NovelToon NovelToon
Cinta Sang Tuan Muda Arogan Dan Gadis Berhijab

Cinta Sang Tuan Muda Arogan Dan Gadis Berhijab

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Tamat
Popularitas:2.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: blursky

Hanya cerita fiksi‼️

Seorang wanita solehah bertemu dengan pria arogan pemaksa?.
Pria dengan sejuta pesonanya tapi dibalik wajahnya yang tampan terdapat sifat pemaksa, posesif dan bahkan pemarah.

"you are mine"

Dan sialnya pria itu adalah putra tunggal dari keluarga billionaire yang perintahnya tidak bisa di bantah siapapun.
Semua kemauan pria itu harus terpenuhi!.

Happy reading:)

Guys kalau ada kata-kata yang salah atau kalimat apapun itu. Komen ya karena aku juga baru belajar hehe.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon blursky, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Menikah?

Ellard dan Dara berjalan menuju kearah kantin,Ellard masih menarik tangan Dara.

"Ellard!." Ucap Dara melepas paksa cekalan tangannya.

"Sorry." Ucap Ellard lalu duduk di bangku kantin lalu menunjuk bangku depan dengan dagunya mengisyaratkan agar Dara duduk.

Dara langsung duduk dihadapan Ellard,

"Bisakah kau tidak sembarangan menyentuhku?kita bukan mahram." Tanya Dara.

"Kalau begitu mari kita menikah!." Ajak Ellard.

"Ell menikah adalah hal yang sakral bukan sebatas permainan atau hanya keinginan semata." Ucap Dara.

"Ya aku tau. Tapi aku mencintaimu dan tidak ingin kehilangan dirimu." Ucap Ellard.

"Kita baru berteman dua hari dan kau ingin menikah?." Ucap Dara tidak percaya.

"Ya. Aku sudah jatuh dalam pesonamu dan kau sekarang adalah kehidupan ku. Jika kau hanya bisa ku miliki dengan pernikahan maka aku akan melakukannya." Ucap Ellard.

"Ellard aku seorang muslim dan aku hanya bisa menikah dengan orang yang seiman denganku." Ucap Dara.

"Maksudmu apa!. Kenapa susah sekali memilikimu! kau seperti selalu mempersulit ku untuk memilikimu." Ucap Ellard mengeram marah.

"Ellard.-" Ucapan Dara terhenti karena suara gebrakan meja.

Brakk

Ellard meninggalkan Dara sendiri di kantin, ia melangkah pergi kearah rooftop. Ia tidak mau jika amarahnya bisa melukai gadisnya.

Dara menatap sendu kepergian Ellard, dia seorang muslim dan Ellard? dia bahkan tidak tau apa agama pria itu. Dan mengingat Ellard adalah putra seorang miliarder apakah mungkin Ellard benar-benar mencintainya. Ia hanya takut menjadi pemuas nafsunya saja dengan berkedok seorang istri. Tidak ada yang tidak mungkin dinegara metropolitan ini, semua orang atas bisa menginjak orang bawah sepertinya. Atau mungkin Dara trauma karena sering dipermainkan oleh orang kaya?.

****

"Weh si Bos." Ucap seorang pria menunjuk kearah Ellard yang sedang naik tangga kearah tooftop.

"Tunggu apalagi? ayo kesana." Ucap temanya lalu melangkah pergi dulu.

"Tapi apa mataku ini benar?sepertinya si Bos lagi berubah jadi banteng." Ucapnya pada dirinya sendiri.

Ia melangkah pelan naik ke rooftop karena dia tau jika Bosnya sedang marah dia akan memukul apa saja.

Dan ia sudah menjadi sasaran samsak tinjunya berkali-kali tapi tidak untuk hari ini.

****

"Arghhh Bang*sat."

Prankkk

Ellard menendang tong bekas, wajahnya merah padam ia benci penolakan. Tapi ia tidak bisa menyakiti gadisnya seperti yang ia lakukan jika keinginannya tidak terpenuhi.

