NovelToon NovelToon
The Sincerity Of Love

The Sincerity Of Love

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Romansa / Tamat
Popularitas:37.1k
Nilai: 5
Nama Author: Irma

Nathan adalah seorang petani stroberi dengan pribadi yang taat dan takut akan Tuhan. Ia selalu berdoa agar segera menemukan seorang istri dalam hidupnya.

Hingga suatu hari ia bertemu dengan Bella, seorang penghibur pria hidung belang sehingga membuatnya sangat membenci dirinya sendiri. Ia merasa memiliki hidup yang berantakan, sehingga membuat Bella merasa tidak pantas untuk mencintai Nathan. Namun siapa sangka, Nathan hadir dengan ketulusan tanpa memandang masa lalu Bella.

Meski memiliki perasaan yang sama terhadap Nathan, Bella kerap dihantui rasa oleh bersalah jika ia bersama dengannya. Hal tersebut membuat Bella kerap mengalami konflik batin hingga memutuskan untuk menghilang dari kehidupan Nathan.

Namun, sejauh apa pun Bella pergi dan menghindarinya, Nathan selalu menemukannya kembali. Seberat apa pun cobaan yang Bella hadapi, Nathan selalu berusaha untuk meyakinkannya dengan segenap cinta yang dimilikinya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Irma, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 12

Setelah melayani pelangganya, Angel membersihkan tubuhnya, kemudian ia mengenakan baju sexy berbahan sutra berwarna biru. Ia duduk di kaki tempat tidur untuk menunggu ketukan pintu berikutnya.

Dua pelanggan lagi kemudian ia bisa beristirahat.

Dari dalam kamarnya Angel bisa mendengar tawa Lucyana di kamar sebelah. Lucyana terdengar bahagia hanya saat dia mabuk, setelah pengaruh alkohol hilang ia hanyalah wanita tua yang kehilangan arah hidupnya.

Flashback on

Angel pernah mencoba minum dengannya sekali untuk melihat apakah dia bisa seperti Lucyana yang bahagia saat mabuk. Namun ternyata Angel sama sekali tak bisa minum alkohol, karena tak lama setelah itu kepalanya seperti melayang dan perutnya melilit.

Lucyana memegang wadah untuknya menampung muntahan Angel, sembari tertawa penuh simpati. Lucyana mengatakan beberapa orang bisa minum wiski, tapi beberapa orang tidak bisa, dan dia menduga Angel adalah orang yang tidak bisa minum wiski.

Lucyana membantunya kembali ke kamarnya dan menyuruhnya tidur. Malam itu, ketika pria pertama datang mengetuk pintu, Angel menyuruhnya pergi, sebab perutnya masih melilit. Pria itu marah menghampiri Madam dan berkata dia ingin uangnya kembali.

Madam datang bersama dengan Morgan. Angel tidak menyukai Morgan, tapi ia tidak pernah takut pada pria itu, dan Morgan tidak pernah mengganggunya. Morgan hanya ada di sisinya ketika dia pergi untuknya jalan-jalan, dan Morgan tidak pernah berbicara dan melakukan apapun kepada Angel, Morgan hanya memastikan tidak seseorang mendekatinya di luar tempat prostitu*i.

Tapi malam itu, saat Morgan masuk, Angel menyadari kegelapan menyelimutinya. "Kamu tidak akan pernah mendapatkan bayaran lagi," ucap Madam setelah ia pergi, namun Morgan tak pergi.

Morgan mengangkat tubuh Angel dan menenggelamkannya di bak kamar mandi. Angel terengah-engah, ia mencoba keluar dari bak, tetapi Morgan meraih kepalanya dan kembali mendorongnya ke bawah.

Angel ketakutan dengan otot besinya yang besar tangan Morgan. Namun Angel tetap melawan. Ketika paru-parunya terbakar karena kehabisan udara dan Angel kehilangan kesadaran, barulah Morgan menyeretnya ke atas. "Lebih baik kau tak berulah," ucapnya.

Morgan menyeret kepala Angel ke udara, kemudian mendorongnya ke bawah lagi. Anggep melawan dan menendang, mencakar untuk melarikan diri. Ketika Morgan menariknya lagi, Angel tersedak dan muntah. Morgan justru tertawa, dan dia terlihat begitu menikmati pemandangan itu.

