NovelToon NovelToon
A Love That Grows

A Love That Grows

Status: tamat
Genre:Obsesi / CEO / Cinta pada Pandangan Pertama / Tamat
Popularitas:11.7k
Nilai: 5
Nama Author: Heynura9

Yura, 23 tahun, adalah seorang wanita cerdas, cantik, dan tulus. Setelah kehilangan ayahnya yang selalu menjadi inspirasinya, Yura memutuskan untuk mewujudkan mimpi lama mereka membuka toko kue Prancis yang pernah ayahnya impikan.
Namun, langkahnya tak semulus yang ia kira. Di dunia bisnis, ia bertemu Arkan, CEO tajir, dingin, dan terlalu posesif. Pria yang selama ini menutup hati dari semua wanita tiba-tiba tertarik pada Yura bukan karena bisnis, tapi karena ketulusan dan keberanian yang jarang ia temui.
Pertemuan pertama mereka di restoran biasa berubah menjadi serangkaian kejadian tak terduga: mulai dari pertolongan Yura pada orang tua dan ibu hamil, hingga pertemuan bisnis yang membuat batas profesional mereka teruji.
Bisnis, mimpi, dan rasa kehilangan bercampur menjadi satu, ketika Yura harus memilih antara menjaga mimpinya, menghadapi masa lalunya, dan… menghadapi seorang pria yang mulai terlalu ingin memilikinya.
Apakah Yura akan menyerah pada bisnis dan mimpi ayahnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Heynura9, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 14 Melacak Yura

Arkan melangkah ke ruangan tempat Yura biasanya bekerja. Namun yang ia temui hanyalah keheningan. Meja bersih, kursi kosong, layar monitor mati, dan tidak ada satu pun aktivitas yang terlihat. Rasa kesal mulai muncul di dadanya. Ia menatap sekeliling, lalu tanpa berkata sepatah kata pun, ia duduk di kursi Yura.

Senyum tipis tapi dingin terbentuk di bibirnya, penuh intensitas. “Berikan laptopnya,” ucap Arkan singkat pada asistennya.

Asisten Arkan segera menyerahkan laptop itu. Arkan membuka layar, jari-jarinya menari di keyboard dengan cepat, memanggil kode-kode rahasia perusahaan dan sistem tracking internal.

Tidak perlu waktu lama.

Nomor ponsel Yura sudah muncul di layar lokasi terakhir terdeteksi.

Arkan menatap layar dengan tatapan dingin.

Ia tahu betul: melacak seseorang apalagi Yura, seorang manajer muda yang cerdas bukanlah hal yang sulit bagi dirinya. Teknologi adalah kekuatannya, dan Yura… hanya sekadar target.

“Dia menghilang… tapi tidak akan lama lagi,” gumam Arkan pelan.

Asisten Arkan menatapnya cemas.

“Pak, apa… apa kita akan menemuinya langsung?”

Arkan tidak menjawab.

Hanya menatap peta di layar, jarum koordinat bergerak menunjukkan lokasi Yura yang kini sudah jauh dari kantor. Tatapannya menjadi lebih intens, lebih fokus. “Siapkan mobil. Kita pergi sekarang,” perintah Arkan akhirnya, suara rendah dan tegas.

Di dalam hatinya, satu hal jelas: Yura mungkin mencoba menghindar… tapi ia tidak akan membiarkannya begitu saja.

Dan di luar sana, Yura yang tengah menata toko kue dan membangun mimpi ayahnya… sama sekali tidak tahu bahwa langkahnya sudah terdeteksi.

Arkan meninggalkan gedung perusahaan.

Atasan Yura sempat bergegas menghampirinya, berharap bisa memberikan penjelasan.

“Pak Arkan, tunggu sebentar, saya bisa...”

Arkan hanya menatap lurus ke depan, dingin dan tak bergeming. Tidak ada satu kata pun keluar dari bibirnya. Asisten dan bodyguard di sisinya sudah cukup untuk menegaskan kehadiran dan tujuan mereka.

Di belakang, atasan Yura menepuk meja dengan kesal. “Yura… benar-benar! Tidak ada toleransi lagi. Jika ini terus berlanjut, saya harus mengambil keputusan untuk nya!”

Arkan duduk di kursi belakang mobilnya,

Di kursi depan, asistennya duduk tenang, sopir menatap jalan, mengikuti instruksi diam-diam dari Arkan.

Arkan menatap layar kecil di tangannya. Foto Yura muncul salah satu momen Yura ketika tersenyum. Ia tersenyum tipis, namun tatapannya tetap intens, posesif.

Tidak mungkin susah untukku mendapatkannya, pikirnya, seakan menegaskan bahwa Yura sudah menjadi targetnya.

Di sisi lain kota…

Yura tengah sibuk melayani pelanggan di La Vie Sucrée. Toko yang baru dibuka itu ramai lebih ramai dari yang ia bayangkan. Pelanggan tersenyum, memuji kue-kue yang dibuat berdasarkan resep ayahnya. “Ini enak sekali! Rasanya persis seperti yang ada di Prancis!”

“Croissant-nya… sempurna!”

Yura tersenyum bahagia, menatap rak kue yang rapi dan meja yang penuh aroma manis.

Hatinya hangat. Semua lelah semalam, kegagalan adonan, dan air mata yang jatuh, kini terbayar. Ia menyadari satu hal: mimpinya bersama ayahnya kini mulai hidup di dunia nyata.

