NovelToon NovelToon
PUTRI PALSU

PUTRI PALSU

Status: tamat
Genre:Mengubah Takdir / Identitas Tersembunyi / Fantasi Wanita / Chicklit / Tamat
Popularitas:62.1k
Nilai: 5
Nama Author: Alma Kadier Carally

Aku terpaksa meninggalkan kehidupan di kerajaan & tinggal bersama bibiku di sebuah desa terpencil, menanggalkan gelar & bahkan namaku. Kejutannya tidak berakhir sampai di sana, ternyata aku memiliki kekuatan sihir yang terpendam. Dan saat aku membiasakan diri dengan kehidupan baruku, aku melihat peristiwa mengejutkan yang membuatku bertanya-tanya, mungkinkah gadis yang datang dari Panti asuhan yang di kelola para penyihir & diakui sebagai putri yang asli juga putri palsu sepertiku. Jadi siapakah putri yang asli ?! Ayo baca biar g penasaran🙏🥰

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Alma Kadier Carally, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 12

Aneh rasanya membayangkan memiliki seorang bibi, karena baik raja maupun ratu tidak punya saudara yang masih hidup. Perempuan itu pasti menungguku, pria tadi menyebut-nyebut kurir yang tiba di Treb jauh sebelum kami datang.

Aku nyaris tidak sempat mengangkat tanganku yang gemetar untuk menyentuh rambut saat keretanya berhenti lagi, kali ini di depan sebuah rumah kecil. Aku mendengar pelayan yang duduk di bagian belakang kereta melompat turun, lalu melintasi jalan setapak pendek yang memotong taman yang tumbuh di sekeliling depan rumah. Namun, pria itu baru berjalan beberapa langkah saat pondok terbuka & seorang perempuan keluar, tangannya menggenggam sebuah lentera. Pelayan itu berhenti, Sepertinya terkejut, lalu bergegas kembali ke kereta. Jantungku berpacu lebih kencang, saat dia meraih gagang pintu kereta.

“ Yang mu…..” Pria itu terdiam, wajahnya memerah hingga aku bisa melihatnya di bawah cahaya temaram. “ Maksudku, My Lady, kita sudah sampai.”

“ Terima kasih,” aku berkata sambil turun dari kereta. Beban kegelapan seakan-akan mengimpitku, & meskipun sebagian diriku yang lain ingin berlari ke arah cahaya pondok, sebagian diriku yang lain ingin berlari secepat mungkin ke arah yang berlawanan. Namun, aku menghela napas & membayangkan diriku bukan berjalan di aula Thorvaldor, itu terasa terlalu menyakitkan, tapi di aula besar mata semua orang yang ada di sana tertuju padaku. Itu membuatku mengangkat kepala & perlahan-lahan melangkahkan kaki di depan kaki lainnya & berjalan menyusuri jalan setapak menuju pondok.

Bibiku seorang perempuan tinggi & kurus dengan tulang-tulang menonjol. Rambutnya berwarna coklat muda, dengan semburat helaian kelabu, hidungnya panjang & tajam. ( seperti nenek sihir yah, 😃 terserah author dah🌹) Aku tidak melihat kemiripan di antara kami. Sesaat kami saling mengamati, lalu dia mengembuskan napas.

“ Kau mirip dengannya,” ujarnya. “ Ibumu.”

Di dalam benakku aku melihat sang ratu, yang terlihat sangat lembut & anggun, sedangkan aku terlihat kecil & gelap ( tenang nanti author poles 😁).

Seakan-akan bisa membaca pikiranku, bibiku mengerutkan bibirnya.

“ Maksudku ibumu yang sebenarnaya.”

Suaranya terdengar kering, mengingatkanku pada alang yang bergesekan.

“ Kuharap……” aku menjilat bibir untuk membasahinya.

“ Kuharap aku tidak terlalu menganggumu. Sepertinya kaulah satu-satunya kerabatku yang masih hidup, & mereka tidak tahu lagi ke mana harus mengirimky.”

Bibiku menatapku cukup lama, lalu berteriak pada pelayan, “ Bawa barang-barangnya masuk, kalau ada. Dan padaku bibi berkata, “ Sebaiknya kamu juga masuk.”

Bibiku berbalik, cahaya lentera mendadak tersembunyi di belakang tubuhnya, & aku mengikutinya, menunggu seberkas cahaya apa pun yang bisa kutemukan untuk menghilangkan kegelapan.

Keesokan paginya aku terbangun sepenuhnya menyadari tempatku berada. Tidak ada momen kebingungan, tidak ada lagi pikiran aku masih berada di atas tempat tidurku di istana. Bahkan sebelum membuka mata, aku sudah tahu apa yang sudah terjadi & di mana aku berada. Aku hanya tidak tahu siapa diriku.

Amelia, batinku pada kegelapan di balik mataku yang terpejam. Di dalam kepalaku nama itu terdengar kasar, tanpa kelenturan seperti nama putriku ( Kata author sih, karena belum terbiasa jadi terkesan aneh kedengarannya🌹). Namun sekarang nama itu milikku, satu-satunya nama yang kumiliki, aku mengingatkan diri sebelum membuka mata.

Aku berbaring di atas sebuah tempat tidur sempit yang di alasi matras pudar berisi jerami, sebuah selimut celup indah berwarna merah terhampar di atas tubuhku. Selain tempat tidurku, ruang kecil ini hanya berisi sebuah bangku yang terlihat usang & sebuah mangkuk dangkal berisi air di atasnya.

Jangan lupa di like, vote, dan komennya author tunggu..Kasih semangat guys, maafkan juga jika masih ada kesalahan dalam menulis🙏🌹

1
Supriadi Adi
waalaikum salam
Dini
kk
Dini
semangat berkarya thor👍
Nabila
Keren
Pelangi
Keren👍
Ana
Keren
Ana
Author sulap jadi bidadari😀
Ana
Pasti gara2 kekuasaan nih.
Nanzkii
Keren thor🫶🏻
Nanzkii
Ciuman pertama Amelia diambil Jose😠
Nanzkii
Devan, Amelia rindu😁
Sity aminah aminah
sampai bingung mau komentar apa
Alma KC: Terima kasih sudah berkenan mampir 🙏🥰🌹
total 1 replies
Nabila
Luar biasa
Aulia
Keren banget
Adinda
Luar biasa😍👍🫶
Adinda
Kaburrr💪
Adinda
Menyelamatkan putri asli😍👍
Adinda
Luar biasa
Adinda
Perjalanan ditemani oleh Devan😍🫶
Adinda
Sukses belajarnya Amelia.💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!