NovelToon NovelToon
ISTRI YANG DIRAHASIAKAN

ISTRI YANG DIRAHASIAKAN

Status: tamat
Genre:CEO / Romansa / Tamat
Popularitas:1.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: Lusica Jung

Demi melindungi cintanya, dia harus membuat sebuah keputusan yang sulit untuk di mengerti orang lain. Menyembunyikan pernikahannya dan tinggal terpisah dari istrinya sampai batas waktu yang tidak bisa ditentukan.

Tidak ada yang mengetahui tentang pernikahan itu selain dirinya, si gadis dan asisten pribadinya. Sangat tidak masuk akal memang, namun semua itu Kevin lakukan semata-mata hanya demi melindungi gadis tercintanya tersebut.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lusica Jung, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 12

Bruggg...!

Tubuh wanita itu tersungkur ke lantai. Luka terlihat beberapa di bagian tubuhnya termasuk wajahnya. Entah apa yang sudah Kai dan Jimin lakukan padanya hingga keadaannya begitu berantakkan. Dua gigi depannya patah dan mata kirinya sedikit bengkak.

Kevin mengangkat dagu wanita itu menggunakan ujung sepatunya. Mata kanannya yang dingin menatap wanita itu semakin tajam. "Katakan, siapa yang sudah menyuruhmu?" tanya Kevin dingin.

"Seorang pria bermarga Du. Dia memberiku uang yang sangat besar dan menyuruhku untuk membunuh Anda, Tuan Zhang. Saat ini keluarga saya berada di tangan mereka, jika saya menolak dia akan membunuh mereka."

Kevin mengangkat sebelah alisnya. "Pria bermarga Du?" wanita itu mengangguk. Tanpa wanita itu menyebutkan namanya pun, tentu Kevin sudah tau siapa pria bermarga Du tersebut.

"Jimin, Kai, kalian urus masalah ini. Aku ingin ,Du Mansik, ada dihadapanku malam ini juga. Selamatkan keluarga wanita ini dan antarkan dia untuk berobat." Perintah Kevin pada dua orang kepercayaannya.

"Baik Boss."

Kevin meninggalkan ruangan itu dan bergegas kembali ke rumah sakit. Jessica masih belum diijinkan pulang oleh pihak rumah sakit karna sisa racun yang ada di dalam tubuhnya yang harus dikeluarkan secara bertahap.

Karna jika tidak hal itu akan lebih beresiko lagi karna sisa racun itu bisa menyebar dan menyerang oragan penting seperti hati, jantung, ginjal dan paru-paru, dan itulah kenapa pihak rumah sakit harus melakukannya secara berkala demi menyelamatkan hidup Jessica.

Beberapa pria yang berjaga di luar ruang inap Jessica membungkuk melihat kedatangan Kevin.

"Kau sudah terlihat jauh lebih baik dari sebelumnya," ucap Kevin seraya menghampiri Jessica.

"Ya, seperti yang kau lihat. Kenapa kau kembali? Bukankah kau bilang kau ada urusan yang sangat penting hari ini!"

"Aku sudah menyelesaikannya, dan lagi pula nama bisa aku meninggalkanmu terlalu lama. Kau sudah makan? Perlu aku belikan sesuatu untukmu?" Jessica menggeleng.

"Tidak perlu, aku tidak lapar dan hanya ingin cepat keluar dari sini. Aku benar-benar sangat bosan seharian di sini tanpa kegiatan apapun, bahkan aku tidak bisa merasakan udara segar sama sekali." Jessica merenggutkan wajahnya dan terlihat begitu sedih.

Bisa saja Kevin membawanya ke taman rumah sakit, tapi itu akan sangat beresiko tinggi dan dia tidak bisa mempercayakan orang lain untuk melakukannya. Tiba-tiba sebuah ide tercetus begitu saja, Kevin tersenyum kecil.

"Kau ingin jalan-jalan ke taman dan menikmati udara segar di sana?" Jessica mengangguk sambil memasang wajah memelas. "Aku akan membawamu ke sana, tapi setelah aku berganti pakaian."

