NovelToon NovelToon
Pemberontak Para Dewa Season 2

Pemberontak Para Dewa Season 2

Status: sedang berlangsung
Genre:Perperangan / Keluarga / Action / Persahabatan / Mengubah sejarah / Mengubah Takdir
Popularitas:45.9k
Nilai: 5
Nama Author: Sang_Imajinasi

Setelah menyelamatkan Alam Dewa dan mencapai ranah Dewa Sejati, Shi Hao terpaksa meninggalkan rumah dan orang-orang yang dicintainya demi mencegah kehancuran dimensi akibat kekuatannya yang terlalu besar.

Namun, saat melangkah keluar ke Alam Semesta Luar, Shi Hao menyadari kenyataan yang kejam. Di lautan bintang yang tak bertepi ini, Ranah "Dewa" hanyalah titik awal, dan planet tempat tinggalnya hanyalah butiran debu. Tanpa sekte pelindung, tanpa kekayaan, dan diburu oleh Hukum Langit yang menganggap keberadaannya sebagai "Ancaman", Shi Hao harus bertahan hidup sebagai seorang pengembara tak bernama.

Menggunakan identitas baru sebagai "Feng", Shi Hao memulai perjalanan dari planet sampah. Bersama Nana gadis budak Ras Kucing yang menyimpan rahasia navigasi kuno ia mengikat kontrak dengan Nyonya Zhu, Ratu Dunia Bawah Tanah.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sang_Imajinasi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

CHAPTER 219

Reruntuhan Paviliun Bulan Tersembunyi – Menjelang Fajar.

Darah para Jenderal Pangeran Jin masih menggenang di halaman yang hancur, namun perhatian semua orang kini tertuju pada satu titik.

Wuming terbaring di atas selembar permadani bulu yang digelar Tie Shan.

Wajah orang tua itu pucat pasi, napasnya setipis benang. Namun, di dalam mulutnya, Pil Darah Naga (yang dimurnikan Shi Hao dari esensi Xing Tian) mulai bekerja.

"Mundur," perintah Shi Hao.

Tim Asura (Tie Shan, Shu Ling, Luo Tian) mundur sepuluh langkah, membawa Nana yang masih pingsan menjauh.

Shi Hao duduk bersila di samping Wuming. Dia meletakkan telapak tangannya di dahi orang tua itu.

"Energi Xing Tian mengandung sifat regenerasi 'Pemangsa'," gumam Shi Hao. "Ditambah dengan Darah Nagaku yang bersifat 'Penciptaan'."

"Orang tua, jika tekadmu lemah, kau akan meledak. Tapi jika Hati Pedangmu kuat... kau akan lahir kembali."

Shi Hao menyuntikkan Qi Nirwana-nya untuk memicu reaksi pil itu.

DUM!

Tubuh Wuming tersentak hebat.

Uap merah panas mulai mengepul dari pori-pori kulitnya. Suara gemeretak tulang terdengar mengerikan, seperti kayu kering yang dipatahkan lalu disambung paksa.

Di bahu kanannya yang buntung (hancur saat menahan serangan Jenderal), daging mulai menggeliat. Otot-otot baru, berwarna merah keemasan, merajut diri dengan kecepatan yang terlihat mata telanjang. Tulang baru tumbuh, putih berkilau seperti giok.

Di kaki kirinya yang patah, tulang-tulang yang remuk didorong keluar oleh tulang baru yang lebih padat dan kokoh.

"Gila..." bisik Shu Ling (Si Tikus), matanya terbelalak. "Dia tumbuh lagi? Itu mustahil bagi manusia biasa!"

"Itu Efek Naga," kata Luo Tian (Mata Tiga) dengan Mata Jiwa-nya yang bersinar. "Aku melihat sel-selnya berubah. Dia bukan lagi manusia murni. Dia sedang berevolusi menjadi... Setengah Naga?"

Dalam waktu satu jam dupa pembakaran, lengan kanan dan kaki kiri Wuming telah utuh kembali.

Kulit di lengan barunya sedikit berbeda lebih keras, dengan pola sisik samar yang tersembunyi di bawah kulit.

Namun, prosesnya belum selesai.

Tiba-tiba, langit di atas Planet Arena bergemuruh.

Awan hitam berputar di atas reruntuhan paviliun, menciptakan pusaran energi alam yang raksasa.

