara.

Setelah Nirmala melewati gerbang penjara, sipir penjara pun menutup lagi pintu gerbang penjara.

Nirmala menghirup nafasnya dalam-dalam begitu raga-nya melewati pintu gerbang.

"Nona Nirmala." Belum juga Nirmala menghela nafas-nya tiba-tiba seorang pria memanggilnya.

Sontak Nirmala menghela nafasnya kasar seraya menoleh ke arah pria yang memangilnya.

"Iya, saya." Jawab Nirmala.

"Saya ditugaskan untuk menjemput Anda." Ucap pria itu.

Nirmala mengernyitkan keningnya seraya memperhatikan penampilan pria itu. Dari penampilannya, Nirmala tahu kalau pria itu bukan orang yang bekerja di ZG Mansion. Karena semua orang yang bekerja di ZG Mansion memakai pin berbentuk huruf ZG yang disematkan di bagian kiri pakaiannya.

"Sepertinya kamu bukan orang dari ZG Mansion?!" Tanya Nirmala curiga.

Pria itu tersenyum licik.

"Memang bukan." Jawab pria itu lalu menarik tangan Nirmala dan membekap hidung dan mulut Nirmala dengan sapu tangan yang sudah di tetesi obat bius.

Dalam hitungan detik, Nirmala yang awalnya meronta langsung tak sadarkan diri.

Setelah Nirmala tidak sadarkan diri, pria itu pun langsung menggendong Nirmala masuk ke dalam mobil dan membaringkan Nirmala di kursi penumpang bagian belakang dimana Sam sudah duduk manis di kursi belakang itu.

Setelah membaringkan Nirmala, barulah pria itu masuk ke dalam mobil dan duduk di kursi kemudi. Mobil pun melaju dari depan pintu gerbang penjara.

Entah kemana Sam akan membawa Nirmala.

• • • • •

Malam harinya.

Pukul 21.00

Sam sudah mengirim Nirmala dengan kapal kecil ke sebuah pulau terpenci, dengan di dampingi dua orang anak buah Sam. Nanti sesampainya Nirmala di pulau itu, Nirmala akan di bawa ke tengah hutan dan di kurung di dalam sebuah pondok di hutan itu. Tidak ada sinyal untuk mendeteksi keberadaan Nirmala, jadi Sam yakin siapapun tidak akan bisa mengendus keberadaan Nirmala di tengah hutan di pulau itu.

Mengetahui Nirmala berhasil di keluarkan dari penjara dan sudah di asingkan ke sebuah pulau, barulah Viola merasa tenang dan mau bertemu dengan Sam.

Mereka pun bertemu di markas mereka.

"Ssh.. ah.. faster Baby!!" Racau Sam saat Viola sedang berliak-liuk diatas tubuhnya.

Viola pun mempercepat gerakan pinggulnya.

"Ah.. Sam.. a-ak.." racau Viola yang sudah hampir sampai di puncak kenikmatan.

"Tunggu aku Baby!" Balas Sam yang mengerti kalau Viola sudah mau sampai di puncak kenikmatan.

Cepat-cepat Sam mengubah posisi mereka lalu menghentakkan benda pusaka-nya dengan sangat cepat dan kasar.

Tak sampai tiga menit, erangan panjang pun keluar dari mulut keduanya. Mereka berhasil sampai di puncak kenikmatan bersama-sama.

Setelah benda pusaka memuntahkan semua cairannya, barulah Sam menarik benda pusaka-nya dari dalam goa lembab Viola.

Setelah itu Sam pun menyandarkan punggungnya di sandaran ranjang kemudian mengambil rokok dan pemantiknya di atas nakas. Kemudian menyalakan rokok dan menyesap-nya.

"Jadi apa yang akan kita lakukan pada perempuan itu sekarang? Apa kau mau aku menghabisi-nya?" Tanya Sam seraya menyesap rokok-nya.

"Jangan. Aku ingin perempuan itu disitu sampai anak-nya lahir. Setelah itu, aku akan mengambil anak-nya." Jawab Viola.

"Untuk apa anak-nya kau ambil?" Tanya Sam.

"Untuk apalagi kalau bukan untuk ku akui sebagai anak ku. Kau kan tahu kalau aku tidak bisa punya anak. Tapi Zico kan tidak tahu kalau aku tidak bisa punya anak. Kalau Zico tahu aku tidak bisa punya anak, pasti dia akan berpikir untuk menikah lagi dengan wanita yang bisa memberikannya anak untuk mewarisi tahta kerajaan bisnisnya. Jadi nanti aku akan pura-pura hamil dan saat anak yang di kandung perempuan itu lahir, aku juga akan pura-pura melahirkan." Jawab Viola.

"Cih.. Pintar juga kau." Puji Sam.