🌹

🌹

🌹

Keberadaan mereka di taman cukup menarik perhatian apalagi dengan sosok tampan yang saat ini sedang bersama Jessica. Orang-orang membandingkan sosok itu dengan Kevin Zhang, wajah mereka benar-benar mirip hanya style-nya saja yang sangat berbeda.

Jika Kevin sangat rapi dan menjaga penampilannya, maka tidak dengan sosok itu. Dia terlihat lebih mirip brandalan dibandingkan seorang pengusaha.

Sosok itu memakai pakaian lengan terbuka dan celana jeans belel. Ditambah dengan perban yang membebat keningnya yang kemudian turun sampai menutupi mata kirinya, sangat tidak mungkin jika orang itu adalah Kevin Zhang. Begitulah yang dipikirkan oleh mereka, meskipun pada kenyataannya itu memang dia.

Jessica merasa gugup setengah mati karna saat ini dirinya menjadi pusat perhatian, sedangkan Kevin terlihat biasa-biasa saja.

"Lihatlah, semua orang menatap kita berdua. Atau jangan-jangan mereka tau ini adalah dirimu?" ucap Jessica sedikit panik.

Kevin menakup sebelah wajah Jessica dan bibirnya menyunggingkan senyum lembut. "Tenanglah, mereka tidak mungkin mengenali diriku. Tidak perlu panik, lagi pula bukankah kau kemari karna ingin menikmati langit senja?" Jessica mengangguk. "Kemarilah, biarkan aku memelukmu." Kevin melingkarkan sebelah tangannya pada punggung Jessica dan menyandarkan kepala gadis itu didadanya. Membuat Jessica merasa begitu nyaman dan tenang.

"Kau masih berhutang satu jawaban padaku, Nyonya Zhang. Kenapa hari itu kau sampai rela membahayakan nyawamu sendiri hanya untuk menyelamatkan diriku?"

"Itu, itu, itu karna aku tidak ingin kau mati." Lirih Jessica tersipu, wajahnya menunduk dalam.

"Jadi itu artinya kau baru saja mengakui jika kau memang mencintaiku secara tidak langsung?" Kevin menyeringai.

Buru-buru Jessica menjauhkan tubuhnya dari Kevin dan menggeleng. "Ma-mana ada, aku hanya berfikir jika kau sampai mati lalu siapa yang akan menjadi mesin uang untukku lagi."

"Benarkah? Jadi kau masih tidak mau mengakui tentang perasaanmu padaku? Baiklah, aku tidak akan memaksamu tapi setidaknya aku bisa menebak jika sebenarnya kau juga mencintaiku."

"Tidak, kau terlalu mengada-ada. Lagi pula mana mungkin aku jatuh cinta pada pria dingin, arogan dan super menyebalkan sepertimu?" Jessica merenggutkan wajahnya.

Kevin terkekeh. Dengan gemas Kevin menakup wajah Jessica dan langsung menciumnya. Membuat kedua mata Jessica membelalak saking kagetnya.

Apalagi Kevin melakukannya di tempat umum dan sekarang mereka berdua sedang menjadi pusat perhatian. Jessica mencoba memberontak dan melepaskan ciuman Kevin tapi tidak bisa. Dan dia hanya bisa pasrah menerima ciuman tersebut.

Kedua mata Jessica kembali terbuka. Kevin baru saja mengakhiri ciumannya. "Sudah saatnya untuk kembali ke dalam dan aku tidak menerima penolakkan." Jessica mendesah berat.

"Huft, baiklah."

🌹🌹🌹🌹

"AARRRKKKHHHH! BODOH, BODOH, BODOH! GAGAL LAGI, GAGAL LAGI. KEVIN ZHANG, BERAPA NYAWA YANG SEBENARNYA KAU MILIKI, HAH!"

Dua pria yang berada di ruangan itu hanya bisa menatap ngeri pada sosok pria yang sedang mengamuk karna kegagalannya dalam menyingkirkan Kevin. Ini sudah yang ke sekian kalinya tapi usahanya tak ada satu pun yang membuahkan hasil. Kevin selalu selamat dan berhasil lolos dari serangannya.

"Maafkan kami, Tuan, kami tidak tau jika semua akan menjadi seperti ini." Ucap salah seorang dari kedua pria itu penuh sesal.

