NovelToon NovelToon
Bintang Jatuh Dan Sepotong Hati 2

Bintang Jatuh Dan Sepotong Hati 2

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikah Kontrak / Obsesi
Popularitas:5.2k
Nilai: 5
Nama Author: Elara Tulus

Selamat datang kembali, Pembaca Setia!

Terima kasih karena telah melangkah sejauh ini bersama Aulia. Jika kamu ada di sini, artinya kamu telah menjadi saksi bisu betapa perihnya luka yang ia simpan selama lima tahun, dan betapa kuatnya ia saat mencoba berdiri di atas kakinya sendiri di buku pertama.

Di "Bintang Jatuh Dan Sepotong Hati 2", perjalanan ini akan menjadi lebih menantang. Kita akan menyaksikan bagaimana Aulia mengubah rasa sakitnya menjadi kekuatan, bagaimana rahasia kelam masa lalu mulai terkuak satu per satu, dan ke mana arah hatinya akan berlabuh.

Terima kasih telah setia menanti dan mendukung karya ini. Mari kita lanjutkan perjuangan Aulia sampai akhir!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Elara Tulus, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pengakuan yang Terganjal dan Jebakan Spionase

Henry awalnya membolak-balik lembar laporan Aulia dengan ekspresi meremehkan. Baginya, menciptakan produk robotika yang stabil dalam waktu 20 hari adalah kemustahilan yang hanya ada di film fiksi. Namun, saat matanya tertuju pada detail algoritma pembagi zona sensori, pertahanan Henry mulai runtuh. Ia adalah orang teknis; ia tahu betul bahwa logika yang tertuang di sana adalah sebuah mahakarya.

Sayangnya, kejujuran Aulia justru menjadi bumerang. Ketika Aulia dengan rendah hati menyebutkan bahwa keberhasilan ini tak lepas dari bantuan Mavin dalam penyempurnaan kode, Henry langsung menyimpulkan dengan sinis.

"Sudah kuduga. Ini bukan murni kemampuanmu, Scarlett," cibir Henry, menutup map itu dengan kasar. "Mavin sedang 'bucin' padamu, jadi dia menyerahkan hasil riset pribadinya agar kamu terlihat hebat di depanku. Benar begitu?"

Aulia tidak membantah, ia hanya menatap Henry dengan tatapan jengah. Ia tahu, apa pun yang ia katakan, Henry akan tetap mencari celah untuk meremehkannya. Meski begitu, Henry tidak bisa mengabaikan fakta fisik yang ada di depannya. Rasa penasarannya sebagai insinyur jauh lebih besar daripada egonya.

"Tunjukkan unit fisiknya sekarang. Jangan hanya teori di atas kertas," perintah Henry.

Di tempat lain, di kantor pusat Grup Laksmana, suasana jauh dari kata tenang. Meli sedang berada di bawah tekanan besar. Proyek pertama yang diserahkan Rizki kepadanya berjalan kacau balau. Tim teknis yang ia pimpin tidak mampu menyamai standar kecepatan, apalagi kualitas yang biasa ditunjukkan oleh tim UME.

Meli merasa harga dirinya terancam. Violeta mulai menanyakan progres, dan Rizki tampak semakin tidak sabar. Jika ia gagal dalam proyek ini, citranya sebagai calon Nyonya Laksmana yang berkompeten akan hancur seketika. Frustrasi melihat timnya yang lamban, Meli memutuskan untuk mengambil jalan pintas yang berbahaya: pencurian data.

Meli memanggil Kenny, seorang staf administrasi muda yang dikenal mudah terpengaruh oleh pesona wanita. Dengan senyum manis yang penuh manipulasi dan janji promosi jabatan yang menggiurkan, Meli mulai menarik Kenny ke dalam rencananya.

Ia telah mempelajari latar belakang Kenny dan menemukan satu titik lemah yang sempurna: pacar Kenny bekerja di UME.

Meli berniat menggunakan hubungan asmara Kenny untuk menyusup ke dalam server UME. Tanpa sepengetahuan Aulia, "pacar" yang dimaksud Meli bukanlah orang sembarangan. Besar kemungkinan orang itu adalah Melati, yang memang sudah lama menyimpan iri hati pada Aulia, atau Jane, sang asisten baru yang haus akan posisi dan uang.

Jika Meli berhasil mendapatkan akses melalui jalur ini, maka kerja keras Aulia selama 20 hari terakhir berada dalam bahaya besar. Data algoritma itu bisa diklaim oleh Grup Laksmana sebagai milik mereka, bahkan sebelum Aulia sempat mempresentasikannya di depan dewan direksi UME.

Saat ini, Aulia sedang berjalan di koridor menuju laboratorium bersama Henry. Ia merasa lega karena tugas teknisnya selesai, tanpa menyadari bahwa di balik bayang-bayang, Meli sedang merajut jaring mata-mata untuk merampas hasil keringatnya dan menjadikannya senjata untuk menghancurkan karier Aulia selamanya.

Aulia berdiri di depan pintu laboratorium, tangannya memegang kunci akses. Di dalam sana, purwarupa robot itu berdiri dengan gagah, siap menunjukkan kehebatannya. Namun, apakah robot itu akan menjadi bukti kemenangannya, atau justru menjadi saksi bisu pencurian data terbesar yang pernah dialami UME?

Terima Kasih banyak atas support dan Dukungan!

1
Sweet Girl
Klo kalian saling mendukung, Khan keren ya...
Sweet Girl
Telat...
Sweet Girl
Menyayat hati.
Sweet Girl
Hhaaaa Gantle kali kau Mavin...👍
Sweet Girl
Sak bahagiane persepsi mu terhadap Aulia, Van...
Sweet Girl
Semoga kamu bisa menyelesaikan semua proyek mu dan bisa operasi, Aulia.
Sweet Girl
Bwahahaha kapok Lu.... ngerasa Ndak kamu...
Sweet Girl
Mantap...👍
Sweet Girl
Sengkuni mulai beraksi.
Sweet Girl
Harus menyadari lho Tor...
Sweet Girl
Enak aja Hak Melati di klaim Aulia.
emang apa prestasinya Melati, Ken...
Sweet Girl
Bwahahaha tau Ndak pintunya... klo Ndak tau tak anter... tak gandeng sampai pintu.
Sweet Girl
Tor... bikin mereka yg akan menghancurkan Aulia, gagal semua ya...
kasihan tau Aulia... udah capek capek mikir, mau di sabotase.
Sweet Girl
Jangan percaya sama mereka Aulia, kamu harus tetep pantau tuuu pergerakan Jin iprit sama Henry.
Sweet Girl
Oooaaalah baru mudeng ini si Jin iprit Khan adik tiri nya Aulia ya...
weeeesss angel... angel...
Sweet Girl
Semoga kopinya ada Sianidanya🤣
Sweet Girl
Yo mbok wes toh Tor... penderitaannya Aulia...
Sampek kurang turu lhooo sangking mau menunjukkan keberhasilan dr tantangan Henry.
Sweet Girl
semangat aja dalam memperbaiki SDM, Aulia.
Ndak usah mikirin hal hal yg bikin kita jatuh.
Sweet Girl
Buruk Hatinya.
Sweet Girl
Bagaimana ceritanya Tor... kok Violetta sampai Ndak tau klo Pamela habis minum obat perangsang.
padahal tadi yang jemput Pamela di rumah Rizki Khan Violetta.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!