Xiao Xuan adalah seorang Kultivator yang sangat kuat namun tragedi yang tidak pernah dia inginkan terjadi, kedua orangtuanya menghilang, dewa menghukum semua orang-orang terdekatnya, bahkan dalam 3 dunia dewa selalu membunuh semua orang yang penting bagi Xiao Xuan...
“AKU XIAO XUAN!! JIKA KALIAN PARA DEWA MARAH PADAKU, MAKA BERTARUNGLAH DENGANKU! JANGAN HANYA MEMBUNUH SEMUA KELUARGAKU YANG LEMAH!” #XIAO XUAN
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon MarselImanuel¹³, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Adik Xiao Quan
Xiao Xuan sudah lebih dewasa dan dia sekarang sudah menjadi Kultivator Tingkat Master 7 dan kekuatannya setara dengan Kultivator Tingkat Grand master 1. Tidak ada dalam sejarah manusia seorang pemuda berusia 17 tahun sudah mencapai tingkat seperti ini.
“Tuan muda.... Ini sudah dua tahun... Apa tuan muda akan melanjutkan perjalanan lagi?” Tanya Xiao BaiYun. Xiao Xuan mengangguk pelan sambil tersenyum dia berkata....
“Aku ingin pulang, aku hanya ingin melihat kondisi klan dan seorang temanku.”
“Baiklah tuan muda, kalau begitu aku akan menjadi tunggangan Tuan.” Ucap Xiao BaiYun Sebelum berubah menjadi serigala putih besar.
“Tidak-tidak aku akan berlari saja. Kau berubahlah jadi serigala yang lucu.” Ucap Xiao Xuan yang merasa tidak enak kalau dia menaiki Xiao BaiYun. Xiao BaiYun seakan mengerti dengan maksud Xiao Xuan dan langsung berubah jadi (SUPERMAN! CANDA BRO WKWK.) Xiao BaiYun langsung berubah menjadi serigala putih kecil yang imut.
Di sana juga sudah terdapat sebuah rumah besar dan pepohonan yang indah. Jiwa Xiao Xuan juga sudah semakin besar dan memiliki beberapa gunung.
Kepribadian Hitam Xiao Xuan sudah di nonaktifkan dan kini Xiao Xuan yang kita kenal sudah kembali. Xiao Xuan dan Xiao BaiYun pergi tanpa bilang apapun pada Xiao Hua.
“Hah... Akhirnya.” Xiao Xuan bernafas lega setelah melihat dunia asli di hadapannya. Xiao Xuan muncul di suatu gua kecil yang pernah Xiao BaiYun membawah Xiao Xuan disana
“Tuan, klan Xiao terletak dimana?” Tanya Xiao BaiYun yang berada di dalam pakaian Xiao Xuan.
“Di kota rumput. Disana klanku berada.” kata Xiao Xuan. Xiao BaiYun mengakan bahwa arah ke kota daun yang tercepat adalah lewat arah utara. Xiao BaiYun menjelaskan bahwa jika terbang akan sampai dalam 3 hari saja, Dan jika berlari akan memakan waktu seminggu.
Xiao Xuan mengangguk pelan, Xiao Xuan lebih memilih untuk berlari saja agar bisa untuk berlatih. Setelah itu, mereka pun pergi ke kota daun...
Dalam perjalanan, Xiao Xuan tidak banyak bercerita dan hanya fokus untuk menyerap energi alam sebanyak-banyaknya. Meskipun Xiao Xuan berlari tapi dia mengetahui cara untuk menyerap energi alam dan langit.
Tanpa terasa Xiao Xuan kini tiba di sebuah desa kecil yang bernama Dewa Rumput.
“Hmm? Kenapa desa ini sepi?” Batin Xiao Xuan.
Xiao BaiYun juga merasa aneh dengan keadaan desa tersebut. “Nampaknya terjadi sesuatu.” kata Xiao BaiYun. Xiao Xuan mengangguk pelan dan langsung masuk ke desa tersebut.
“Apakah terjadi perampokan?”
“Tuan muda, sepertnya bukan perampokan, lihat.” Kata Xiao BaiYun sambil menujuk ke arah atap perumahan. Xiao Xuan yang melihat itu kini mulai khawatir karena desa rumput menuju ke arah klan Xiao.
