Pensiun sebagai pembunuh nomor satu karena penyakit mematikan, Kenzo bereinkarnasi ke dalam novel kultivasi buatannya sendiri. Berbekal 'Sistem Sampah' yang ia modifikasi menjadi senjata maut dan pengetahuan sebagai sang pencipta, Kenzo siap membantai siapa pun yang berani mengusik waktu santainya bersama sang putri.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Agen one, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 17: Langkah Bayangan dan Misi Pertama
Angin sepoi-sepoi memainkan rumput hijau di sekitar gubuk, tempat Kenzo berbaring menatap langit dengan tangan sebagai bantal. Meskipun hidup santai adalah impiannya, ada bagian dari jiwa pembunuh bayarannya yang mulai meronta karena kurangnya stimulasi.
"Hei, Ling Yue," panggil Kenzo tanpa menoleh. "Apa kau tidak punya fitur misi atau semacamnya? Diam terus begini mulai membuat otakku berkarat."
Ling Yue, yang sedang duduk di tikar sambil menyuapi Lin-er, menoleh sekilas. "Belum ada. Mungkin kalau kau naik ke ranah kultivasi berikutnya, sistem akan membuka modul baru. Sekarang diamlah dan biarkan aku menikmati waktu tenang ini."
Ling Yue kembali menatap Lin-er dengan lembut. "Bagaimana, Sayang? Enak tidak masakan Ibu?"
Lin-er mengangguk antusias, pipinya menggembung karena penuh makanan. "Enak sekali! Lin-er jadi semakin sayang sama Ibu!" ucapnya sambil menghambur ke pelukan Ling Yue.
Melihat binar kebahagiaan di mata Lin-er, Ling Yue merasakan kehangatan yang tak pernah ia rasakan sebagai sebuah program sistem. Ia membalas pelukan itu dengan tulus.
Kenzo bangkit berdiri, membersihkan rumput dari bajunya. "Aku pergi sebentar. Jangan menungguku untuk makan malam."
Kenzo berjalan jauh ke pedalaman hutan, area di mana energi alam terasa lebih liar. Di sana, ia bertemu dengan seekor Monyet Lengan Besi level 2 yang sedang menghancurkan batang pohon dengan tangan kosong.
"Sepertinya kau cukup kuat untuk jadi lawan tanding," gumam Kenzo. Kali ini, ia tidak menarik pistol Qi-nya. Ia ingin menguji tubuh barunya dan teknik yang baru ia pelajari. Ia mencabut pedang perak hasil jarahan dari dua pemuda di pasar kemarin. "Ayo maju, Monyet jelek!"
Monyet itu meraung, merasa terhina oleh manusia kecil di depannya. Ia menerjang dengan kecepatan yang sanggup membelah udara.
Kenzo tetap tenang. Saat tinju raksasa itu nyaris mengenainya, ia menggunakan teknik Langkah Bayangan. Tubuhnya seolah memudar, menyisakan bayangan tipis yang ditembus oleh sang monyet. Dengan satu pijakan ringan di batu besar, Kenzo melompat ke arah leher monyet tersebut.
"Mati kau!"
Clang!
Pedang peraknya tertahan oleh lengan monyet yang sekeras baja. "Hebat juga pertahananmu," ucap Kenzo sambil bersalto di udara untuk menjaga jarak.
Monyet itu membalas dengan cakaran beruntun yang menciptakan bilah-bilah angin tajam. Kenzo bergerak seperti hantu, meliuk-liuk di antara serangan tanpa satu pun luka. Langkah kakinya sekarang jauh lebih tidak terduga; setiap kali monyet itu menyerang, Kenzo sudah berada di posisi yang berbeda.
"Cukup bermainnya."
Kenzo menghilang sepenuhnya dari pandangan sang monyet. Dalam sekejap, ia muncul tepat di belakang tengkuk hewan itu. Dengan aliran Qi yang terkonsentrasi di ujung pedang, ia menebas titik saraf terlemah di leher sang monyet.
Crat!
Kepala monyet itu terpisah dari tubuhnya sebelum ia sempat menyadari apa yang terjadi.
"Lumayan menghibur." ucap Kenzo sambil menyeka pedangnya. Tubuh monyet itu segera diserap oleh sistem dan dipisahkan menjadi material berharga di dalam Ruang Dimensi.
[Ding!]
[Target Tereliminasi. Mendapatkan 200 Poin!]
"Aku haus. Sistem, belikan aku minuman dingin yang paling mahal." perintah Kenzo.
[Mengonsumsi 50 Poin untuk 'Arak Embun Surgawi'. Tersisa 150 Poin.]
Kenzo menenggak minuman itu sambil duduk bersila di bawah pohon tua. Energi dari minuman tersebut dan sisa adrenalin dari pertarungan tadi memicu aliran Qi di Dantiannya untuk meluap. Ia memejamkan mata, memandu energi tersebut menembus hambatan terakhir.
BOOM!
Gelombang energi keluar dari tubuh Kenzo, meratakan rumput di sekitarnya.
[Selamat! Anda telah naik ke Ranah Penguasaan Qi Tahap Awal!]
Seketika, sebuah layar emas besar muncul di hadapannya, bercahaya lebih terang dari biasanya.
[Ding!]
[Syarat Terpenuhi: Ranah Penguasaan Qi Tercapai.]
[Modul Misi Aktif!]
[Misi Pertama Tersedia: 'Pembersihan Hama Keluarga Feng'.]
Kenzo menyeringai tipis. "Akhirnya, sesuatu untuk membunuh rasa bosan."
sebentar😅😅