NovelToon NovelToon
LENTERA SERAPHINE

LENTERA SERAPHINE

Status: sedang berlangsung
Genre:Obsesi / Diam-Diam Cinta / Cinta pada Pandangan Pertama / Percintaan Konglomerat / Anak Genius / Cintapertama
Popularitas:70
Nilai: 5
Nama Author: pupybear

Dunia terlalu kejam untuk dia yang hanya terus menangis.
Bumi ini sangat jahat untuk wanita yang hanya mengandalkan dirinya sendiri, berbekalkan keberanian dan tekad untuk bisa bertahan hidup di tengah tengah gempuran kesulitan.

Haeyla Seraphine layak mendapatkan kemenangan atas hidup nya, cinta dan ketulusan layak untuk dia menangkan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon pupybear, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bagian 12.

Pensi telah berlalu, semua penampilan dari masing masing siswa dan siswi sudah selesai di tampilkan.

Sore pukul 16:00.

Terimakasih karena hari ini sudah menjadi hari yang normal untuk ku, terimakasih telah sebentar saja mendukung kemauanku. Haeyla berkata pada dirinya sendiri.

Telpon Haeyla berdering.

Mama Haeyla.

" Halo ma, iya kenapa? "

" Kamu dimana sayang?, bisa kita ketemu hari ini, mama tidak punya banyak waktu. "

" Hah?, bisa ma, aku tunggu mama di taman Lotus di jalan Cempaka ya ma, aku tunggu mama disana. " Telpon mati begitu saja, Haeyla tampak bingung namun dia sangat senang karena akhirnya bisa bertemu dengan mama nya setelah beberapa tahun.

Tongkrongan Jigor.

Cilia datang seorang diri, entah apa yang di inginkan gadis itu, bukankah dia sudah mengakhiri hubungan nya dengan Divo.

" Gue mau bicara berdua sama lo Divo. " Divo memandang Cilia heran, namun dia tetap menyetujui permintaan Cilia.

" Tinggalin kita bro. " pinta Divo kepada teman teman nya, dan mereka pun pergi.

" Ternyata wanita yang lo maksud itu Haeyla ya?, iya kan?. "

" Maksud lo apa?. "

" Jangan lo kira gue gak tahu apa apa Vo, saat kita masih sama sama, gue pernah lihat ada satu foto wanita yang selalu lo lihat dan pandangi di hp lo, dan di saat itu juga gue tahu kalau itu bukan gue. " Cilia bertanya dengan raut muka kecewa nya.

" Lo salah lihat, itu lo. " bantah Divo

" Gak!, kenapa Vo?, kenapa lo tega? " tanya Cilia lagi.

" Cilia, lo salah paham. " tegas Divo lagi

" Salah paham yang seperti apa?, lo jelas tahu seberapa sayang nya gue ke lo, gue rela lakuian apa pun buat lo, karena cuma lo tempat gue bersandar Vo. " Cilia tanpa sadar meneteskan air mata nya. Divo hanya memandang wajah Cilia tanpa berkata apapun.

" Kenapa diam?, gue terima kalau kita pisah karena lo memang masih mau sendiri dulu, gue terima walaupun gue hampir gila, tapi jangan karena dia Vo!, jangan!. " Haeyla sedikit berteriak

" Udah Cila, stop it, kita udah masing masing. "

" Yah, tapi gue belum terima setelah semua fakta terlihat jelas setelah lo sama gue pisah. Gue salah apa sampe lo harus nyimpen dan terus mandang foto dia bahkan disaat lo lagi sama gue saat itu?. "

" Cukup Cila, anak anak denger suara lo. "

" Gak akan!, lo selingkuh Divo, itu alasan lo minta pisah dari gue, gue bener kan!. " tegas Cilia dengan badan yang sedikit gemetar.

" Gue cinta sama dia Cilia, Cinta!. " bentak Divo pada Cilia karena sudah tidak tahan dengan tingkah Cilia, mendengar itu Cilia terduduk diam dan menatap Divo.

" Kenapa?, kenapa lo lakuin ini sama gue Vo?, gue cinta sama lo, gue sesayang itu sama lo, bahkan gue rela pindah dari kota ke kota itu cuma demi bisa dekat sama lo." Divo memeluk Cilia yang saat itu benar benar terlihat kacau, dan Cilia terus menangis di pelukan Divo tanpa henti.