"Arghhh." Teriak Ellard menjambak rambutnya.

"Ell Lo kenapa?." Ucap seseorang menyentuh bahu Ellard.

"Jangan sentuh gue bang*sat." Ucap Ellard.

Bughhh

Ellard memukul pria itu sampai sang empunya tersungkur dibawah.

Seseorang yang masih melihat dibalik pintu meringis sambil memegangi sudut bibirnya.

"Benar kan si Bos lagi berubah jadi banteng, untung saja aku melihatnya dulu. Jadi yang terkena pukulan maut itu si anak mami." Ucapnya pelan.

"Lo kenapa!!. Muka gue yaampun." Ucap pria yang masih tersungkur dibawah.

"Arghhh!!!." Teriak Ellard menendang balok kayu. Sedangkan orang yang di pukul Ellard hanya melihatnya tanpa berniat meredakan emosinya.

Brak

Balok itu mengenai pintu hubung fooftop,membuat pria yang bersembunyi dibaliknya terkejut.

"Gila!!,hampir aja kena muka. Udah sembunyi aja kena imbasnya gimana kalau aku keluar." Ucapnya pelan lalu kembali mengintip.

"Ahhgh."

Kali ini bukan teriakan yang terdengar tapi rintihan sakit Ellard sambil memegangi dada kirinya.

Pria yang tersungkur tadi langsung mendekat kearah Ellard dengan raut wajah panik.

"Ell kau baik-baik saja?." Tanyanya memegang pundak Ellard.

Pria yang bersembunyi dibalik pintu juga menampakan dirinya berlari kearah Ellard.

"Kenapa Bos?." Tanyanya lalu menuntun Ellard duduk di kursi.

Mereka bertiga duduk kursi panjang rooftop,

"Lo kenapa?." Tanya Frank, pria yang di beri bogeman mentah oleh Ellard.

Saat merasa dada kirinya sudah baik-baik saja Ellard menggelengkan kepalanya.

"Ada masalah Bos?."

"Kapan Lo pulang?." Tanya balik Ellard pada pria itu.

"Sekitar lima hari lalu saat kembali sekolah aku baru tau Bos dikeluarkan dan masuk keHIS. Agak aneh dengar Bos masuk HIS, saat medengar alasan dari si anak mami baru aku percaya Bos bisa masuk HIS ternyata karena paman Darren." Jelas pria itu.

"Jangan panggil gue anak mami!! Alay sialan!!." Ucap Frank tidak terima.

"Arley nak Arlay !!." Ucapnya membenarkan.

"Sama saja Alay." Ucap Frank

"Ck.Anak mami!."

"Lo-."

"Diam!!." Bentak Ellard pada mereka berdua.

Arlay dan Frank langsung menutup mulut mereka rapat-rapat.

"Kenapa kalian disini?." Tanya Ellard sambil menghisap vapenya ia butuh ketenangan.

"Tentu saja mengikuti mu Bos, tidak seru jika tidak bersama mu. Kau tau Bos? Frank harus membujuk ibunya selama tiga hari dua malam untuk pindah ke HIS." Ucap Lay.

Ellard tersenyum tipis menanggapinya sambil menghembuskan asap vapenya sedangkan Frank mendengus kesal.

"Lo ada masalah?." Tanya Frank menatap Ellard.

"Hmm. Aku suka seorang wanita." Jawab Ellard menatap lurus kedepan.

Frank dan Lay yang mendengarnya langsung tertawa terbahak-bahak.

"Haha. Yaampun Bos, hanya karena itu bukankah kau bisa memiliki semua wanita di New York jika kau mau." Ucap Lay.

"Ya! gue pikir masalah besar ternyata hanya sesepele itu. Tapi aku cukup terkejut mendengar jika seorang Ellard menyukai wanita." Ucap Frank.

"Hei kau pikir Bos menyukai sesama jenis!." Ucap Lay tidak terima.

