NovelToon NovelToon
MENIKAH DENGAN MAFIA

MENIKAH DENGAN MAFIA

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikah Kontrak / Anak Genius / Romansa Fantasi
Popularitas:7.1k
Nilai: 5
Nama Author: Maya Melinda Damayanty

Untuk keluar dari penjara keluarga, Charoen Torrer harus menerima pinangan dari seorang mafia ternama. Walau hanya jadi istri sementara, tetapi demi kebebasannya. Char menerima tawaran itu tanpa berpikir dua kali.

Tanpa ia tahu ke depannya, hidupnya jauh lebih rumit di banding rumah yang rasanya seperti penjara itu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Maya Melinda Damayanty, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab. 12.

Pagi hari, suara Don tiba-tiba memenuhi halaman villa.

Sebuah mobil pengantar khusus berhenti tepat di depan gerbang. Dari dalamnya, sebuah kendaraan mewah berwarna biru diturunkan perlahan.

Bodi mobil itu berkilau diterpa cahaya matahari.

Yang membuat semua orang terpaku bukan hanya kemewahannya.

Sebuah pita besar berwarna emas melilit hampir seluruh badan kendaraan, lengkap dengan sebuah kartu ucapan yang tergantung di bagian depan.

"Mom! Dad! Lihat!"

Teriakan Don membuat semua penghuni villa berhamburan keluar. Gina, Robert, Gorgio, Lotta, Grace, dan Tania berdiri di teras dengan tatapan penasaran.

Begitu melihat mobil tersebut, mata Grace langsung berbinar.

Namun, beberapa detik kemudian ekspresinya berubah.

"Kok, biru sih?" semua menoleh padanya.

"Grace?" Gina menatap putrinya tak percaya.

"Iya, kemarin aku mendatangi dealer Aston Martin dan memilih langsung warnanya ...."

"Anda Nona Charoen Elizabeth Torrer?" tanya pengantar barang sambil memegang satu tablet dan pen stylusnya.

"Char?" semua tentu bingung.

"Tidak ... Kalian pasti salah ... Mobil ini aku sudah ...."

"Mobil ini dari Tuan Muda Romanov untuk hadiah pernikahan dengan Nona Charoen Torrer!"

Wajah Grace langsung pucat keunguan. Tania terkikik geli, Gina menyenggol putri bungsunya.

Char yang baru tahu jika ada hadiah dadakan untuknya melalui chat Alexander. Seketika membeku di depan pintu saat melihat hadiah yang dimaksud Alexander.

Riiiing!! Bunyi ponsel di tangan Char terdengar keras, nama Alexander tercetak jelas di layar.

"Ha-halo ...."

"Kau suka hadiahku?" suara serak dan berat milik Alexander membuat seluruh bulu Char berdiri.

"Mobil Aston Martin?" tanya Char tak percaya.

"Jika kau ingin yang lain ...."

"Tidak!" jawab Char cepat.

Ia turun dari teras dan mendatangi pengantar mobil. Pria itu tak perlu bertanya banyak, ia langsung menyerahkan tablet berisi tanda penyerahan. Char menandatanganinya.

"Mari, Nona!" pamit pria itu lalu naik truk khususnya dan kendaraan itu pun menjauhi villa Torrer.

"Paman ... Ini tidak bisa dibiarkan!" seru Grace protes. Ia memulai hasutannya.

"Apa yang dibiarkan Grace?" tanya Gorgio datar, sementara Tania, Don dan Robert mengelilingi mobil mewah tersebut sambil berdecak kagum.

"Char makin besar kepala. Ia pasti akan lebih arogan dan sombong. Paman harus membujuk Alexander ...."

"Lancang sekali kau memanggilnya?" sinis Char tiba-tiba tak suka dengan cara Grace memanggil Alexander dengan namanya saja.

"Paman ... lihat. Dia sudah mulai sombong padahal ...."

Tin! Suara deru mobil terdengar, semua menoleh. Sebuah Roll-Royce dengan lambang klan Romanov datang bersama tiga mobil Alphard warna hitam.

Pintu Rolls-Royce terbuka perlahan, lalu Alexander melangkah keluar dengan keanggunan seorang raja yang mendominasi seluruh halaman villa. Balutan setelan jas hitam elegan dan aura dinginnya seketika membungkam ucapan Grace yang masih menggantung di udara.