WUUUUUNG...

Sebuah tekanan tak kasat mata turun. Tekanan yang membuat Tie Shan dan Shu Ling jatuh berlutut karena sesak napas.

"Ini..." mata Shi Hao berbinar. "Fenomena Langit?"

Dari tubuh Wuming yang terbaring, sebilah pedang Qi transparan raksasa perlahan bangkit, menembus atap awan, seolah menantang langit.

Wuming telah terjebak di puncak Kesengsaraan Besar selama 100 tahun. Pertarungannya melawan Shi Hao memberinya pencerahan. Dan pertarungan hidup-mati melawan tiga Jenderal barusan menghancurkan belenggu terakhirnya.

Energi pil naga itu menjadi bahan bakar roket yang mendorongnya melewati ambang batas.

Wuming membuka matanya. Kain penutup matanya sudah hancur. Kedua matanya yang buta kini bersinar dengan cahaya putih perak—bukan pupil mata manusia, tapi sepasang pedang kecil yang berputar di dalam rongga matanya.

Dia tidak melihat dengan cahaya. Dia melihat dengan Dao.

"PECAH!" teriak Wuming.

BOOM!

Gelombang kejut menyapu seluruh distrik penginapan.

Aura Wuming melonjak drastis. Dari manusia fana, menjadi sesuatu yang suci.

Dia melayang naik ke udara. Jubah compang-campingnya hancur, digantikan oleh jubah Qi berwarna abu-abu perak.

TEROBOSAN BERHASIL. Ranah Baru: Dewa Sejati (True God) - Tahap Awal.

Wuming menarik napas dalam-dalam, menyerap Qi alam semesta ke dalam tubuh barunya yang muda kembali. Keriput di wajahnya memudar, tubuh kurusnya menjadi berisi dan tegap. Dia tampak 20 tahun lebih muda.

Dia mendarat kembali di tanah dengan ringan, tanpa suara.

Dia mengangkat tangan kanannya yang baru. Dia mengepalkan tangan itu, merasakan kekuatan fisik setara Naga yang mengalir di sana.

Lalu, dia menoleh ke arah Shi Hao.

Tanpa ragu sedikit pun, Dewa Sejati baru itu berlutut dengan satu kaki di depan Shi Hao.

"Tuan Feng," suara Wuming berat dan penuh wibawa, namun sarat dengan rasa terima kasih yang mendalam.

"Kau memberikan kehormatan saat aku kalah. Kau menyelamatkan nyawaku saat aku sekarat. Dan kini... kau memberiku tubuh dan jalan baru."

Wuming menundukkan kepalanya.

"Mulai hari ini, pedang Wuming adalah milik Tim Asura. Aku bukan lagi Tetua Sekte Hati Pedang. Aku adalah Pedang Pelindung Asura."

Shi Hao tersenyum, lalu mengulurkan tangan untuk membantu Wuming berdiri.

"Berdirilah, Senior. Kita tidak butuh formalitas kaku."

"Tapi ingat..." Shi Hao menunjuk Nana yang masih tidur di pelukan Tie Shan.

"Tugas utamamu tetap sama. Jaga Navigator kecil itu. Jika dia lecet lagi, aku akan mematahkan tangan barumu itu."

Wuming tertawa renyah, tawa yang lepas dan bebas.

"Siap laksanakan,Tuan."

Sementara itu, di menara pengawas panitia dan markas tim-tim lain, kepanikan melanda.

Para pengintai yang mengawasi reruntuhan paviliun berlarian melapor ke tuan mereka.

"Gawat! Gawat Darurat!"

Di Markas Sekte Pedang Suci: "Apa maksudmu?! Wuming tidak mati?!" "Tidak, Tetua! Dia... Dia menerobos! Wuming Si Buta sekarang adalah Dewa Sejati!"

Di Markas Klan Titan: "Apa?! Jadi sekarang Tim Asura punya DUA Dewa Sejati?! Satu kapten monster, dan satu pelindung pedang?!" "Kita harus mundur! Jangan cari masalah dengan mereka di luar arena!"

Dan di Istana Awan Emas, Pangeran Jin membanting meja gioknya hingga hancur berkeping-keping.

"Sialan!" raung Jin, api matahari membakar ruangan.

"Aku mengirim orang untuk membunuhnya, tapi malah membuatnya berevolusi?!"