"Ya. Awalnya ku pikir seperti itu karena Ellard tidak pernah tertarik wanita manapun walaupun mereka menggodanya." Jawab Frank.

"Tapi wanita seperti apa yang membuat seorang tuan muda Ellard bisa sampai emosi seperti tadi?." Lanjut Frank.

"Dia berbeda. Dia mempunyai seribu alasan untuk menolakku." Ucap Ellard membuat kedua orang itu memelototkan matanya sampai bola matanya hampir keluar.

"B-bos serius?!. Apa dia tidak tau Bos siapa?." Ucap Lay terbata.

"Ternyata ada wanita yang berani menolak mu berati dia masih waras." Ucapan Frank membuat Ellard menatap tajam dirinya.

"E-eh maksudku wanita gila mana yang berani menolak mu." Ucap Frank terbata tatapan Ellard benar-benar seperti pedang yang siap untuk menebas mangsanya, sangat tajam.

"Aku tidak tau alasannya dia hanya mengatakan dosa,zina dan mahram. Aku bisa memilikinya jika aku menikahinya tapi dia bilang tidak bisa menikah denganku karena agama!!." Ucap Ellard emosi tanganya terkepal erat.

Lay dan Frank menelan salivanya susah payah saat melihat banteng ini siap menyeruduk siapa saja yang mengibarkan kain merah.

"M-mungkin wanita itu muslim Bos." Ucap Lay takut jika membuat banteng ini marah.

Ellard menatap Lay lalu memegang kedua pundaknya membuat sang empunya gemetar.

Yaampun aku salah bicara. Ucap Lay dalam hati sambil memohon pertolongan kepada Frank.

Frank yang melihatnya menggelengkan kepalanya seolah berkata 'Habislah kau. Sudah membuat banteng itu mengamuk. Sekarang nikmati saja dengan tenang karena aku tidak bisa menolong mu.'

"Kau mengerti muslim?." Tanya Ellard mengguncang pundak Lay.

Lay mengangguk menjawabnya dua detik kemudian menggelengkan kepalanya cepat.

"Yang benar yang mana!!." Bentak Ellard kesal.

"T-tau B-bos." Jawab Lay.

Ellard memeluk Lay dengan pelukan khas pria, Lay dan Frank terkejut,tapi setelahnya Lay bernafas lega ternyata jawabnya tidak membuahkan hasil bogeman maut.

Ellard melepaskan pelukannya lalu menatap Lay.

"Katakan apa itu muslim?." Tanya Ellard.

Lay melihat sekilas kearah Frank lalu kembali menatap Ellard.

"Yang aku tau sepertinya orang yang beragama Islam." Jawabnya.

"Islam?." Tanya Ellard mengerutkan keningnya.

Lay menggaruk kepalanya ia juga bingung harus menjelaskan seperti apa karena ia juga bukan seorang muslim.

"Ya. Itu adalah agama mereka dan banyak wanita muslim mengenakan kain di kepalanya untuk menutuppi rambutnya." Ucap Lay.

"Ya gadisku juga memakainya. Lalu apakah muslim tidak boleh berpacaran? karena gadisku menolak saat aku menyuruhnya menjadi kekasihku." Tanya Ellard.

"Yang aku tau mereka tidak diperbolehkan berdekatan dengan seorang laki-laki sebelum laki-laki itu menjadi suaminya lebih tepatnya seorang muslim jika ingin menjalin kasih harus menikah terlebih dahulu agar terhindar dari dosa." Jelas Lay.

"Tapi ia tidak mau menikah denganku. Dengan alasan tidak seiman!, apa maksudnya?." Tanya Ellard.

"Itu? seorang muslim hanya diperbolehkan menikah dengan sesama muslim." Jawab Lay.

Ellard mengangguk mengerti bukankah ia bisa menjadi muslim. Kenapa Aldara repot sekali menurutnya.

