Amanda Djoyodiningrat, seorang gadis berusia 20 tahun, masih keluarga bangsawan Jawa, yang cantik, manis, pintar dan tidak pernah kemana mana tanpa sekelompok pengawal yang mengawalnya super ketat perintah dari ayah dan ibunya.
Manda, dikhianati oleh teman baiknya yaitu Marvella Arafat, yang dirawat oleh pamannya yang bernama Burhannudin Arafat, seorang pemilik saham di Perdana incorporation, milik Narendra Sakabumi Perdana.
Vella mengorbankan keperawanan Manda demi ambisinya mendapatkan hati seorang CEO tampan incarannya, sehingga Manda bangun suatu pagi bersama seorang laki-laki tampan yang tertidur di ranjang yang sama.
Bagaimana kisah selanjutnya?
Warning: Banyak konten vulgar, one night stand dan pengkhianatan
Mature content 21+, harap bijaksana dalam membaca. Harap menyesuaikan dengan batasan usia yang dicantumkan. Terimakasih!!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nophie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
11. *
" Ibu, Manda pulang!" salam Manda saat memasuki rumahnya. Lio hanya boleh mengantar dia sampai gerbang perumahan elit milik ayah dan ibu Manda. Lio tidak diperbolehkan Manda untuk sekedar nge dropin Manda ke depan pintu rumahnya.
Lio hanya boleh mengantar Manda sampai gerbang perumahan situ doang. Awalnya Lio protes, tapi Manda bersikeras karena ia ingin berbicara dulu dengan ayah ibunya.
" Astafirullah. Manda, anak gadis ibu. Kenapa ga ngucapin salam dulu?" cecar ibu Manda, dengan nada halus. Maklum ibu Manda ini masih keturunan bangsawan Jawa juga. Namanya Raden Roro Arsila Ayya Fatimasari Wiryonegoro. Biasa dipanggil Ayya. Sedangkan ayah Manda bernama Raden Mas Digdopranoto Djoyodiningrat, biasa dipanggil ayah Noto.
" Maafkan abdi, ibu. Assalamuaalaikum ibu." kata Manda sambil mencium tangan ibunya. Ia memang lebih dekat dengan ibunya, karena ayahnya sibuk bekerja dan kaka kakanya yang sudah lebih besar darinya lebih memilih untuk belajar bekerja di tempat ayahnya. Sehingga biasanya Manda hanya bersama ibu dan para ART yang dimiliki Manda.
" Nduk, kamu darimana saja?" tanya ayah Noto dengan nada datar. Manda terkaget karena haru sudah agak siang, biasanya Manda tidak akan menemukan ayahnya dirumah.
" Ehm, Manda nginep di rumah teman kok yah!"
" Kenapa para pengawal tidak menemukan kamu bahkan pulang dengan tangan hampa?" selidik ayah Noto lagi. Manda gelagapan bingung harus menjawab apa.
" Ayah, jangan ngurus itu dulu. Kan ayah punya tamu penting?" bujuk ibu dengan nada lembut. Ah, Manda semakin cinta dengan ibunya. Ibunya selalu bisa mencairkan dan menetralkan suasana.
" Astaga, ayah lupa. Manda,kamu segera bersih bersih dan ganti baju yang bagus, dandan yang cantik. Dan temui ayah di taman belakang." perintah ayah yang membuat Manda memandang ibunya dengan tatapan heran. Ibunya hanya mengedikan bahunya singkat dan menarik anak gadisnya untuk segera melakukan titah ayahnya.
Ibunya lalu mengikuti langkah Manda ke kamarnya. Setelah memberi petunjuk kepada para ART nya untuk melayani keperluan tamu tamu agungnya yang sedang berada di pendopo taman belakang.
" Ibu ada apa toh?Siapa tamunya ayah?" tanya Manda dengan logat jawa yang kental. Saat bersama keluarganya maka Manda akan selaku berlogat jawa seperti ini. Ibunya hanya menarik nafasnya dan menghembuskannya dengan lembut. Ibunya ini salah seorang putri kraton yang memiliki adab, unggah ungguh dan kelembutan yang luar biasa. Manda harus banyak belajar lemah lembut seperti ibunya itu.
" Kamu itu kok pulang gak bilang sama para pengawal?" selidik ibu lagi.
" Iya bu, maaf! Teman Manda ngajakin sarapan di luar,jadi.."
" Ya udah, segera ganti baju dan berdandanlah yang cantik."
" Emang ada apa toh bu? Ada siapa?" tanya Manda kebingungan.
" Gini loh nduk cah ayu. ( anakku perempuan yang cantik) ayah dan ibu sudah menjodohkan kamu dengan seorang laki laki yang memiliki silsilah keturunan raja di Jawa. Yaitu Raden mas Haryo Dipta Kusumonegoro. Dia masih berusia 27 tahunan gitu lo. Bibit Bobot dan bebetnya bagus, sudah bekerja di sebuah perusahaan juga, artinya wis mapan. Intinya sekarang mereka datang untuk bisa saling mengenal sama kamu, nduk! " jelas ibu panjang lebar.
