David adalah seorang psycophath yang sangat kejam dan suka menyiksa para korbannya hingga berakhir dengan kematian yang mengerikan.
Karen adalah seorang sekretaris yang sangat cantik, baik hati dan tidak bisa melihat orang menderita.
David dan Karen dipertemukan dengan sifat yang bertolak belakang. Apakah mereka akan bersatu?
Silahkan baca di novelku yang ke 22
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yayuk Triatmaja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Tidak Ada Kak
" Tidak ada kak." jawab Karen sambil menundukkan kepalanya.
( "Kenapa sih aku menangis kan pria ini bukan kekasihku tapi kenapa aku merasa sangat sedih dan cemburu ketika mendengar kalau kak David sudah mempunyai kekasih ? Kenapa aku merasa nyaman bersamanya? kenapa jika aku bersama dengan Daren biasa saja ?" tanya Karen beruntun dalam hatinya ).
David mengarahkan tangannya ke dagu Karen kemudian menatap wajah sendu Karen, David mengalihkan pandangannya ke bibir Karen dan ingin merasakannya.
Tanpa sadar David mendekatkan wajahnya ke wajah Karen membuat Karen memejamkan matanya dan tanpa sadar Karen mengalungkan ke dua tangannya ke leher David.
Cup
David mencium bibir Karen dan merupakan ciuman pertamanya begitu pula dengan Karen karena tidak ada penolakan David mencium Karen kembali sambil melu*****tnya hingga Karen hampir kehabisan oksigen dan menepuk bahu David membuat David melepaskan ciumannya.
" Kamu tahu siapa orang yang sangat kakak cintai? kamu Karen, memang terasa cepat tapi sejak pertama kali melihatmu kakak langsung jatuh cinta padamu baru sekarang kakak berani ungkapan perasaan kakak, I Love You Karen." ucap David dengan nada tulus.
Karen yang mendengarnya seakan tidak percaya dengan apa yang dikatakan David membuat Karen menatap David dan melihat matanya apakah ada kebohongan tapi tidak ada hanya mata ketulusan tampak jelas di matanya.
" Kakak tidak akan memaksamu untuk menjawabnya sekarang dan kakak akan sabar menunggu jawabanmu tapi kakak mohon setelah tahu perasaan kakak jangan pernah menjauh dariku?" mohon David untuk pertama kalinya.
" Terima kasih kak, jujur ini memang terlalu cepat untukku dan aku tidak akan mungkin menjauhi kakak." jawab Karen sambil tersenyum.
Grep
" Terima kasih untuk tidak menjauhi kakak," ucap David sambil memeluk Karen dan Karen pun ikut membalas pelukan David.
Jujur David adalah pria normal terlebih mereka berada dalam satu kamar dan duduk di ranjang sambil berpelukan membuat David ingin sekali membaringkan tubuh Karen di ranjang dan melakukan hubungan suami istri tapi David berusaha menghilangkan pikiran kotornya karena dirinya tidak ingin Karen membencinya hal itu membuat David mendorong tubuh Karen perlahan dan melepaskan pelukannya.
" Kak, aku mau ke toilet sebentar ya." ucap Karen
" Mau kakak temani." goda David
" Tidak, bahaya." ucap Karen yang bisa menebak apa yang akan terjadi nanti,
" Baiklah tapi sekalian kamu mandi dan itu ada paper bag kamu bisa memakai pakaiannya," jawab David sambil tersenyum
" Baik," jawab Karen patuh sambil membalas senyuman David
Tok tok tok tok
" Masuk!!!" perintah David
ceklek
Suara pintu terbuka dan muncullah asisten Rey dan berjalan ke arah David sambil menatap sekeliling kamar David namun tidak melihat wanita.
" Ada apa Rey?" tanya David pura - pura tidak tahu apa yang di cari oleh David.
" Tuan David, tuan besar menanyakan apakah tuan David tetap makan di kamar atau makan di ruang makan? Maaf tuan, saya hanya berharap agar tuan David makan bersama tuan besar karena tuan besar sangat berharap bisa makan bersama" ucap asisten Rey
" Baik, nanti aku akan ke bawah untuk makan bersama." jawab David yang tidak tega dengan keinginan daddynya yang sangat di sayangi.
" Baik tuan." jawab asisten Rey
Rey pun keluar dan menutup pintunya sedangkan David menunggu Karen sambil membuka laptopnya untuk mengerjakan pekerjaan yang menumpuk.
Ceklek
Karen membuka pintu kamar mandi dan melihat David sedang mengutak atik laptopnya membuat Karen berjalan ke arah David sedangkan David yang melihat Karen sudah selesai mandi meletakkan laptopnya ke meja.
" Karen, daddy meminta kita makan bersama jadi kita makan di bawah ya." pinta David
" Pasti daddy kakak akan marah dan membenciku karena ada gadis yang tidur di kamar kakak," ucap Karen
" Daddy ku sangat baik jadi tidak mungkin marah atau pun membencimu," jawab David
" Benarkah?" tanya Karen sambil menatap ke arah David
" Benar, ayo kita turun," ajak David
" Tunggu sebentar aku akan membawa piring yang tadi sempat aku makan," ucap Karen
" Tidak usah, makan yang baru saja," jawab David
" Tidak kak, jangan suka membuang makanan karena banyak orang kelaparan dan tidak bisa makan setiap hari," ucap Karen
David tersenyum mendengar ucapan Karen dan dirinya semakin yakin untuk menjadikan Karen istrinya dan siapapun yang ingin merebutnya maka akan berakhir dengan kematian yang sangat tragis.
Selesai berbicara mereka berdua keluar dari kamar David dan berjalan menuruni anak tangga menuju ke arah ruang makan dan melihat dua orang pria sedang duduk di kursi makan mereka adalah daddynya David dan asisten Rey.
Daddynya David tersenyum bahagia karena melihat David untuk pertama kalinya tersenyum karena sudah bertahun - tahun David tidak pernah tersenyum.
Karen yang bersembunyi di belakang David membuat David menggeser kan tubuhnya ke arah samping hingga pandangan daddy nya David dan asisten Rey beralih ke samping tubuh David di mana Karen tersenyum dan salah tingkah karena di perhatikan oleh dua pria terlebih daddynya David.
Entah kenapa dirinya sangat takut jika daddynya David tidak menyukai dirinya dan mengusirnya membuat Karen tanpa sadar menggenggam tangan David sedangkan David yang tangannya di genggam hanya tersenyum dan membalas genggaman erat tangan Karen.
Daddynya David langsung berdiri sambil memandangi gadis tersebut dan bingung karena baru pertama kalinya melihat David membawa seorang gadis begitu pula dengan asisten Rey ikut berdiri.
" Daddy kenalkan ini Karen." ucap David memperkenalkan Karen.
mana yg bener
aku mau nanya, novel pertama mu judulnya apa ya? trus tolong kasih tau dong, urutan bacanya. biar ga ada yg terlewat bacanya..
makasih sebelumnya ya thor... 😊
tp kalo di dunia novel, suka banget sama cerita mafia kayak gini.