NovelToon NovelToon
My Crazy Husband

My Crazy Husband

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Cintamanis / Patahhati / Tamat
Popularitas:934.3k
Nilai: 5
Nama Author: Okta Diana

Vanila didesak keluarganya untuk segera menikah. Arshaka Bimantara tiba-tiba saja menggantikan Seno, pacarnya yang tiba-tiba kabur saat Vanila meminta melamarnya. Ketampanan dan sikap manis Shaka membuat Vanila tak berpikir lama untuk mengiyakan ajakannya, dari pada harus menunggu Seno yang tak ada kabar.

"Vanila, apa begitu susahnya membuka hatimu sedikit saja untukku?" ~Shaka

"Jangankan membuka hati, membuka baju pun aku rela, Mas!" ~Vanila

Siapa laki-laki yang bernama Shaka itu sebenarnya?

Bab 1-63 (End)

***

Empat tahun menjaga jodoh orang, membuat Junior Reynand Winata atau biasa disapa Jr merasa dirinya terpuruk saat mengetahui kekasih yang ia pacari selama ini hamil dengan teman dekatnya sendiri. Seolah ditusuk dari belakang, Jr menyesal selama ini telah menjaga kehormatan gadis yang ia pacari itu.

Mencoba mencari pelampiasan, tapi yang ada hidupnya semakin jungkir balik saat bertemu Bia, gadis yang dijual oleh kakaknya sendiri untuk menemani Jr malam itu sebagai penebus utang padanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Okta Diana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Berdenyut

"Mas Shaka makan dulu, ya?" tanyaku setelah calon suamiku yang tampan memesona ini keluar dari kamar mandi. Aku bisa menerawang kalau di dalam lambungnya pasti kosong.

Dengan wajah lemas dia menatapku. Ya ampun, wajah lemas aja masih ganteng loh dia. "Boleh," jawabnya singkat tanpa ekspresi dan kembali tidur tengkurap di ranjangku.

Aku berjalan mendekatinya. "Mau aku buatin apa?"

"Apa saja."

Ini jawaban kenapa seuprit-uprit gini bikin aku kesel aja deh. Langsung ke intinya aja gitu, mau makan apa. Walaupun sebenarnya aku gak bisa masak juga. Berharap Mas Shaka minta mie instan aja. Aku nyeplok telur aja takut, gimana masak yang lainnya.

"Mau mie?" tanyaku yang hanya membuat dia mengernyit. Baiklah sepertinya dia gak suka mie. "Atau soto?" tanyaku lagi.

"Kamu pasti butuh waktu lama untuk memasaknya," jawabnya dengan suara serak dan berat. Sumpah, tambah seksi aja guys.

"Kalau gitu rendang aja gimana biar cepat?"

"Rendang itu masaknya lebih lama lagi, Vanila!" ketusnya.

Aku memundurkan kepala tak mengerti. Yang aku tau, penjual nasi Padang dekat rumah, otomatis lebih cepat dapetinnya. Siapa juga yang mau masak rendang? Bumbunya apa aja aku gak tau.

"Apa aja yang kamu buat aku pasti suka," tegasnya lagi. Sepertinya dia belum mencoba masakanku seperti apa? Papa sama Mama aja sampai kapok.

Matanya terpejam. Aku mengecek suhu tubuhnya dengan punggung tangan. Menempelkan pada dahi, leher, dan juga pipinya. Hangat, gak terlalu panas.

Dia membuka sedikit matanya dan menyunggingkan bibir atas. Tanganku yang masih mengecek suhunya langsung saja diraih dan dicium dong. Mataku membola, ini badan kok jadi ringan gini, ya.

"Aku beliin nasi Padang, ya?"

Sumpah aku gak kuat lagi guys. Menghindar adalah salah satu cara lepas dari denyutan gak jelas di bawah sana. Rasanya nunggu sebulan kok lama banget, ya? Mas Shaka mengangguk dan melepas tanganku. Syukurlah! Kalau pun ditarik sepertinya aku gak sanggup buat nolak.

Aku meninggalkannya sendirian di rumah. Mengambil motorku dan langsung tancap gas membeli nasi Padang langganan yang sebenarnya berjarak dua rumah saja.

Tin tin tin

"Vanilaaaaaaaa!"

Eh buset.

Aku hampir aja oleng mengendarai motorku mendengar teriakan itu. Bunga dan Claudia berboncengan menyalipku. Mereka memarkir motornya di carport dan berjalan nyelonong masuk dalam rumah tanpa menungguku. Udah kebiasaan, gak punya sopan santun.

Saat aku memarkir motorku dan akan masuk ke dalam, Pak RT tiba-tiba memanggilku. "Nila, Papamu ada?"

Aku berjalan mendekati Pak RT yang berada di pintu gerbang. "Papa lagi di mini market sepertinya, Pak!"

"Oh, kalau begitu, ini saya cuma mau ngasih undangan." Pak RT memberikan secarik kertas dan dengan lancang aku membacanya.

"Loh, Indah mau nikah, Pak?" tanyaku tak percaya. Padahal tuh bocah baru aja lulus SMA. Aku udah disalip aja.

Pak RT mencebikkan bibirnya. "Biasa, Nil! Hamil duluan."

Waduh. Musim banget ya hamil duluan.

"Mawar, Melati, semuanya Indah hamil duluan," bisik Pak RT dengan bibir dimanyun-manyunkan seolah ahli dalam pergosipan. Apakah dalam hati kalian seperti sedang bernyanyi?

"Eh. Kamu, katanya mau nikah juga, ya?"

"I-iya, Pak!" jawabku dengan cengengesan.

"Jangan mau dihohohihe dulu! Ntar nasibmu kayak Melati, loh!" Aku mengernyit mendengar nasehat Pak RT. Berharap aku dan Mas Shaka kuat iman sampai bulan depan. Aamiin kan ya netizen!