Morgan berdiri di hadapan Angel, ia meraih kepala Angel lagi dan Morgan mengayunkan tinju ke tubuh Angel. Seketika Angel berlutut, mengerang kesakitan, ia berusaha menjauh dari Morgan.

Namun Morgan mengejarnya sembari berteriak dan menangkapnya. Angel menendang dan mencakar, ia terengah-engah terus berusaha melepaskan diri.

Morgan mencekik Angel ketika pintu terbuka dan Madam kembali masuk. Madam membanting pintu di belakangnya dan meneriaki mereka Morgan untuk menghentikannya.

Morgan melakukan apa yang dia perintahkan, tapi menurut Madam itunsudah keterlaluan. "Cukup Morgan!" ucap Madam, geram. “Aku mendengar teriakan Angel dari bawah. Jika para pria di bar itu mendengar, menurutmu apa yang akan terjadi?”

"Mereka akan menggantungnya," sahut Angel sambil mencoba bangkit dan menertawakannya Morgan. Madam langsung menamparnya. Angel kembali kaget.

“Jangan ikut mengoceh! ”ucap Madam.

Madam menatap Morgan lagi. "Aku bilang sadarkan dia, Morgan! Bicaralah dengannya. Itu saja yang aku ingin Anda lakukan padanya. Apakah kamu mengerti?"

Ketiganya menunggu dalam kesunyian yang berdenyut. Tamparan itu telah membungkam Angel. Madam duduk di kursi dan bersandar tegak. “Aku menyuruhmu ke sini untuk melakukan sesuatu yang sangat sederhana, Morgan. Lakukan saja apa yang aku perintahkan dan tidak lebih dari itu, " imbuh Madam.

“Angel benar. Mereka akan menggantungmu jika tahu kau melukainya.”

“Dia butuh pelajaran agar sadar apa yang telah di perbuat,” ucap Morgan, menatap tajam ke arah Angel.

Madam menatap Angel untuk waktu yang lama. “Sekarang kamu sudah sadar kan Angel? Kalau kamu tidak boleh menolak pelanggan,”

Perlahan Angel duduk di lantai dan membalas tatapan Madan dengan mata serius dan sinis. "Ya Madam." ia menggigil kedinginan.

"Beri dia selimut sebelum dia kedinginan," perintah Madam.

Morgan menyambar selimut dari tempat tidur dan melemparkannya ke arah Angel. Angel langsung membungkus tubuhnya dengan selimut yang di lempar oleh Morgan

"Kemarilah, Angel," ucap Madam.

Angel mengangkat kepalanya dan menatapnya. Ketika Angel terlihat tidak bergerak cukup cepat ke arah Madam. Morgan meraih segenggam rambut Angel dan menariknya. “Dengar apa yang di perintahkannya! ” ucapnya geramnya sambil mendorong Angel.

Angel berlutut di depan Madam. Wanita itu membelai rambutnya Angel dengan, setelah tadi kebrutalan Morgan menjambak rambutnya.

“Tadi aku memesan roti untukmu Angel, nanti kau makan dan minun setiap tetes terakhir kopinya. Morgan akan tetap di sini mengawasimu dan dia akan lergi setelah kau selesai. Aku ingin kamu siap bekerja dalam dua jam.” Madam berdiri dan pergi ke pintu, dia menoleh ke belakang. “Madam, jangan memberikan jejak luka di tubuhnya, sebab dia gadis terbaik kita.”

"Jejak luka," ulangnya dengan dingin.

Morgan menepati janjinya, dia tidak menyentuh Angel sama sekali, tetapi dia terus mengoceh, memaksa Angel untuk cepat menghabiskan roti dan kopinya agar ia bisa cepat pergi dari kamar Angel.

Flashback off

Sejak malam itu Madam memaksa Angel bekerja lebih keras lagi, demi rupiah yang mengalir deras ke sakunya. Angel mengerjap saat ketukan terdengar, Angel bangkit dari tempat duduknya, bergegas menyambut kedatangan pria itu.

Pria itu membuka pintu, perlahan dia masuk ke kamar Angel. Pria itu terlihat lebih tinggi dan lebih tua dari kebanyakan orang yang datang kepadanya, dia berotot. Selain itu, dia tidak ada yang istimewa yang terlihat dari dia.