"Iya, itu karna kalian semua bodoh. Aku akan memberikan satu kesempatan lagi pada kalian berdua, dan jika kali ini gagal lagi maka nyawa kalian yang akan menjadi taruhannya."

"Baik , Tuan."

"Keluar kalian dari ruanganku, sekarang."

Pria itu menggepalkan kedua tanganya. Dia tidak tau ada berapa banyak dewa yang melindungi Kevin sampai-sampai dia selalu lolos dari kematian. Tapi dia tidak akan menyerah begitu saja.

Dia akan tetap menyingkirkan Kevin bagaimana pun caranya agar dia bisa mewarisi semua harta kekayaan yang ditinggalkan oleh ayah tirinya tersebut yang kini berada di tangan Kevin.

"Kevin Zhang, aku tidak akan melepaskanmu. Kau ... harus mati ditanganku."

🌹🌹🌹🌹

"Selain karna kau mencintainya. Jadi itu alasanmu menikahi Jessica dan merahasiakan dia dari publik?" Kevin mengangguk.

Saat ini Kevin sedang berbincang serius dengan kedua pamannya yakni Devan dan Jimmy. Kevin memberikan penjelasan pada mereka berdua tentang alasannya menikahi Jessica dan menyembunyikannya dari publik.

Devan dan Jimmy tidak menduga dan rasanya tidak percaya mendengar apa yang telah Kevin sampaikan.

"Jessica adalah gadis yang pernah menyelamatkanku di masa lalu. Dan juga gadis pertama yang mampu mengetuk pintu hatiku, dia adalah cinta pertamaku. Selama ini aku selalu mencarinya tapi usahaku tidak pernah membuahkan hasil sama sekali. Sampai akhirnya aku bisa bertemu kembali dengannya dalam suasana yang sangat berbeda. Dia tidak lagi mengingatku, aku tidak tau apa yang terjadi padanya sehingga dia bisa kehilangan memory masa lalunya. Dan di hari itu pula aku langsung menikahinya , terdengar konyol memang tapi aku benar-benar melakukannya."

"Ini benar-benar sulit di percaya. Melihat sifatmu rasanya semua yang kau lakukan sangatlah tidak masuk akal. Tapi cinta memang memiliki kekuatan yang sangat ajaib. Bisa merubah apa yang tidak mungkin menjadi mungkin."

.

.

.

BERSAMBUNG.

1
Asyatun 1
lanjut
Gani Bambang
aku suka cerita nya
Asyatun 1
lanjut
Muliahati Ziliwu
Berarti orgtua ken tdk meninggal
Muliahati Ziliwu
Kevin garang tp istri tanpa pengawal dibiarkan dirmh hanya berdua dgn nenek yg ga bs berbuat apa"
Asyatun 1
lanjut
Radya Arynda
berantas kejahatan ...jangan kasih kesepatan orang jahat
Asyatun 1
lanjut
Radya Arynda
semangaat.....
Asyatun 1
lanjut
Yuli
ikut berbelasungkawa Sika 😭😭😭😭
Risa Kemala Sari
👍👍👍👌👌⚘️⚘️⚘️🌷🌷🌷🌹🌹🌹💐💐💐🌺🌺🌺🌟🌟🌟🌟🌟
Asyatun 1
lanjut
Asyatun 1
keren
Maizuki Bintang
bgs
Sarina So
autor serta teman teman semuanya mampir ya di karya perdana ku yg berjudul penyesalan sang suami Karya violetjos
Adelia ZahrotusShifa
terus semangat berkarya thoooor
Humaira Queenza Anastasia
Buat boss mafia yakusa sadar thor...jgan dia bisa mbunu kevin thoo...lindungi kevin thoor dari boss mafia yakusa...lnjut thoor 💪💪💪
Humaira Queenza Anastasia
semoga jesica hamil thoor...lebih seru klo hamil baby kmbar...lnjut thoor 💪💪😘😘♥️♥️
Humaira Queenza Anastasia
semoga setelah jesica cepat hamil thoor buatlah kevin dan jesica bhagia thor dikasih keturunan klo hamil secepaynya dàn hamil kmbar...lnjut thoor 💪💪💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!