Namaku Cinta Permata Kusuma, aku anak pertama dari dua bersaudara.
Aku dilahirkan dari keluarga yang berada dan berkecukupan, tapi tidak dengan kasih sayang kedua orang tua.
23Tahun mengalami keterpurukan, akhirnya kebahagiaanku kini telah datang.
Iqbal Radit Adijaya, dia pria yang memberi kebahagiaan yang tidak pernah aku dapati sejak dulu. Cintanya sangat besar hingga dia rela memberi hidupnya untukku.
Apa kebagian ini akan selamanya? atau Cinta harus kembali di kehidupan semulanya?
Semua jawabannya ada disini
"TAKDIR HIDUP CINTA".
Setiap episode terdapat kata-kata motivasi di akhir cerita. Dan jadikan itu sebagai inspirasi hidup yang lebih baik untukmu di kedepan nanti.
Selamat membaca, jangan lupa like,comment, vote dan tambahkan ke Favorite di Hpmu untuk mendapatkan up terbaru dari author.❤️
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon aulia rysa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 13. Surat
Selamat membaca!...📖
Maaf baru bisa up sekarang🙏
*
*
*
*
*
*
Semuanya telah memaafkan Aditya dan Lestari mereka sadar semua yang terjadi adalah kehendak yang diatas yang tidak bisa diubah.
Waktu menunjukan pukul 01:00 malam
Cinta belum juga pulang. Rasa khawatir semakin besar dengan keadaan Cinta yang mempunyai penyakit Gagal Ginjal.
"Nek, bagaimana kalau Kakak drop diluar sana. Aku gak mau kakak kenapa-kenapa mengingat penyakit kakak yang bisa kapan saja kambuh." khawatir Laura.
"Kamu jangan khawatir nak. Kita doakan saja semoga Cinta baik-baik saja."
"Bagaimana tidak khawatir Nek, sudah jam 01:00 malam Cinta belum pulang juga." ucap Kenan.
"Aditya... coba kamu lihat diluar apakah ada tanda-tanda Cinta pulang." Suruh Ibunya.
"Iya Mam. Aditya keluar." bangun dari duduknya berjalan ke pintu depan.
Diluar rumah Aditya terus melihat kesemua arah berharap Cinta akan muncul tapi hasilnya nihil. Aditya makin khawatir matanya berkaca-kaca menyesal atas perlakuan buruknya sama Cinta. Dia merasa menjadi orang tua yang bodoh harus berpura-pura tidak peduli pada anaknya.
Saat ingin kembali masuk kedalam rumah kaki Aditya menginjak sebuah surat dibawah lantai.
"Surat apa ini? Kenapa ada didepan rumah ini." Binggung Aditya bertanya pada dirinya sendiri.
*******
Kaki Aditya laju masuk kedalam dengan tangan memengang surat yang ditemukan tadi.
"Papa... Mama.... " panggil Aditya.
"Ada apa Aditya? apa kamu melihat tanda-tanda kedatangan Cinta." tanya Ibu Aditya.
"Tidak ada Ma. Adit hanya menemukan sebuah surat di depan rumah tadi, tapi Adit tidak tahu dari siapa." Aditya memperlihatkan surat yang ditemukan tadi.
"Isi surat nya apa Pa?" tanya Laura.
"Papa belum sempat baca tadi niat Papa kasih tahu kalian biar kita baca sama-sama."
"Ya sudah Pa. Sekarang bacain isi suratnya." pinta Laura disetujui semuanya.
"Okey Papa bacain ya."
Hay semua
Setelah kalian menemukan surat ini.
Aku harap jangan lagi mengkhawatirkan aku yang belum pulang saat ini. Karena aku tidak akan kembali pulang ke rumah. Aku akan pergi jauh dari kalian semua jadi aku harap jangan mencoba mencari ku. Terutama kamu adikku Laura. Kamu adalah adik kesayayangan kakak. Kakak akan datang menemui kamu disaat waktu yang tepat. Jadi kakak harap kamu jangan sedih yah. Kamu harus kuat tanpa adanya kakak okey. Kakak harap kamu jangan kecewa dan marah dengan keputusan yang kakak ambil ini. Kakak melakukan ini demi keluarga kita agar tidak terkena sial karena adanya kakak dalam keluarga.
Terima kasih dek sudah membuat kakak tahu alasan Papa dan Mama selama ini.
Papa, Mama, Cinta minta maaf karena telah hadir dikehidupan kalian. Maaf Cinta telah membuat kalian menderita. Cinta janji tidak akan menganggu keluarga Kusuma. Cinta harap dengan kepergian cinta kalian bisa bahagia. Mama tenang saja cinta tidak akan memakai nama keluarga di luar sana. Cinta tahu diri cinta tidak pantas.
Buat semua keluarga Kusuma yang sekarang berada di rumah. Cinta mohon jangan marah pada Papa dan Mama mereka melakukan ini semua demi kebaikan dan kebahagian keluarga Kusuma. Lagian Cinta aja gak marah sama Papa dan Mama, masa kalian yang marah.
Cinta pergi dari rumah bukan karena marah atau benci sama Papa dan Mama tapi Cinta gak mau menyusahkan kalian dengan kesialan yang ada pada diri cinta.
