NovelToon NovelToon
Sejernih Cinta Embun

Sejernih Cinta Embun

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Komedi / Contest / CEO / Romansa-Solidifikasi tingkat sosial
Popularitas:156.3k
Nilai: 5
Nama Author: S & L

Embun adalah seorang gadis manis yang sangat tegar,dia terlahir dari keluarga yang sederhana.Embun bekerja sebagai penjual bunga ditoko milik orang tuanya.
Pada suatu ketika dia bertemu dengan pemuda dingin yang kurang kasih sayang dari kedua orang tuanya dan kehilangan cintanya.Dia sangat tampan dan kaya raya,namanya Arjuna Pramuja.Pewaris tunggal YP group,sebuah perusahaan otomotif terbesar diAsia.
Akankah Arjuna bisa merubah sifatnya yang dingin menjadi lebih hangat setelah bertemu embun?

Ayooo untuk mengetahui kisah cinta mereka ikutin terus ya kisah selanjutnya.


Cerita ini hanya fiktif dan terbit atas persetujuan pihak manga toon,dan cerita ini berkisah atas pandangan pribadi penulis.
penulis mengharapkan support dari pembaca.

Mohon untuk memberi Kritik dan Saran yang membangun.
Terima kasih
salam hangat


penulis
Siti Lestari

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon S & L, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

12.Ada Sesuatu Yang Berbeda

Arjuna mencuri curi pandang pada embun dengan sudut ekor matanya,saat embun masuk kedapur untuk membuatkan minuman.Arjuna duduk dikursi kayu yang terdapat ukiran ukiran disana,kursi itu tampak klasik.Embun datang dengan membawa segelas Teh hangat disana.Embun tampak sedikit canggung,begitu juga dengan Arjuna.Namun Arjuna masih bisa menyimpannya dengan memasang raut wajah cool yang bisa membekukan setiap orang yang memandang.

"S**ilahkan tuan,diminum**!"

Kata Embun sambil tersenyum dipaksakan.Arjuna hanya mengangguk dan langsung mengambil teh itu dan meminumnya.Arsy masih asyik bermain dikamar Embun,dia enggan pulang cepat karena dia masih mau bermain dikamar Embun.Arsy membaca buku buku dongeng koleksi Embun,walau dia masih mengeja abjadnya tapi dia sudah mulai lancar membaca sambil mengejanya.

Selama mereka duduk diruang tamu dimana mereka berdua berada tidak ada suara disana,mereka terdiam satu sama lain hanya terdengar deting jam dinding yang memecahkan keheningan disana.Suasana disana tampak dingin,Embun merasa merinding berada didekat Arjuna,dia merasa bersama dengan manusia salju si "Olaf".

"Hiiiih suasana apa ini kok sangat menyeramkan".

Gumam embun sambil belgidik ngerih.

Arjuna hanya duduk diam sambil sesekali melihat ponselnya.Sebenarnya banyak sekali yang ingin dia tanyakan pada Embun,tapi entah kenapa mulutnya terkunci rapat,suaranya terasa tercekat ditenggorokan.Tidak tahu dia gengsi atau malu hanya dialah yang tahu.

Tiba tiba Ayah dan ibu embun pulang,mereka sangat terkejut ada mobil mewah didepan rumah mereka.Cepat cepat ayahnya masuk tanpa mengucapkan salam.Saat sudah masuk Ayahnya semakin terkejut karena ada seorang pria Tampan dan berpenampilan rapi datang kerumahnya.Sementara embun tidak perna menerima tamu pria manapun sebelumnya.

"Embuuuuun,"

Suara ayahnya mengagetkan mereka berdua dan memecahkan keheningan yang membekukan mereka berdua.

"Aaayaaah,ibuuu sejak kapan ayah dan ibu pulang?".

Tanya embun berdiri sambil mendekati ayahnya.Arjuna juga berdiri sambil menyapa kedua orang tua embun seraya menganggukan kepalanya.

"Ah ayah ibu perkenalkan ini tuan arjuna,dia akan menjemput arsy anaknya."

Kata embun,dia juga menjelaskan apa yang terjadi.Kedua orang tua embun pun mengerti dan mereka pun saling sapa dan berbincang.

Arjuna tidak menjelsakan siapa dia sebenarnya dan Arjuna hanya menjelaskan kalau dia tinggal di villa dekat danau karena ada pekerjaan,dia tidak banyak bicara,dia hanya menjawab pertanyaan dari orang tua embun saja.Dia bukan tipe pria yang suka bercanda dan banyak bicara.

Ayah embun bisa membaca dari sikap arjuna kalau dia tidak terlalu nyaman jika terlalu banyak bicara dengan orang yang baru dikenal.Ayah embun pun izin untuk masuk kekamar untuk istirahat dan diikuti oleh ibunya.Tinggalah arjuna dan embun berdua di ruang tamu yang tidak terlalu luas itu.Sesekali embun melihat dengan sudut matanya.

"Kenapa dia sangat tampan,kenapa dengan jantungku,lagi lagi selalu saja begini kalau bertemu dengan manusia hantu ini".

