NovelToon NovelToon
DI BALIK PINTU KAMAR PENGANTIN

DI BALIK PINTU KAMAR PENGANTIN

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Nikahmuda / Penyelamat
Popularitas:129.8k
Nilai: 5
Nama Author: Mae_jer

Zavian Hartwell, 38 tahun. Menikah dengan Viona Lestari, janda anak satu. Zavian kaget karena setelah menikah, Viona malah menyodorkan putrinya untuk melakukan malam pertama mereka.

"Viona, kau gila? Dia putrimu. Dia masih anak-anak, " Zavian.

"Kita menikah karena bisnis, aku punya laki-laki lain. Tapi kau akan tetap akan merasakan malam pertama, dengan putriku. Dia akan menggantikan aku." Viona

"Tapi bunda ..." Mirella menatap ibunya memohon.

"Diam, lakukan perintah bunda. Kalau tidak, kamu akan di kirim ke luar negeri. Puaskan daddy Zavian!"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mae_jer, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 11

Di tempat lain, Zavian dan Viona mengunjungi rumah orangtua Zavian. Suasananya terasa sangat berbeda. Di ruang makan yang luas itu, Zavian duduk di kursinya sambil menahan napas mencoba meredam rasa tidak sukanya dekat-dekat dengan Viona.

Wanita itu duduk tepat di sebelahnya, tangannya menggandeng lengan Zavian dengan penuh kepura-puraan seolah mereka adalah pasangan paling bahagia di dunia. Setiap kali Lily, ibunda Zavian, menoleh ke arah mereka, Viona akan tersenyum manis, menepuk pelan punggung tangan Zavian, atau menyebutnya dengan panggilan sayang yang membuat perut Zavian mual.

Zavian ingin sekali mendorong wanita itu menjauh, ingin berteriak kasar dan membongkar semua kebusukan yang ada di balik senyum palsu itu. Tapi ia menahannya. Ia menatap wajah ibunya yang terlihat lebih pucat dari terakhir kali mereka bertemu, dan ia sadar dia tidak bisa mengatakan yang sebenarnya sekarang.

Kesehatan ibunya memang sedang tidak stabil, dan dokter telah berpesan agar ia tidak mendapat tekanan atau kejutan yang berlebihan. Zavian tidak tega. Ia harus bertahan. Ia harus menahan diri sampai ia berhasil menstabilkan perusahaannya sendiri, melepaskan diri dari ketergantungan pada koneksi dan kekayaan Viona. Baru setelah itu, ia akan membiarkan ibunya tahu siapa wanita licik itu sebenarnya.

"Sayang, kenapa diam saja?" tanya Viona lembut, menyodorkan piring berisi makanan ke depan Zavian.

"Makanlah yang banyak. Kamu kan butuh tenaga."

Zavian mengangguk singkat, mengambil piring itu tanpa menatap wanita di sebelahnya.

"Terima kasih," ucapnya singkat, suaranya datar.

Lily tersenyum melihat mereka.

"Kalian berdua ini memang serasi sekali. Sungguh, mama senang melihat kalian rukun seperti ini."

Viona tersenyum lebar, senyum yang begitu meyakinkan.

"Kami selalu berusaha, mama. Zavian suami yang baik. Aku sangat beruntung memilikinya."

Zavian menggenggam garpu di tangannya sedikit lebih erat. Dia tahu betul apa yang ada di balik kata-kata manis itu. Dia tahu wanita ini bahkan tidak segan-segan menyerahkan putri kandungnya sendiri untuk dia tiduri, hanya demi mengamankan posisi dan kekuasaan. Betapa gilanya wanita ini, pikirnya.

Tiba-tiba mata Lily berbinar sedikit, suaranya terdengar penuh harap.

"Nah, kalau begitu... kapan mama akan punya cucu?" tanyanya lembut namun penuh penantian.

"Mama sudah tua, dan melihat kalian memiliki anak ... itu akan menjadi kebahagiaan terbesar mama."

Viona tersenyum semakin percaya diri, menatap lurus ke arah Lily sambil mengelus perutnya seakan ada sesuatu yang tumbuh di sana.

"Jangan khawatir, mama," jawabnya dengan nada penuh keyakinan.