Pak RT akhirnya berpamitan pulang. Aku masuk ke dalam rumah membawa dua bungkus nasi Padang. Berjalan dengan riang, dan terlihat Bunga dan Claudia sedang memasang wajah tegang duduk di sofa.

"Kalian, kenapa?" tanyaku bingung.

"Cowok telanjang yang tidur di kamarmu itu siapa, Nil?" tanya Bunga dengan terus memerhatikanku dari atas ke bawah. "Kalian habis ...." Dia gak mampu meneruskan ucapannya. Bener-bener nih dua orang, pasti mereka tadi niat nyelonong masuk juga ngacak-ngacak kamar. Aku kerjain aja, seru kali, ya?

"Iya semalam aku sama dia habis dari puncak, sebenarnya badanku kayak dipukulin warga satu komplek." Aku memijat tengkuk leherku. "Tapi, gimana lagi ya, kayaknya Mas Shaka ketagihan banget. Jadi pagi ini kita ngulangin lagi di rumah," timpalku lagi.

Mulut mereka ternganga lebar. Gemes deh, pengen nyemplungin bola kasti.

"Kalian belum menikah, loh!" kecam Claudia.

"Ya, habisnya gak tahan!" ucapku dengan menahan tawa. "Gimana menurut kalian, calon suamiku? Lebih ganteng dari Seno, kan?"

Mereka mengangguk kompak. "Papa sama Mamamu gak marah?" bisik Bunga.

"Gak lah," jawabku santai dengan memainkan ujung kuku.

"Sakit gak, Nil?" bisik Bunga lagi. Wajah mereka menjadi tegang gak jelas gitu.

"Banget." Aku mencebikkan bibir dan memasang raut wajah sedih. "Bayangin aja, seprei tuh sampai basah semua! Darah berceceran di mana-mana."

"Hiii!" Mereka memelototkan mata dan bergidik kompak.

1
Niar Yus
Luar biasa
Linda Liddia
Di nasehatin yg baik kok malah kayak gitu jujur ya thor gak suka bgt aku sm karakter si vanilla ini
Linda Liddia
Gak suka bgt sm sifat vanila yg emosian bgt
Linda Liddia
Ini vanila emosian amat yak bar-bar bgt cewek gak ada anggun2nya
Sarti Sarti
Tengil juga c Jr kyk bapak nya 🤣🤣
Sarti Sarti
Aku tebak kalo anak nya Vanila bakal jodoh nya Jr ya ngak kak ☺️
Qaisaa Nazarudin
5 tahun bisa nunggu,Gak mungkin lah 10 hari kayak ayam berak kapur..🤣🤣😜😜
Qaisaa Nazarudin
Mana gak semangat coba,Sadar2 udah punya cucu aja,Udah langsung ketemu gede lagi tuh cucu..
Qaisaa Nazarudin
Alhamdulillah Lega banget aku, Akhirnya mereka SAH menjadi pasutri juga,Pasti Lea akan bahagia dan seneng banget ya..🤲🤲👍👍
Qaisaa Nazarudin
Junior bener2 tukang maksa,Eh emang Bia itu harus di paksa lho,Kalo gak dipaksa mah dia nya keras kepala dan Egois..
Qaisaa Nazarudin
Waaahh Reno dengan Bia aja gercep banget bilang OK,Eh saat tau Gladis dia langsung ngamuk .😂😂😂
Qaisaa Nazarudin
Jangan sampai Junior dan Glafis menikah dengan alesan kakek udah sekarat,Sebelum meninggal dia pengen Junior menikahi Glafis,Awas aja kalo Junior sampai menyanggupi nya..😡😡
Qaisaa Nazarudin
Semoga Rey,Kinan dan kakek menerima Lea keturunan mereka,Dan tentu juga menerima Bia..🤲🤲🤲
Qaisaa Nazarudin
Maaf sih maaf tapi kek nya ortu gak ada usaha keras utk mencari Bia,Harusnya dgn kekuatan kekuasaan mereka,Mereka akan gampang utk menemuin Bia..
Qaisaa Nazarudin
Lah ternyata Junior yg ngalamin hamil simpatik,Terus ortunya gak curiga gitu,Dan gak mencari Bia,Percuma punya kuasa dan kaya,Kalo Bia aja mereka gak bisa menemuinnya..ckk🤦🤦🙄🙄
Qaisaa Nazarudin
Jangan bilangJunior nikah sama Via,aku plintes nih Junior dan ortunya..awas aja..
Qaisaa Nazarudin
Ya di sini menurut ku Bianlah yg salah,Walau gimana bencinya ortu Junior gak mungkin lah mereka gak nerima cucu mereka kan,Harusnya jujur aja dulu saat tau dia hamil,setelah itu terserah keputusan Junior dan ortunya..
Qaisaa Nazarudin
Lho apa ini udah beberapa tahun kemudian kah?? kok gak di tulis..Apakabar dgn Junior dan ortunya??Gak mungkin selama itu Junior diam aja..🤦🤦🤦
Qaisaa Nazarudin
Apa selama 2 bulan ini Junior gak berhasil membuktikan kalo dia dan Biangak bersalah ke ortunya,Kinan juga harusnya sebagai wanita dan ibu dia yg jadi penengahnya,Apa Kinan gak belajar dan sadar dari apa yg terjadi antara dia dan Rey dulu..ckk kecewa aku..jangan sampai kalian menyesal nantinya..
Qaisaa Nazarudin
Wkwkwkwk Bodoh,Ini pasti niatnya pengen ngerjain Bia,Tapi hujung2 nya kamu sendiri yg nyangkut .👎👎👎
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!