" Maafin gue Cilia, sampai detik ini gue sayang sama lo, tapi gue gak bisa kalau harus jalan bareng sama lo. "

" Arti gue sekecil itu di mata lo ya?, sampe cinta gue gak berarti apa apa buat lo. "

" Lo salah. gue akhiri karena gue gak mau terus terusan nyakitin hati lo, gue sadar lo tersiksa karena sikap gue yang gak sesuai sama ekspetasi lo, gue brengsek, lo lebih baik kalau lo gak sama orang kaya gue Cila. " Divo meninggalkan Cilia sendiri lalu pergi mengendarai motor nya.

Sialannn!!!, kenapa harus gue?, kenapa cinta gue yang sebesar ini ternyata harus kalah karena kehadiran perempuan lain!!!, dan kenapa perempuan itu ternyata adalah sahabat gue sendiri tuhan!!!. Cilia menangis sejadi jadi nya saat itu.

Sementara di Taman Lotus.

" Haeyla." Suara itu terdengar sangat dekat di telinga Haeyla, benar saja, mama nya kini sudah ada di depan nya.

" Mama!!." Haeyla langsung memeluk mama nya dengan erat tanpa ingin di lepas rasanya.

" Sayang, mama rindu sama kamu sayang, ayo kita duduk, ada yang mau mama bicarakan. "

" Ada apa ma? ."

" Untuk wakti yg mungkin cukup lama, mungkin mama tidak akan bisa berkomunikasi dengan kamu Haeyla. "

" Tapi kenapa ma?. "

" Haeyla kamu harus tahu kalau sebenarnya, mama sudah menikah lagi dan mempunyai keluarga yang baru, jadi untuk beberapa waktu mama mungkin akan lebih fokus pada mereka. "

" Apa ma?, kenapa mama bisa lakuin itu?, gimana dengan papa ma?, apa mama gak mikirin perasaan papa. " Haeyla benar benar tidak menyangka dengan apa yg di ucapkan mama nya barusan.

" Haeyla, papa kamu itu sudah entah ada dimana, mama gak bisa terus terusan nunggu papa kamu, sementara mama juga butuh pendamping di hidup mama."

Mendengar itu Haeyla menangis, dia seperti merasakan sakit di dalam hatinnya.

" Lalu aku bagaimana ma?, apa aku bisa ikut dengan mama?. "

" Maaf sayang, tapi suami baru mama tidak mengizinkan, mama kesini hanya ingin memberitahu kamu ini, mama harap kamu bisa hidup bahagia walaupun tanpa mama ya." Lilian mencium kening Haeyla dan langsung pergi begitu saja.

" Maa!!, mama!!, jangan tinggalin aku ma!!!. " Haeyla berlari mengejar Lilian namun karena badan nya yang gemetar dia terjatuh.

' Ternyata hidup kamu seberat itu La. ' Seseorang melihat Haeyla dan mama nya dari kejauhan sedari tadi.

Hujan turun dengan sangat deras, di ikuti dengan gemurug dan angin yg lumayan kencang, namun Haeyla masih terduduk diam menangisi kepergian mama nya itu, bahkan dia belum sempat terbangun setelah terjatuh tadi.

' Ma, aku mau ikut mama, kenapa mama ninggalin aku sendirian ma?, dunia ini terasa berat tanpa ada nya mama dan papa, apa salah aku ma? ' Haeyla terus bertanya tanya dengan dirinya sendiri kenapa mama nya bisa meninggalkan dia seorang diri dan hidup dengan keluarga baru nya.

pukul 21:00

Telpon Haeyla berdering.

Kak Ardhana.

" Haeyla, kamu gak masuk hari ini? "

" Maaf kak, saya sedikit kurang enak badan jadi saya gak bisa datang. "

" Oke Haeyla, cepat sembuh ya. "

" Haeyla lagi kurang enak badan Bum. "

" Dia sakit?. "

" Kayanya. "

' Tapi tadi di sekolah dia kelihatan baik baik aja, ada apa ya?, tiba tiba banget, apa jangan jangan dia lagi kenapa kenapa?, kaya nya gue harus cek ke rumah nya deh. ' batin Bumi.

Sementara Haeyla sudah berada di kost miliknya, Haeyla baru saja mandi membersihkan tubuhnya.

' Sekarang aku cuma punya diriku sendiri di kehidupan ini, tolong jangan di persulit lagi tuhan, biarkan aku membahagiakan diriku sendiri tanpa menyakiti hati siapapun itu'. Haeyla berdoa agar kebahagian yang dia punya bukan hasil dari menyakiti hati siapapun nantinya.

Bersambung.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!