"Sebentar lagi. Secepatnya. Kami sedang berusaha keras. Mama tinggal tunggu kabar baik dari kami saja."

Zavian hampir tersedak makanannya. Ia menelan ludah dengan susah payah, menatap tajam ke arah Viona dari samping. Wanita itu berani-beraninya berbicara seolah-olah mereka benar-benar suami istri yang menjalankan kewajiban bersama. Padahal malam pertama pun, ia disodori Mirella, putri polos wanita itu yang masih remaja.

Namun ia menahan dirinya. Ia menarik napas panjang, membuang perlahan melalui hidung, lalu tersenyum tipis ke arah ibunya, senyum yang terasa begitu berat dipaksakan.

"Kami akan berusaha, ma," ucapnya tenang, meski di dalam dadanya badai kemarahan sedang bergemuruh.

"Yang penting mama jaga kesehatan dulu. Semua ada waktunya."

Lily tersenyum puas.

"Terima kasih, sayang. Mama tahu kalian pasti bijaksana. Semoga rumah tangga kalian langgeng terus ya. Zavian, kamu terlalu dingin dan sibuk dengan pekerjaanmu dari dulu. Sekarang kamu sudah punya istri. Ingat, harus bagi waktu yang sama untuk istrimu juga."

Zavian tersenyum kaku. Bagi waktu yang sama untuk istrinya? Hah, berada satu detik di samping Viona pun dia jijik.

Malam itu, dalam perjalanan pulang, hening sekali dalam mobil mewah itu. Zavian menyetir dengan pandangan lurus ke depan, sementara Viona duduk di kursi penumpang dengan senyum puas yang tak hilang dari wajahnya. Dia pikir dia sudah memenangkan pertandingan ini. Dia pikir dia sudah menguasai segalanya.

"Ibumu sangat menyayangiku. Dan dia sudah sangat ingin cucu. Sepertinya kau harus berusaha keras menghamili putriku. Ingat, aku juga sudah berumur. Yang paling gampang kau hamili sekarang adalah Mirella. Dia masih keturunanku, setidaknya kau tidak rugi-rugi amat."

Zavian mencengkeram setir lebih kuat.

"Berapa kali aku bilang aku tidak akan melakukan rencana gilamu itu?" katanya kasar.

Viona tersenyum miring.

"Kita lihat saja berapa lama kau akan tahan menahan nafsumu itu terhadap putriku." balasnya. Ia yakin cepat atau lambat, Zavian akan terpengaruh dengan kecantikan dan kepolosan Mirella.

Zavian menoleh sekilas, tatapannya begitu tajam hingga Viona spontan menahan napas.

"Jangan pernah berpikir aku akan menyentuh gadis itu. Mirella bukan alat tawar-menawar, dan aku bukan binatang yang kau kira." suaranya rendah namun bergetar menahan amarah.

"Kau menyerahkan putrimu seolah dia barang dagangan, dan kau pikir aku akan melakukannya? Kau salah besar, Viona."

Viona terkekeh pelan, tidak merasa takut sedikit pun. Dia sudah terlalu lama mengenal sifat pria ini, tenang di permukaan, tapi teguh pada pendiriannya. Namun dia juga tahu, Zavian punya kelemahan, ibunya. Dan dia punya kendali atas keuangan serta koneksi yang dibutuhkan Zavian saat ini.

"Kau tidak perlu marah, Zavian. Aku hanya mengingatkan. Waktu terus berjalan, dan ibumu makin menantikan cucu. Kau pikir kau bisa menunda selamanya? Semua orang akan bertanya-tanya. Apa yang akan kau katakan pada ibumu nanti? Bahwa kau tidak pernah menyentuh istrimu? Atau kau berencana membongkar semua kebohongan ini dan membuatnya sakit parah?

Zavian terdiam. Kata-kata itu seperti pisau yang menancap tepat di titik paling rapuhnya. Dia tahu Viona benar. Dia terjebak. Terjebak dalam pernikahan palsu ini, terjebak di antara keinginan membongkar kebenaran dan rasa sayang pada ibunya yang kesehatannya tidak stabil.

"Kau kejam," ucapnya pelan, matanya kembali menatap jalanan di depan.

"Kau ibu kandungnya sendiri, Viona. Bagaimana kau bisa begitu tenang menyerahkan masa depan putrimu kepada orang yang bahkan tidak dia cintai?"