Cinta berdoa pada Tuhan jika Cinta diberi umur yang panjang Cinta ingin bisa bertemu semua keluarga Kusuma.
From: Cinta Permata.
"Surat ini gak benar kan Pa." sedih Laura.
"Kak Cinta gak mungkin nulis kaya gini. Kak Cinta gak mungkin tinggalin aku sendiri. kak Cinta sudah janji gak akan tinggalin aku. Jadi surat ini salah mungkin itu dari cinta lain bukan dari cinta kakakku. Iyakan Pa. Ayo jawab jangan cuman diam apa susahnya jawab iya." Frustasi Laura sedih.
Laura duduk dilantai dengan rambut berantakan mata sembab karena tangisan yang tidak ada hentinya. Dia tidak percaya dengan surat itu dia yakin kakaknya gak akan tega tinggalin dia sendiri. Dia terus bertanya pada semua keluarga jika itu tidak benar, tapi Laura malah mendapat jawaban yang tidak dia suka. karena terus menangis Laura kehilangan kesadaran dan jatuh pingsan.
Semua yang melihat Laura pingsan menjadi panik.
"Cepat angkat Laura baringkan dia dikamarnya." perintah Wahyu kakeknya.
Dengan gerak cepat Aditya mengangkat Laura membawanya kekamar untuk dibaringkan.
"Sayang sadarlah Mama mohon jangan buat kita semua khawatir." sedih Lestari.
"Mama yang tenang. Papa yakin Laura akan baik-baik saja dia hanya syok mengetahui Cinta pergi." Aditya menenangkan istrinya.
"Tetap saja Pa.Mama khawatir sampai sekarang Laura belum sadar. Laura begini karena kita Pa. Coba kalau dulu Mama dengarin kata-kata Papa pasti gak bakal jadi begini." menyesal Lestari.
"Tidak perlu disesalin Ma. Semua yang terjadi tidak bisa diubah. Sekarang yang perlu kita dilakukan adalah memperbaikinya." nasihat Aditya.
"Iya Pa. Mama janji akan memperbaiki semua nya."
******
Silau nya cahaya menganggu tidurnya Laura.
saat kesadaran Laura telah terkumpulkan dia malah mengingat kejadian semalam. Sedih itulah yang terjadi pada Laura lagi dan lagi.
Dia mengira kejadian semalam adalah mimpi buruk tapi dia salah itu adalah kenyataannya.
Bangun dari kasur empuk, pikiran kosong melangkahkan kaki menuju kamar mandi.
Dia sangat malas bergegas kesekolah tapi dia tidak mau egois mengingat janjinya pada kakak.
"Kak. Laura janji bakal rajin sekolah, kerja tugas dan gak malas-malasan saat guru jelasin pelajaran didepan." Batinnya.
********
Semalam semua keluarga Kusuma menginap dirumah Aditya karena larutnya malam Aditya tidak mengizinkan mereka pulang dia tidak ingin terjadi sesuatu sama mereka dijalan.
"Sayang apa kamu sudah baikkan, kalau belum kamu istirahat dulu nanti kita bakal izinin kamu disekolah." Lembut Lestari khawatir kondisi Laura.
"Laura baik-baik saja Ma. Lagian Laura gak mau bolos sekolah."
"Kamu gak bolos sayang. Kita kan izin kecuali gak izin baru dibilang bolos." penjelasannya.
"Itu sama saja Ma bolos. Laura sudah janji sama Kak Cinta bakal rajin sekolah."
"Sudah... sudah... kapan makannya kalau masih omong." ucap Sari neneknya.
"Ra. kesekolahnya biar kita antarin, takutnya loh kenapa-kenapa dijalan nanti bisa gawat." ucap Rafa.
"Iya Abang. Laura juga lagi malas nyetir mobil."
"Okey jadi nanti pulangnya kita jemput." jawab Rafa.
******
"Ra. jangan sedih Abang paham perasaan kamu bagaimana. Tapi kita harus kuat agar bisa mencari keberadaan Cinta bukannya kamu mau ketemu kak Cinta. Jadi sekarang kita harus semangat." ucap kenan.
"Abang janji kan. Ini bukan lagi ngehibur Laura." tanyanya.
"Apa Dimata kamu Abang lagi ngehibur kamu Ra." tanya balik Kenan.
"Laura gak tahu, makanya Laura tanya Abang." kesalnya.
"Kenapa jadi kesal Ra. Abang cuman becanda jangan kesal-kesal nanti cantiknya hilang. Lagian Abang serius sama omongan Abang untuk mencari kak Cinta."
"Terserah Laura. Kapan Abang mulai cari kak Cinta?" menatap serius kenan.
"Secepatnya." singkat Kenan.
*
*
*
*
*
*
*
BERSAMBUNG....
Jangan lupa tinggalkan jejak mu
dengan cara like, comment dan vote.
......SAMPAI KETEMU BESOK❤️......
...💪...
Katanya novel ini dah End, nyatanya masih On going!!!
Menyebalkan!!!
Kalo End ya End,kalo On going ya On going,apa susahnya sih ?!
😡😡😡
eh...🤭🤭🤭🤭