"Tapi kau jangan menjadi muslim hanya karena seorang wanita. Jadilah seorang muslim yang baik dengan alasan karena Tuhannya. Pelajari dulu semua yang berkaitan tentang muslim karena aku yakin Bos jika kau menjadi muslim hanya karena gadis yang aku sukai maka ia tidak akan pernah menerima dirimu." Jelas Lay.

Ellard diam merenung ia berpikir apa sesulit itu mendapatkan Aldara gadis manis berkerudung miliknya.

"Bagaimana bisa kau tau semua itu Lay?." Tanya Frank yang dari tadi hanya menyimak. Ellard juga beralih menatap Lay,ia juga ingin tau bagaimana Lay yang bad itu tau.

"Kalian lupa ya aku sering mengunjungi rumah nenekku di Istanbul Turki. Orang muslim banyak ku temui di sana." Jawab Arlay.

Frank mengangguk bagaimana ia bisa lupa jika Lay sering mengunjungi negara itu. Kemarin saja dia baru saja pulang dari sana.

"Kau betah disini karena gadis yang kau sukai itu?." Tanya Frank.

Ellard mengangguk menjawabnya, " Ini jam berapa?." Tanya Ellard.

"Em, 11:00 AM." Jawab Lay.

"Artinya istirahat sudah lewat tiga puluh menit!." Ucap Ellard panik.

"Bos kenapa biasanya santai bahkan sampai pulang?." Tanya Lay.

"Apa karena ini HIS,kau takut Ell?." Tanya Frank.

Ellard langsung berlari menuju pintu lalu turun kebawah perasaannya tidak enak. Ia harus melihat kondisi gadisnya bagaimana bisa ia meninggalkan gadisnya sendirian di kantin tadi!, bodoh sekali dirinya. Ellard mengumpat dirinya sendiri dalam hati karena kebodohannya.

Frank dan Lay saling pandang dan mengangkat bahu mereka bersama. Kemudian melangkah menuju pintu dan turun kebawah mengejar Ellard.

*****

Dikelas 12A

"Sakit Feli." Ringis Dara saat tanganya di putar kebelakang oleh Feli. Penampilannya sudah sangat kacau bekas tamparan dan jambakan kainnya sampai berbekas .

"Dasar kurang ajar!! beraninya Lo buang buku gue kalo Lo ngak mau ngerjain bilang jangan main rusak buku orang!!." Ucap Feli memutar tangan Dara.

"B-bukan aku yang rusak bukunya,Feli." Ucap Dara pelan.

"Mana ada maling ngaku dasar jala*g murahan!!." Ucap Feli lalu menjambak kerudung Dara dengan tangan masih memutar tangan Dara.

Sedangkan para siswi yang tau kejadian aslinya tadi hanya diam saja. Mereka terlalu takut untuk mengatakan yang sebenarnya. Bagaimana jika mereka di tuduh menuduh Ellard?, lebih baik diam saja pikir mereka.

"F-feli." Lirih Dara ia sudah lelah tidak ada yang melerainya sama sekali. Guru sedang tidak ada karena ada urusan penting. Devan? pria itu sedang pergi ke ruang guru mengambil soal untuk murid 12A setelah jam istirahat tadi.

"Diem Lo jala*g!!!." Teriak Feli akan menampar pipi Dara.

Brakkk

Seorang pria dengan wajah merahnya dan tangan terkepal erat. Pakaian pria itu sudah sangat kacau dan nafasnya naik turun dengan cepat saat melihat keadaan gadisnya.

Feli gemetar melihat Ellard, pria itu terlihat sangat emosi. Ia langsung melepaskan tubuh Dara dari dirinya,gadis itu langsung jatuh terduduk karena lemas.

Disusul dua orang pria dibelakang Ellard dan melihat apa yang terjadi dikelas itu. Ellard berjalan cepat kearah gadisnya,Feli yang melihatnya reflek memundurkan langkahnya.

Ellard membantu Dara berdiri lalu mendudukkan dua kursi kosong karena penghuninya langsung menyingkir melihat Ellard menatap tajam dirinya.