Gumam embun dia merasa ada sesuatu yang berbeda yang belum perna dia rasakan sebelumnya.Arjuna yang sedang memandang kearah pintu seperti sedang mencari udara yang bisa membantu meregangkan otot paru parunya yang tiba tiba merasa sesak dan dia merasa panas didaerah pegunungan yang dingin.

Arjuna juga merasakan hal yang sama seperti yang dirasakan Embun.Ini kali kedua perasaan saat pertama kali bertemu dengan Adinda dulu,jantung Arjuna juga berdetak kencang,membuat dia semakin canggung.

Untuk mengusir kecanggungannya dia pun menghabiskan teh yang ada dimeja dengan sekali tegukan dalam satu nafas.

"E**heeemmm",tuan apa tuan mau tambah lagi tehnya**."

Tanya embun untuk memecah kecanggungan saat dia melirik ke arah gelas ternyata teh yang disuguhkan sudah habis.

"Hmmmm,Boleh".Jawab arjuna datar.tapi dalam hati arjuna mengutuki dirinya sendiri

"*K**enapa aku jawab boleh,sepertinya aku tampak sangat bodoh dihadapanya,bisa bisanya aku mau minta tambah teh,sementara aku kebelet buang air kecil,bagaimana ini?" Kenapa aku sebodoh ini,jika berhadapan dengan dia,dimana Arjuna Pramuja yang selalu berwibawah.aaaaah siaaaalllll*".

Gumam arjuna dengan mengepalkan tanganya menahan sesak buang air kecil.

"Maaf bisa tolong panggilkan arsy".

Pintah Arjuna kepada embun,Embun pun menganguk dan masuk kekamar untuk memanggil arsy,ternyata arsy sudah tidur dengan sangat nyenyak sambil memegang buku dongeng yang dibacanya.

"Tuan arsy ternyata sudah tidur",bolehkah dia tinggal disini untuk malam ini,kasihan dia kalau harus membangunkan dia".

Kata embun dengan wajah memelas.

"Biar saya gendong saja".

Kata Arjuna dengan wajah datarnya.Embun pun mengizinkan Arjuna masuk kekamarnya.Arjuna masuk ke kamar Embun dan sedikit mengamati kamar pribadi Embun yang tidak terlalu luas itu,dibanding kamar miliknya tiga kali lipat.Tetapi kamar itu tampak nyaman dan rapi membuat siapa saja yang masuk akan merasa ingin berlama lama disana seperti Arsy.

1
Siti Lestari
suka
Nur Hajijah
waahh qta sama embun kalo belanja liat yg diskon an dulu,,
Nur Hajijah
lanjut thor
Nur Hajijah
keren thor
Kusman Kusman
bagus bisa buat inspirasi yang LG mencari pasangan hidup
Sunarmi Narmi
Ayo thor ku tunggu up nya....
Sunarmi Narmi
Akhirnya...kue apem buka puasa dgn Naga bonar 🤣🤣🤣🤣🤣
Sunarmi Narmi
🤣🤣🤣🤣🤣...Lucu thor lihat Endro yg kelabakan dgn bar bar nya Lariza...bkin Pak Bos geleng" 😄😄😄😄😄😄😄😄😄😄😄😄
Sunarmi Narmi
😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️
Sunarmi Narmi
Nyesek Mak Thor...aku tunggu karya"mu yg lain..pasti jg seru 😘😘😘😘😘😘😘😘😘❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️
Sunarmi Narmi
Ada misteri Apa Yudistira dn Ceccil....mencurigakan...🙄🙄🙄🙄🙄🙄🙄🙄🙄🤔🤔🤔🤔🤔🤔🤔🤔🤔🤔🤔🤔🤔🤔🤔🤔...Ah..Mak Thor bikin penasaran...
Sunarmi Narmi
Klo posesif akut ngak tau tmpat aku jg males Juna...untung Embun mau sama kmu..dlm kisah nyata yo tobyattt....hidup hrs bersosialisasi..bisa gila pny pasangan yg cemburuan akut...ancurr 🤣🤣🤣🤣
Sunarmi Narmi
😭😭😭😭😭😭😭😭...
Bawang di iris ini Mak Thor.....
Sunarmi Narmi
Ceritamu keren Mak Thor..lnjut.....
Sunarmi Narmi
Thor..belanjaan dn sepeda Embun kemana...kan sayang ditinggal begitu saja..jiwa mak" meronta Thor sayang belanja bulanan 1 kantong kresek besar...wuih lumayan..🤣🤣🤣🤣🤣
Siti Lestari: Hahaha Udh disedekahkan sama yg curi 🤭
total 1 replies
Sunarmi Narmi
Embun kau seperti ku..klo ada diskon pngen segera di embat 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Sunarmi Narmi
Walau ini Novel.pertamamu tpi gaya bahasamu sfh bsgus,jls,dn runtut..keren 👍👍👍👍
Tari Octora
bagus
Dina Wan
embun ke kamar ICU Arjuna kok gak ada keluarga yang mencegah ya, ato berpapasan sama keluarga yang lain? kok udah membelai tangan Arjuna..
Diranai Syahputra
sukaa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!