Viona menyandarkan punggungnya ke kursi, menatap jendela yang gelap.

"Aku melakukan ini demi kebaikannya juga. Masa depan Mirella akan terjamin. Dia akan hidup nyaman, punya status yang terhormat, dan tidak akan kekurangan apa pun. Apa itu bukan kebahagiaan yang setiap orang inginkan? Kau tampan, kaya, dan baik. Banyak gadis yang bermimpi berada di posisinya. Mungkin dia belum menyadarinya sekarang, tapi suatu hari nanti dia akan berterima kasih padaku."

Zavian tertawa sinis, namun tawanya tak ada kebahagiaan sama sekali.

1
Yul Kin
lanjut kak
~Hartwyn_Dee~
baguusss zavian,, Viona emng kudu di gertak dikit biar ga songong...
Syakirah Dzaky
Bagus Zavian , klo perluh sebarkan aja semua Video saat dia menyiksa anakx , jadikan itu sebagai bukti , biar dia di penjara sekalian
Naufal Affiq
emosi lah aku lihat si viona ini,entah dimana lah otaknya
Lilik Juhariah
cerita kak Mae gak pernah gagal
Lilik Juhariah
naaah gitu Daddy diancam ancam balik , jangan kalah sama viona iblis itu
Anisa Dwi riona
mantap zavian
faridah ida
baguuss Zavian ...👍👍👍
Al Fatih
Nah gitu dong Daddy zavian.....,, sama si Piona mah harus tegas,, kejam dan licik
faridah ida
Zavian kamu harus lebih pintar dan lebih licik dari viona ...
Fitria Syafei
Zavian kereen 😍 KK cantik mantaf 🥰 terimakasih 😘
🍒WINA🍒
Bagus zavian lawan aja wanita berhati iblis itu, sangat kejam dan tega sekali sama anak kandungnya sendiri dimana hati nuraninya. Mirella sangat rapuh sekali hidupnya tidak bahagia.
zavian jangan takut sama ancaman wanita iblis itu, kasian hidupnya mirella sangat menderita. penuh tekanan dan ancaman ibunya yg gila dan stress itu🤭

daddy zavian merasa kasian dan prihatin sama mirella punya ibu sakit jiwa dan stress itu, makanya daddy zavian tidak akan membiarkan mirella menderita. akan menjaga dan melindunginya..

hanya daddy zavian dan bara sangat peduli dan perhatian sama mirella, daddy davian berangkat kerja viona pasti akan marah dan memaki-maki mirella.

viona emang gila dan stress anak kandung sendiri diperlakukan seperti anak tirinya, ibu macam apa viona itu tidak sayang dan perhatian sama mirella...

mirella sangst lemah dan tidak berdaya selali nurut ancaman viona, sabar ya mirella suatu nanti kamu berhak bahagia...

lanjut mae..
ditunggu updatenya lagi...
🍒WINA🍒: kasih pelajaran istri durhaka kamu zavian biar kapok dan jera🤭🤭🤭
total 2 replies
Ita rahmawati
akan kah zavian bertahan selsmanya
Riska Baelah
kk mae cerita ny udh bagus gini
zavian ayah tiri yg baik👍
bisa gak zavian tetap jd ayah tiri ny mirrela aja, jng nyimpang2 ke ayah tiri cinta ke ank,, emg sih cerita kk mae bnyak pria dewasa suka sama gadis kecil cinta beda usiaaaaaa jauhhh bnget ,, tp kan status ny gak ad hubungan gitu,,
kan mirrela bisa sama bara yg jg baik🙏🙏🙏🙏🙏🙏
Lilik Juhariah: gak seru mbak, Krn menyimpang ini ceritanya jadi seru
total 1 replies
Ita rahmawati
ibu kandung macam setan 🤣
Ita rahmawati
lama amat Daddy Daddy sampe anakmu itu hampir pingsan LG
Ita rahmawati
kau yg bodoh viona 🤣
Ita rahmawati
hadeuh rella jgn jgn emakmu udah berubah jd setan
Ita rahmawati
mirella ih,, kamu suka bara ya 🤭
Ita rahmawati
mirella harus diajarin hal hal GK bener nih biar berani 🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!