NovelToon NovelToon
Nisa Untuk Abi

Nisa Untuk Abi

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Romansa-Solidifikasi tingkat sosial / Tamat
Popularitas:15.8M
Nilai: 4.7
Nama Author: Erna Surliandari

Seorang pria dewasa dengan Depresi Pascatrauma. Ia selalu menolak perjodohan dengan berbagai alasan. Hingga suatu hari, sebuah berita buruk memaksanya untuk menikah.

Siapa yang akan Ia pilih?

Akan menyembuhkan, atau membuat Depresi itu semakin menjadi-jadi dan tak akan pernah sembuh?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Erna Surliandari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Dia sama, seperti Rere

"Maaf, Pak. Karyawan itu akan segera saya tegur," ucap Dita.

"No, kenapa ditegur? Biarkan saja. Itu tandanya dia begitu fokus bekerja.

"Yes, baiklah." jawab Dita.

Rapat kecil untuk mereka berdua. Menunggu Alex datang untuk bergabung dan merencanakan proyek selanjutnya.

Alex Chandra Dwiguna. Asisten yang dipercaya Abi untuk mewakilinya dalam setiap proyek yang tak bisa Ia tangani sendiri. Ia juga, yang merekrut semua karyawan baru. Dari mencari, hingga mewawancarai mereka satu persatu. Alex juga, yang selalu bersama Abi selain Dita. Bahkan Ia, yang menemani Abi dalam setiap proses pengobatan Abi kala itu.

Suara langkah kaki begitu tedengar berwibawa. Dari jauh, Abi pun diam untuk menyambutnya masuk.

"Pagi," ucap Alex, tampak begitu ceria.

"Siang. Kenapa tak sekalian sore?" tanya Abi.

Alex hanya tersenyum, lalu duduk di sofa tepat disebelah Dita.

"Darimana kau?" tanya Dita. Sama sinis nya dengan sang bos. Hanya saja, Abi lebih tampak tenang karena sudah sangat biasa dengan Alex.

"Pacar yang mana lagi?" tanya Abi.

"Wuiih, tahu dia. Ada lah, satu pacar baru. Yang lama, nanti dulu." jawabnya santai.

Abi hanya menggelengkan kepalanya, lagi dan lagi. Bagaimana tidak, Ia bahkan tak mampu menasehati sahabatnya itu. Ya, dia sendiri tak bisa  di andalkan dalam urusan cinta.

Rapat kembali di laksanakan. Mereka hanya membagi tugas kecil, yang nanti nya akan mempermudah untuk melaksanakan proyek baru.

"Kau jadi supirku,"

"Hah? Aku turun tahta?"

"Tidak, hanya tugasmu yang bertambah." jawab Abi.

"Tapi... Kau mengurangi waktu ku bersenang-senang lah!"

"Mengurangi, bukan melarang."

"Aku tahu, hidupmu hambar. Jauh terjatuh dalam kubangan kenangan. Tapi, jangan lampiaskan semua padaku. Konsultasi, perawatan, obat, terapi. Semua aku. Dan sekarang, aku harus....."

Ucapan terhenti, tatkala Abi menatapnya dengan begitu dingin. Mengalah kan es kutub, yang bahkan sudah sedikit mencair.

" Lanjutkan," pinta Abi. Alex hanya kembali diam, meneguk minuman yang tersedia di meja. Meski sebenarnya itu minuman Abi..

" Aku tak bisa, jika hanya membatasi pergerakan di siang hari. Sedangkan, hanya petang saja Ia kembali datang. Aku nyaris tak bisa pulang semalam." jawab Abi, dengan kembali menyulut rokoknya. Ia jarang melakukan itu, hanya ketika benar-benar dalam keadaan stres. Itupun, sering kali diambil dan di matikan Dita secara spontan.

" Kau tak mengambilnya?" tatap Abi pada Dita.

" Jatahmu satu. Sisanya, aku yang simpan." jawab Dita, meraih sebungkus yang masih tersisa. Alex hanya tersenyum, melihat tingkah kedua sejoli itu. Bukan pasangan, tapi Alex hanya senang melihat ketika mereka berdua. Apalagi berdebat.

Pintu di ketuk. Terbuka ketika Abi mempersilahkan masuk. Nisa datang, dengan beberapa dokumen di tangan nya. Ia menatap di sekitar, sedikit canggung dengan suasana yang ada. Bagaimana tidak, Tiga orang besar ada di hadapan nya saat ini. Apalagi, Abi menatapnya dengan begitu serius.

"Nisa, cari siapa?" tanya Dita.

"Cari... Cari Bu Dita." jawab Nisa..

Dita akhirnya beranjak dari sofanya. Nisa Ia ajak pindah ke ruangannya sendiri, untuk membicarakan dokumen pertama yang Nisa kerjakan hari ini.

"Permisi, Pak," pamit Nisa, berusaha sopan.

Alex menangkap tatapan Abi pada gadis itu. Dingin seperti biasa, tapi seolah menyiratkan sesuatu yang sulit di baca.

"Kau mengenalnya?" tanya Alex.

"Tidak, hanya pernah melihatnya. Dan sekarang menjadi pegawaiku. Dunia sangat sempit." balas Abi, datar.

"Dia anak yatim piatu. Hanya tinggal bersama neneknya. Sama, seperti Rere." terang Alex, yang cukup membuat Abi terbelalak mendengarnya..

1
Borahe 🍉🧡
lanjut lagi dong thor sampai Dita dan Alex nikah dan sampai Nisa lahiran Pliss😍
Borahe 🍉🧡
Abi trauma dgn kejadian Rere yg kecelakaan. makanya dia tdk ingin hal tersebut terulang lagi ke Istirnya
Borahe 🍉🧡
Apaan bukan pencemburu. tp ambekan
Borahe 🍉🧡
Hahaha sabar Bu sek🤗
Desi linda Saputri
itu ulah feby pasti...
Desi linda Saputri
cari kesempatan nih si dita...sebel deh ama cwe modelan gini
Dnur
kau yg mau pergi sendiri Dita... kenapa minta dicegah? pergi ya pergi aja
Dnur
sakit yg kau buat sendiri Dita...
Dnur
dita
Dnur
nisa
herself_22
Luar biasa
Nursina
lanjutkan semangat
3sna
capek dibikin sendiri
3sna
emng blm ada kurir ya
💗 AR Althafunisa 💗
Daebakkkk 😂 Emang feeling seorang istri itu kuat ya 😌
3sna
itu bawa abinya masuk kekamar dita gimn yaa?
3sna
lha ktny dingin,,ini ramah,,,bgmn cb
Maliq kumbara: Dengan orang2 tertentu
total 1 replies
3sna
formal itu terlmbat bukan telat
3sna
nisa ambil langkah tegas abinya jg harus lebih tegas
3sna
setan itu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!