Dara sudah duduk di kursi sambil meringis pelan dan suara ringisan itu membuat bara api di diri Ellard tambah menyala.

"Sakit?." Tanya Ellard dengan suara mengeram.

Tanpa mendengar jawaban gadisnya Ellard langsung berjalan kearah Feli,dia mencengkram lengan wanita itu kuat dan...

Plakkk

Plakkk

Plakkkk

Plakkk

Empat tamparan berturut-turut didapatkan gadis itu sampai membuat pipinya bengkak dan sudut bibirnya mengeluarkan darah.

Semua murid berteriak histeris melihatnya, dua teman Ellard juga meringis melihat wanita itu, mereka berdua sama-sama membatin habislah kau.

"Ellard!!." Teriak Dara lalu berlari kearah Ellard dan memegangi tangan pria itu yang akan memukul Feli.

Ellard masih bisa mengendalikan dirinya jika mendengar suara gadisnya.

" Lepas dan pergi Dara." Ucap Ellard dengan nada tertekan emosinya.

Walaupun takut tapi Dara tetap menggelengkan kepalanya.

"Pergi." Ucap Ellard sekali lagi.

Dara melihat Feli menggeleng pelan padanya ,lalu ia beralih menatap Ellard.

"Tidak." Jawabnya pelan.

"FRANK!!." Teriak Ellard membuat Dara dan yang lainya terkejut. Begitu juga Frank,dia yang langsung mengerti dan melangkah mendekat kearah Dara dan menyeret wanita itu agar menjauh dari Ellard.

"Lepas." Ucap Dara pada Frank.

"Diamlah jika kau seperti ini. Itu akan menambah emosi Ellard." Ucap Frank tanpa melepas cekalannya di lengan beralas kain Dara.

Ellard melihat kearah Feli,wanita itu pikir ia tidak melihat jika tadi dia memohon pada gadisnya? haha salah besar!!.

Bughh

Bughh

Bughh

Tiga pukulan di perut dan wajah wanita itu, Feli sudah hampir ingin pingsan rasanya ia tidak bisa mengeluarkan suaranya karena terlalu takut.

"ERLLAD!!." Teriak Dara.

Ellard tidak mempedulikannya ia memutar tangan Feli kebelakang lalu menahannya.

Kreek

"Arhhhhh." Teriak Feli.

Bunyi tulang patah menggema di kelas itu, murid yang mendengarnya langsung menutup mulut mereka saat akan berteriak.

Dara langsung terduduk lemas melihat perbuatan Ellard pada Feli, walaupun seperti apa perilaku Feli dia tetap perempuan.

Feli pingsan gadis itu pingsan di tubuh Ellard, Ellard langsung menghempaskan tubuh itu dan Feli tergeletak dilantai.

Devan yang baru masuk kekelas langsung terkejut saat melihat Feli tergeletak dengan banyak lebam diwajahnya. Ia berlari mendekat kearah Feli lalu melihat Ellard yang ja yakini dalang pemukulan Feli.

Bughh

Satu pukulan keras mendarat di pipi Ellard membuat sang empunya sedikit terhuyung kebelakang.

Lay ingin membalas pukulan itu tapi di cegah oleh Frank.

"Banci lawan perempuan!." Ucap Devan.

"Gue ngak peduli. Dia harus membayar perbuatanya karena telah membuat gadisku terluka. Apa dia bilang jalang?! kurang ajar sekali wanita ini." Ucap Ellard menendang kaki Feli.

Devan mengedarkan pandangannya mencari Dara, ia yakin gadis yang dimaksud Ellard adalah Dara. Saat matanya melihat gadis yang terduduk dilantai dengan banyak luka di wajahnya dan pakaiannya yang acak-acakan membuatnya emosi ia menyesal karena telah membela jala*g ini. Devan memejamkan matanya meredakan emosinya.