Namun tanpa ia sadari… tatapan Arkan yang posesif, tertuju padanya dari jarak jauh, sudah mulai mengikuti setiap langkahnya.

Arkan berhenti di depan toko “La Vie Sucrée,” mobilnya menepi di pinggir jalan.

Dari kaca mobil, ia mengamati Yura.

Yura tersenyum tulus, melayani pelanggan pertama yang datang ke tokonya.

Setiap gerakan, setiap sapaan, terasa alami dan hangat. Tawa kecilnya, ekspresi bahagia pelanggan, aroma manis kue… semuanya membuat Arkan terdiam sejenak.

Apa yang dilakukan gadis ini? gumamnya dalam hati.

Ia tidak mengerti.

Yura, dengan karir cemerlang sebagai manajer muda, meninggalkan semua itu jabatan bergengsi, gaji tinggi, dunia profesional yang menjanjikan untuk berdiri di toko kecil, melayani orang-orang dengan kue yang dibuat dari resep ayahnya.

Arkan mencondongkan tubuh ke depan, tatapannya intens. Ia tidak bisa membaca pikiran Yura. Setiap kali ia mencoba menebak alasannya, jawabannya selalu menghilang seolah Yura memiliki dunia sendiri yang tidak bisa disentuhnya.

Kenapa dia memilih jalan ini?

Dan kenapa aku merasa… aku harus tahu alasannya?

Rasa penasaran dan ketertarikan bercampur menjadi satu posesif, tapi juga anehnya… ingin melindungi.

Di luar sana, pelanggan tertawa, kue-kue tersaji rapi, dan Yura tersenyum, tak menyadari bahwa seorang pria yang selalu sulit dipahami, kini duduk beberapa meter dari tokonya, menatap setiap gerakan dengan fokus yang… tidak biasa.

Dan dalam hati Arkan, satu hal jelas:

Ia harus mengetahui alasan Yura, tidak peduli seberapa jauh gadis itu mencoba menjauh dari dunianya.

1
Nur Halida
yaaahhh tamat... terimakasih author sudah bikin cerita yg bagus
Nur Halida
puas banget bacanya
Nur Halida
aku juga ikut bahagia😍😍😍
Nur Halida
semoga anaknya cowok...
Nur Halida
s3moga yura dan arkan selalu bahagia
Nur Halida
selamat yura dan arkan...semoga kehamilannya berjalan lancar dan tidak ada lagi ujian2 berat yg akan menimpa kalian berdua..waktunya kalian bahagia😍😍😍
Nur Halida
datang lagi masalah arkan dan yura
Nur Halida
akhirnya... lega rasanya arkan bisa menemukan yura dan mereka bisa bersatu kembali
Nur Halida
eh... eh... eh ... gak nyangka banget daniel ngomong kek gitu .
apa nanti dia bakal ngelepasin yura untuk arkan... semoga saja
Nur Halida
ahhh gak seru lah kalo arkan dan yura pisah
Nur Halida
semoga arkan cepat menemukan yura dan semua rencana daniel akan gagal ... bukankah selama ini arkan tidak pernah kalah dari daniel..
pasti arkan gak bakalan hancur aku yakin itu ..
Nur Halida
yah .... yah... yah. ....baru aja bahagia udah kek gini aja...
kakak authornya tega banget sih sama arkan..
kan kasian arkan nya kalo yura kenapa napa
NR: Wkwk maaf yaa kalau authornya keliatan jahat 😭 tapi gimana dong, kalau hidupnya mulus terus nanti ceritanya jadi nggak seru. Tenang aja, aku nggak beneran jahat kok… cuma lagi ngasih mereka ujian dikit aja biar endingnya nanti lebih berasa 🤭 Jadi sabar yaa, jangan marah sama authornya hehe.
total 1 replies
Nur Halida
aku udah khawatir kalo yura berubah lagi perasaanya pada arkan
syukurlah mereka bisa baikan lagi
semoga tidak ada lagi yg bisa memisahkan mereka
Nur Halida
luar biasa👍👍👍
NR: Makasih banyak yaa buat kalian yang udah mau baca novel aku sampai sini 🤍 Serius deh, tiap kalian baca, komen, atau ikut emosi bareng tokohnya itu bikin aku makin semangat nulis. Semoga ceritanya bisa nemenin kalian, entah lagi santai, gabut, atau butuh pelarian sebentar dari dunia nyata 😄 Jangan pergi dulu yaa, perjalanan mereka masih panjang hehe
total 1 replies
Nur Halida
kamu gak akan menang melawan arkan ..
Nur Halida
baru aja mulai bahagia udah ada ancaman nya..
semoga arkan dan yura bisa saling menjaga
Nur Halida
aku ikut bahagia untuk kalian yura dan arkan .. semoga tetap seperti ini saling jatuh cinta setiap harinya
Nur Halida
kenapa harus jaga jarak?
kenapa gak mau jatuh cinta sama suami sendiri ??
ini bukan cuma arkan yg gila deh yura juga ikutan gila😁
Nur Halida
iya yura ... dan udah selayaknya kamu mencintai arkan .. karena dia tulus mencintai kamau walau dia posesif dan obsesif tapi dia cinta kamu...
Nur Halida
arkan merusaknya karena selama ini yura yg tidak bisa melihat cinta arkan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!