"Apakah aku jatuh cinta pada hati yang salah..?? Kenapa cinta begitu rumit..?? Kenapa harus dia.? Dan kenapa juga aku harus jatuh cinta kepada saudaraku sendiri.."
_Jasmin Luthfi Adam.
"Aku menaruh hatiku pada dua hati sekaligus.. Dan jika aku harus memilih, mampukah hati ini memilih satu di antara dua hati ini.?"
_Marshall Adam.
"Aku jatuh cinta padamu, pada kelebihan mu. Bukan pada kekurangan mu."
_Aqilah Venesah.
Sambungan dari novel "Polisi Arogan Suamiku".
Jadi di sarankan untuk membaca lebih dahulu novel yang berjudul "Polisi Arogan Suamiku."
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon momian, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
12
Hari yang di tunggu pun telah tiba.. Hari ini, tepat hari rabu. Semua keluarga besar Yoona dan adik Adam berkumpul di rumah utama.. Karna akan di adakan nya acara ijab kabul antara Jasmin dan Al. Semua keluarga, nampak menaruh wajah cemas, karna hingga saat ini Al tak kunjung juga datang..
Berapa kali papi Adam mencoba menghubungu Al, namun sayang, tetap saja hasilnya nihil. Ponsel Al, sama sekali belum aktif.. Dewa yang melihat sang ipar sudah secemas ini merasa geram dengan tingkah Al, yang hingga saat ini belum juga menampakkan dirinya..
••••••••••
Di dalam kamar pengantin..
Jasmin tengah duduk, tepat di sudut bibir ranjang,. Jasmin bermain dengan jarinya jemarinya, karna merasa gugup.. Karna waktu pernikahan yang di di jadwalkan sudah lewat dari satu jam. Dan hingga kini Al pun belum tiba juga.. "Apa aku sebegitu tidak baiknya di matamu kak Al, hingga kau tega seperti ini.?" Gumam Jasmin.
Kedua sahabat Jasmin masuk ke dalam kamar. Menatap sedih ke arah Jasmin.. Reni dan Indah tahu, pasti saat ini perasaan Jasmin sedang kacau, sedih, dan juga sakit secara bersamaan. Bagaimana tidak, hari ini adalah hari yang paling Jasmin tunggu, hari di mana dirinya akan menjadi istri dari orang yang ia cintai, hari di mana ia akan memiliki hati seseorang yang paling ia cintai.
"Jas." Sapa Reni dan Indah secara bersamaan lalu Indah duduk di sisi kiri Jasmin, dan Reni di sisi kanan Jasmin..
"Jangan bersedih yah, aku yakin Al terjebak macet di luar sana." Ucap Indah dan Jasmin pun tersenyum..
"Iya Jas, aku yakin saat ini Al pasti terkena macet." Timpal Reni.
"Aku sudah mencoba berpikir seperti itu. Aku yakin kak Al tidak akan lari dari janji nya. Aku yakin itu." Ucap Jasmin,.
Tok, tok, tok,. Bunyi suara pintu yang di ketuk.. "Bolehkan mommy masuk.?" Tanya mom Yoona di depan pintu kamar..
Indah berjalan ke arah pintu kamar dan membukan kan pintu untuk mom Yoona..
"Kalian di sini juga yah.?" Ucap mom Yoona melihat Indah dan Reni..
"Iya mom." Jawab Reni dan Indah serempak.
"Maaf, apa boleh mom berbicara berdua dengan Jasmin." Pinta mom.
"Iya mom,. Kalau begitu aku dan Indah keluar dulu." Jawab Reni, lalu berdiri dari duduknya dan berlalu keluar dari kamar..
Mom Yoona berjalan mendekat ke arah Yoona, lalu duduk tepat di samping Jasmin.
"Mom." Lirih Jasmin
Mom Yoona tersenyum ke arah Jasmin. Lalu memeluk tubuh putri kesayangan nya.. "Jangan bersedih sayang.."
"Mom..." Lirih Jasmin lagi.
"Mom tahu apa yang terjadi dengan diri mu saat ini. . Mom tahu perasaan mu saat ini." Jelas mom Yoona sambil mengusap pundak belakang Yoona memberi ketenangan.
"Apa salah jika Aku mencintai kak Al,? Apakah salah jika aku menginginkan kak Al,.?" Tanya Jasmin sambil menitihkan air matanya.
"Sayang, kau tak salah. Kita tidak tahu dengan cinta, kemana ia akan berlabu dan memilih hati.. Jadi jangan menyalahkan dirimu." Jelas mom Yoona..
"Mom, apakah aku tidak pantas untuk kak Al,? Apakah aku sebegitu menjijik kan di mata kak Al.? Hingga sampai saat ini kak Al belum juga datang.?"
"Sayang, stop berbicara seperti itu.Berpikir positiflah, sempat saja kakak mu di luar sana terjebak macet. Mom tahu kakak mu Al, dia tidak akan pernah mengingkari janjinya jika ia sudah berjanji. Dan Al sudah berjanji akan menikahi mu." Jelas mom Yoona lalu mengusap air mata di pipi Jasmin. "Jangan menangis lagi sayang,."
"Mom.." Ucap Yoona.
"Sudah jangan bersedih lagi, ayo tersenyum. Mom yakin kakak mu Al pasti akan datang."
Selang beberapa saat kemudian,. Aunty Aurel datang menghapiri Yoona dan Jasmin..
"Jasmin kau sangat cantik sayang." Ucap Aunty Aurel.
"Aunty."
"Hey ayo terseyum. Jangan pasang wajah sedih seperti itu.." Ucap aunty Aurel lalu mendekat ke arah Jasmin.
"Aunty.."
"Ingat jangan bersedih,. Ayo kita ke bawa, Al sudah ada di bawah, dan semua orang sudah menunggu."
"Aunty serius.? Aunty ngak lagi becanda kan.?" Tanya Jasmin.
"Sayang, mana ada aunty berbohong dalam situasi seperti ini. Jadi ayo tersenyum biar Al bisa melihat wajah cantik mu ini.."
"Baik aunty."
Semoga kalian suka🥰🤗
Sambil menunggu UP, yuk mampir ke novel lain ku juga.. Klik profil ku atau tulis nama pena ku "MOMIAN".. Semua karya akan muncul.
Salam sayang untuk kalian semua🥰🤗🤗
kualat kepada papi dan mommy...
nanti saat Al balik lagi jadi CEO , Aqilla ngajakin balikan... wkwkwk
makannya jangan jadi kacang lupa kulitnya....
gak ingat yang disakiti selama ini siapa . lihatlah , Aqilla pasti bakalan selingkuh wkwkwkwk
kasih Jasmin jodoh yang lain yang lebih baik .