ALEX SAPUTRA lelaki tampan dan sangat di segani di kota nya. Hati nya membeku semenjak di tinggal oleh seorang gadis yang bernama CACA DININGRAT, Alex seperti orang yang kehilangan arah dia tidak percaya lagi dengan cinta.
Namun semua itu berubah dengan kehadiran seorang gadis yang bernama RAISA MAHARANI. Entah sejak kapan dan entah karena apa alex bisa jatuh cinta dengan dia.
Baca kelanjutan kisah mereka dan jangan lupa tinggalkan jejak😚
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon priska april, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 11
Alex pun langsung menuju lapangan dan disana ada bambang, david, bonang, dan rizki emm tunggu dulu disana ada satu orang perempuan yang sedang berdiri menghadap tiang bendera, Alex pun penasaran soal nya selama ini yang telat masuk sekolah hanya dia dan teman-temannya tapi apa ini ada perempuan?.
Saat alex mendekat alex sangat terkejut karna yang di hukum adalah raisa, Yang alex tau raisa tidak bisa kena panas karna terakhir kalinya dia di hukum dia pingsan dan mimisan.
"Ca kamu telat?"
"Iya tadi aku telat bangun"
"Kamu kan ga bisa kena panas ca"
"Gapapa ka ini kan hukuman buat yang telat sama kaya kamu dan yang lainnya"
Alex pun langsung menggendong raisa ala bridal style. dia mencemaskan keadaan raisa karna hidung raisa sudah mulai mengeluarkan cairan kental/darah.
"Waw pak bos lagi folling in love" Ucap Bambang
"Iya nih dikit lagi dapet buk bos" Ucap Rizki
"Ciut ciut berasa dunia milik berdua" Ucap Bonang
"Sstt diem, lu pada mau di tambah hukumannya sama bu indah?" Ucap David
Dan mereka semua pun langsung terdiam karna dia tau hukuman tambahan nya adalah bersihin WC cowo dan itu sangat-sangat menyiksa hidung.
"Ka turunin aku malu di liatin yang lain" Ucap Raisa sambil memberontak.
Alex pun bejalan menuju kelas raisa, di sana ada bu siti guru geografi. Alex pun menendang pintu kelas dan membuat para murid dan guru tersentak kaget.
"Ca kamu duduk"
"Tapi ka"
"Udah sana duduk"
"Apa-apaan kamu alex ga sopan sekali" Ucap Bu Siti. "Raisa kamu kan telat kenapa duduk" Sambung Bu Siti.
"Saya yang akan menggantikan hukuman raisa" Ucap Alex
"Yasudah kamu push up 50 kali"
Dan alex pun memulai push-up di dalam kelas raisa saat hitungan ke 15 alex merasa sangat panas akhirnya dia melepas baju nya.
"Mau apa kamu" Ucap Bu Siti, karna melihat alex mengangkat baju.
"Gerah bu" sambil melepas baju nya.
Dan di kelas itu tiba-tiba riuh karna mereka bisa melihat roti sobek milik alex.
"Lun liat deh roti sobek nya duhh jadi pengen" Ucap Amel
"Gemesh banget dehh" Ucap Mila
"Cocok banget jadi ketua PAKAS" Ucap Luna
Raisa hanya tersenyum saja karna teman kelas nya banyak yang menyukai alex, kecuali namyra dia hanya diam saja tanpa ekspresi entah apa yang ada di pikiran nya.
"Namy kamu baik-baik saja?"
"Ehh sa aku baik-baik aja ko"
"Ko diem aja"
"Lagi ga enak badan aja ko" elak namyra. Dan raisa hanya ber oh ria.
Setelah menjalani hukumannya alex pun keluar dari kelas raisa dan menuju ke kelasnya di kelas sedang tidak ada guru dan anak-anak PAKAS juga tidak ada di dalam kelas alex pun menuju ke warung bu lastri.
Benar saja saat alex tiba di warung bu Lastri di sana ramai anak-anak PAKAS.
"Ciee pak bos abis nganterin bu bos ke kelas nih" Ucap Bonang
"Ciut ciut babang bambang keduluan ama pak bos huhu” sambil pura-pura nangis.
"Jangan macem-macem lu bam ntar di tendang dari PAKAS" Ujar Rizki
"Tau gua ge" ucapan Bambang membuat darah di tubuh rizki mendidih dia langsung memukul kepala bambang.
"Astoge kepala gua di toyorin bae" Ucap Bambang
"Lu ngeselin" Ucap Rizki
"Tumben lu berantem nya sama rizki biasanya ama bonang bam" Ucap Alex
"Iya lu tumben" Ucap Bonang
Bambang dan rizki pun tak menjawab ucapan alex dan bonang dia duduk berlawanan arah seperti anak kecil yang sedang marahan.
****
Beberapa jam pun berlalu sekarang sudah waktunya murid-murid untuk pulang ke rumah nya masing-masing termasuk raisa dia sudah di jemput oleh miko di gerbang sekolah nya.
"Aku duluan yahh byee" Ucap Raisa kepada teman-teman nya.
"Byee" Ucap mereka serempak.
Raisa pun menuju ke dalam mobil dengan wajah pucat nya.
"De badan kamu makin bengkak kamu blm cuci darah ya selama dua minggu ini"
"Gapapa ko bang raisa sanggup"
"Maafin abang ya de blm bisa cukup in kamu"
"Seharus nya raisa yang merasa bersalah karna udah bikin repot abang"
"Kamu emang yang terbaik de" Sambil mentoel hidung raisa.
Raisa dan miko pun pergi dari halaman sekolah dia berjalan menuju ke rumah karna raisa sudah sangat lelah.
Mila Rizky
Amel Bambang
Namyra David
Luna Bonang