" Tapi bu,... "
" Uwis.. anak perempuan ga boleh banyak mbantah. Kamu harus segera bersiap dan temui calon suami kamu. Kalau ia berkenan, maka pernikahan kamu bakal dipercepat." potong ibunya dengan nada halus tapi ga ingin dibantah. Inilah yang Manda ga suka, mereka terlalu otoriter dan Manda harus mengikuti perintah mereka tanpa bantahan sekalipun.
" Apa? Menikah? Manda masih muda dan masih mau kerja loh, ibu." kata Manda dengan panik. Masa ia bakal menikah. Lha gimana dengan Lio-nya? Hah? Lio-nya?
" Ubetnya orang perempuan itu di rumah,di dapur dan di kasur loh, nduk! Kamu harus bisa melayani suami kamu kelak di ranjang, di dapur dan melayani kebutuhan jasmani dan rohaninya." perkataan ibunya membuat Manda bergidik ngeri. Dia sudah tidak bisa mrmpersembahkan kesuciannya, gimana ini? Apa dia pura pura gila? Pura pura sakit? Supaya dia ga usah nemuin calon suaminya itu. Ngeri Manda membayangkan kalau tiba tiba calonnya menginginkan dirinya, gimana dengan Lio? Hah, kenapa Manda malah mikirin Lio-nya ya? Apa udah mulai ehm ehm.
" Ibuuuu, ngomongnya kok gitu sih. Manda malu." kata Manda sambil menutupi wajahnya dengan kedua tangannya.
" Udah, ayok kamu segera ganti dan dandan yang cantik." kata ibu sambil pergi dari kamar Manda meninggalkan Manda yang kebingungan bagaimana harusnya ia bertindak.
Manda langsung menelepon Lio secara diam diam, untuk mendapatkan solusi apa yang harus dilakukan sekarang.
" Mas, ini Manda. Orang yang dijodohkan sama aku itu sudah datang. Gimana ini? " tanya Manda dengan nada gugup.
" .. "
" Kenapa kamu malah nanyain namanya sih mas? Emang kamu naksir?" tanya Manda dengan ketus. Gimana sih ini calon suaminya .. malah minta nama dan data diri jodoh yang sudah datang ke rumahnya. Catat! Sudah datang di rumahnya.
" ..."
" Iya iya.. namanya panjang banget sih, kalau ga salah inget tadi namanya itu Raden mas Haryo Dipta Kusumonegoro. Kerjanya di perusahaan tapi aku ga tau perusahaan apa. Alamatnya dimana aku juga ga tau.Jadi kamu jangan nanya nanya." kata Manda menjelaskan sambil memutar bola matanya dengan kesal.
" ..."
" Mas kamu jangan bercanda dengan ku ya. Orangnya udah di rumah malah kamu bilang aku suruh ke kamar mandi untuk mandi dulu. Gimana sih mas?" Manda tambah kesal dengan perintah perintah Lio yang ga masuk akal.
" .. "
" Iya iya aku nurut. Mana ada? Kan aku juga belum jadi istri kamu mas. Kita masih pendekatan." bantah Manda saat Lio bilang seorang istri yang shalihah harus nurut sama suaminya.
"..."
" Kamu mau berangkat ke Singapura? Iya, nanti aku kabari lagi. Waalaikumsalam." kata Manda sambil menutup teleponnya.
Aneh, Lio hanya meminta nama lengkap orang yang dijodohkan dengannya dan berkata ia yang akan mengurus segalanya. Ia tidak dapat datang sekarang karena ia ada acara mendadak di Singapura, dan mungkin dia akan berada disana selama seminggu. Ia sedang memgurus urusan yang berkaitan dengan paman Velaa. Manda tadi sempat mendapat cerita dari Lio kalau Vella itu sudah sering menyabotase perusahaan milik keluarganya. Dan Vella sangat tergila gila dengan adik angkat Lio yang sudah memiliki istri. Wow banget. Emang seperti apakah adik angkatnya? Kok Vella sampai menggadaikan dirinya, menjual keperawanan dirinya hanya demi Rendra, adik angkat Lio.
Tok tok tok.
" Manda.."
" Iya, bu? Maaf manda belum selesai beberes soalnya Manda tadi lagi nyari baju yang cocok. " kata Manda berbohong saat ia melihat ternyata ibunya yang datang.
" Ga usah, Manda. Kamu ga usah turun, soalnya Mas Haryonya sudah pulang, karena ada panggilan dari kantornya. Ada CFO perusahaan besar yang hanya ingin memakai jasa perusahaanya dan hanya ingin dilayani oleh dirinya atau gimana gitu, ibu juga kurang faham." jelas ibunya saat Manda menatapnya dengan pandangan bertanya tanya, karena tadi kan ibunya sangat getol membuatnya berdandan hanya untuk menemui jodohnya, eh malah sekarang bilang ga jadi.
" Oh ya udah bu. Manda habis ini akan mandi dulu. " kata Manda sambil berlalu meninggalkan ibunya yang juga segera keluar dari kamar Manda. Kok bisa ya Lio dari jauh bisa melakukan itu sama dirinya? batin Manda sambil berlalu ke kamar mandi untuk segera membersihkan diri.
.
.
TBC
crtanya bagus....👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻
semoga manda selamat
walau jauh, tp bs memprotect wanita, mantap...
kenan pemaniez aja..
spy ada gemez2 nya gitu...
😁