"Ya Ampun!!!. Apa ini!!!!." Teriak seorang guru wanita syok saat masuk kekelas melihat gadis tidak sadarkan diri di lantai.

Bersambung.....

Perempuan

~Jadilah Solehah hijabmu mungkin tak seindah selebriti dunia maya, tetapi Insya Allah, ia akan membawamu menuju surganya.

Wajahmu mungkin tak semenawan putri raja, tapi akhlakmu Insya Allah membuat iri bidadari surga.~

#Copas

Kata-katanya terngiang terus jadi aku pakek aja hehe bingung juga mau buat apa. :)

Stay Istikomah in the way of Allah.

Hehe.

1
Mirnawati Galaxy
Bagus
Qaisaa Nazarudin
Sabar om 🤣🤣😜
Qaisaa Nazarudin
Tadi manager BODOH, Sekarang perawat BODOH,gali kubur sendiri.
Qaisaa Nazarudin
Dara salah karena cuti tanpa kabar,udah salah..
Manager juga harusnya bisa kan tanya dan bicara baik2,Udah 2 tahun Dara kerja,gak pernah berbuat ulah kan?Tapi langsung dimaki2..Manager yg songong,mampos tuh loe..
Qaisaa Nazarudin
Kok gadisku?? Bukan istri ku?
Qaisaa Nazarudin
Udah Mahram masih aja pake kerudung dirumah?? Cuman berdua kan,ngapain masih pake kerudung..
Qaisaa Nazarudin
Mas Bule umur belasan tahun otot tubuhnya udah kayak pria dewasa..orang asia umur belasan bahkan ada yg 20 lebih juga,badannya kayak gimana gitu,masih lempeng2 aja..😄🤭
Qaisaa Nazarudin
Komplik sebenarnya akan di mulai..
Qaisaa Nazarudin
Posesif banget Misua 😂😂
Qaisaa Nazarudin
Waahh sudah bisa di sentuh dan di sosor ya El 🤣🤣😜
Qaisaa Nazarudin
Alhamdulillah akhirnya mereka SAH juga.. Semoga bahagia till Jannah 🤲🤲
Qaisaa Nazarudin
Nah kan ku bilang juga apa?? JALANG kayak gini gak akan oernah berubah,Yang ada malah makin gila,Baru juga habis NGEJALANG,eh masih aja mikir lelaki lain,itu bukannya CINTA melainkan OBSESI,,
Qaisaa Nazarudin
Dara di CINTAI secara ugal ugalan..Begitu besar Cinta Ellard utk Dara..
Qaisaa Nazarudin
Lagian Devan,udah tau kan Dara pakai kerudung, Tapi malah dengan lancangnya menyentuh Dara..
Qaisaa Nazarudin
JANGAN MENGHARAPKAN PERTOLONGAN ORANG LAIN,SAAT ORG ITU G ADA,KAMU YG AKAN DITINDAS LAGI,JADILAH ORANG YG TEGAS JANGAN MUDAH DITINDAS, BIAR MISKIN HARTA ASAL PUNYA HARGA DIRI..
Qaisaa Nazarudin
Terus apa kelanjutan kasus ini,Selesai gitu aja? 🤔🤔
Qaisaa Nazarudin
MAMPOS kau tukang bully..Tukang bully ini akan diam saat mereka menemukan lawan yg gak bisa di tindas,Kalo lawan mereka selalu lemah dan diam,Maka mereka akan selalu mencari alasan utk membully..
Qaisaa Nazarudin
Kasihan banget mereka,Karena keadaan mereka terpaksa menjauh, Selama itu..😭😭
Qaisaa Nazarudin
Bukan menyakiti,Tapi daddy mau bikin adek buat kamu..😄
Qaisaa Nazarudin
Semoga setelah ini Michel benaran gak gangguin Dara dan El lagi, Biasa nya cewek OBSESI kayak gini mah ngenyel,Takutnya bentar doang, Setelah itu dia akan berulah lagi..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!