Dua baris pengawal berbadan tegap berseragam serba hitam turun dari tiga mobil Alphard, berbaris rapi memberi jalan untuk sang tuan muda. Suasana di halaman seketika berubah tegang; jangankan membujuk, menatap mata kelabu Alexander saja Gorgio dan Gina tak sanggup.

Langkah tegap Alexander terhenti tepat di samping Charoen. Pandangannya yang tajam dan tak tersentuh menyapu seluruh keluarga Torrer, sebelum akhirnya terkunci lembut pada sosok gadis mungil di sisinya. Tanpa mengacuhkan Grace yang berdiri pucat kaku seperti patung, Alexander mengulurkan tangannya.

"Kau siap untuk fitting gaun pengantinmu, Nyonya Romanov?" tanya Alexander, suaranya yang berat dan dalam bergema jelas di telinga semua orang.

Charoen menyunggingkan senyum tipis—senyuman penuh kemenangan yang ditujukan lurus pada Grace yang kini mengepalkan tangannya hingga bergetar.

"Sangat siap, Tuan Romanov," jawab Charoen tegas, menyambut genggaman tangan kokoh itu tanpa ragu sedikit pun.

Alexander menuntun Charoen menuju pintu mobil, namun sebelum masuk, pria itu menghentikan langkahnya dan menoleh sedikit ke arah Gorgio.

"Kalian juga ikut! Aku tak mau seluruh warga kota Seradam menggunjing calon istriku karena tidak menyertakan kalian!" suaranya seperti perintah mutlak.

"Ka-kami telah siap Tuan Muda!" jawab Gorgio yang memang sudah siap.

Grace yang memakai baju paling indah di sana sama sekali tak dilirik. Mereka semua naik mobil. Ketika Grace ingin mengikuti Char menaiki mobil yang sama, Lotta menarik lengannya kuat dan masuk mobil Alphard yang telah disediakan.

"Bibi!" protes Grace.

"Jangan sampai selain merayakan pernikahan. Kami juga harus menangisi pemakamannu!" peringat Lotta kesal.

Grace cemberut, ia sangat iri dengan apa yang dimiliki Charoen hari ini.

"Mestinya ... Kemarin aku rela menggantikan Charoen sebagai penjamin!" gumamnya penuh sesak dalam hati.

Sesal yang membakar dada Grace tak lagi berguna. Mobil-mobil mewah klan Romanov meluncur membelah jalanan utama Kota Seradam dengan pengawalan ketat. Sepanjang perjalanan, tidak ada satu pun yang berani bersuara di dalam Alphard yang ditumpangi keluarga Torrer, membisu di bawah bayang-bayang dominasi Alexander.

Tujuan mereka adalah Maison de L'Étoile, butik gaun pengantin paling eksklusif di pusat kota Seradam yang sengaja ditutup total untuk umum hari ini demi menyambut calon Nyonya Romanov..

Begitu rombongan tiba, puluhan staf dan sang perancang busana kenamaan, Mr. Rotiler Mosses dan karyawannya sudah berbaris rapi menyambut di depan pintu kaca berkilau. Alexander turun lebih dulu, mengulurkan tangannya untuk memandu Charoen keluar dari Rolls-Royce, mengabaikan rombongan keluarga Torrer yang menyusul di belakang.

"Welcome Mr. Romanov!” sapa pria berbusana aneh dengan dialek kental membungkuk hormat menyambut tamu agungnya.

"Kau menghalangi pintu Rotiler!" suara rendah Alexander membuat pria gemuk itu menyingkir dari depan sang penguasa.

Alexander melangkah sambil menggenggam tangan Char, hangat dan gentleman. Semua sibuk, mereka berebut perhatian sang penguasa saat berada di dalam butik. Sementara keluarga Torrer hanya diam di satu tempat tanpa berani melakukan apapun.

"Ini beberapa rancangan terbaruku, Tuan Romanov. Semua design dirancang khusus untuk pernikahan anda besok!" suara Rotiler sedikit gugup mengeluarkan rancangan gaun pengantinnya.

Mata Grace nyaris melompat keluar saat empat gaun dijejerkan di hadapan Char. Semua gaun berwarna putih dengan design berbeda rok mengembang dan menyeret ke belakang, hiasan taburan berlian swaroski dan mutiara asli. Sungguh Grace ingin merebut semua gaun itu dan dikenakan di tubuhnya.

"Mom ... Itu indah sekali ...," bisiknya tak terasa airmatanya berderai.