Xiao Xuan tidaklah khawatir dengan kondisi klan, tapi Xiao Xuan khawatir dengan Xiao Yan yang selalu melindunginya dan selalu baik padanya.
“Tuan muda, sepertinya ini pembantaian bukan perampokan.”
Xiao Xuan mengangguk pelan sambil berjalan pelan. Xiao Xuan mengamati dari setiap rumah jika masih ada orang yang tersisa tapi dia tidak menemukannya.
“Hmm... Adik kecil ini membawah sebuah surat tuan muda.” Kata Xiao BaiYun yang melihat ke sebuah mayat anak kecil yang sudah di potong kepalanya.
Anak kecil itu menggenggam kuat surat itu bahkan saat dia meninggal. Surat tersebut di tulis dengan darah dan tulisan itu agak berantakan seakan orang yang menulis surat itu sangat buru-buru.
“Mohon bantuannya yang mulia kaisar! Aku sebagai kepala desa rumput dan mewakili semua warga... KAMI AKAN MEMBERITAHU BAHKAN JIKA KAMI SUDAH BINASA, KIRANYA YANG MULIA MENDAPATKAN SURAT INI... BINASAKANLAH ORGANISASI JAHAT INI! NAMA ORGANISASI YANG MELAKUKAN INI SEMUA ADALAH ORGANISASI BULAN IBLIS!”
Xiao Xuan bisa menyimpulkan bahwa orang yang menulis surat itu adalah kepala desa. Xiao Xuan berpikir Kepala desa memberikan surat tersebut pada anak kecil itu dan berharap di berikan pengampunan baginya tapi organisasi itu sangat tidak memandang bulu.
“Darah ini dan semua kerusakan ini setidaknya sekitar seminggu yang lalu tuan muda.” kata Xiao BaiYun menatap Xiao Xuan yang tiba-tiba tersenyum.
“Bunuh...”
Dalam gumaman Xiao Xuan, Xiao BaiYun dapat mendengarnya dan tubuhnya bergetar setelah melihat Xiao Xuan tersenyum cerah, manis, dan polos. Tapi matanya yang tertutup Terlihat seperti rasa ingin membunuh yang kuat. Apa lagi Xiao Xuan sudah membunuh lebih dari 7 juta orang.
“Oke! Organisasi Bulan Iblis.... Jika kalian menyentuh klan Xiao terlebihnya Xiao Yan... Kalian akan mati lohh....” Kata Xiao Xuan pelan sambil tersenyum cerah namun memiliki niat membunuh yang sangat kuat. Bahkan tubuh Xiao BaiYun bergetar setelah mendengar itu.
“Yun’er aku ingin kau pergi ke Kekaisaran Qing dan memberitahukan pada kaisar hal ini... Aku akan menunggumu disini.” Kata Xiao Xuan sambil berjalan ke sebuah tempat makan yang sudah rusak.
Xiao BaiYun mengangguk pelan sebelum pergi ke ibu kota kekaisaran Qing. Dari desa rumput sampai ke kekaisaran Qing dengan kecepatan Xiao BaiYun, dia hanya memerlukan dua hari untuk sampai.
“Tuan muda... Semoga anda tidak pergi sendirian kesana.” Batin Xiao BaiYun yang sudah menjadi manusia.
Saat Xiao Xuan berjalan di satu ruangan, kaki Xiao Xuan seakan menginjak sesuatu. Xiao Xuan membuka lantai itu dengan paksa dan menemukan beberapa kakek tua dan beberapa anak kecil yang sudah bersembunyi lebih dahulu.
“Maafkan kami, tolong ampuni kami!”
“Tolong jangan bunuh anak-anak ini, bunuh saja kami yang sudah tua ini!”
“Cucuku masih sangat kecil, mohon kasihanilah kami!”
Melihat keadaan mereka yang begitu ketakutan dan badan mereka yang mulai merngerus, tanpa Xiao Xuan sadari air matanya kini menetes.
Sambil tersenyum Xiao Xuan berkata. “Jangan takut, aku ini bukan orang jahat.”
Xiao Xuan melompat di sana dan menenangkan semuanya. Xiao Xuan juga memberitahu bahwa dia adalah orang dari kekaisaran Qing.
“Tuan muda! Bantulah kami! Tolong balaskan dendam kami!” Ujar semuanya. Xiao Xuan dengan perasaan yang sedih Xiao Xuan tersenyum dan berkata. “Tenanglah, jika kalian menangis kalian hanya akan membuat keadaan kalian semakin memburuk.”