"Jadi suruh orang mu untuk menjaga perempuan itu sampai perempuan itu melahirkan, lalu bawa anak-nya kesini. Dan kau, bantu aku mencari dokter yang mau kita ajak kerjasama." Ucap Viola.

"Tenang Baby, itu semua urusan gampang. Jaman sekarang semua urusan menjadi mudah dengan menggunakan uang. Orang baik pun akan berubah menjadi jahat jika bersenggolan dengan yang namanya uang." Balas Sam.

• • • • •

Pondok Pengasingan.

"Eugh.." Nirmala melenguh sambil mengerjapkan matanya.

"Dimana ini?" Lirih Nirmala seraya melihat sekelilingnya lalu mengingat-ingat apa yang terjadi padanya.

Matanya membulat lebar setelah berhasil mengingat apa yang terjadi setelah dirinya keluar dari gerbang penjara.

Nirmala pun bangkit dari ranjang dan berjalan mendekati pintu.

Dooor... Dooor... Dooor...

"Buka pintu-nya, aku mohon buka pintunya!!!" Teriak Nirmala.

Ceklek.

Pintu terbuka.

Laki-laki yang tadi menjemput Nirmala pun masuk ke dalam kamar berukuran kecil itu.

"Hei Nona, percuma saja kau berteriak, karena tidak akan ada yang mendengar teriakan mu!! Jadi dari pada kau membuang tenaga mu, lebih baik kau makan sekarang!!" Ucap pria itu seraya melempar satu bungkus makanan ke hadapan Nirmala.

"Siapa kau?! Kenapa kau membawa ku kesini?!"

"Karena aku di bayar untuk membawa mu kesini." Jawab pria itu.

"Siapa yang membayar mu? Aku tidak pernah punya musuh!"

"Siapa lagi kalau bukan Tuan Muda Zico!" Jawab pria itu berbohong.

"Bohong!! Zico tidak akan mungkin melakukan ini padaku! Apalagi sekarang aku sedang mengandung anaknya!"

"Justru karena Tuan Muda tahu kalau kau sedang mengandung anaknya, makanya Tuan Muda mengasingkan kau ke tempat ini, agar Nona Viola tidak tahu tentang kehamilan mu! Karena Tuan Muda tidak ingin Nona Viola kecewa padanya. Apa kau tidak tahu kalau Tuan Muda Zico sangat mencintai Nona Viola?!" Balas pria itu.

"Tuan Muda memerintahkan ku untuk mengasingkan mu disini sampai anak mu lahir. Setelah itu Tuan Muda akan mengambil anak mu dan membawa-nya. Kalau kau, aku tidak tahu apa yang akan di lakukan Tuan Muda setelah kau melahirkan nanti." Lanjut pria itu.

Mendengar itu Nirmala pun menangis.

"Sudah jangan menangis! Lebih baik kau sekarang makan!" Tegas pria itu lalu keluar dari dalam kamar Nirmala.

"Aku tidak menyangka kalau kamu begitu kejam Zico!!" Lirih Nirmala sambil menangis.

• • • • •

Bersambung...

...Jangan lupa LIKE, KOMEN, HADIAH dan VOTE-NYA....

...💋💋 Sarangbeo 💋💋...

1
74 Jameela
Julia Robert♥️
Ayu
viola jg bodoh. sdh dpt suami kaya. mapan dan cinta sm dia kok mlh cari selingkuhan yg gk punya apa2
Ayu
zico sdh di butakan dgn cinta nya sm viola. jadi msh krg peecaya klau viola bs berkhianat sm diri nya
Ayu
zico kamu harus bs bedakan siapa yg tlus cinta sm kamu. smg terbongkar kebusukan viola
Ayu
visual bibi below kyk julia robert ya thor
Asmalyda Yeni
Kecewa
Asmalyda Yeni
Buruk
Gan Gian
kirain mcnya ok..ee gak tahunya pecundang,baik otak maupun pisiknya..
@ni
ceritanya bagus ❤️❤️❤️❤️❤️
sharvik
cuma visual zico yg krang keren hehehe
Siti solikah
haha apesnya bodyguard me
Siti solikah
huhuhu
༄⃞⃟⚡𒈒⃟ʟʙᴄ
wkwkkwkwwkkw ngakak.... viola arwahnya gentayangan trus jadi cicak
Elisanoor
Gaya sun go kong ky gimana 🤣🤣🤣
Elisanoor
🤣🤣🤣🤣
Elisanoor
mprrottttt
Elisanoor
kenapa ibu nya ga di bikin meninghoy thor,biar ngilang beneran nirmalanya
Elisanoor
Bagus, pergi yg jauhhhhhhhh
Elisanoor
mewek aja bisa nya 😆
Elisanoor
Sukurin luh Zico, si Nir nya metong 😆 ya Ampun gemes pisan ih
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!