"Shi Hao... Kau benar-benar wabah penyakit!"

Bayangan hitam di samping Jin bertanya dengan gemetar, "Pangeran... Apa yang harus kita lakukan? Dengan dua Dewa Sejati, menyerang mereka secara terbuka adalah bunuh diri."

Jin menarik napas kasar, matanya menyipit penuh kebencian.

"Tunggu Final besok."

"Di Final, tidak ada pelindung. Shi Hao akan sendirian melawanku."

"Dan untuk si Tua Bangka Wuming itu... biarkan Tetua Agung Panitia yang mengurusnya. Kita akan menjebaknya dengan aturan turnamen."

Kembali ke Reruntuhan Paviliun.

Matahari pagi mulai terbit, menyinari tim yang kini berdiri utuh dan lebih kuat dari sebelumnya.

Shi Hao (Dewa Sejati Menengah).

Wuming (Dewa Sejati Awal).

Tie Shan (Kesengsaraan Besar Fisik).

Shu Ling (Transformasi Dewa puncak).

Luo Tian (Penyatuan Kehampaan).

Nana (Navigator - Kunci).

Shi Hao menatap timnya.

"Final Turnamen akan dimulai satu hari lagi. Lawan kita adalah Pangeran Jin dan pasukannya."

"Mereka pikir mereka adalah pemburu."

Shi Hao mencabut pedang Leviathan Asura dan mengarahkannya ke matahari terbit.

"Mari kita tunjukkan pada mereka... bahwa Asura adalah mimpi buruk bagi para Dewa."

1
@ᴛᴇᴘᴀsᴀʟɪʀᴀ ✿◉●•◦
Seru
@ᴛᴇᴘᴀsᴀʟɪʀᴀ ✿◉●•◦
Yeaaah 🐉⚔️🔥
@ᴛᴇᴘᴀsᴀʟɪʀᴀ ✿◉●•◦
Semangat juang ⚔️🌟
@ᴛᴇᴘᴀsᴀʟɪʀᴀ ✿◉●•◦
Muantebz 🐉🔥
@ᴛᴇᴘᴀsᴀʟɪʀᴀ ✿◉●•◦
Jlebz ⚔️🌟🐉🔥
Eka suci
kalau SDH punya tempat sendiri saat keluarga mu dari alam bawah naik punya tempat shi kamu punya beberapa kehidupan dan beberapa keluarga di setiap reinkarnasi mu
༄🥑⃟⍟Mᷤbᷡah²_Atta࿐
Selamat anda mendapat julukan " Silver Fans ".
Sang_Imajinasi: 😍😍😍 🙏🙏
total 1 replies
༄🥑⃟⍟Mᷤbᷡah²_Atta࿐
Meluncur 2 gift ☕ dan 2 gift 🌹 lanjut Up Thor
༄🥑⃟⍟Mᷤbᷡah²_Atta࿐
Tetap semangat Thor 💪💪
Eka suci
lanjuuut
Eko Lana
hahahaha...mulai melanjutkan petualangan baru mantap👍
Eka suci
asender dari bumi langsung ke dunia langit
Rhaka Kelana
cerita bagus, bahasa yang lugas...seru, tegang...romansa dalam bahasa yang halus , lanjutkan karya mu thor .....👍👍
@ᴛᴇᴘᴀsᴀʟɪʀᴀ ✿◉●•◦
Hajar semua iblis🌟🐉🔥🔛
@ᴛᴇᴘᴀsᴀʟɪʀᴀ ✿◉●•◦
Kepruk jadikan bothok🔝🌟🐉🔥
@ᴛᴇᴘᴀsᴀʟɪʀᴀ ✿◉●•◦
Tak ada wkt tnp pertarungan..
Muantebz 🔝🐉🔥🌟🔛
@ᴛᴇᴘᴀsᴀʟɪʀᴀ ✿◉●•◦
Sarapan 🔝🐉🔥🌟
Harman Loke
bunuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuhhhhh semuaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaanyaaaaa jangan beri ampun bantaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaiiiiiiiiiiii
Harman Loke
bantaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaiiiiiiiiiiii rataaaaaaaaaaaaakaaaann dengaaaaaaaaaaaaaaannn tanaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaahh
@ᴛᴇᴘᴀsᴀʟɪʀᴀ ✿◉●•◦
🔝🔛 🔝
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!