Gina menautkan tangannya ke jemari putrinya. Ia mengelus lembut punggung tangan Grace agar tetap tenang.

Char tak suka semua design itu, tubuhnya yang kurus pasti akan terbanting jika memaksa memakai gaun yang kelebihan hiasan.

Matanya menyapu gaun pengantin lainya yang tidak dipamerkan. Sebuah gaun sederhana, potongan leher v, lengan panjang dan tanpa hiasan berlebihan.

"Aku mau itu," tunjuknya dengan mata berbinar-binar.

Semua menoleh pada gaun pilihan Char. Grace tersenyum mencibir. Gina menyesal apa yang dipilih oleh keponakannya. Sementara Lotta menyayangkan pilihan putrinya.

"Gaun ini?" Rotiler mendekati gaun yang telah lama dipajang dibutiknya.

Sebuah gaun yang ia ciptakan saat hatinya begitu sedih karena kehilangan seseorang yang ia cintai.

"Kau yakin?" tanya Alexander ragu. Char tak pernah seantusias ini, ia mengangguk kuat.

"Boleh aku coba?" tanyanya penuh harap pada Alexander.

Pria dingin itu tertegun, mata Char yang berbinar penuh harap padanya. Sepasang mata bermanik cerah yang telah lama kehilangan kehidupannya kemarin-kemarin. Hari ini tepat di matanya. Binaran kehidupan itu kembali. Alexander tentu tak mau kehilangan moment menyentuh itu.

"Cobalah!" angguknya setuju.

"Terima kasih!" seru Char girang dan tanpa sadar ....

Cup!

Char mencium pipinya dan langsung berdiri mengambil gaun dan membawanya ke room tertutup.

Alexander masih terkejut, kaku sambil mengelus pipi yang dikecup Char. Bukan hanya dia, tetapi semua orang menahan napas mereka dan berdoa nyawa mereka tetap ada.

Ketika tirai terbuka, Char keluar dari room. Alexander langsung berdiri saat melihat betapa anggunnya Char dengan gaun sederhana itu.

"Hiks!" Rotiler terharu.

"Nona ... Anda seperti maestro yang menggambarkan gaun ini!" pujinya tulus.

Alexander mendekat, matanya tak lepas dari sang gadis.

"Kau ... cantik sekali Nyonya Romanov!" pujian itu membuat semua orang kembali bernapas lega.

Bersambung.

Ahai ...

Next?

1
Deyuni12
buat lu iya gak layak,buat Alex mah layak layak aja th
dikh
Anita Barus
baru8th rovelet tapi sudah ngelunjak .kelihatan nya seperti TDK suka dgn istri Alex pecat saja dia
Deyuni12
amiiiit
begitu doang,sebut juga dunk si Grace itu biang dari semua fitnahan tersebut
Anita Barus
se tolol2nya manusia maka gorgio ini adalah se orang ayah dan manusia Ter tolol di muka bumi kerna dia masih melindungi org yg sudah memfitnah putri kandung nya sendiri sebenar nya putri kandung nya siapa sih segitu gigih nya dia melindungi si tukang fitnah itu
Eni Istiarsi
heran dengan orang tua modelan kayak gitu. anak sendiri dinistakan dan ditindas
Anita Barus
makin seru lanjut
Deyuni12
Waaah
semakin seru nh,gak sabar nunggu reaksi keluar char terutama ayahnya n si grace
Anita Barus
Grace KLO caper jgn menjatuh kan char lu kira omongan Lo digubris kagak lagi
Deyuni12
idikh
si Grace carmuk.banget
Anita Barus
🤣🤣🤣🤣
Deyuni12
lanjut
Anita Barus
Alex malu kalau berita tentang dirinya yg pingsan di depan pabrik roti tersebar di seantero kota bahkan dunia mungkin
Eni Istiarsi
Pak Palace mengingatkanku pada Mama Iya
Deyuni12
haha
gengsi Segede gunung
Deyuni12
bucin akut nh sang mafia
S.R ciplux
🤣🤣🤣🤣 udah kecintaan
Anita Barus
lanjut
Anita Barus
keluarga adik gorgio mulai dari bapak nya ibunya sampai kedua anak2 nya stres alias SGM sinting gila dan miring 🤣🤣🤣🤣🤣
S.R ciplux
orang tuamu jg terlalu percaya sama hasutannya grace char.
Deyuni12
next
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!