Tapi enatah mengapa Angel merasa… apa? Entahlah seperti ada kegelisahan yang aneh yang tak pernah ia rasakan sebelumnya saat ia menerima pelanggan lainnya. Sarafnya seperti hendak melompat, hampir lepas kendali. Anngel menundukkan kepalanya dan menghela napas secara perlahan, ia mencoba menekan reaksi aneh itu dengan mengingat setiap rupiah yang akan ia dapatkan dan terbebas dari amukan Morgan.

1
kalea rizuky
kasih lah bella sakit HIV biar tau rasa ini. pelacur
kalea rizuky
astaga emosi Q beri jodoh lain lah thor. biar angel nyesel nolak nathan
kalea rizuky
hadehh si. pelacur g bs nyari kerja halal menjijikan
kalea rizuky
sekali pelacur ttep pelacur menjijikan najis
kalea rizuky
bebass apanya tolol yg ada qm. bakalan si jadiin pelacur lagi aduh nama aja angel apaan angel bosok
kalea rizuky
gemes bgt sama ne pelacur uda lah Nathan qm berhak dpet gadis baik bkn pelacur sok kayak bella biarin aja dia kena HIV dan mampusss di prostitusinya
kalea rizuky
pelacur kayak qm g usa jual mahal bukan perawan sok sok an nolak bodoj
kalea rizuky
bella iki goblok mau balik lagi ya di sekap qm sadar pelacur bogoh
kalea rizuky
si pelacur sok jual mahal
kalea rizuky
madam ne bkin kena karma
𝓡⃟⎼ᴠɪᴘᵇᵃˢᵉ fjR ¢ᖱ'D⃤ ̐🍻
lengkap sudah kebahagiaan Nathan dan Bella,meski harus terseok-seok melawan badai menjalani kehidupan mereka.
𝓡⃟⎼ᴠɪᴘᵇᵃˢᵉ fjR ¢ᖱ'D⃤ ̐🍻
Bella yang insecure yang dari awal perjalanan hidupnya berkubang dengan lumpur hitam akan terus berpikir jika dirinya tidak akan pernah pantas bersanding dengan Nathan.ada hikmah di balik perpisahan Bella dan Nathan yang membuat Bella menjadi orang yang lebih baik.
𝓡⃟⎼ᴠɪᴘᵇᵃˢᵉ fjR ¢ᖱ'D⃤ ̐🍻
saking setianya Nathan pada Bella,2 tahun berpisah hatinya masih tetap untuk Bella.
𝓡⃟⎼ᴠɪᴘᵇᵃˢᵉ fjR ¢ᖱ'D⃤ ̐🍻
kan seperti dugaanku...
𝓡⃟⎼ᴠɪᴘᵇᵃˢᵉ fjR ¢ᖱ'D⃤ ̐🍻
itu kan hanya dugaan Bella.siapa tau Mariam nikah sama Paul.
Ir⍺ ¢ᖱ'D⃤ ̐☪️ՇɧeeՐՏ🍻𝐙⃝🦜
Happy ending.... Terima kasih banyak ka Irma selalu memberikan cerita yang keren, bikin emosi dengan konflik²nya, bikin baper pokoknya paket komplit. Sukses selalu untuk semua karya²nya❤❤❤❤
Ir⍺ ¢ᖱ'D⃤ ̐☪️ՇɧeeՐՏ🍻𝐙⃝🦜
Wahhh gagal kejutannya dong 🤭
Ir⍺ ¢ᖱ'D⃤ ̐☪️ՇɧeeՐՏ🍻𝐙⃝🦜
Jangan berkecil hati Bella... kalaupun nanti anakmu laki-laki lagi nanti tinggal berusaha lagi biar dapat anak perempuan 😁 Tapi yang terpenting, baik laki-laki ataupun perempuan, anak²mu tumbuh dengan sehat, pintar dan bermanfaat untuk orang-orang di sekitarnya.
Ir⍺ ¢ᖱ'D⃤ ̐☪️ՇɧeeՐՏ🍻𝐙⃝🦜
Karena keadaanlah Bella harus menjadi wanita penghibur, sejatinya dia ingin hidup layak dan dicintai. Dan Tuhan kirimkan Nathan untuknya yang membawa ke arah yang lebih baik meskipun prosesnya tidaklah mudah.
Akhir yang bahagia, kamu berhak mendapatkannya Bella.
Ir⍺ ¢ᖱ'D⃤ ̐☪️ՇɧeeՐՏ🍻𝐙⃝🦜
Nathan begitu yakinnya kalau Bella akan kembali pulang. Dan sekarang harapanmu terwujud.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!