“Aku akan menyembuhkan kalian semua, ini juga, ini juga, ini juga.” Satu persatu Makanan minuman dan obat-obatan dikeluarkan dari cincin ruangnya.
“Haha! Jika kalian tertawa kalian akan jauh lebih baik! Makanlah sepuasnya! Aku juga akan menyembuhkan kalian yang sakit.” Kata Xiao Xuan dengan nada yang bersemangat. Tujuan Xiao Xuan agar bisa membantu mereka lebih semangat untuk hidup kedepannya.
“Ayo kakek, nenek, paman, nyonya. Naiklah ke atas aku akan melindungi kalian.” Tawa Xiao Xuan dengan semangat. Awalnya mereka ragu namun karena perhatian Xiao Xuan mereka menurutinya.
Dalam ruangan, Xiao Xuan menyuruh mereka untuk membersihkan perut mereka terlebih dahulu dan dia akan membersihkan semua mayat yang ada di depan.
“Kakak, bolehkah aku ikut bersamamu kedepan?” Tanya seorang anak perempuan kecil berusia sekitar 5 tahun. Awalnya Xiao Xuan menolak namun anak itu tetap memaksa jadi Xiao Xuan membawanya.
“Adik kecil, tunggulah di sini, aku akan membereskan semuanya.” Kata Xiao Xuan sambil mengelus kepala anak kecil itu. Xiao Xuan mulai membersihkan kepala-kepala yang di tanamkan sama seperti lollipop di setiap rumah dan membersihkan mayat di setiap sudut desa.
Walaupun anak kecil itu muntah-muntah, tapi dia tetap menahannya dan menunggu Xiao Xuan. Anak kecil itu bernama Quan Quan, gadis kecil yang lucu.
“Hahh... Adik kecil namamu siapa?” Tanya Xiao Xuan yang sudah selesai membersihkan mayat-mayat.
“Quan Quan kakak... Kalo nama kakak?”
“Panggil aku Xuan Gege ya.” Ucap Xiao Xuan senang sambil mengelus kepala Quan Quan. Karena melihat bahwa ada bekas muntah Quan Quan di sana, Xiao Xuan tertawa kecil dan membawanya kedalam ruangan tadi.
“Kakek! Siapa orang tua dari Quan Quan?” Tanya Xiao Xuan pada seorang kakek-kakek.
“Ayah dan ibunya adalah kultivator perak 5 namanya DoaWu dan XiaXia. Mereka melindungi desa ini sampai titik darah penghabisan. Mereka mati dengan bangga sambil melindungi desa ini.” Katanya.
“Baiklah sekarang namamu Xiao Quan. Kau sekarang adalah adikku.” Kata Xiao Xuan sambil mengelus senang pada rambut Xiao Quan.
Mereka semua yang ada di sana turut senang dan Xiao Quan melompat senang akan hal itu. Sehari penuh Xiao Xuan habiskan dengan mereka, Xiao Xuan juga mengajak untuk membangun kembali desa rumput dan Xiao Xuan membagi tugas masing-masing.
“Hahah! Kakak kena!”
“Ahh Kalian ini mau kakak makan ya!” Xiao Xuan dan anak-anak lain bermain sambil berkejar-kejaran. Semua orang yang melihat itu sangat senang karena mereka telah mendapatkan lindungian dari seorang yang baik seperti Xiao Xuan.
Saat malam tiba, Xiao Xuan dan lainnya masuk ke sebuah rumah yang telah mereka perbaiki. Mereka juga membuat ruang bawah tanah agar berjaga-jaga jika nanti kejadian seperti ini terjadi.
Saat malam sudah sangat larut, terdengar suara dari pintu masuk desa rumput. Xiao Xuan tertidur lelap dan hanya memasang formasi pelindung untuk kakek dan lainnya tapi hanya dia dan Xiao Quan yang tidak di pasangkan formasi.
Dan tanpa Xiao Xuan sadari, Xiao Quan yang tidur di pelukan Xiao Xuan kini bangun dan keluar untuk melihat ke arah suara tersebut....
#
Maaf kemaren lagi sibuk banget, nanti sekarang bakal di banyakin updatenya buat yang kemaren juga. Maaf teman-teman.
🙏